NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*3

Di kamar yang sangat luas dengan penataan yang sangat rapi, Irza duduk diam di meja belajar yang ada di samping jendela. Tubuhnya ada di sana. Namun pikirannya melayang jauh berkelana melintasi tembok, memikirkan wanita yang ia suka.

Ashanti. Gadis cantik, versi terbaik dari ciptaan Tuhan bagi Irza. Gadis dengan mata indah, rambut hitam lurus, kulit putih, tubuh langsing yang cantik. Namun, pria itu menyukai Asha semata-mata bukan karena fisik. Melainkan, karena hati yang langsung jatuh cinta saat pertama kali melihat.

Entahlah. Cinta kan tidak butuh alasan apapun untuk berlabuh. Bisa tiba-tiba jatuh begitu saja tanpa tahu apa sebabnya. Hanya butuh melihat, lalu tanpa sadar, hati langsung dicuri. Begitulah yang Irza rasakan selama ini. Jatuh cinta hanya dengan satu kali tatapan mata. Lalu cintanya bertahan hingga sepuluh tahun berlalu.

"Sha .... " Irza memanggil dengan nada lirih. "Jangan benci aku. Aku sungguh sangat ingin memiliki mu. Walau aku tahu, kekuranganku akan buat semuanya tidak mudah. Tapi aku sungguh tidak bisa menahan diri lagi. Aku suka kamu Ashanti."

Irza menyentuh pelan nan lembut bingkai foto kecil yang ada di depannya. Foto Asha yang dia ambil secara diam-diam saat gadis itu sedang tersenyum. Entah foto berapa tahun yang lalu agaknya. Tapi, itu bukan satu-satunya foto Asha yang Irza miliki. Ia punya banyak. Sangat banyak. Puluhan, atau bahkan ratusan foto dengan segala versi, namun diambil secara diam-diam.

Wajah jika orang tuanya tahu tentang perasaannya. Selama sepuluh tahun, dia memang berusaha menyembunyikan perasaannya dengan sangat kuat. Tapi caranya mengagumi Asha terlalu jelas. Jika seseorang memperhatikannya sedikit saja, maka orang itu akan sadar akan perasaan yang Irza miliki.

Sayangnya, Asha tidak pernah memperhatikan Irza sedikitpun. Jadinya, kekaguman dan rasa suka Irza untuknya tidak pernah ia sadari sedikitpun. Padahal, pria itu sudah menyukainya sangat lama.

"Aku mencintaimu, Sha. Maaf jika cinta ini membuat aku terlalu egois. Tapi aku benar-benar tidak ingin menahan diri lagi. Aku ingin memiliki mu, Ashanti. Sangat ingin."

"Tolong jangan benci aku ya, Sha. Ku mohon."

Walau begitu, Irza tahu akan apa yang bisa terjadi selanjutnya. Dia adalah bentuk yang berbeda dari apa yang orang lain inginkan. Hadirnya akan merusak impian orang lain. Dia pasti akan dibenci oleh orang yang ia sayangi. Karena dianggap memaksa. Tapi tetap saja, dia akan menempuhnya. Demi memperjuangkan cinta yang ia miliki. Cinta yang mungkin sangat egois bagi sebagian orang.

"Aku suka kamu. Jika memang hanya ini satu-satunya cara, maka aku akan hadapi walau jalannya akan penuh dengan luka dan derita."

Sementara itu, di sisi lain, Asha sedang mengurung diri di kamar. Dia melepaskan tangisannya di dalam kamar tersebut. Dengan kesadaran penuh, dengan sepenuh hatinya, ia menolak. Dia tidak ingin menikah dengan pria tersebut. Ia yakin, hidupnya akan kacau berantakan jika pernikahan itu benar-benar terjadi.

Entah seberapa lama sudah Asha menangis di dalam kamar. Hari yang awalnya terang malah sudah berubah menjadi gelap karena siang yang sudah digantikan oleh malam. Asha masih tidak kunjung beranjak dari atas ranjang. Dia masih setia dengan guling yang sedari tadi ia peluk dengan erat.

Jam makan malam tiba, sang mama memilih untuk memanggil anaknya dengan lembut. Ketukan pelan di pintu pun terdengar.

"Asha. Ayo makan, Nak."

Gadis itu langsung menyeka air mata yang jatuh perlahan melintasi pipi.

"Mama saja duluan. Aku gak mau makan sekarang."

"Ayolah, Sha. Ini sudah waktunya makan malam. Jangan siksa diri kamu. Jika tidak makan, kamu bisa sakit."

