NovelToon NovelToon
YOU'RE MINE, SERRA

YOU'RE MINE, SERRA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Nikahmuda / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:945.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: antiloversn

Sinopsis

Serra Alifiana gadis berusia 17 tahun, masih duduk di bangku SMA. Gadis itu sudah menikah diumurnya yang masih muda dan suaminya juga seumuran dengan dirinya, bernama Arkananta Xander. Serra menikah bukan karena perjodohan, melainkan Arka yang melamarnya begitu cepat. Serra yang memang mencintai Arka, membuat gadis itu tak bisa menolak lamaran tersebut.

Pernikahan mereka disembunyikan dari semua orang diluaran sana, teman-teman sekolah mereka pun tidak ada yang mengetahuinya. Arka dan Serra juga satu sekolah di ‘Xander High School International’ sekolah milik kakeknya Arka.

Tetapi bagaimana kedatangan seorang Alrezivanno Eldrick Xander, pria berusia 30 tahun, bekerja sebagai Ceo di perusahaan yang dibangun olehnya sendiri, perusahaan itu bernama Eldrick’s Corp. Pria itu adalah uncle dari Arka.

Arlez adalah sosok yang kejam, dingin dan misterius, banyak rahasia tentang dirinya yang tidak diketahui oleh keluarganya. Tapi bagaimana jika pria kejam itu terpikat dengan kecantikan, kelembutan, dan ketulusan istri keponakannya dan bukannya menjauh pria itu malah berusaha mendekati, dengan beraninya mengungkapan perasaan yang dimiliki pada istri keponakannya. Sayangnya pria itu mendapatkan penolakan, karena cintanya semakin dalam pada gadisnya membuatnya tidak mudah menyerah dan semakin gencar mendekati gadisnya untuk mendapatkan dan menjadikannya miliknya seorang.

Kehidupan Serra yang tadi tenang, seakan berubah setelah kedatangan Arlez. Sampai dimana keduanya terjebak sebuah hubungan terlarang, yang membuat Serra merasa bersalah terhadap suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon antiloversn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 34

Dua hari, Arlez hanya berbaring di atas ranjang kamar apartemennya tanpa mau beranjak sedikitpun. Pria itu juga tidak mandi, tetapi tetap harum. Angga sudah beberapa kali membujuk Arlez agar mau diperiksa oleh dokter Dimas. Arlez yang sangat keras kepala selalu menolak dan memarahi Angga jika berani menelpon dokter Dimas.

Angga sebagai asissten yang baik selalu memperhatikan bossnya dengan membawakan makanan dan berakhir makanan itu hanya basi karena tidak di sentuh sama sekali oleh bossnya.

Begitulah Arlez jika sedang sakit sangat merepotkan dan menyusahkan. Tidak mau makanlah! Tidak mau mandilah!.

Walaupun begitu Angga tetap setia menemani bossnya. Angga memang terbiasa dengan perubahan sikap Arlez jika lagi sakit. Karena ini bukan pertama kalinya Arlez jatuh sakit.

“Tuan sekali ini saja anda tidak harus keras kepala. Ini demi kebaikan anda, anda mau terus-terusan sakit dan berbaring lemah begini. Bagaimana dengan perkerjaan kantor pasti banyak terbengkalai.” Anggan bersungut-sungut mengomel, membuat kepala Arlez tambah pusing mendengar.

“Lalu untuk apa aku mempekerjakan banyak karyawan di kantor kalau tidak bisa diandalkan . Perusahaan ku tidak akan bangkrut Angga jadi jangan terlalu cemas memikirkan,” ketus Arlez, biarpun sakit pria itu tetap masih bisa bicara keras dan tajam.

“Saya paham tuan, perusahaan anda memang tidak akan secepat itu bangkrut. Tapi apakah anda mau terus-terusan sakit dan berada dalam kamar apartemen. Setahu saya anda paling tidak betah berlama-lama sakit. Ini sudah dua hari anda sakit, makan tidak mau, saya panggilkan dokter Dimas untuk meriksa keadaan tuan, anda malah menolakny-“

“Cukup Angga!” Potong Arlez menatap tajam asisstennya.

