NovelToon NovelToon
Legenda Dari Masa Lalu

Legenda Dari Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur
Popularitas:57.8k
Nilai: 5
Nama Author: Raffa Alief

Seorang pemuda yang baru saja mengakhiri perang abadi antara dewa dan manusia kini sudah mati bersama dengan lenyapnya dewa, di atas ruangan kematiannya sendiri kini dia hanya diberi satu pilihan yakni harus menyelamatkan dunia yang baru saja ia selamatkan.

"Tidak ada cara menolaknya, bila ada? Mungkin sudah ku tolak dari dulu"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raffa Alief, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 31 - Saran You Lin

“Kau tahu, kekuatanmu itu membingungkan!”

Xin Chen hanya bisa tersenyum pahit setelah mendengarkan hal itu dari Zhou Tian, dirinya tidak tahu harus membalas pernyataan itu dengan apa. Dirinya sempat berpikir untuk membela diri, tapi sepertinya itu sudah tidak memungkinkan karena situasinya.

“Jadi? Senjata apa yang ingin kau buat, bocah.”

“Senior, anda sangat peka sekali.” Xin Chen membalasnya sembari tersenyum tipis.

Tujuannya memang sudah jelas sejak datang kesini, Xin Chen membutuhkan pedang yang sedikit mirip dengan pedang yang di berikan oleh gurunya. Xin Chen membutuhkan lebih banyak pedang seperti itu, karena ingin dibuat latihan untuknya sendiri, bisa dibilang sebagai pedang cadangan sekaligus pedang latihan.

Menurutnya pedang yang gurunya berikan sangat berharga, jadinya dirinya ingin tidak menggunakan pedang itu untuk latihan. “Bisakah anda membuat pedang dua mata yang kokoh”

“Bisa saja sih, tapi aku tidak tahu model apa yang kau ingin kan.”

“Itu gampang!” Xin Chen mengibaskan tangannya memanggil Pedang Angin Empat Arah dari cincin ruangnya.

Jelas itu membuat keterkejutan dari pihaknya sendiri yang hanya ada You Lin. Cincin Ruang adalah benda pusaka terkenal yang dimana banyak orang Cultivator yang ingin memiliknya, setidaknya itulah yang You Lin mengerti.

Tapi tidak disangka dia akan bertemu dengan salah satu orang yang menggunakan pusaka itu. Padahal pusaka itu terkenal dengan jumlahnya yang sangat terbatas.

You Lin menutup mulutnya rapat-rapat berusaha untuk menyembunyikan keterkejutannya dari pemuda yang ada di depannya itu.

Xin Chen menyadari sikap yang di timbulkan oleh You Lin tersebut, dirinya bingung apakah hal tersebut harus dijelaskan atau tidak. Xin Chen batuk pelan, dirinya membulatkan tekadnya untuk menceritakan dari mana asal pusaka yang dia punyai tersebut.

Tapi sebelum dirinya menceritakan hal tersebut kepada You Lin, Zhou Tian yang memiliki api biru tadi mencengkram kerah baju Xin Chen, sembari bertanya kepadanya .

“Dari mana kau mendapatkan pusaka ini”

Zhou Tian bertanya dengan mata melotot dan nada yang penuh dengan tekanan, memaksa Xin Chen untuk menjawab pertanyaannya.

Menghadapi pemaksaan dari Zhou Tian, Xin Chen hanya bisa tersenyum kecut. Dirinya tidak menyangka sikapnya akan berubah seperti itu setelah mengetahui pusaka yang digunakannya.

“B-Baiklah!”

Xin Chen akhirnya hanya bisa pasrah dan berencana menceritakan semuanya kepada Zhou Tian dan mungkin juga akan di dengar oleh You Lin.

Tapi beruntungnya, kelompok yang tadi hampir membunuhnya tiba di toko itu, membuat suasana yang ada di toko itu berubah sepenuhnya.

Dengan ini Xin Chen setidaknya berhasil menghindari satu masalah yang akan terjadi karena pusaka nya tersebut. “Mungkin aku harus berterima kasih dengan pimpinan kelompok ini, sebentar aku juga belum mengetahui siapa saja yang masuk dalam kelompok ini.”

Xin Chen bergumam pelan di dalam hatinya, di saat Zhou Tian sedang menerima pelanggan barunya. Xin Chen melirik kearah You Lin dengan Xin Ying yang tampak imut di gendongan nya.

Sadar akan tatapan dari Xin Chen, You Lin langsung mendekati Xin chen dan bertanya kepadanya. “Ada apa? Kenapa kau menatap ku seperti om-om mesum yang pernah ku temui? Jujur saja itu membuat ku jijik.”

You Lin melirik tajam kearah Xin Chen, membuat pemuda itu hanya bisa menggaruk pipinya karena merasa canggung. “Maafkan aku jika tatapan ku itu membuatmu tidak nyaman, tapi tolong jangan samakan aku dengan om-om yang pernah kau lihat itu.”

You Lin terdiam dan tidak menanggapi perkataan dari Xin Chen, dirinya menatap kosong kearah beberapa orang yang masih berada di depannya, Zhou Tian dan You Fan yang tidak lain adalah ayah angkatnya sendiri sedang berbincang-bincang dengan santai.

“Pedangmu?... mau kau apakan.” You Lin bergumam pelan dengan pertanyaan ada di dalamnya.

Xin Chen melihat kearah pedangnya yang kini masih ada di tangannya. Rencana dari pedang ini kedepannya adalah dijadikan pajangan di cincin ruang miliknya, tapi sepertinya itu terlalu sadis jadi Xin Chen sedang memikirkannya ulang.

“Tadinya sih! Aku tidak ingin menggunakannya. Dan menjadikannya pajangan di Cincin ruang milik ku.” Xin Chen menjawabnya dengan wajah yang melas.

