NovelToon NovelToon
EX'S Secret Child

EX'S Secret Child

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:15.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lautan Biru

Arabella harus menelan kekecewaan dan pahitnya kenyataan saat dirinya mengetahui jika pria yang selama dua tahun ini menjadi kekasihnya akan bertunangan dan menikah dengan wanita yang sudah dijodohkan dengan pria itu.


Arabella pikir dirinyalah wanita satu-satunya yang dicintai pria itu, tapi ternyata dirinya hanyalah sebagai pelampiasan selama wanita yang dijodohkan berada di luar negeri.


"Bagaimana jika aku hamil? apa kau memilih ku dan membatalkan perjodohan mu?"


"Aku tidak mungkin mengecewakan kelaurga ku Ara."

Jawaban Maher cukup membuat hati Arabella seperti ditikam benda tajam tak kasat mata. Sakit, terlalu sakit sampai dirinya lupa bagaimana melupakan rasa sakit itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lautan Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertahan demi orang yang berarti

Maher yang melihat wajah binar Arabella saat model memamerkan hasil rancangannya ikut tersenyum, senyum yang lama tidak Maher perlihatkan di depan umum, apalagi dengan orang-orang. Karena lima tahun dirinya berada di titik penyesalan yang begitu dalam, belum lagi Maher harus mengalami koma beberapa bulan hanya karena keterpurukan dalam penyesalan yang begitu mendalam.

Melihat Arabella beranjak dari duduknya Maher mengikuti Arabella yang ternyata menuju toilet, pria yang memiliki pesona dan berwibawa, kini harus menjadi penguntit seorang wanita didalam toilet.

Jantung Maher berdebar kencang, dirinya benar-benar bersalah dengan apa yang menimpa Arabella semua itu memang salahnya.

Tapi demi rasa yang dia miliki selama lima tahun ini membuat Maher mengesampingkan semua, dirinya hanya ingin menebus kesalahan yang dia perbuat dan meminta maaf.

Bersandar di dinding Maher memejamkan matanya, bayangan Arabella menangis saat terakhir dirinya bertemu membuatnya begitu merasakan sakit yang luar biasa menyesakkan dada.

Saat mendengar derap kaki berhenti, Maher membuka matanya dan menoleh ke samping, dimana wanita yang dia tunggu-tunggu keluar juga.

"Ara," Suara Maher tercekat di tenggorokan hanya bibirnya yang berbicara tanpa bisa mengeluarkan suara.

Maher memindai wajah dan juga penampilan Arabella yang berdiri mematung di depannya, semakin cantik dan dewasa, wajah keibuannya membuat hati Maher kembali nyeri, Arabella sekarang semakin cantik.

Sedangkan Arabella berdiri mematung dengan tubuh kaku, tatapan matanya begitu nanar dengan rasa kecewa yang masih terasa.

Tidak ingin terjebak lama, Arabella sesegera mungkin menguasai kesadarannya dan berlalu pergi, tapi saat melewati Maher tangannya langsung dicekal pria itu.

Tatapan tajam langsung Arabella layangkan pada Maher yang menatapnya sendu, wajah pria itu tidak banyak berubah, malah semakin terlihat tampan dan matang.

"Lepas!"

Bukan wanita yang penurut seperti dulu, Arabella menepis kuat tangan Maher hingga membuat cekalan di tanganya lepas.

"Ara, kau-"

"Sayang kau sudah ditunggu?"

Suara bariton seseorang membuat Maher langsung menoleh, tatapan sendu Maher berubah menjadi tatapan tidak suka melihat pria yang sejak tadi membuatnya terbakar api cemburu tiba-tiba datang.

Arabella yang melihat Samuel mendekat segera meraih legan pria itu.

"Aku tidak apa-apa, ayo kita kesana," Ucapanya sambil mengusap lengan Samuel dengan sengaja.

Melihat itu tentu saja semakin membuat Maher terbakar hatinya, tangannya mengepal kuat dengan mata tajamnya yang seakan bisa mencabik-cabik mangsanya.

Samuel pun hanya bisa mengangguk, dia memang belum tahu siapa pria yang bersama adiknya, dan mereka pun pergi meninggalkan Maher yang dikuasai amarah.

