NovelToon NovelToon
Dipersunting Tuan Barun

Dipersunting Tuan Barun

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta Seiring Waktu / Obsesi / Tamat
Popularitas:132.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: StrawCakes

Nasib sial menimpa seorang gadis bernama Sabhira Irani. Ia tidak bisa menghentikan vespa yang dikendarainya karena rem blong. Tepat dipersimpangan jalan, gadis itu menabrak mobil mewah milik Barun Praya, seorang pengusaha tekstil.

Disaat bersamaan, Barun yang tengah kacau karena saham perusahaannya turun akibat rumor yang beredar kalau dia seorang 'homo'. Tanpa berpikir panjang memberikan tawaran yang tidak masuk diakal kepada Sabhira.

"Menikah denganku atau mengganti rugi kerusakan mobil sebesar satu milyar?" tawar Barun sengaja.

"Tidak! kedua pilihan itu tidak ada yang menguntungkan ku!" tolak Sabhira dengan tegas.

"Baik, kalau begitu. Ikut denganku ke kantor polisi!" sahut Barun lagi.

"Oke, aku memilih menikah dengan mu saja kalau begitu." Sabhira akhirnya mengalah, karena ia tidak punya uang sebanyak itu.

Akankah dari pernikahan itu tumbuh sebuah cinta atau hanya status belaka?

ikuti ceritanya yuk 😊 selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon StrawCakes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SIUMAN

Beberapa jam kemudian, Sabhira sudah mampu membuka matanya. Gadis itu melihat ke sekeliling kamar, tidak ada siapapun di sana. Rasa takut pun mendadak menghampirinya.

Namun pintu ruangan yang tiba-tiba terbuka membuat Sabhira menutupi wajahnya dengan selimut. Ia merasa deg deg kan.

"Sedang apa kau dibalik selimut itu?" tanya Barun yang suaranya dapat dikenali oleh Sabhira. Perlahan selimutnya pun dibuka.

"Aku hanya takut ditinggal sendirian," keluh Sabhira dengan raut wajahnya yang sengaja dibuat sedih.

"Sudah jangan terlalu dipikirkan. Yang terpenting sekarang kau sudah selamat," ujar Barun mencoba menenangkan istrinya.

"Tapi, darimana kau tahu aku ada di sana semalam?" tanya Sabhira yang mulai penasaran.

"Aku tidak sengaja mengikuti Erzal keluar dari mansion. Eh tidak tahunya dia pergi ke tempat itu. Perasaanku pada Erzal selalu tidak baik, tapi semalam seakan membuktikan kalau dialah dalang dibalik semuanya," papar Barun yang sebenarnya masih belum terlalu yakin. Karena bukti yang ada di tangannya belum kuat untuk memenjarakan Erzal.

"Bagaimana kau bisa menyimpulkan kalau Erzal itu dalangnya?"

Tiba-tiba nenek masuk ke dalam ruangan. Sebelumnya wanita berusia senja iyu memang sudah diberitahu oleh Barun melalui telepon. Makanya setelah sarapan, ia segera pergi ke rumah sakit.

"Nenek," ucap Barun dan Sabhira bersamaan.

"Sabhira katakan padaku dengan jujur. Siapa yang menculikmu?" tegas nenek dengan sorot matanya yang tajam.

"Aku belum melihat siapa orangnya, karena ketika aku sampai di tempat itu mataku tertutup, Nek. Dan ... " Bagian pernapasan Sabhira tiba-tiba sesak. "Aku mendengar beberapa orang pria mengelilingiku dan mereka sampai ... " Gadis itu sungguh tidak kuasa menahan tangisnya. Mengingat kejadian itu sangat membuatnya menjadi seorang wanita yang begitu menjijikan. "Mereka menodaiku."

Prang!

Seperti layaknya kaca yang terjatuh dari tempat yang paling tinggi. Hancur rasanya perasaan gadis itu, terlebih suaminya. Rasa bersalah terus berkecamuk di hati Barun.

