NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Jadi Istri Juragan

Tiba-Tiba Jadi Istri Juragan

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi / Nikahmuda
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tasya Chuky

Berawal Dari sebuah kutukan. dari Hana yang mengutuk habis Tokoh kedua wanita bernama Elsa. Elsa (20thn) seorang gadis yang di jadikan jaminan hutang oleh orang tuanya. Elsa yang di dalam cerita di katakan terpaksa menikah menjadi istri kedua juragan Tama. pria tua. tak terima...pada akhirnya memilih berselingkuh pada bawahan Tama yang bernama Ardana. Nasib malang menimpa hana, gadis itu di tarik masuk oleh takdir, masuk kedalam buku Novel _The Jurag's Wife_ dan menjadi Tokoh Wanita yang sudah dia maki habis-habisan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tasya Chuky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Halaman 24

Elsa tiba-tiba bertindak berani. Dengan satu sentuhan tegas, dia mendorong dada bidang Tama cukup kuat hingga pria berbadan kekar itu terjerembab duduk di tepi ranjang.

​Tama tersentak kaget dengan pergerakan tiba-tiba dari istri mudanya. 'Ini bocah mau ngapain dah?' batin Tama keheranan sekaligus penasaran.

​Elsa menyunggingkan senyuman menggoda yang penuh misteri. Dalam lembaran memori saat dia masih hidup sebagai Hana, dia sering membaca dan mendengar istilah memuaskan pria menggunakan mulut. Kali ini, demi uang bulanan tiga puluh juta rupiah, dia nekat ingin mempraktikkannya langsung. Walau jantungnya berdegup kencang karena ini adalah pengalaman pertamanya, dia harus kelihatan meyakinkan.

​"Juragan... Izin buka 'nana'-nya, ya?" bisik Elsa dengan nada manja yang dibuat-buat, sengaja.

​Tama kembali tersentak. 'Gadis ini sebenarnya mau melakukan apa?' tanyanya dalam hati. Namun, egonya sebagai pria memilih untuk diam dan membiarkan Elsa melakukan sesuka hatinya.

​Jemari lentik Elsa perlahan menarik ritsleting celana jins milik Tama. Dengan gerakan sensual yang tertata, dia menurunkan celana tebal itu hingga ke batas lutut, menyisakan boxer hitam yang membungkus aset berharga sang Juragan.

​"El, kamu mau Ngapain?" tanya Tama, suaranya mendadak serak saat melihat tangan Elsa bersiap menurunkan helai terakhir pakaiannya.

​"Syuuuth... Sudah, diam saja. Ini bakal terasa enak kok, Juragan," bisik Elsa menenangkan.

​Jantung Tama berdegup kencang secara tidak beraturan. Sebuah tebakan liar melintas di kepalanya. 'Apa Elsa mau memasukkan milikku ke dalam mulutnya?' Jujur saja, Tama bukan pria polos yang tidak tahu hal seperti itu, namun dia belum pernah sekalipun merasakannya. Setiap kali dia meminta hal serupa pada Andini, istri pertamanya itu selalu menolak mentah-mentah dengan berbagai macam alasan.

​Begitu kain pembatas itu turun, Elsa perlahan meraba kejantanan Tama yang baru setengah ereksi. Detik itu juga, Elsa menahan napasnya sejenak. 'Ini baru setengah ereksi aja udah segede ini... Apalagi kalau sudah tegang sempurna?' batin Elsa takjub sekaligus ngeri.

​Namun, dia tidak boleh mundur. Tangan lentiknya perlahan menggenggam pangkal kebanggaan Tama, mengurutnya naik-turun dengan ritme yang teratur.

​Tama tersentak di tempatnya duduk. Sensasi hangat dan lembut dari jemari Elsa seolah menuntunnya menikmati dunia baru yang belum pernah dia jamah. Sebuah desahan samar yang berat perlahan lolos dari bibir tegap sang Juragan.