Dirinya harus memikirkan ulang rencananya itu untuk menjadi lebih baik. Tapi untuk saat ini dia sedang kehabisan ide, “Apa kau bisa memberi ku saran tentang ini.”

“Boleh sih…” You Lin mengalihkan pandangan nya, menatap kearah wajah Xin Chen. Dia tersenyum dengan lebar membuat Xin Chen menelan ludahnya secara tidak sadar. “Tapi kau harus mengabulkan satu permintaan ku.”

Xin Chen berpikir sejenak sembari memandang wajah perempuan itu yang masih menunjukkan senyum lebarnya. ‘Mungkin aku akan dapat sedikit mengerti wanita jika aku mengabulkan keinginannya tersebut.’

Xin Chen menghela napasnya dengan dalam sebelum menjawab perempuan yang ada di depannya tersebut. “Baiklah, ku anggap ini tantangan dari mu.”

“Jadi… apa yang kau sarankan.” Sambung Xin Chen kepadanya.

Senyum You Lin tampak pudar, dirinya mengalihkan pandangannya dari wajah Xin Chen. “Tidak ku sangka, kau itu… sangat bodoh ya.”

Xin Chen kembali menghela kan napas nya, dirinya sama sekali tidak mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh kaum perempuan ini. Mungkin yang ada di hadapannya saat ini adalah yang terbuas dari yang lainnya, mengingat wataknya saat Xin Chen berhadapan dengannya saat debat panas berlangsung.

“Bisakah kau tidak membahas masalah dari betapa bodohnya aku ini? Langsung saja berikan aku Saran mu , maka kebodohan ku tidak akan bocor lagi.”

Kali ini ganti You Lin yang menghela kan napasnya dalam, dirinya tak habis pikir bisa menemui seseorang dengan kebodohan tingkat tinggi seperti Xin Chen.

“Sarannya cukup sederhana! Pakai lah pedang itu.” You Lin sedikit melirik kearahnya.

“Itu saja?” Xin Chen berusaha meyakinkan kebenaran informasi yang baru saja di dengannya.

“Ya! Itu saja” You Lin membalasnya sekali lagi, di iringi dengan lirikannya kepada Xin Chen yang menghilang, mengembalikan pandangannya ke depan.

“Kupikir itu cukup sederhana.”

“Ini memang sederhana, kau saja yang terlalu bodh untuk mengolahnya dalam otak mu itu.” You Lin membalas pernyataan Xin Chen dengan kalimat yang disertai dengan kata-kata yang menusuk.

“Ku pikir itu adalah pujian yang bagus untukku”

“Tidak, itu memang cocok untukmu dengan karakter yang bodoh seperti itu.”

Xin Chen melirik kearah You Lin yang tampak kesal dengan alasan yang tidak jelas. Di mata Xin Chen, You Lin lah yang memang tidak jelas, tapi di sisi You Lin , Xin Chen lah tidak jelas.

‘Sekarang maksud dari tidak jelas itu apa, ah lupakan saja.’

“Jika itu saran mu bagaimana jika kau yang melatihku mengingat aku tidak paham sama sekali dengan pedang.”

“Kau pikir aku paham?” You Lin membalikkan pertanyaan yang dia terima kepada Xin Chen.

Xin Chen menanggapinya dengan santai disertai senyuman tipis yang terlukis di wajahnya. “Setidaknya kau lebih berpengalaman soal pedang dari pada aku.”

“Sepertinya menarik.” You Lin tersenyum tipis, kemudian memandang Xin Chen dengan penuh untuk kesekian kalinya. “Ku terima dengan senang hati, tantangan mu itu.”

“Tolong kerja samanya, putri bangsawan.”

“Hei, jangan lupa permintaan ku sebelum ini dimulai masih belu terpenuhi.”

1
Jabrik
Kaya sinetron, banyak dialog..
ww
update duul
Ahmad Rianto
gak jelas MC nya
Ahmad Rianto
cuma mau ambil pedang aja sampek muter2 kata kata nya kapan tempat kakek jdi males bacanya ini cerita apa penjelasan sih
渡辺恵み
Kak, lanjutanny d tunggu, aku suka. Bagus ogh.
Jade meamoure
ini up tiap hari ya Thor ??
arton
of lagi😔
ancha
jika
MakhlukMengerikan
emang senjata punya mulut ya?
E N V Y { IRI HATI }: autor bilek:

pappalepappalepappalepalepappaleeee
total 2 replies
Blue Twins
apa bedanya energi Qi dan tenaga dalam ?
MakhlukMengerikan: maaf maaf soalnya aku lagi greget waktu itu
total 6 replies
Blue Twins
Guru be like : MURID DURHAKA, BERANINYA MENGHINA GURU SENDIRI
Raff: Xing Shen menjawab:

"Tolong anda di pihak saya saja, jangan di guru saya. "
total 1 replies
CRAZY☆FUCK;GOD
lahkan sekarang namanya udah Qing chen bukan xing chen lagi
Chocholate Andry
jujur ane bingung alur ceritanya...setiap ganti alur cerita tidak ada pembukaan atau penjelasan terdahulu..jd bingung mo nyambungkan alur nya gimana..
Ahmad Mudassir
lanjut thor..... mantap
Ahmad Mudassir
lanjut thor
Պᾰℓℓ!кᾰ89
bocil woy!!! toxic anjing!!!
Պᾰℓℓ!кᾰ89
malaikat toxic!!!
Raff: Xing Shen menjawab:

"Jujur aku tidak mengenalnya."
total 1 replies
Ahmad Mudassir
keren
Ahmad Mudassir
semangat thor
Ahmad Mudassir
ha ha ha... lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!