"Saranku cepat lapor ke pihak yang berwajib. Kalau sampai tiga hari belum ada perkembangan, kau bantu mereka untuk mencari siapa pelakunya. Aku rasa dalang penculikan Sabhira cukup cerdik," ujar nenek dengan pemikirannya.

"Iya Nek, akan ku lakukan apapun demi istriku," ucap Barun yang terdengar sangat yakin.

Seketika Sabhira menoleh ke arah sang suami. Hatinya terenyuh dan juga terharu. "Apa kau yakin yang dikatakan olehmu barusan, Tuan?" tanyanya, seakan terasa mimpi jika Barun berkata demikian.

"Ya, tentu. Anggap saja ini permintaan maafku yang tidak becus menjagamu dengan baik. Apalagi kalau sampai istriku ini mencuri uang di dompetku untuk yang ketiga kalinya," seloroh Barun yang menyentil Sabhira dengan sindirannya.

"Siapa suruh kau pelit? apa kau tidak ingat kalau uang suami itu adalah uang istri juga?" sahut Sabhira yang tetap kembali pada perangainya. Tidak mau kalah dan disalahkan.

"Oke baiklah, kali ini aku mengalah. Tapi lain kali jangan harap," tegas Barun sambil bersilang dada dan tersenyum pongah.

"Nenek ... kenapa cucumu begitu menyebalkan? huhuhu." Sabhira merengek pada sang nenek layaknya anak kecil yang sedang merajuk pada kedua orang tuanya. Sedangkan nenek hanya terkekeh sambil menggelengkan kepala.

"Kalian ini, baru berdua saja selalu ribut seperti kucing dan anjing. Bagaimana nanti kalau punya anak? kira-kira anak kalian akan jadi kucing atau anjingnya?"

Pertanyaan nenek membuat Sabhira dan Barun saling bertukar pandang.

"Bisa memang Nek seperti itu?" tanya Barun yang menyikapi dengan serius pertanyaan neneknya.

"Ih kamu ini. Jadi orang jangan terlalu serius. Aku kan hanya bercanda," timpal nenek yang kemudian terbahak.

"Nenek ini ada-ada saja," gumam Barun yang sesaat kemudian ponselnya berdering. "Sebentar ya, aku mau angkat telepon terlebih dahulu," ucap pria itu seraya berjalan keluar dari ruangan.

"Ya halo?" sapa Barun pada asistennya di sambungan telepon itu.

"Tuan, saya baru dapat berita terbaru mengenai Nyonya Sabhira."

"Berita terbaru? apa itu?" Barun mulai penasaran. Entah kenapa perasaannya tiba-tiba saja merasa tidak enak.

"Ada sebuah situs mengatakan kalau istri Anda menjadi pelayan di sebuah club. Bukan hanya itu, mereka juga memposting ketika istri Anda diikat dan ditutup matanya dengan pakaian yang tidak senonoh."

Sebelah telapak tangan Barun seketika mengepal setelah mendengar berita buruk baginya. "Apa kau sudah mencari tahu siapa yang berani memposting seperti itu?" tegasnya.

"Sudah Tuan. Namun situs tersebut langsung menutup akun setelah saya berhasil menerobos kata kunci untuk masuk ke dalamnya. Saya merasa, kalau orang yang menyebar berita itu adalah orang yang sama pada kasus penculikan Nyonya Sabhira."

"Rupanya kau mau bermain-main denganku. Awas saja kau! kalau sampai apa yang aku duga selama ini benar, aku tidak akan segan untuk menghukum mati dirimu!" ancamnya dalam hati. Barun sangat geram dengan orang yang berada dibalik semua ini. Dari mulai masa lalunya sampai saat ini.

"Bukti visum istri saya akan segera saya kirim ke pihak yang berwajib. Untuk itu untuk sementara waktu, tolong handle semua pekerjaan saya di kantor," titah Barun.

"Baik Tuan."

Sambungan telepon pun diputus oleh Barun.

"Sial! semakin berani kau rupanya. Lihat saja pembalasanku! cukup sudah selama lima tahun ini aku diam. Tapi ternyata kau malah semakin menjadi!" tegas Barun yang sudah sangat geram.