“Gendang telinga saya rasanya ingin pecah mendengar omelan panjang mu yang seperti perempuan saja. Lebih baik kau pergi ke kantor, handle semua pekerjaan selama saya tidak masuk,” titah Arlez menunjuk kearah pintu kamarnya, mengusir asisstennya agar segera keluar dari kamarnya.

“Tuan mengertilah saya tidak bisa meninggalkan anda saat sedang sakit seperti ini. Kecuali anda mau dirawat di rumah sakit baru saya akan tenang pergi ke kantor.” Arlez mendelik mendengar perkataan Angga barusan. Memangnya di anak kecil yang harus diawasin 24 jam non stop.

“Apa yang harus saya lakukan tuan, agar tuan mau makan saja itu sudah lebih baik.” Lanjut Angga..

“Bawa Serra ke apartemen saya, baru saya mau diperiksa dokter Dimas,” putus Arlez.

“Apa dia gadis yang waktu itu tuan bawa ke apartemen?” Tanya Angga memastikan,

“Hemm... bawa dia kesini sekarang,” perintah Arlez.

“Ya, saya akan membawanya kesini, kalau itu bisa membuat anda sembuh...” Angga segera keluar mencari tahu dimana alamat gadis yang dimaksud bossnya.

Dalam beberapa menit saja Angga sudah menemukan alamat gadis tersebut. Angga bergegas menuju basemant, masuk ke dalam mobil miliknya lalu mengendarainya dengan kecepatan sedang menuju ke alamat yang sudah di dapatkannya.

Di pertengahan jalan, Angga melihat gadis tersebut baru pulang dari sekolah. Angga memberhentikan mobilnya dan turun menghampiri gadis berseragam sekolah tersebut.

“Tunggu!” Sergah Angga mengeraskan suaranya agar didengar oleh gadis diseberang jalan. Angga menyebrangi jalan dengan hati-hati.

“Yaampun, diakan pria yang ada di apartemen uncle Arlez waktu itu. Mau ngapain dia kesini dan darimana dia tahu alamat ku,” guman Serra masih berdiri ditempatnya.

Baru saja Serra ingin berlari, lengan sudah ditahan oleh orang dibelakangnya.

“Bisakah kita bicara sebentar nona,” ujar Angga, lalu melepaskan tangan dari lengan Serra.

“Jika anda ingin membahas saya yang berada di apartemen uncle Arlez. Saya sama sekali tidak tahu mengapa uncle Arlez membawa saya ketempatnya dan satu lagi saya tidak ada hubungan apapun dengan uncle Arlez,” jelas Serra menunduk kepalanya dan salah paham, maksud dari kedatangan Angga yang ingin bicara dengannya.

“Sepertinya anda salah paham nona, bukan itu yang mau saya bicarakan. Tapi lebih penting dari itu, jadi bisakah kita bicara,” kata Angga.

Serra mengangguk dan merasa malu. Karena dia sudah salah mengartikan maksud kedatangan pria di depannya.

“Saya kira kurang nyaman jika bicara dipinggir jalan. Jadi maukah nona ikut saya dan kita bicara di dalam mobil saja.” Mata Serra seketika melotot pada pria di depannya yang mengajaknya bicara dalam mobilnya.

“Jangan berpikiran yang aneh nona, saya berjanji tidak akan melakukan hal yang ada dipikiran nona...” Angga mana berani berbuat hal yang macam-macam, apalagi gadis dihadapannya ini adalah milik bossnya. Bisa-bisa nyawanya yang menjadi taruhan.

Serra menatap meneliti orang di depannya dengan seksama. Akhirnya Serra mau bicara di dalam mobil.

Di dalam mobil terjadi keheningan sesaat sebelum Angga mulai membuka suara.

“Ehem! Begini nona, tuan Arlez sudah sakit selama dua hari dan tidak mau makan sama sekali-“

“Urusan sama saya apa ya?” Serra bertanya memotong perkataan Angga.

“Sebentar nona, saya belum selesai menjelaskannya. Jadi jangan memotong perkataan saya dulu,” tukas Angga menegur gadis yang duduk dikursi sebelahnya.

