Menceritakan kisah seorang gadis berumur 15 tahun yang di usir dari keluarga yang telah membesarkan nya sejak kecil. Ia pergi ke negara lain dan berjuang sendiri melawan kejamnya dunia demi melanjutkan kehidupan nya. Dan berakhir membawa nya ke dunia mafia yang sangat kejam dan menuntut nya untuk terus kuat
Ia berusaha mencari orang tua kandung nya, susah payah ia lakukan demi menemukan kedua orang tua kandung nya. Sampai akhirnya ia menemukan mereka, tapi sayang ia harus menerima rasa sakit terlebih dahulu dari mereka
Kisah cinta gadis tersebut? banyak yang menginginkan gadis itu untuk di jadikan pasangan mereka. Tapi sepertinya hati nya masih tertutup untuk menerima seorang lelaki dalam hidup nya. Namun seorang lelaki misterius telah mengecap nya sebagai 'GADIS KU'
Bagaimana kisah nya?
Jawaban nya ada, jika membaca cerit
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ~Beach Breeze~, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhirnya Aku Menemukan Mu
...🐻🐻🐻🐻🐻...
Hari-hari berlalu begitu saja meninggalkan kenangan yang bersemayam di dalam pikiran masing-masing manusia
Dibantu oleh kakak-kakaknya serta orang-orang kepercayaannya, kini Queen telah sukses membawa nama Mafia Black Diamond dan perusahaan RIV COMPANY pada masa kejayaan nya. Namanya kini semakin besar di mata publik entah itu sebagai ketua mafia ataupun CEO RIV COMPANY. Semakin kesini orang yang menginginkan nyawanya pun semakin banyak dan bertambah gila
Hubungan nya dengan Alice, Cha-cha, dan Bara dkk, pun semakin dekat. Namun mereka belum mengetahui siapa sebenarnya Queen, mereka hanya tau jika Queen adalah adik dari pengusaha terkenal bernama Niki dan Saga. Kecuali Bara, dia tau jika Queen adalah Queen of Black Diamond
"Permisi Nona" ucap Cein sekertaris nya di RIV COMPANY sekaligus anggota Black Diamond
"Hem?" jawab Queen tanpa mengalihkan pandangan dari layar leptop
"Diluar ada yang ingin menemui anda" ~Cein
"Bawa masuk" ~Queen
Setelah dipersilahkan masuk, para orang-orang berpakaian hitam, masker hitam dan topi hitam masuk ke dalam ruang kerja Queen
"Queen" sapa mereka
"Hem, kau keluar lah dulu" perintah Queen menyuruh Cein keluar dari ruangan nya
"Informasi apa yang sudah kalian dapatkan?" ~Queen
"Ini Queen"
Mereka menyodorkan sebuah foto dan map hasil tes DNA berwarna coklat di atas meja Queen. Queen pun mengambil foto tersebut, melihat nya secara detail dan serius. Setelah melihat foto tersebut ia beralih ke arah map berwarna coklat. Sebuah senyuman devil muncul di bibir Queen
"Jadi benar dia adalah Ayah kandung ku? Alessio Chessario? hah~" gumam Queen
"Benar Queen, tapi sekarang dia berada di penjara. Selama ini dia memang buronan, namun karena Ayah anda di sekap oleh mafia keluarga Severio jadi polisi tidak bisa menemukan Ayah anda"
"Queen, kau kenapa? apakah kau tidak senang karena sudah mengetahui siapa Ayah kandung anda?" tanya salah satu dari mereka
"Tidak, aku senang. Kalian memang anggota ku yang bisa diandalkan, terimakasih. Kalian boleh mengambil cuti selama 3 hari, kalian tau sendiri bukan aturan nya bagaimana?" ucap Queen
"Queen, anda tidak perlu berterimakasih. Ini memang sudah tugas kami, justru kami lah yang berterimakasih banyak pada anda Queen" ucap salah satu anggota sambil membungkuk hormat dan diikuti oleh yang lainnya
"Kalian boleh pergi" ~Queen
"Baik Queen!"
