NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:440
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 - Pria bernama Cleverley

Matahari pagi menyinari kota Drep, sebuah kota metropolitan yang dipenuhi gedung pencakar langit dan lalu lintas yang tak pernah benar-benar sepi. Dari kejauhan, sebuah kawasan perumahan elite di sudut utara kota tampak tenang, jauh dari hiruk-pikuk pusat bisnis.

Di sanalah berdiri sebuah rumah bergaya modern yang luas, dikelilingi taman hijau dan pepohonan rindang.

Rumah itu adalah kediaman Cleverley, seorang pemuda berusia dua puluh tiga tahun yang lebih akrab dipanggil Clev oleh orang-orang terdekatnya.

Tak banyak yang mengetahui siapa dirinya. Bagi sebagian besar masyarakat, nama D&D Company hanyalah sebuah konglomerat besar yang berkembang sangat pesat di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Namun, hampir tidak ada yang mengetahui bahwa pemilik seluruh kerajaan bisnis itu adalah seorang pemuda yang lebih suka hidup sederhana daripada menikmati sorotan media.

Pagi itu, Clev duduk santai di teras belakang rumah sambil menikmati secangkir kopi hangat. Wajahnya tenang dengan senyum tipis yang selalu menghiasi bibirnya.

"pagi kak..." suara lembut membuyarkan lamunannya.

Seorang gadis berusia sembilan belas tahun berjalan menghampiri sambil membawa buku di tangannya. Rambut panjangnya tergerai rapi, dan senyumnya begitu ceria.

Dia adalah Derina, adik perempuan Clev.

"Pagi.." jawab Clev sambil tersenyum.

"Kakak hari ini ke kantor lagi?" Tanya Derina

"Iya..Ada beberapa rapat" jawab Clev

Derina hanya mengangguk kecil. Ia sudah terbiasa melihat kakaknya sibuk mengurus pekerjaan, meskipun Clev selalu berusaha meluangkan waktu untuk keluarga.

Tak lama kemudian, aroma masakan memenuhi ruangan.

"Sarapan sudah siap!"

Suara lantang itu berasal dari Lenny, kepala juru masak yang telah bekerja bersama keluarga mereka selama bertahun-tahun. Masakannya selalu menjadi favorit seluruh penghuni rumah.

Di ruang makan, Maria, staf rumah tangga yang ramah, sedang menata peralatan makan dengan teliti. Sesekali ia tersenyum kepada semua orang yang lewat.

Di halaman belakang, suaminya, Garry, sibuk merawat kebun dan pepohonan. Meski pekerjaannya mengurus perkebunan, ia juga sering membantu berbagai kebutuhan rumah ketika diperlukan.

Sementara itu, di ruang kerja lantai satu, seorang wanita muda sedang memeriksa jadwal hari itu melalui tablet di tangannya.

"Clev, rapat pertama dimulai pukul sembilan,berkas kerja juga sudah aku siapkan"

Wanita itu adalah Mira, asisten pribadi Clev yang terkenal teliti dan profesional. Hampir seluruh agenda penting D&D Company berada dalam pengawasannya, Mira juga adalah teman masa kecil Clev.

"Makasih,Mira"

Jawaban Clev tetap singkat seperti biasanya.

Di depan rumah, sebuah sedan hitam telah menunggu sejak pagi.

Di balik kemudinya duduk Thomas, sopir pribadi yang selalu memastikan perjalanan Clev berlangsung aman dan tepat waktu.

Sementara itu, di pos keamanan gerbang utama,Leo mengawasi setiap kendaraan yang keluar masuk kawasan rumah. Sebagai kepala keamanan, ia memimpin dua anggota yang berjaga secara bergantian selama dua puluh empat jam.

Meski sistem keamanan rumah itu sangat ketat, suasananya tetap terasa hangat. Bagi Clev, mereka bukan sekadar karyawan, melainkan orang-orang yang telah menjadi bagian dari keluarganya.

Setelah sarapan selesai, Clev mengenakan jas hitam sederhana. Penampilannya rapi, tetapi tidak mencolok.

Ia melangkah menuju mobil sambil melambaikan tangan kepada Derina yang berdiri di depan pintu.

"Hati-hati, Kak"

Clev tersenyum.

"jangan lupakan kuliahmu" ujar Clev lalu masuk ke dalam mobil

"Pasti.." ujar Derina sambil mengarahkan jempol nya ke arah Clev yang masuk mobil

Mobil perlahan meninggalkan halaman rumah menuju pusat Kota Drep.

Di tengah kota, berdiri sebuah gedung pencakar langit dengan logo besar bertuliskan D&D Company. Gedung itu menjadi simbol kemajuan bisnis di Drep dan menarik perhatian banyak investor.

Namun, hanya sedikit orang yang mengetahui bahwa di balik pembangunan pusat bisnis tersebut, Clev memiliki tujuan lain yang jauh lebih besar.

Ia datang ke Kota Drep bukan hanya untuk membangun kerajaan bisnis.

Ia datang untuk mengakhiri kekuasaan organisasi mafia yang telah lama mencengkeram kota itu.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!