NovelToon NovelToon
Terikat Takdir

Terikat Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Menikahi tentara / Perjodohan
Popularitas:56.2k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Jodoh itu rahasia Allah. Takdir juga Allah yang menentukan. Tidak ada siapapun makhluk di dunia ini yang tau selain Dia.

Alea Widya Laksono (35 tahun) dinyatakan telah sembuh usai tiga tahun menjadi pasien di rumah sakit jiwa. Di usianya yang semakin bertambah, kedua orang tuanya cemas karena jodoh tak kunjung datang untuk putri mereka.

Suatu hari Alea akhirnya pasrah untuk menerima perjodohan yang disodorkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang berasal dari kalangan militer. Lelaki itu bernama Mayor Prabu Rasyid Wicaksono (38 tahun) yang berstatus duda tanpa anak.

Konon kabarnya, pernikahan Mayor Prabu sebelumnya harus kandas karena masalah ranjang. Desas-desus beredar bahwa sang suami yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) tersebut menderita impo_ten.

Apakah benar faktanya seperti itu? Benang merah seperti apa yang pada akhirnya mengikat takdir antara Mayor Prabu dengan Alea.

Simak kisah mereka.💋
Bagian dari Novel : Permata Hatiku🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 - Tak Bisa Tidur Nyenyak

Dengan sekali gerakan, Prabu menggendong tubuh Alea bak koala. Tak lupa, Prabu menautkan kembali bibir mereka sembari berjalan keluar dari kamar mandi.

Kedua tangan Alea otomatis menggantung di leher Prabu seraya membalas ciuman dari sang suami. Keduanya saling bertukar saliva sampai akhirnya Prabu perlahan merebahkan tubuh Alea di atas ranjang yang penuh bunga mawar merah segar.

Sebelumnya, Prabu sudah mengubah mode pencahayaan di area ranjang mereka menjadi redup temaram. Tak lupa Prabu memanjatkan doa di ubun-ubun Alea. Berharap malam ini ritual pengantin mereka lancar dan menghasilkan keturunan yang baik nantinya.

Prabu sedikit menindih tubuh Alea. Ia memberikan sentuhan memabukkan di beberapa titik lemah Alea yang sudah ia pelajari sebulan yang lalu. Alea pun mende_sah.

Ciuman itu perlahan turun hingga sampai pada dua mahoni kembar di mana Prabu dengan serakah di sana. Menye_sap, menggigit hingga memainkan pucuknya yang sejak tadi membu_sung kencang. Tingkah Prabu di titik tersebut mirip bayi yang sedang kehausan.

Alea mele_nguh cukup kencang dan tak mampu menahan suaranya. Sungguh, Prabu mampu membawa dirinya terbang ke langit yang penuh kupu-kupu cinta.

Linge_rie cantik itu pun sudah berhasil dilepas oleh Prabu hingga dalaman segitiga berenda Alea di bawah sana. Kepala Prabu pun sibuk di tengah kedua pa_ha Alea hingga basah kuyup.

"Masshh..." jerit Alea yang kembali mendapat pelepasan.

Prabu memberi waktu Alea menikmatinya sembari ia melepaskan boxer nya. Kini keduanya sudah sama-sama polos. Bedanya, Alea sudah mendapat pelepasan beberapa kali sedangkan Prabu belum sama sekali.

"Sayang..."

Alea pun paham jika panggilan ini adalah pertanda bahwa Prabu akan masuk ke babak inti. Dalam hati, Alea terus mensugesti bahwa Prabu adalah suaminya-pria yang berhak menggau_li nya.

Dua kali hentakan, akhirnya megalodon Prabu mampu masuk ke dalam lapis legit Alea. Kedua tubuh mereka pun akhirnya berhasil menyatu.

Sungguh, Alea seakan masih terasa seperti pera_wan. Bisa jadi karena Alea memang hanya sekali terja_mah dan setelah itu lama tak disentuh oleh siapapun. Alhasil di bawah sana milik Alea masih kencang dan menjepit.