Setelah kepergian mereka, Queen kembali menatap foto itu. Dimana disana terdapat foto seorang pria tampan yang sudah berkepala 3, menggunakan stelan jas hitam dan menenteng tas kerjanya tengah tersenyum manis
"Alessio Chessario? akhirnya aku menemukan mu setelah berbulan-bulan lamanya. Kau membuat ku hampir gila! Jika kau ayah ku, lalu siapa dan dimana orang yang seharusnya aku panggil 'Bunda'?" ucap Queen, tak terasa air mata meleleh dari pelupuk matanya membasahi pipinya yang putih nan mulus
°•°•°•°
Hari itu Queen tengah bersiap-siap menuju sebuah tempat, ia memakai rok hitam di atas lutut, kaos putih, dan sepatu kets putih. Rambut panjang nya ia biarkan terurai begitu saja. Yeah simple, dia suka yang simpel-simpel saja dan tidak berlebihan
Memang pada dasarnya Queen adalah tipe cewek feminim dari sejak ia kecil, ia suka memakai rok dan segala sesuatu yang menunjukkan jika ia adalah seorang wanita feminim. Namun yang dulunya ia selalu memakai barang yang berwarna soft dan terkesan cerah, kini ia lebih menyukai pakaian berwarna hitam dan abu-abu. Bahkan di lemari pakaian nya hanya ada baju berwarna hitam, putih, dan abu-abu saja
Hari ini Queen berniat ingin menemui sang Ayah di penjara, dia ke sana di temani oleh Via. Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam, akhirnya mereka telah sampai di penjara kota tersebut. Via sudah mengatur sebelumnya, jadi Queen hanya tinggal masuk saja
Queen duduk di sebuah ruangan yang terbagi dua oleh jeruji besi untuk memisahkan antara tahanan dan pengunjung, sedangkan Via dengan setia menemani Queen berdiri di samping nya. Hati Queen berdegup kencang, ini kedua kalinya ia akan menemui sang ayah
Hatinya sedikit teriris saat petugas menyeret Alessio ke ruangan tersebut. Ingin sekali ia memotong tangan petugas itu dan memberi nya hadiah peluru di jantung nya
Hening, belum ada yang memulai percakapan, mereka hanya diam menatap satu sama lain
"Siapa anak ini? kenapa saat melihat matanya aku merasa damai seakan semua beban ku hilang seketika" batin Alessio. Pria yang pernah memohon pada Queen untuk menemukan putri kecilnya. Yeah di adalah pria yang seharusnya Queen panggil 'Ayah'
Flashback
Queen melangkah pergi diikuti Via dibelakang nya. Saat dijalan mereka tak sengaja berpas-pasan dengan orang-orang yang dijadikan tawanan oleh keluarga Saverio. Tiba-tiba salah satu dari mereka mendekati Queen dan bersujud di kaki nya.
"Nona tolong saya menemukan putri ku. Saya akan melakukan apapun untuk anda" ucap pria paruh baya dengan tubuh yang penuh luka sayatan, cambukan, dan pukulan
Flashback end
"Siapa kau?" tanya Alessio
"Senang bertemu dengan mu Tuan Alessio" ucap Queen
"Baiklah, tapi siapa kau?" ~Alessio
"Nama ku Queen ku harap kau bisa mengingat nya dengan baik Tuan" ~Queen
"Queen? ada keperluan apa menemui ku?" ~Alessio
"Kemana anak perempuan mu?" tanya Queen to the point
"Ha?! kenapa anak ini bisa tau jika aku punya seorang putri, padahal aku sudah tutup rapat-rapat tentang ini dan aku juga tidak pernah mengatakan pada siapapun. Kecuali... pada pemimpin mafia waktu itu, apa dia yang membocorkan nya? tapi untuk apa? ini sama sekali tidak menguntungkan bagi nya" batin Alessio
"TIDAK aku tidak mempunyai anak apalagi seorang putri!!" ~Alessio
Duarrr...
Hati Queen hancur berkeping-keping mendengar pernyataan Alessio. Itu adalah kata-kata yang paling menyakitkan yang pernah Queen dengar. Ia lebih memilih untuk dimaki-maki oleh Askary Dixon dari pada mendengar hal seperti tadi keluar dari mulut Alessio
"Nona" ucap Via merasakan apa yang dirasakan Queen
"Kau yakin?" ~Queen
"Aku sangat yakin! aku tidak memiliki seorang anak, karena anak ku sudah mati" ~Alessio
Queen memejamkan matanya, merasakan sakit yang sangat luar biasa di hati nya. Ayahnya ternyata sudah menganggap nya sudah tidak ada
"Akh... kenapa hati ku sakit mengatakan hal tersebut? maafkan Ayah sayang, sebenarnya kau dimana nak? apakah kau masih hidup? bagaimana keadaan mu?" batin Alessio
"Baiklah, terimakasih atas waktu nya" ~Queen datar
Ia keluar diikuti Via, namun langkah nya berhenti dan kembali menoleh ke belakang. Hari yang ia kira akan menjadi hari yang membahagiakan ternyata justru sebaliknya
Tatapan Queen bertemu dengan tatapan Alessio, kedua mata biru itu saling menatap. Alessio bisa melihat jelas kekecewaan di mata Queen, tapi kenapa dia kecewa?
"Queen" ucap Via
"Bawakan motor ku ke jalan xxx cepat!!" ucap Queen datar nan dingin lewat panggilan telefon
"Gue tau Lo kecewa tapi please kendaliin emosi Lo" pinta Via
"Hem, gue cuma mau menghibur diri doang, tenang aja" jawab Queen
"Oke gue ikut" ~Via
"Ga!" ~Queen
...🐻🐻🐻🐻🐻...
Kayak gantungan kunci.
Tolong dilanjutin Thor,
saya penasaran banget sama kelanjutannya.
sekalian mahu promo doktor Vs Kapten by Nurul Najah
selamat membaca...