"Biarkan saja, Ma. Itu lebih baik dari pada menikah dengan orang yang tidak aku sukai. Jika sakit bisa membuat perjodohan ini dibatalkan, maka aku-- "

"Sayangnya tidak bisa, Asha. Jika kamu sakit, maka yang susah bukan hanya kamu saja, papa dan mama juga. Tolonglah pengertian mu, Nak. Papa dan mama hanya butuh di mengerti. Itu saja."

"Lalu siapa yang mengerti diriku, Mah? Siapa?"

"Izinkan mama masuk ke dalam. Ayo kita bicara," ucap sang mama pada akhirnya.

Asha menahan napas sesaat. Lalu akhirnya berucap. "Masuk saja. Pintunya tidak aku kunci."

Tidak membutuhkan waktu yang lama, pintu itu langsung terbuka. Sang mama muncul dengan wajah yang terlihat agak lelah. Berjalan pelan mendekati ranjang anaknya sambil terus memperhatikan si anak dengan seksama.

"Ashanti. Dengarkan mama baik-baik yah. Mama dan papa tahu kamu tidak suka, tapi kita tidak punya pilihan lain. Kita punya hutang budi pada mereka, Sha. Hutang yang tidak mungkin bisa kita bayar dengan uang. Karena mereka tidak menginginkan uang dari kita."

"Sha ... mama rasa perjodohan ini juga tidak terlalu buruk, Nak. Tuan muda Rahardi ini anaknya baik kok. Mama yakin, kamu tahu akan hal itu, kan?"

"Tapi dia bukan lelaki, Mah. Dia-- "

"Sha. Jangan menilai barang dari sampulnya. Begitu pula manusia. Jangan nilai dari luarnya saja. Karena sekilas pandang, bisa menipu mata. Jangan mencari yang sempurna, Nak. Karena yang sempurna itu tidak akan pernah ada. Manusia ini memang sudah ditakdirkan dengan semua kekurangan. Jadi, setiap manusia punya kekurangannya masing-masing."

"Aku tahu itu, Ma. Sangat tau. Tapi setidaknya, jangan yang seperti dia. Aku ingin manusia yang normal. Yang-- "

"Sha. Jodoh dari Tuhan, kamu tidak bisa memilih, bukan? Mungkin dengan jodoh ini, kamu bisa hidup bahagia ke depannya. Kita gak tahu, kan?"

"Ini bukan jodoh dari Tuhan, Ma. Ini jodoh dari orang tua. Dan kita juga gak tahu kalau kedepannya, aku mungkin hidup semakin menderita. Karena orang yang akan kalian jodohkan dengan ku bukan manusia normal. Melainkan, manusia jadi-jadian."

"Astagfirullah, Sha. Ngomong apa kamu, ha? Manusia jadi-jadian apa? Jangan bicara sembarangan." Suara Indah terdengar cukup tinggi sekarang. Ucapan anaknya membuat wajahnya langsung berubah.

"Jaga bicaramu, Ashanti. Jangan karena mulut, badan binasa. Kamu gak akan tahu apa yang terjadi dengannya. Duka apa yang ia punya, kenapa dia bisa seperti itu. Kamu gak tahu. Jangan ngomongin orang sesuka hati. Belajarlah menghargai orang apapun bentuk dan kekurangan yang orang itu miliki. Karena yang terlihat baik dipermukaan, belum tentu baik juga di dalamnya. Ingat itu kamu!"

Air mata Asha jatuh dengan sangat deras. Ucapan sang mama memang tidak salah. Semuanya benar. Sangat benar malahan. Tapi hatinya terasa sangat perih karena ucapan tersebut.

Guling yang ia peluk sebelumnya, kini semakin dia peluk dengan erat. "Tapi aku gak suka dia, Ma. Aku gak suka."

"Kenapa kamu gak suka dia? Karena dia gemulai? Karena dia kemayu? Dia bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk menggambarkannya. Karena itu kamu gak suka dia?"