Pria itu masuk kembali ke dalam ruang rawat inap istrinya sambil memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku celana.

"Ada apa?" tanya nenek. Wanita itu terlalu khawatir jika terjadi sesuatu lagi pada cucunya.

"Bukan apa-apa Nek, hanya kerjaan kantor," jawab Barun sekenanya karena tidak ingin nenek terlalu mengkhawatirkannya. "Oh iya, kira-kira Nenek lama tidak di sini? aku ada urusan kantor. Tidak lama kok," tanyanya kemudian.

"Ya sudah sana kalau kau ada urusan, biar aku yang menemani Sabhira disini," jawab nenek, membuat pria itu bisa bernapas lega.

"Oke, kalau begitu aku pergi dulu ya Nek," pamit Barun pada nenek lalu menghampiri Sabhira untuk mencium keningnya. "Aku pergi dulu ya, Sayang."

"Iya hati-hati dijalan."

Setelah Barun pergi, nenek mendekat dan berdiri di samping tempat tidur Sabhira.

"Bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya nenek yang sebenarnya sangat mengkhawatirkan gadis itu.

"Ya seperti yang nenek lihat saat ini ... " jawab Sabhira lalu raut wajahnya seketika menjadi sedih. "Aku rindu Nek, pada ayah dan ibuku," lanjutnya sampai tergugu.

Nenek memeluk Sabhira, layaknya memeluk cucunya sendiri yang sedang dirundung kesedihan. "Menangislah kalau kau ingin menangis. Seorang wanita uang menangis bukan berarti dia cengeng, melainkan hanya tidak tahu cara meluapkan perasaan yang sedang dirasanya saat ini ... aku tahu, tidak akan mudah untukmu supaya bisa bangkit dari trauma yang baru saja kau alami. Tapi yakinlah. Semua yang terjadi di hidupmu sudah digariskan oleh Tuhan. Termasuk pernikahanmu dengan Barun, cucuku," papar nenek sambil mengelus lembut kepala Sabhira yang sedang menangis.

To be continue ...

