Menceritakan seorang gadis yang manja dan polos , dia bernama Aurelia putri sering di panggil dengen sebutan Aurel ,dia gadis yang ceria dan baik hati ,namun keceriaan harus hilang dalam sekejap karena sebuah tragedi yang harus merebut kebahagiaan nya , ibu meninggal di depan matanya sendiri karena ulah selingkuhan papa nya
"Papa jahat Aurel benci sama Papa hiks ,"ujar Aurel begitu terisak melihat ibu nya yang sudah tergeletak tidak bernyawa
Gimana kah kelanjutan ceritanya akankah Aurel kembali menemukan kehagian atau atau sebaliknya
Baca kelanjutannya di novel yang berjudul gadis yang manja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfazilah Cell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30 . Juara Satu
Di keesokan harinya Aurel begitu bahagia karena ini hari pengumuman hasil olimpiade matematika nya ,iya pun kini sudah rapi dengan setelah sekolah nya dan kini iya sedang melakukan sarapan pagi bersama dengan Hana
"Sayang semoga saja kamu menang hari ini nya ,"ujar Hana
"Iya Ma semoga saja ,tapi Aurel juga gak yakin bisa menang Ma ,"jawab Aurel
"Kalah menang itu biasa ,yang penting kita harus tetap semangat apapun hasil dan tidak boleh patah semangat haya kerena tidak berhasil satu kali kan bisa coba lagi oke ,"ujar Hana
"Iya Ma ,"jawab Aurel sembari tersenyum
"Yaudah kalau gitu Aurel berangkat sekolah dulu nya Ma ,Mama datang nya nanti ,"ujar Aurel
"Iya sayang pasti Mama akan datang ,"jawab Hana
"Hem Mama yang terbaik,"ujar Aurel yang kemudian memeluk Hana
"Anak Mama juga yang terbaik pintar gemesin lagi ,"ujar Hana
"Hahaha Mama bisa aja ,"ujar Aurel sembari tertawa
"Yaudah Aurel pergi dulu bay bay Ma sampai ketemu nanti ,"ujar Aurel yang kemudian masuk kedalam mobil
Setelah kepergian Aurel,Hana pun mendapat panggilan masuk dari Arzan
(Ada apa Arzan )
(Mama apakah Aurel sudah pergi sekolah)
(Sudah baru saja berangkat emang ada apa )
(Arzan dalan perjalanan pulang Ma )
(Kenapa awal banget katanya kamu seminggu di Swiss sayang )
(Pekerjaan Arzan sudah selesai ,Vio juga sudah balik jadi ada yang mengurus sisa nya )
(Lagian gak mungkin Arzan gak datang sebagai perwakilan istri kecil Arzan Ma )
(Iya iya deh , yaudah kamu cepat sampai nya nanti jam sepuluh kita ke sekolah)
(Iya Ma ini bentar lagi sampai kok )
(Hmm )
Panggilan pun berakhir
"Tuan apa benar tuan tidak mau memberi tahu pada Non Aurel bahwa tuan sudah pulang ,?Taya Kevin
"Gak usah Kevin biar ini juga menjadi sebuah kejutan,"ujar Arzan
"Oh baiklah tuan ,"jawab Kevin
dua jam perjalanan Arzan pun sampai di mansion dengan selamat Tampa ada kendala apapun
"Arzan kamu sudah pulang ,"ujar Hana yang keluar dari dalam mansion dengan keadaan yang sudah rapi menang ini sudah waktunya iya untuk berangkat ke sekolah Aurel
"Udah Ma ,Mama mau pergi sekarang,?Taya Arzan
"Iya memang nya kapan lagi ,"ujar Hana
"Yasudah ayok Ma ,"ujar Arzan
"Apa kamu tidak lelah habis pulang ,?Taya Hana
"Tidak Ma , lagian ini juga buat Aurel rasa lelah Arzan hilang ,"jawab Arzan yang masuk kedalam mobil bersama dengan Kevin sebagai supir dan Hana
Mobil pun berjalan keluar dari perkembangan mansion dan mulai melintasi jalan raya yang sedikit sunyi
pesan masuk dari handphone Hana
Aurel
(Mama dimana udah datang ini acara nya sudah di mulai )
Mama
(Udah di mulai acara nya ,maaf nya sayang Mama telat datang nya ini baru di jalan )
Aurel
(Gak Papa kok Ma )
Mama
(Yaudah kamu tunggu Mama nya di sana bentar lagi sampai)
Aurel
(Iya Ma )
Pesan pun berakhir,
"Ini gara gara kamu Mama jadi terlambat datang nya kan ,kasian banget menantu tu pasti tidak ada yang dampingi,"ujar Hana yang menatap Arzan kesal
