NovelToon NovelToon
Godaan Mantan

Godaan Mantan

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / CEO / Romansa / Duda / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sept

Menikah terlalu muda, dengan emosi yang belum stabil, Niken dan Raja akhirnya malah bercerai. Keduanya menikah saat kuliah, dan belum lulus sudah berpisah.
Waktu kemudian mempertemukan keduanya, di tempat dan situasi yang sangat jauh berbeda. Keduanya bekerja di satu perusahaan yang sama. Bagaimana kisah dan aksi kocak Raja dan Niken menyembunyikan fakta pada rekan kerja mereka, bahwa mereka pernah menikah? Saksikan keseruan kisah romantis komedi mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sang Junior

Godaan Mantan, Bagian 26

Oleh Sept

Malam ini seperti ada sakura yang bermekaran di hati Niken. Janda cantik dan masih muda itu pun seolah jatuh cinta lagi. Lupa yang pahit-pahit, di matanya saat ini cuma ada manisnya gula-gula cinta yang membuatnya tersenyum sumringah.

Sedangkan Raja, laki-laki itu sudah bergegas pergi meninggalkan kediaman Niken. Kalau lama-lama dekat Niken, Raja jadi takut. Dia takut kalau sampai kebablasan. Apalagi mereka pernah nikah, jadi Raja pasti ingat betul bentuk luar dalam mantan istrinya itu. Tidak mau aneh-aneh, Raja akhirnya pergi sekedar untuk menenangkan diri dan pikiran.

***

Hari demi hari berganti, minggu berganti bulan. Niken dan Raja masih pendalaman lagi, mereka menghabiskan waktu bersama dengan ngemall, kencan, nonton film dan sekedar makan bareng.

Kini genap sebulan mereka jalan bareng lagi. Dan Raja sengaja merayakan sebulan anniversary di sebuah restauran mahal. Malam ini mereka makan malam romantis, ditemani cahaya lilin, sudah mirip adegan romantis di film-film.

"Kamu cantik!" puji Raja saat melihat Niken pakai dress merah.

"Makasih," ucap Niken sambil tersenyum dan kemudian minum. Tidak lupa menutup bagian belahan yang agak terlihat.

"Kami pakai busa ya? Perasaan ukurannya tidak segitu," celetuk Raja yang juga minum sambil melirik tangan Niken yang mencoba menutupi sesuatu.

"Jangan mulai, Raja! Ukurannya memang segini! Kapan aku pernah pakai busa!" gerutu Niken kemudian.

Raja terkekeh.

"Kamu kan pernah pakai, pas kita makan malam dulu. Yang buat ngerayain ulang bulan pernikahan ke dua."

Niken mencebik, tapi kemudian tersenyum. Setidaknya Raja masih ingat momentum penting mereka dulu.

"Cuma sekali! Itu doang," kata Niken. Lalu mengambil sushi pakai sumpit.

Keduanya menikmati makan sambil berbicara dari hati ke hati. Mulai mencair, dan mulai bisa kontrol diri. Keduanya sudah tidak bicara pakai otot, paling juga kalau ada yang ngegas, salah satu pasti akan ngalah.

"Dandan berapa lama tadi di salon?" tanya Raja sambil memainkan tangan Niken, tapi matanya tertuju pada paras cantik Niken yang membuatnya terpesona.

"Kenapa? Terlalu menor ya?"

Raja menggeleng.

"Gak ... cantik kok. Aku suka lihat kamu dandan full ke gini. Pakai make up, pakai gaun cantik, pakai sepatu hak tinggi, setidaknya aku merasa kamu ingin terlihat perfect di mataku."

"Ish ... PD sekali. Aku kalau mau ada acara penting juga pasti dandan begini, bukan karena sama kamu saja."

Raja hanya tersenyum tipis. "Pakai busa juga tidak?"

"Ih! Aku gak pakai Raja."

"Masak? Kok kelihatan naik dan besar begitu?"

Niken langsung melotot dan menarik tangannya dengan kasar.

"Dasar mesyumm!"

Pria itu langsung terkekeh.

"Pikiranku suka kacau kalau deket kamu, Niken," Raja mengakuinya. Kalau dekat Niken, dia suka nakal. Suka bertraveling tanpa diperintah.

Niken mendongak, dia tidak marah. Ia hargai kejujuran mantan suaminya itu.

"Memangnya apa yang kamu pikirkan?" pancing Niken, tidak lupa dia melepaskan sepatu hak tinggi yang ia kenakan. Kemudian jari kakinya merambat naik ke kaki Raja yang ada di bawah meja.

"Tidak, lebih baik tidak dibahas. Kau pasti malu dan marah," jawab Raja sambil tersenyum aneh dan mencurigakan.

"Katakan saja ... jujur saja!"

Raja kemudian melirik bawah meja, pria itu kemudian menarik kursi sampai dekat Niken. Lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Niken dan berbisik.

Seketika wajah Niken langsung hangat. Dan Raja tersenyum puas. Sejak saat itu, Niken langsung salting. Dia yang tadi memancing Raja, saat hampir dapat umpannya malah langsung ditarik kembali.

Melihat Niken yang malu begitu, Raja semakin senang. Hal seperti inilah yang dia sukai, melihat Niken malu-malu harimau. Kelihatan lugu dan polos, aslinya mereka sama. Sama-sama merindukan malam romantis yang selalu terkenang dan membuat gerah.

***

Usai makan, Raja tidak langsung mengantar Niken. Laki-laki itu membawa Niken ke sebuah tempat. Sebuah tempat di mana pertama kali mereka bertemu.

"Kamu ingat? Kita pertama kali bertemu di sini," kata Raja.