1
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
Kok kasian sama irza ya
Hari Dunddung
Aku yakin ujung² nya Sha akan bucin sama Irza🥰🥰
vania larasati
lanjut kak
Kar Genjreng
selamat ya Irza dan Ashanty semoga menjadi pasangan shikinah mawadah warahmah hingga menua bersama banyak anak memperbaiki keturunan agar tidak seperti orang tuanya ,,hanya anak satu satu Nya,,,👍👍lope lope sekebon bunga' 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kar Genjreng
Asha jg ga meragukan suaminya jangan kaget nanti kena serangan beronde ronde hingga serangan fajar ha 🤣 kapok Lo nanti jalan nya kaya bebek geol geol karena abis di serang benda tumpul super jimbo jagung bakar Afrika,,besarrrrr,,!!!!!!!! pokonya Marem lah merem melek nanti malam,,,siap siap 😂😂
Kar Genjreng
emang mulut orang ga bisa di prediksi kasian kenapa wong pria beneran ko bukan bengkok cuma polahnya saja,,, tetapi biarlah bagaikan anjing menggonggong kafilah berlalu,,, gitu hidup hidup mereka dan tidak menyakiti orang orang itu terlebih lagi mereka bahagia,,,bagi Asha mungkin belum karena belum terbukti semua desas desusnya nanti hanya Asha yang akan merasakan rasanya ga beda dengan yang merasa jantan justru Irza lebih dari itu,,✌️
partini
sehhh apa suami mu alien welehhh😂
visualnya pas jadi manten itu kaya pemuda jepang jaman now yg jadi temennya Ani" kesepian
Thor pernah lihat dokumentasi ga Thor cowok jepang jaman now
Kar Genjreng
sikat cepat dan lugas wis ga pakai ini ono tinggal rebesss berea beres dan tanggung josss 😇ga usah ikut mikirin malah tambah pusing apa lagi seandainya ikutan keluar fulus tambah pusing tujuh turunan dan tujuh puluh tanjakan gunung kale ye 🤣 orang mau nikah dua minggu sudah menunggu sepuluh tahun ga kebayang kan seandainya Gatot Irza bisa melajang seumur hidup,,✌️👍
Rani: ha ha ha🤣🤣🤣
ah, ya sudahlah. eh tapi tenang, othormu gak jahat2 amat kok. percaya deh.
total 1 replies
partini
dua Minggu yah udah sah jadi suami istri nanti kalau udah MP mungkin cara pandang udah beda 🤭🤭🤭
ga gemulai lagi
Rani: Ho ho ho😂😂😂😂
nunggunya harus sabar. soalnya, masih sepuluhan bab lagi. Kisaran di bab 30 an deh.
total 3 replies
Kar Genjreng
tidak pernah melawan sekali nya balas juga suaranya keren,,, biarlah orang mau bilang apa ya Za biarlah siapa tau nanti ada terkena tuai nya sendiri sudah berani menghina mentah mentah,,, hidup hidup gw orang mau bilang apa sebodo Amir ya Irza,,
Rani: Iya-iya, benar juga. ah tapi gak semudah itu. aish ya sudahlah😅
total 1 replies
Kar Genjreng
mulut mulutnya pada jahat seandainya ada di antara Mereka keluarga nya ada yang gemulai bahkan suka sesama jenis bagaimana,,,bisa pada mencela padahal belum tentu dirinya sendiri sempurna,,, karena mereka hanya bermulut besar tong kosong bunyinya nyaring,, makanya cepat buktikan nikah ga lama Asha hamil kembar' sekalian biar yang menghina pada melongo,, Salam waras,
Rani: Eh ... tau aja kamu apa yang aku pikirkan yah.
total 1 replies
Kar Genjreng
Dimas memang si mungkin banyak laki laki yang mengidolakan tetapi kan kalian semua tidak tau kronologi nya mengapa Asha di jodohkan,,,ga perlu tau kalian lah rahasia keluarga,,, Irza gemulai tetapi senjata ga lebih buruk dari kalian buktikan saja nanti ya,,,Asha cantik Irza ganteng kinclong Anak Anak nya nanti pasti ganteng dan cantik bibirnya unggul gemulai bukan ngondek lah 😂😂
Rani: 😂😂😂😂
ah sudah. tolong, main senjata lagi. ini otor mu nih yang bisa guling2 kalo gini ceritanya. kelen pada bahas senjata mulu dah. ampun .....
total 1 replies
Kar Genjreng
tapi benar Irza sudah berjanji mau membahagiakan Arshanty dan gemulai bukan dari lahir kan sudah di jelaskan,, jadi aman masalah didikan orang tua baik memang tidak sombong siap ya di lamar dan di nikahin jangan lama-lama pokonya
Rani: hohoho .... uhuk! Aku batuk eh.
total 1 replies
partini
kesabaran kamu tuh harus luas seluas samudra Hindia Atlantik dan seluruh planet lah sha bersuamikan irza si raja gemulai 😂😂🤭
Rani: kah kah kah ha ha ha.
🤣🤣🤣🤣
gak segalaksi sekalian kah?
total 2 replies
Kar Genjreng
terpenting sudah mau ya di jodohkan dengan Irza,,,tapi asha sejelek apapun laki laki lebih jauh langkah nya ketimbang kita wanita jadi jangan merendah fisik irza karena bila nanti memang jodohmu kamulah yang akan ketakutan suaminya di gaet wanita lain,,
Rani: uwuuuuu .... Jadi mikir, Irza tahan godaan gak ya? 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!