"Alea..." panggil Prabu dengan mulut terbuka. Gejolak, rindu yang membelenggu satu bulan ini serta gai_rah dan rasa nikmat tiada tara bercampur menjadi satu.

Detik selanjutnya, Prabu semakin mendorong sempurna miliknya.

"Alea...oh," ucap Prabu dengan suara bergetar. Hasratnya semakin meletup-letup.

Ia menunduk dengan wajah tersembunyi di ceruk leher Alea. Kelembutan Alea di bawah sana telah menelan sempurna miliknya. Sangat melenakan dan sungguh memabukkan.

Sedangkan Alea terlihat memasrahkan segalanya pada Prabu. Ia terus memeluk tubuh Prabu sembari menggigit bibirnya sendiri.

Jujur, Alea masih malu pada Prabu jika suara desa_han nya keluar menggelegar tanpa rem.

Prabu kembali melu_mat bibir Alea. Seiring bersamaan dengan pinggul Prabu yang terangkat lalu menekan tubuh Alea kembali. Kelembutan Alea di bawah sana begitu mencengkeramnya erat dari dalam.

Gerakan Prabu semakin dalam dan cepat. Debaran jantung keduanya juga terus berpacu seperti gerakan yang dilakukan. Prabu menegakkan tubuh dan bertumpu di antara lutut Alea.

Prabu terus menge_ram. Kenikmatan yang dimiliki Alea merambat ke setiap inci tubuhnya.

Pandangan mata Alea tampak sayu dengan mulut terbuka. Da_da Alea bergoyang mengikuti tekanan demi tekanan yang dilakukan Prabu di atas tubuhnya.

"Mas Prabu..." Alea mende_sah kasar berkali-kali.

☘️☘️

Prabu menatap Alea yang sedang berada di bawah kung_kungannya dengan pandangan yang serius dan penuh makna. Seakan ia sedang berusaha menelaah sesuatu. Namun kegiatan yang sedang dilakukannya bersama Alea tak mungkin dihentikan. Terlalu nikmat.

Gerakan Prabu di bawah sana semakin cepat. Hentakan itu kembali membuat Alea menge_rang dengan napas naik turun. Kali ini lebih panjang dan tak tertahan. Jari-jemarinya mencengkeram erat sprei.

Ketakutan atas trauma masa lalu Alea seakan malam ini menghilang entah ke mana. Alea sudah tak memikirkan hal itu karena Prabu telah berhasil membuatnya merasakan nyaman dan nikmat secara bersamaan.

Prabu semakin mendekap erat hingga tubuh mereka semakin menyatu.

Menekan.

Menarik.

Prabu terus melakukan gerakan tersebut menuju puncaknya dengan sebuah kecamuk rasa.

"Perasaan ini? Kenapa seperti tak asing?" batin Prabu.

Alea memekik. Lolo_ngan panjang keluar dari bibir Alea tanpa bisa ditahan. Prabu semakin mempercepat gerakan.

Prabu menge_rang.

Kamar pengantin itu pun kini dipenuhi suara maskulin dari bibir Prabu berpadu suara feminim Alea yang terus mende_sah.

"Alea..." e_rang Prabu.

Akhirnya puncak kenikmatan berhasil mereka gapai bersama begitu dalam dan membuncah kuat. Rahim Alea seketika penuh dengan bibit masa depan dari Prabu hingga tumpah ruah.

Cup...

Sebuah ciuman lembut dari bibir Prabu mendarat di bibir Alea.

"Makasih istriku,"

"Hem,"

Keringat membanjiri wajah hingga sekujur tubuh Alea. Prabu dengan sigap membantu untuk menyeka di bagian wajah Alea terlebih dahulu.

Lalu, ia turun memakai boxernya dan mengambil handuk kecil yang sebelumnya ia basahi dengan air hangat. Dengan telaten, Prabu membersihkan area in_tim Alea yang beberapa saat lalu membuat dirinya terbang ke puncak madu asmara.