Bugh

Maher meninju kuat dinding di belakangnya dengan kuat membuat buku-buku tangannya lecet.

Arrghh

Bugh

Bugh

*

*

Arabella tidak bisa menahan air matanya saat namanya menjadi salah satu dari ketiga peserta yang memiliki rancangan paling bagus, wanita itu menangis haru tidak menyangka akan sampai di titik ini.

"Terima kasih untuk semua yang sudah memberikan saya kesempatan untuk berada diantara orang-orang hebat," Arabella mengusap air matanya dengan kekehan, "Saya sangat terharu dan begitu tidak menyangka bisa sampai disini, saya ucapkan beribu-ribu terima kasih untuk keluarga saya yang sudah mensupport saya untuk datang kesini, terima kasih untuk orang yang selalu membuat saya semangat untuk mencapai tujuan saya, karena hanya dialah penyemangat hidup saya hingga saya bertahan sampai detik ini." Arabella kembali mengusap air matanya, tatapan matanya mengarah pada Samuel yang tersenyum pandang, orang-orang yang melihat hanya bisa menyimpulkan jika pria yang tersenyum itu adalah pasangan hidupnya.

Samuel mengerti dengan apa yang adiknya katakan Ucapan Arabella ditunjukan untuk putrinya yang begitu berarti dalam hidupnya, menjalani hidup seorang diri dengan keadaan hamil tidaklah mudah, mempertaruhkan nyawa demi bayi yang dia kandung, sungguh Samuel tidak akan membiarkan adiknya kembali menderita menjalani hidup. Samuel mengusap sudut matanya yang basah melihat Arabella menerima buket bunga dan foto bersama dengan para finalis yang lain. Mungkin jika ada kedua orangtuanya mereka juga akan menangis haru melihat bagaimana putri mereka bisa meraih kesuksesan di masa depan.

Disisi lain hati Maher benar-benar merasakan hatinya hancur, penampilannya yang sudah kacau menatap nanar penuh penyesalan pada seorang wanita yang sedang menangis di atas sana. Ucapan Arabella mampu membuat Maher kehilangan pertahanan yang membuatnya terlihat kuat, dan kini pria itu menitikkan air mata melihat bagaimana Arabella menyampaikan sedikit kehidupannya.

*

*

Sakit hati dedek bang 🤧

1
Ria Lita
semangat Ara kamu pasti bisa 💪💪
Ria Lita
sabaaar ara
Surati
bagus ceritanya 👍
Ima Kristina
Maher sudah kayak penjahat saja buat gadis kecilnya
Ima Kristina
Akhirnya jodoh Samuel otw datang
Ima Kristina
Selalu Maher yang disalahkan apes banget 🤭
Ima Kristina
Wah Mahira ngajarin gak bener ini Amira kan masih kecil
Ima Kristina
Tahan dulu dong nanti kebablasan lagi
Ima Kristina
Sudahlah turuti saja nanti kalau Ara hamil dia keteteran juga milih tinggal di rumah
Ima Kristina
hahaha Maher malu gak tuh kepergok gadis kecilnya
Ima Kristina
Gilaaaa....hadiah sebuah perusahaan....hanya ada di dunia novel
Ima Kristina
Maher melamar Ara di depan anak dan calon mertua ....co cweet banget sich
Ima Kristina
Memang kalau kita melakukan suatu kesalahan akan susah buat orang lain percaya kalau kita berubah
Ima Kristina
Bener apa kata mama disya anak adalah cerminan orangtuanya 🤭
Ima Kristina
Sepertinya Ara sudah gak ada alasan lagi menolak lamaran Maher
Ima Kristina
Jangan egois Ara demi anak lakukan yang terbaik kamu juga masih cinta lagian kamu hamil juga kesalahanmu
Ima Kristina
Maher hobby banget sakit
Ima Kristina
Aku jadi jengkel sama Ara yang sok jual mahal...kalau diperkosa bisa maklum lah wong suka sama suka .,.
Ima Kristina
Ara kan juga salah harusnya kasih Maher kesempatan berdua sama sama memperbaiki diri
Ima Kristina
Coba Ara tahu apa yang Maher selama terpuruk pasti dia mau memberikan kesempatan pada Maher
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!