NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Sebagai Istri CEO Yang Terlupakan

Terlahir Kembali Sebagai Istri CEO Yang Terlupakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: RAYAS

Bagaimana bisa seorang agen rahasia berdarah dingin yang ditakuti dunia mafia mati mengenaskan di rumahnya sendiri... hanya karena tersedak air putih?

Takdir bercanda saat jiwanya terlempar ke tubuh seorang gadis kaya yang terkenal pendiam, lambat, dan selalu ditindas. Lebih parah lagi, gadis itu terikat pernikahan dingin dengan seorang CEO kejam yang diam-diam memimpin sindikat mafia paling berpengaruh.seorang CEO kejam yang diam-diam memimpin sindikat mafia paling berpeSang CEO berdarah dingin dibuat pusing setengah mati melihat istrinya yang dulu pemalu kini berubah menjadi wanita impulsif yang dengan santainya melumpuhkan puluhan penjahat, walau uniknya masih sering tersandung kaki sendiri saat berjalan.

Di tengah kecamuk perang antar-mafia, intrik bisnis triliunan rupiah, dan tingkah konyol yang tak terduga, mampukah sang Raja Mafia menundukkan jiwa liar di tubuh istrinya, atau justru dialah yang akan berlutut di hadapan sang istri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAYAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31: Manja Tanpa Batas

Dunia boleh saja mengenal Aura Valeria Vane sebagai Ratu Logistik Selatan yang tak terkalahkan, wanita berotak taktis yang sanggup meratakan musuh-musuhnya dalam hitungan menit. Namun, memasuki usia kehamilan empat bulan, seluruh reputasi garang itu runtuh total—digantikan oleh fenomena baru yang membuat seluruh penghuni Mansion Vane garuk-garuk kepala: Aura yang menjadi luar biasa manja dan sangat mudah menangis!

Pagi itu, suasana di meja makan utama yang biasanya dipenuhi oleh diskusi strategi bisnis berubah menjadi panggung drama.

Adrian, yang sudah rapi dengan setelan kemeja kerja, duduk di kepala meja sambil menatap istrinya dengan bingung sekaligus gemas. Di depannya, Aura sedang duduk memangku dagu, menatap piring sarapannya dengan mata bulat yang sudah berkaca-kaca.

"Aura, Sayang... kenapa tidak dimakan omeletnya?" tanya Adrian dengan suara sesemut mungkin, takut salah bicara. "Katanya tadi pagi kamu mau sarapan telur?"

Aura menatap omelet di piringnya, lalu mendongak menatap Adrian. Bulir air mata bening tiba-tiba menetes perlahan melewati pipi mulusnya.

"Omeletnya... bentuknya terlalu bulat, Adrian!" isak Aura pelan, bicaranya yang biasa cepat kini berubah menjadi rengekan halus. "Kasihan telurnya! Kamu kan tahu aku sukanya yang bentuknya agak melengkung seperti bulan sabit! Chef mansion ini pasti sengaja bikin aku sedih!"

Adrian membelalakkan mata sejenak, lalu menahan tawa yang hampir meledak di dadanya. Pria yang ditakuti di dunia bawah tanah itu langsung berdiri, menghampiri istrinya, dan berlutut di samping kursi Aura.

"Iya, iya, maafkan Chef ya," bujuk Adrian lembut sambil mengusap air mata di pipi Aura. "Nanti aku suruh Chef potong omeletnya jadi bentuk bulan sabit. Jangan menangis lagi, ya? Nanti mata kamu bengkak."

Aura tidak menjawab. Sebaliknya, wanita yang dulu biasa memegang senjata taktis itu malah memajukan tubuhnya dan melingkarkan kedua tangannya di leher Adrian erat-erat, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher sang suami.

"Aku tidak mau omelet lagi..." bisik Aura sesenggukan, hidungnya menyengat leher Adrian.

"Lalu Ratu-ku mau makan apa, hm?" tanya Adrian sambil mengelus punggung istrinya dengan sabar.

Aura melepaskan pelukannya sedikit, menatap Adrian dengan mata merah dan bibir yang sengaja dimajukan beberapa sentimeter.

"Aku mau makan mangga muda..." kata Aura lirih.

"Baik, aku suruh pengawal beli mangga muda sekarang—"

"Tapi mangganya harus dipetik langsung dari pohonnya di kebun belakang rumah lama Ibuku di desa!" potong Aura cepat dengan nada manja yang tidak bisa dibantah. "Dan... kamu yang harus petik sendiri! Tidak boleh suruh pengawal!"

Adrian tertegun. Rumah lama ibu Aura berjarak hampir dua jam perjalanan dari kota, dan pohon mangga itu tingginya hampir lima meter. Seorang CEO Vane Group yang bernilai ratusan triliun rupiah... disuruh memanjat pohon mangga di desa?

Melihat Adrian agak ragu satu detik saja, mata Aura langsung kembali berkaca-kaca, bibirnya bergetar hebat. "Tuh kan! Kamu sudah tidak sayang lagi sama aku dan bayi ini! Kamu malu ya kalau harus memanjat pohon?!"

"Tidak! Siapa yang bilang tidak mau?!" jawab Adrian secepat kilat, refleks kepanikan seorang suami mengalahkan rasa gengsinya. "Kita berangkat sekarang! Aku yang petik sendiri mangganya sampai dapat!"

Aura seketika tersenyum lebar, air matanya hilang begitu saja bagaikan disapu angin. "Asyik! Makasih, Suamiku yang tampan!"

