NovelToon NovelToon
Jodoh Instan

Jodoh Instan

Status: tamat
Genre:Contest / Tamat
Popularitas:347k
Nilai: 5
Nama Author: Vlav

Velan yang terjerat hutang akibat ulah kakak-kakaknya memutuskan untuk menjadikan pernikahan sebagai solusi untuk melunasi hutang-hutangnya. Ia mendadak menikah dengan Voren, pria tampan dan kaya raya berkat meminta bantuan kepada pakar perjodohan gaib.

Perjuangan Velan untuk mendapatkan cinta Voren, terhalang oleh Soraya, wanita yang sangat dicintai Voren.

Di saat keduanya akan mengakhiri pernikahan, disitulah Voren justru menggenggam Velan lebih erat karena cinta datang disaat semua akan berakhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vlav, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menaruh Curiga

"Maaf, aku benar-benar tidak sengaja," kata Velan dengan ekspresinya yang menunjukkan bahwa saat ini ia benar-benar sedang mual.

Sup ikan yang sama sekali tidak ada rasanya ini bagaimana bisa dianggap enak oleh suaminya?

Apa lidah suaminya ini sudah rusak?

"Pak Doni, maaf, makanan ini pesan di mana, ya?" tanya Velan.

"Ada apa, Nona?" tanya Doni nampak keheranan.

"Kenapa supnya tidak ada rasanya begini? Apa mereka lupa memberi bumbu seperti gula dan garam?" tanya Velan.

"Bagaimana mereka bisa menjual makanan yang rasanya macam air kobokan begini?" tanya Velan lagi.

"Aku bahkan bisa memasak yang lebih enak dari hidangan ini," lanjut Velan.

Air kobokan? Doni tercengang mendengar ucapan Nona Velan.

Doni mengamati Tuan Voren yang nampak memasang ekspresi datar.

Sabar Tuan, istri Anda ini benar-benar sungguh tidak tahu apa-apa, Doni kembali membatin.

"Sepertinya aku perlu meracik kembali sup ini agar lebih layak untuk dimakan," kata Velan bergegas membawa mangkuk besar berisi sup ikan itu.

"Nona, sungguh Anda tidak perlu melakukan hal itu," cegah Doni yang menahan mangkuk sup itu agar tetap ada di meja makan.

"Tapi Pak Doni, mana bisa makanan yang tidak ada rasanya begini dimakan!" keluh Velan.

"Istriku, kalau kau tidak mau makan, tidak usah dimakan," kata Voren berusaha menengahi perdebatan yang terjadi antara Doni dan istrinya.

"Suamiku, tapi...," kata Velan tertahan.

"Doni, tolong pesan makanan yang lain untuk istriku," kata Voren.

"Baik, Tuan," jawab Doni.

"Suamiku, sebenarnya sungguh tidak masalah bagiku untuk memakan makanan ini, hanya saja makanan yang tidak ada rasanya seperti ini membuat generasi micin sepertiku ini tidak bisa memakannya, sungguh, makanan ini hanya kurang gula dan garam saja," Velan mencoba menjelaskan argumentasinya.

"Nona Velan, saya mengerti maksud Anda, hanya saja saat ini Tuan Voren sedang menjalani program diet gula dan garam, sehingga beliau perlu membatasi bahkan mengurangi jumlah konsumsi gula dan garam," Doni mengutarakan argumentasinya.

Velan terperangah, apa ia tidak salah dengar ada orang yang menjalani program diet gula dan garam?

Sayur tanpa garam saja rasanya tidak enak dan tidak sedap! Apalagi semua makanan?

"Su-suamiku, untuk apa kau menjalani program diet gula dan garam?" tanya Velan.

"Istriku, menjaga kesehatan itu sangat penting," jawab Voren.

"Oh begitu, Suamiku, kau sungguh pria yang sangat peduli pada kesehatan," kata Velan sambil menyeringai.