Serra hanya diam saja, menunggu pria itu melanjutkan penjelasannya.

“Tuan Arlez saat ini membutuhkan nona. Tuan Arlez mengatakan mau diperiksa dengan syarat harus ada nona disampingnya. Tolong bantu saya nona, kalau tuan Arlez tidak sembuh juga. Kantornya akan terbengkalai,” jelas Angga.

“Kenapa harus saya tuan, apa hubungannya dengan saya?” Tanya Serra bingung.

“Saya tidak tahu menahu mengapa tuan Arlez sangat ingin nona berada di apartemennya,” jawab Angga.

“Beri tahu tuan anda, saya tidak akan datang..” Serra membuka pintu mobil dan menutupnya kembali.

Angga dengan cepat keluar menahan Serra lagi.

“Saya benar-benar membutuhkan bantuan anda nona. Apa nona tega dengan tuan Arlez, selama dua hari ini tuan Arlez tidak ada sama sekali menyentuh makanan nona. Tuan Arlez hanya berbaring dan berbaring, bahkan mandi pun tidak sama sekali dilakukannya.” Angga kembali membujuk Serra agar mau ikut dengannya ke apartemen.

Serra bimbang, disatu sisi ia kasihan dengan uncle Arlez, tapi disisi lain ia tidak mau lagi bertemu uncle Arlez. Apalagi mengingat kejadian di pantry room apartemen, dimana uncle Arlez mencium bibirnya tanpa persetujuannya. Itulah sebabnya mengapa Serra tak ingin bertemu uncle Arlez lagi dan memilih menghidari pria dewasa itu. Serra takut kejadian itu terulang lagi, ia tak mau menyakiti Arka suami yang dicintainya.

“Baiklah nona saya mengerti, anda tak akan mau ikut dengan saya. Saya tidak akan memaksanya...” Angga ingin masuk ke dalam mobilnya, sampai Serra akhirnya berbicara.

“Saya ikut!” Putus Serra, setelah berulang-ulang kali memikirkannya.

Angga tersenyum tipis mendengar jawaban Serra. Mereka segera pergi menuju apartemen. Karena Angga sangat khawatir meninggalkan tuannya sendirian di apartemen.

🌷🌷🌷🌷

Bersambung. . .

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.

Yuk follow ig author : @dianti2609

**Terimakasih **❤

1
vew
akhirnya setelah 2thn baru ada notif up ,,, seneng banget .... kirain udah gak ada lanjutannya thor ... kamu seneng banget ngilang² yaa thor ,, bikin aku galau tau .... semangat terus upnya thor 🙂🙂
Diny Julianti (Dy)
enakny yg dicintai miliarder
Aida Kamil
smoga Ken karma si Devita ccat lumpuh seumur hidup,Clara atw Liora itu hamidun biar nyahon
Diny Julianti (Dy)
kenapa ngga tarik sera pas kena obat malah rahel
Diny Julianti (Dy)
keren firasatnya arlez
Diny Julianti (Dy)
kasian sera
Diny Julianti (Dy)
emang bisa dpesawat bicara lewat tlp?
Diny Julianti (Dy)
arka kenapa bohongin sera
Diny Julianti (Dy)
sera sodara kembar Aiden kek nya
Diny Julianti (Dy)
sera tinggi dong klo sampe bisa bibirnya kena bibir alez
Borahe 🍉🧡
ih pd banget si Uncle ini
Borahe 🍉🧡
saya sih setuju saja dengan org" yg memilih nikah mudah tapi yang lakinya harus lebih matang dari yg perempuan. kalau sama " masih bocah mereka masih labil.
Borahe 🍉🧡
HEH om
Borahe 🍉🧡
ya Ampun jangan" Serra dan Aiden sodaraan
Borahe 🍉🧡
semangat thor. masih menyimak akunya
Borahe 🍉🧡
mertua laknat
Borahe 🍉🧡
pertama nich
Mira Hastati
semangat up nya thor.....kutunggu yaaa
Herma Puspitasari
lanjut bagus
Novie Smith
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!