Tak lupa ia memakaikan kaos tipis longgar miliknya ke tubuh Alea serta celana dalam agar sang istri tidak kedinginan. Alea hanya pasrah dengan apa yang dilakukan Prabu tersebut. Ia benar-benar ngantuk berat dan lelah.

"Capek?" tanya Prabu.

"Mmm..." jawab Alea sembari kedua matanya dalam kondisi memejam.

"Ya sudah kamu tidur," ucap Prabu seraya memeluk sembari mengelus lembut punggung Alea.

Tak berselang lama, telinga Prabu mendengar suara dengkuran halus Alea. Pandangan Prabu perlahan turun menatap dengan seksama wajah Alea.

Malam ini seharusnya Prabu begitu bahagia karena megalodonnya berhasil melakukan misi malam pengantin dengan baik hingga akhir bersama Alea yang juga tidak kambuh lagi trauma masa lalunya. Masalah impo_ten yang pernah membelenggu hidup Prabu selama beberapa tahun terakhir ini akhirnya telah sirna.

Akan tetapi, hati dan pikiran Prabu tidak sebahagia yang seharusnya terjadi. Fokusnya telah berubah.

Perasaan aneh kembali mengusik kalbunya. Semakin terasa jelas.

"Kamu hanya punya saudara laki-laki, bukan perempuan. Tapi kenapa rasa itu sama persis seperti malam tujuh tahun yang lalu? Amelia-Alea," batin Prabu.

Pergolakan batin semakin membuat Prabu tak bisa tidur nyenyak malam ini. Padahal tenaganya baru saja terkuras banyak. Akan tetapi, rasa kantuk dan lelah itu mendadak hilang bak ditelan angin malam.

"Kata Ayah, wanita malam itu yang tanpa sengaja aku renggut kesuciannya bernama Amelia. Ditemukan meninggal buu_nuh diri. Amelia berstatus yatim piatu dan tak punya keluarga. Tapi kenapa setelah melakukannya barusan bersama Alea, aku merasa seperti tak asing..." ucap Prabu di hati.

Prabu semakin pusing memikirkannya.

Hal ini sangat penting dalam hidupnya. Akibat kejadian itu, ia terus berkubang dalam penyesalan padahal dirinya hendak bertanggung jawab sebagai seorang pria sejati.

"Tak mungkin ayah membohongiku," lanjutnya di hati.

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 ayo se
Popo Hanipo
hooo ternyataaaa
Nena Anwar
bisa saja Ayahmu berbohong Prabu
Nena Anwar
semoga tak ada kata trauma kambuh lagi
Nena Anwar
semangat Alea ayo pake baju dinas malam mu untuk menyenangkan Prabu
Dozky 2 Crazy
Naah lhoooo jangan jangan
YuWie
hoho..benar dugaanku di bab berapa itu di awal2.. impotennya prabu krn blm ketemu lembah yg sdh pernah dia rasakan sebelumnya.
Yulay Yuli
maksudnya🤔🤔🤔 Amelia kan yg kuburannya didatengin prabu.
Yulay Yuli
Asikkk
Ayuk Witanto
pasti ayahmu bohong
Ayuk Witanto
apa mungkin dulu prabu yang merkosa Alea...dan bapaknya yang menyerahkan Alea ..apa mungkin komanya juga terkait masalah ini...makanya di jodohkan sama prabu
Ayuk Witanto
siapa Amelia....🤔
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ruwi Yah
lanjut kak
Eni Istiarsi
wah sepertinya ada misteri yang tersimpan seiring dengan komanya Ayah nya Prabu
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ayuk Witanto
bikin sari gitu loh
Ayuk Witanto
benarkah setia
Sugiharti Rusli
apa saat itu Prabu sedang dalam pengaruh sesuatu, ini ko seperti kejadian dulu sama Bening gasih kasusnya🙄🙄🙄
Sugiharti Rusli
tapi kalo dulu yang menggagahi Alea adalah Prabu, kenapa mereka masing" tidak mengenali wajahnya yah,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!