​Melihat Tama yang mulai terbuai dan memejamkan mata menikmati sensasi itu, Elsa perlahan menundukkan kepalanya. Dengan gerakan lembut, dia mulai menjilat bagian ujung kejantanan Tama.

​"Oughhh... El... shhh..." Desah panas Tama seketika pecah, tangannya meremas seprai ranjang dengan kuat.

​"Enak, Juragan?" tanya Elsa di sela-sela aktivitasnya yang mulai berani menghisap benda tegap itu.

​"Emmm... iya... ini nikmat banget, El," sahut Tama dengan suara parau yang putus-putus.

​Elsa tersenyum puas di dalam hatinya. Ternyata pengetahuannya tidak sia-sia; baru sekali mencoba, dia sudah berhasil membuat gergasi seperti Tama bertekuk lutut. Elsa mempercepat gerakannya, menaik-turunkan kepalanya dengan ritme yang lebih intens di antara kedua paha Tama.

​Rangsangan bertubi-tubi itu membuat Tama benar-benar berada di ambang batas pertahanannya. "El... aku hampir sampai..." bisik Tama parau dengan napas yang memburu egois.

​"Emmm," sahut Elsa bergumam tanpa melepaskan sesapan lembutnya, fokus memberikan pelepasan terbaik.

​"Pelan, El... aku mau keluar..." peringat Tama dengan tubuh yang menegang sempurna.

​Bukannya memelan, Elsa justru sengaja memacu gerakannya dengan lebih cepat dan konstan. Detik berikutnya, sebuah desahan panjang yang sarat akan kepuasan luar biasa lolos dari mulut Tama, bersamaan dengan semburan lahar panas yang langsung memenuhi rongga mulut Elsa.

​"Ahhhkkk... Ah, nikmat sekali, El... ssahh..." Tama menyandarkan tubuhnya yang lemas ke hulu ranjang, mencoba meredakan debaran jantungnya yang menggila.

​Sementara itu, Elsa sempat terdiam sesaat dengan mulut penuh. Didorong rasa penasaran yang tinggi akan rasa cairan tersebut, dia nekat menelannya sedikit. 'Eh buset, gurih bener ternyata...' batin Elsa kaget dengan rasanya sendiri.

​Dengan sifat usilnya yang mendadak kumat, Elsa bangkit dan merangkak mendekati Tama yang masih sibuk mengatur napasnya yang tersengal. Tanpa aba-aba, Elsa langsung meraup bibir tegap Tama, menciumnya dengan dalam seraya dengan sengaja melesakkan sisa cairan pekat tadi kembali ke dalam mulut pemilik aslinya.

​Tama membelalakkan matanya syok. 'Sial! Elsa apa-apaan sih... inikan...!'

​Umpatan di dalam benak Tama terhenti seketika saat cairan miliknya sendiri tertelan sedikit di tenggorokannya. Namun, keterkejutan itu tidak berlangsung lama karena Elsa langsung memperdalam ciumannya menjadi sebuah pagutan yang panas, dalam, dan teramat intens.

​Perlahan namun pasti, tubuh Tama kembali rileks. Terbawa oleh atmosfer gairah yang kembali tersulut, lengan kekar sang Juragan bergerak mengunci pinggang ramping Elsa, membalas ciuman panas sang istri muda dengan lumatan yang tak kalah menuntut.

1
Wahyuningsih
kok q syuka bingit ama mak lampir menyebalkn skli... thor buat istri pertama di ceraikn krna jht bingit sellu cari gara2 ama elsa
Wahyuningsih
lanjut thor.... dtnggu upnya yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 up thor tk inaaak menunggu.... srhag sellh jga keshtn tetp 💪💪💪💪 n makaciiiih tuk upnya
Wahyuningsih
mampus langsung di skak mat
Wahyuningsih
dtnggu upnya thor yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 up thor tk enak menunggu... sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 dlm upnya
Wahyuningsih
mampir q thor
Ummanya Hil_Ziy: Makasih Beb' sudah singgah di lapak baruku. di jamin cerita ini, gk kalah seru juga dengan lapakku yang lain😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!