Mereka duduk di mobil, di sebuah taman dekat kampus di sebelah toko buku.

"Hemm ... kamu masih ingat rupanya."

"Ingat lah. Aku ingat semuanya, Niken."

Niken kemudian menyandarkan kepalanya di bahu Raja. Besar dan nyaman, Raja benar-benar sudah banyak berubah. Dulu agak kurus sekarang sangat ideal dan proposional. Cocok untuk bintang iklan suplemen minuman pria.

"Mau ke luar? Cari udara segar."

Niken menggeleng, sudah terlanjur nyaman nempel bagai cicak di dinding. Bahu Raja memang senyaman itu.

Sambil nyandar, Niken iseng bertanya.

"Ja ... pas kita pisah ... kamu sudah deket sama wanita berapa saja?"

"Kenapa? Kok jadi bahas orang lain?"

"Cuma pengen tahu. Pasti banyak banget ... ya kan?"

"Cuma satu!" jawab Raja cepat.

"Pasti temen kuliah kamu yang ada di luar negeri!" tebak Niken masih sambil nyender. Meskipun wajahnya sudah bete. Sebagai perempuan, memang tercipta sangat rumit. Dia yang membahas, dia yang sakit hati.

"Bukan, cuma karyawan di kantor," balas Raja. Bibirnya tersenyum, sengaja membuat Niken cemburu.

"Cantik?"

"Ya jelas, namanya juga perempuan."

Niken langsung beringsut, dia pun menatap jendela.

"Dia cantik ... cantik banget, apalagi kalau pakai dres merah ... sangat meresahkan. Membuat junior bangun terus," gumam Raja yang seketika membuat Niken menelan ludah.

Raja kemudian meraih lengan Niken agar menghadap padanya, kemudian menurunkan wajahnya sendiri. Pelan tapi pasti, raja menyesap bibir yang cemberut tersebut.

Niken mulai larut, terbawa perasaan dan terbawa suasana yang syahdu di dalam mobil. Keduanya saling membuai, menyesap dan menggigit, dan tangan Raja mulai aktif.

Keduanya begitu asyik saling menyesap, sampai tak sadar disorot lampu senter dari depan oleh security penjaga taman dekat kampus.

Kaget sekaligus gugup, Niken langsung merapikan lengan gaunnya yang dipelorot Raja.

"Tenang ... kamu tenang Niken," gumam Raja yang sama gugupnya. Bukan karena takut ketahuan, tapi karena detak jantungnya yang memburu cepat. Ditambah junior yang tidak mau diajak kompromi, tengang terus tidak tahu tempat.

"Kamu sih Raja," desis Niken panik.

Tok tok tok

"Kalian sedang apa di sini?"

Raja langsung membuka kaca mobil.

"Istri saya ngidam, Pak. Mau lihat suasana malam di dekat kampus. Kami dulu kuliah di sini."

Pak satpam manggut-manggut. "Sudah malam, sebaiknya kalian tidak parkir di sini."

"Baik, Pak ... maaf kami akan segera pergi."

Buru-buru Raja menyalakan mesin, dan melajukan mobilnya.

HUUUF ....

Keduanya mengembuskan napas lega.

"Hampir saja," gumam Niken.

Sedangkan Raja, dia fokus mengemudi dan kelihatan resah.

"Raja ... kamu kenapa? Tegang banget."

Niken memperhatikan pria di sebelahnya.

"Gak apa-apa," Raja berbohong. Padahal kepala atas dan bawah sudah nyut-nyutan.

"Ken ..."

"Ya."

"Ke apartemenku ya?"

Niken menatap jam, "Tapi sudah malam."

"Sebentar saja."

"Ngapain?"

"Ada yang harus aku urus," jawab Raja.

"Urusan kantor?"

"Bukan ... urus ini!" jawab Raja sambil melihat ke bawah.

***

Bahaya!

1
O Neil
mampir kesini..laahh..lom apa apa udah ngakak aku 🤣🤣
Sept September: hehehhe
total 1 replies
ione
/Facepalm/
Nurjana Bakir
bangus ceritanya tdk terlalu panjang,jadinya tdk membosankan d baca
Zubaidah Harahap
kalau jodoh tidak kemana, karena Allah yg atur
Qaisaa Nazarudin
ASTAGA Raja,Akibat udah lama menduda ni mah,Gas full,kejar target ya Ja..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Lebay banget Niken,udah kayak abegeh aja.. padahal udah tua juga..
Qaisaa Nazarudin
Hak sadar banget,Raja patah hati dulu itu juga karena Kamu lho..
Qaisaa Nazarudin
Kalo udah JODOH, SELAMA apapun,SEJAUH apapun,Tetap akan Bersatu kembali
..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata dari dulu, sekarang dan selamanya,Hanya Niken yg ada di hati Raja,Terus kenapa mereka berpisah dulu ya,apa penyebab nya?
As Lamiah
bisa aja si raja ngerayu Niken dengan Buyung🤭🤣
Sri Utami
Luar biasa
justFlio
pak pir..jgn lupa bayar tiket nontonnya..tiker premier pak VVIP
Annisa Utami
emang bisa diupgrade.. 😂😂
Ellis Singerita
👍👍👍👍
Alivaaaa
kereen Thor ceritamu menghibur 🥰🥰
Alivaaaa
ampyuuun deh Raja 🤣🤣🤣🤣🤣
Alivaaaa
astoge 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Alivaaaa
dasar Raja gombal dan mesyum 🤭🤣🤣🤣🤣
Alivaaaa
Alhamdulillah 🥰
Alivaaaa
Raja kereen langsung sat set 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!