Velan kembali menciduk sup ikan itu, kerongkongannya menjerit saat Velan mencoba menelan kuah tanpa rasa tersebut.

"Istriku, kau tak perlu memaksakan diri jika kau tidak menyukainya," kata Voren.

"Suamiku, maaf, aku hanya belum terbiasa, tapi sungguh aku akan berusaha, karena aku ini istrimu," kata Velan.

Velan sengaja memberi penekanan pada kata istri agar suaminya dan asisten pribadinya itu sadar bahwa saat ini Velan memiliki posisi sebagai istri sah Tuan Voren Lazaro.

Voren meneguk air mineral, ia merasa kehilangan selera makan sehingga ia menyudahi makan malamnya yang begitu singkat.

"Suamiku, kau sudah selesai makan?" tanya Velan.

"Aku harus kembali bekerja," jawab Voren singkat.

Voren segera menuju ke ruang kerjanya diikuti oleh Doni. Velan menatap dua pria yang langsung menutup pintu ruang kerja yang berada di samping kamar tidur Voren.

"Astaga! Apa serius mereka bekerja? Apa jangan-jangan saling mengerjai?" gumam Velan yang benar-benar merasa terbakar cemburu.

...~...

Velan sudah selesai merapikan dapur, ia benar-benar menaruh rasa curiga yang besar pada pintu ruang kerja yang tertutup rapat. Di dalam sana ada suaminya dan sang asisten, benar-benar membuat Velan penasaran.

Velan mengendap-endap ke depan pintu ruang kerja yang tertutup rapat itu. Ia berusaha mengintip melalui celah di bawah pintu, lantaran gagang pintu ruangan kerja Voren tidak tersedia lubang kunci.

Apa yang sedang dilakukan oleh suaminya dan asisten suaminya itu?

Pikiran Velan benar-benar jadi berpetualang liar. Entah mengapa ia jadi membayangkan adegan-adegan erotis antara dua pria itu.

Bagaimana jika di dalam sana mereka sedang bermesraan?

Voren yang begitu tampan saat ini sedang berangkulan mesra dengan Doni. Mereka saling menggoda dan bercumbu mesra.

Oh Tuhan! Otakku rusak! Jerit Velan sambil berguling-guling di lantai.

Jglek...

Pintu terbuka, Doni muncul di ambang pintu dan menatap keheranan Nona Velan yang sedang berguling-guling di lantai.

"Nona Velan, apa yang sedang Anda lakukan?" tanya Doni.

"Aku sedang melakukan yoga, Pak Doni!" jawab Velan berusaha menutupi rasa salah tingkahnya.

Doni mengerutkan alisnya, istri Tuan Voren memang sangat unik.

Velan segera bangkit sambil mengamati Doni secara saksama.

Bagaimana caranya agar aku bisa bersaing dengan pria ini untuk mendapatkan suamiku, ya? Velan membatin.

"Pak Doni, apa pekerjaan kalian sudah selesai?" tanya Velan.

"Ada apa memangnya, Nona?" tanya Doni keheranan.

Velan segera menarik tangan Doni dan mengajak pria itu untuk berbincang di dapur.

"Pak Doni, aku minta maaf atas sikapku yang nampaknya kurang berkenan kepada Anda," kata Velan.

"Tolong dimaklumi karena kau pasti tahu bahwa aku dan suamiku masih belum mengenal dengan baik satu sama lain," kata Velan.

"Pak Doni-lah yang selama ini sudah mendampingi suamiku dengan baik, benar begitu kan?" tanya Velan.

"Saya hanya bersikap profesional dalam bekerja, Nona," kata Doni.

"Pak Doni, apakah Anda bisa memberiku semacam modul tentang suamiku sehingga aku bisa mempelajarinya dengan baik agar aku tidak melakukan kesalahan-kesalahan lainnya?" tanya Velan.