"Iya maaf Ma ,"jawab Arzan yang juga merasa bersalah udah iya tidak mengasih tahu bahwa iya pulang ini malah terlambat
Di sisi lain tepat di acara sekolah pengumuman sudah di langsung siapa saja yang menang ikut lomba olimpiade matematika nya ,di umumkan mulai dari juara ke tiga
"baik lah buat semua yang sudah datang ke acara pengumuman hasil olimpiade matematika siswa dan siswi di sekolah ini ,baiklah jangan menunggu lama lama lagi kita mulai saja dari ujar ketiga dulu
"Untuk juara ketiga kita panggil Oval dari kelas dua ,mari baut oval dan dampingan nya baut datang ke atas pentas
"Anjir yang benar aja Geu bisa dapat juara tiga ,"ujar Oval yang terkejut nama nya di panggil
"Selamat nya Oval gue senang banget,"ujar Shasa
"Iya makasih nya ,Geu ke sana dulu nya ,"ujar Oval yang kemudian bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pentas berserta dengan Mama dan Papa nya yang ikut naik keatas pentas dan berdiri di samping nya
"Sudah untuk juara ke dua kita panggil kan Viola kelas dua,mari naik ke atas pentas beserta dengan dampingan nya
"Selamat nya sayang kamu juara dua ,"ujar Liora
"Iya makasih nya ,"ujar Viola sembari tersenyum
"Yaudah ayok kesana,"ujar Hendro yang bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pentas beserta dengan Liora dan viola
"Papa ,"ujar Aurel dengan mata yang berkaca-kaca melihat Papa yang begitu iya sayang malah mendampingi putri lain nya
"Sabar nya Aurel gak usah di pedulikan,"ujar Shasa yang mengelus rambut Aurel
"Iya gak Papa kok sha ,"ujar Aurel yang buru buru menghapus air mata nya
"Baik lah saya umumkan untuk pemenang juara satu jatuh kepada Aurellia putri kelas dua ,mari buat Aurel dan dampingan nya menuju ke atas pentas
"Aurel selamat nya akhirnya apa yang Lo mau tercapai juga ,"ujar Shasa yang memeluk sahabatnya
"Iya tapi ,"ujar Aurel yang terpotong karena panggilan dari panitia
"Aurel naik keatas pentas
Aurel pun berdiri dari duduknya dan berjalan iya ragu karena tidak ada dampingan yang ikut bersama nya ,iya pun berjalan pelan sembari menatap Papa nya yang mengacu kan pandangan nya iya pun jalan sembari menunduk
"Aurel apa kamu tidak ada dampingan,?Taya salah seorang guru
"Saya dampingan nya ,"ujar Hana yang baru saja tiba di depan pentas bersama dengan Arzan dan juga Kevin dengan gaya yang formal dan juga elegan
"Mama ,"ujar Aurel yang berjalan dan kemudian memeluk Hana
"Jangan sudah sayang , maafin Mama nya datang nya terlambat,"ujar Hana sembari mengelus rambut Aurel
"Iya Ma , Aurel pikir Mama tidak datang ,"ujar Aurel sembari melepaskan pelukannya
"Mana mungkin Mama tidak datang ,ini Kan acara putri Mama yang paling pintar,"ujar Hana sembari tersenyum
"Makasih nya Ma ,"ujar Aurel yang kemudian beralih menatap Arzan
"Kakak ,"ujar Aurel yang memayukan bibir kebawah
"selamat nya gadis kecil ku ,kamu sudah berhasil,"ujar Arzan yang mengacak rambut Aurel pelan
"Yasudah ayok kita naik ,"ujar Hana yang di anguki oleh Aurel
Mereka ber tiga pun naik ke atas pentas dengan rasa yang bahagia
"Yasudah mari kita mulai sesi pembagian hadiah nya karena para juara nya sudah lengkap
"Pertama buat Aurel selamat atas juara satu nya kamu hebat ,ujar kepala sekolah yang kemudian memakai kan Bendali kemudian sertifikat dan juga piara begitu pun juga dengan juara dua dan tiga namun ukuran nya lebih kecil lagi
"Baik nya semua acara nya sudah selesai harap buat siswa dan siswi tetap berada di dalam area sekolah karena jam pelajaran terakhir akan di mulai satu jam lagi
Bersambung .
Thank you 😘 yang sudah baca bab baru ku 💚 💚