Dua jam kemudian.

Pemandangan di halaman belakang rumah lama keluarga Aura benar-benar akan membuat para analis data Vane Group pingsan jika melihatnya.

Adrian Vane—pria yang biasanya mengendalikan bursa saham Asia—kini melepaskan jas mewahnya, menggulung lengan kemeja putihnya hingga sikut, dan bersiap memanjat pohon mangga yang lumayan rimbun. Di bawah pohon, belasan pengawal pribadi bersenjata lengkap berdiri mengepung perimeter, tidak tahu harus berbuat apa selain menahan napas cemas melihat bos besar mereka bertengger di dahan pohon.

"Adrian! Yang sebelah kiri itu lebih hijau! Petik yang itu!" teriak Aura dari bawah sambil duduk manis di kursi lipat, menikmati es kelapa muda.

"Yang ini, Sayang?" sahut Adrian dari atas dahan, tangannya memetik buah mangga muda sesuai arahan sang istri.

"Iya! Petik lima buah!" seru Aura gembira.

Setelah berhasil memetik lima buah mangga muda segar, Adrian turun dengan selamat. Meski kemeja putih mewahnya sedikit terkena getah dan debu kayu, Adrian tetap tersenyum puas melihat wajah gembira istrinya.

Ia melangkah mendekati Aura dan menyerahkan buah mangga tersebut. "Ini manggamunya, Nyonya Vane. Sudah dipetik langsung oleh suamimu."

Aura mengambil satu buah mangga, mencium aromanya, lalu... tiba-tiba matanya kembali berkaca-kaca!

Adrian yang baru saja mau bernapas lega langsung panik lagi. "Lho, kenapa menangis lagi, Aura? Mangganya salah?"

"Mangganya tidak salah..." isak Aura sambil mengusap matanya dengan ujung lengan bajunya. "Aku cuma... aku cuma merasa bersalah sudah menyuruhmu memanjat pohon. Baju kamu jadi kotor gara-gara aku... Aku istri yang jahat ya, Adrian?"

Adrian menghela napas panjang, lalu terkekeh renyah dari dalam dadanya. Pria itu berlutut di depan Aura, mengambil mangga dari tangan istrinya dan meletakkannya di meja, lalu menggenggam kedua tangan halus Aura.

"Dengar ya, Ratu-ku," bisik Adrian dengan suara rendah yang amat sangat hangat. "Jangankan cuma memanjat pohon mangga... kalau kamu ngidam mau bintang di langit pun, bakal aku usahakan buat kamu dan anak kita. Kamu bukan istri jahat, kamu itu Ratu-ku yang paling cantik dan paling berharga."

Mendengar kata-kata tulus dan manis itu, Aura makin terharu. Ia langsung menghambur ke dalam pelukan Adrian, tidak peduli kemeja suaminya agak kotor atau dilihat oleh belasan pengawal di sekeliling mereka.

"Aku sayang banget sama kamu, Adrian..." gumam Aura pelan di dada bidang suaminya.

"Aku jauh lebih sayang sama kamu, Aura," balas Adrian lembut, mencium puncak kepala istrinya dengan penuh kehangatan.

Siang itu, di bawah rindangnya pohon desa yang tenang, seorang Raja Mafia dan Ratu Logistiknya belajar satu hal baru: bahwa pertempuran terbesar dalam pernikahan bukanlah melawan musuh dari luar, melainkan menaklukkan naluri ngidam dan manja sang istri dengan kesabaran cinta yang tak terbatas.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

TBC ❤️🥰😘

1
Osie
eh cuma 1 baby ya..kirain twins/Smile/
Osie
kalau udah sesu ngidam..dahlah pasti lebay banget atau emang org ngidam ada yg gitu..jujur aja aku dl pas hamil gak ada sesi ngidamnya🤣🤣lempeng aja sp lahiran
Osie
twins twins ya ya thoorr
Osie
🤣🤣🤣🤣🤣bener" dah aura...eh lucas ente salah cari lawan🤣🤣🤣🤣
Osie
kapan seriusnya sih..sifat ceroboh aura itu lho bikin hilang fokus🤭🤭
Miu Miu 🍄🐰
next thor semangat trs up nya y
Anita Rahayu
banyak thor upnya seru ceritamu 👍👍👍👍👍👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌
Miu Miu 🍄🐰
bagus ceritanya seru
Miu Miu 🍄🐰
so sweet 😍
Osie
dah lah aura walaupun sang ceo ingin tau siapa kamu tetap jgn bilang kalau kamu jiwa dari sosok vanya sang agen rahasia yg top...
Osie
laaahh cepat lii ketauannya..gak asyik ach🤭
Osie
ya ampun thooorrr bisa gak ya sifat ceroboh aura dihilangkan 🤣🤣🤣🤣🤣dah serius baca eh ujungnya ngakak
Rina Yuli: ohhh jangan donk itu emang humor nya🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Osie
aura dilawan..jiwa agen elit lho dlm raga nya...ya mana lawaaaann
Osie
iyuuhh roman romannya cikal bakal bucin n penisirin mulai melanda sang ceo nih🤣🤣moga aura bisa lepas dr vane. jgn cepat luluh
Osie
aku mampir..aku suka cerita transmigrasi dgn sosok MC nya wanita tangguh n gak menye menye..dan moga ini cerita sp end🙏🙏🙏
Miu Miu 🍄🐰
aku suka up Sampai ending y thor 😍
partini
lanjut Thor 👍
partini
Nemu cerita gini wanita Badas 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!