Doni menatap ke arah Velan cukup lama sebelum akhirnya ia mengulas senyumnya.

"Nona Velan, mengapa Anda tidak langsung bertanya saja pada Tuan Voren?" tanya Doni.

Velan terkesiap, ia sungguh tak menyangka bahwa Doni ternyata adalah seorang pria yang licik.

"Menurut saya Anda lebih baik mendengar langsung penuturan dari Tuan Voren daripada mendengar sepihak dari saya," kata Doni.

"Pak Doni, tapi Anda kan yang selama ini selalu berada di sisi suamiku, sehingga Anda pasti sangat mengenal seluk beluk suamiku," kata Velan.

Velan jelas harus melakukan negosiasi dengan pria ini. Cara terbaik untuk bersaing dengan musuhmu tentu saja dengan menunjukkan sikap yang baik dan bersahabat.

"Nona, bukankah dengan bertanya langsung kepada Tuan Voren jelas akan membuat kalian lebih mengakrabkan diri secara natural?" Doni menjelaskan.

Velan mengulas senyumnya, namun dalam hati ia mengumpat kesal. Ia jadi semakin yakin alasan mengapa suaminya tidak tertarik pada wanita pasti karena pria ini.

Seorang asisten pribadi yang benar-benar mengurus semua kebutuhan pribadi suaminya. Pria ini pastilah dalang utama yang menyebabkan suaminya jadi tidak tertarik pada wanita.

Bagaimana cara Velan untuk mendapatkan cinta suaminya jika saingannya adalah seorang pria yang selama ini berada di sisi suaminya?

Entah mengapa Velan merasa bahwa Doni nampak macam perebut laki orang yang sedang membanggakan diri di depan istri sah. Pria itu merasa lebih unggul segalanya dari Velan. Dan itu benar-benar membuat Velan harus mencari cara agar suaminya bisa lepas dari jerat berbahaya sang asisten pribadi.

...~...

1
ceyemut
saya baru baca ini di Thun 2024 tapi saya mau nanya apa memang bab nya acak kadul begini maksud saya tu banyak bab yg di ulang ulang baru baca sampai bab ini udah lier dulu
dzafara dza
aku mampir thor setalah baca ulang vara dan Viceroy 4 kali 🥰🥰
👑Arsy Al'Fazza🌿
keren 😍😍
👑Arsy Al'Fazza🌿
⭐⭐⭐⭐⭐
* bunda alin *
kapok lo..
* bunda alin *
sdh ada tanda" reaksi berubah jd bucin 😊🤗🤗🤗
* bunda alin *
emang enak ... hayoo lho ... emang enak d cuekin ... 🤗🤗🤗
Gina
kok aku bingung ya
Siti Sa'diah
wah keren2 ceritanya
kk authornya semua cerita pasti cewenya dewasa tapi aku sukaaaa
Siti Sa'diah
wkwk konyol
YK
jatuh bangun aku mengejarmu... namun dirimu tak mau mengerti...
YK
dinar ini gak normal... 🤦🏻‍♀️
YK
walah, pake nyebut acaranya Viceroy...
YK
ya allah, ada lho ini kisah nyatanya. karakternya kakak laki2nya persis dg keluarga seseorang yg aku kenal...
Cece Jumi
ini tentang sapa Thor, penasaran euy
Cece Jumi: marathin baca la-min. nya Thor
total 2 replies
Cece Jumi
ha
.ha..ha..ha...haa 11 12 Taki Ama Toro
🐰Far Choinice🐰
Duh.. nagihhhh bacanya ^^
Anonim
👏👏👏👏👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻 ....💪💪 lanjutinya yaaaa
Anonim
Hahaha z pikir velan mao balas ciuman voten ternyata oh .....🤣🤣🤣🤣 kena jefot wkwkwk
Muflih
mantappp,minta inspirasi nya
VLav: hehe, terinspirasi ya kaka 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!