1
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
TERNYATA TISSA SAMA JAHATNYA DGN ERZAL...
Sulaiman Efendy
NAMPUNG ANAK ERZAL, YG PSTI GEN JAHAT DRI ERZAL BSA NURUN DI ANAK ERZAL. IBARATKN PELIHARA ANAK MACAN..
KOQ ANAK TISSA 2 ORG, APA DIA HAMIL ANAK KEMBAR BENIH SI ERZAL..
Sulaiman Efendy
ITU MMG SALAH NENEK YG ANGKAT ERZAL JDI BAGIAN KLUARGA PRAYA.. PADAHAL TK ADA HUBUNGN DARAH PRAYA SDKITPUN
Sulaiman Efendy
HRSNYA BARUN YG EKSEKUSI SI ERZAL IBLIS, MSKI TDK BSA KMBALIKAN KDUA ORTUNYA HIDUP KMBALI, STIDAKNYA SI BARUN TLH KMBALIKN HARGA DIRINYA & KLUARGA, INI SMUA KRN SALAH NENEK, KRN ANGKAT ANAK YG TK JELAS ASAL USULNYA..
Sulaiman Efendy
NAHH, BNARKN, SI ERZAL IBLIS DALANG PMBUNUHAN KDUA ORTU BARUN..
Sulaiman Efendy
GAK NYANGKA, TRNYATA ATAH SABHIRA PMBUNUH KDUA ORTU BARUN, CURIGA AYAH SABHIRA DIPERALAT ATAU DI BAYAR ERZAL UNTUK BUNUH KDUA ORTU BARUN
Sulaiman Efendy
MASA BRU SEBULAN MREKA, PRASAAN KYK UDH BBRP BLN
Sulaiman Efendy
BUAT APA TRJUN DI DUNIA MODEL, DUNIA YG PNUH MAKSIAT, PERGAULAN HNY DI CLUB2 MLAM, MABUK2AN DN SEX BEBAS, BNYK PELAKU MODEL YG JDI SIMPANN SUGAR DADDY, BOS2, PRODUSER2, PEJABAT, MRK SUKA SEX, TPI TDK SUKA IKATAN PRNIKAHN, SEANDAINYA ADA YG MNIKAH, MRK TDK MAU ADANYA ANAK, KRN AKN MNGANGGU KARIR MRK.. MRK LBH MNTINGKN KARIR DRIPADA SUAMI, ANAK ATAUPN KLUARGA.. TRKADANG PARA MODEL LBIH LACUR, DRI SEORANG PELACUR SKALIPUN, MSKI TDK SEMUA, TAPI 80% SPRTI ITU PARA MODEL
Sulaiman Efendy
SUNGGUH GK ADA AHKLAK, KNP SI BARUN TDK MNGUNDANG KDUA MRTUANYA... SI SABHIRA JUGA BEGITU...
Sulaiman Efendy
YAAA JELASKN LH, KLO LO MMG MNCINTAI BARUN, KNP LO MAU BRZINAH DGN ERZAL.. APA LO LKUKAN SUKA SAMA SUKA, LO DIANCAM, ATAU LO DIBERI OBAT PRANGSANG SAMA ERZAL, ITU HRS LO JELASKN KE BARUN..
Sulaiman Efendy
HINGGA SAAT INI TUMBEN SABHIRA GK HAMIL2 BENIH BARUN ATAUPN BENIH PERKOSAAN ERZAL CS... APA SABHIRA RAHIIMNYA TK SUBUR, ATAU SABHIRA PKE PIL KB, ANEH SAJA,... RAHIM SDH DSEMPROT BANYAK BENIH LAKI2 BRBEDA GK ADA YG BRBUAH JDI HAMIL..
Sulaiman Efendy
APAPUN YG TELAH TERJADI DGN SI BARUN & SABHIRA,, TOKOH NOVEL SI BARUN INI AKU TK SUKA.. TRUTAMA CARA DIA MNIKAHI SABHIRA YG TDK HORMAT KPD ORTU SABHIRA,, SEOLAH OLAH SABHIRA TK PNY KLUARGA & WALI..
ASLI DRI SKIAN NOVEL YG TOKOH UTAMA LKI2 NYA AKU BENCI, YAA TOKOH BARUN, DN JUGA TOKOH DETEKTIF HAEZEL.. TOKOH ALDO & TOKOH DEVA, DI NOVEL SUAMIKU, SAHABAT PACARKU. DN TOKOH WANITA YG PALING KU BENCI TOKOH ANDINI JUGA DI NOVEL SUAMIKU, SAHABAT PACARKU SERTA SEQUELNYA, MY HUSBAND, MY BELOVED, MY BROTHER.
Sulaiman Efendy
BETUL KATA SABHIRA, KLO BARUN TDK AROGAN MMAKSANYA MNIKAH DGNNYA TNPA AHKLAK, TDK SABHIRA MNGALAMI PELECEHAN DN PRKOSAAN OLEH ERZAL CS....
Sulaiman Efendy
FIX, PSTI SABHIRA HAMIL TUHHH
Sulaiman Efendy
KLO SABHIRA HAMIL, KIRA2 BENIH BARUN, ATAU BENIH ERZAL CS...
Sulaiman Efendy
GAK SERU ACTIONNYA,, KIRA BARUN AKAN HAJAR HABIS2AN SI ERZAL SBLM DISERAHKN K POLISI
Sulaiman Efendy
LBH BAGUS MAIN HAKIM SNDIRI DLU, BRU DI SERAHKN K POLISI, TPI BAGUS DI HAJAR, SIKSA, BRU HABISI... KLO UDH K POLISI RIBET URUSANNYA
Sulaiman Efendy
SEMOGA SBLM DISERAHKN KE POLISI, BARUN HAJAR ERZAL DLU SAMPE BONYOK, KLO SAMPE DISRAHKN POLISI DLU CEMEN BANGET HRGA DIRI BARUN DIINJAK2 ERZAL..
Sulaiman Efendy
KNPA TK BAYAR BODYGUARD BUAT JGA SABHIRA..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!