Masih tahap revisid di episode awal-awal dan jika kurang nyaman membacanya harapan maklumi. Jangan bosan baca awal nya memang kurang menarik tapi pertengahan nya? bikin nagih
Novel tentang apa Thor?
Baca aja dulu terus di simak alurnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tasya Rahmadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cemburu ?
Happy reading ❤️
Jadi setuju kagak elo di jodohin sa--". Ucap Gisa terputus.
" Masyaallah di sini ternyata, di cariin di mana juga ". Ucap Zafran.
" Om sih parkir mobil nya lama banget ". Sahut Veyya kesal.
" Tadi parkirannya agak penuh jadi susah nyari tempat yang pas ". Jelas Zafran.
" Iya ".
" Om ". Panggil Gisa.
" Iya ? ".
" Om kok setuju di jodohin sama cewek barbar kayak Veyya ". Tanya Gisa penasaran.
" Emang nggak boleh ". Tanya Zafran lembut.
" No! tentu boleh tapi ya nggak terpaksa Om " Sahut Gisa sambil melirik mereka.
" Nggak "
" Eh beneran Om ? cius dua ribu " Ucap Gisa yang tak percaya.
" Seratus ribu aja kalau nggak percaya hahah " Zafran yang tertawa.
" Eh kok malah ngelawak sih Om " Ucap Gisa pelan.
" Hahaha lagian juga elo nya ngapain sih nanya begituan, kalau Om Ustadz nggak setuju ya nggak mungkin dia nerima b*g* ". Sambung Veyya sambil melempar selembar tisu ke arah Gisa.
" Yeh elo kok nyeselin sih Vey, kan gue gak percaya " Geruu Gisa.
" Tapi beneran ni Om ? " Tanya Gisa yang masih tak percaya.
" Eh bocah ngapain juga sih elo nanya gituan heran gue " Sahut Veyya.
" Eh kampreettt lo, gue di bilang bocah ". Geram Gisa.
" Bod*h" Acuh Veyya.
" Sudah jangan kelahi, mending pesen makan aja sekarang " Ucap Zafran yang menengah.
" Tinggal pesen kali Om " Sahut Veyya.
" Ya sudah saya ke toilet dulu sekalian pesan makanan " Ucap Zafran.
" Mau makan apa " Tanya Zafran
" Steak sama minumnya lemon tea " Sahut Veyya
" Terus Gisa "
" Samain aja seperti Veyya, Om " Sahut Gisa
" Ya sudah saya pergi dulu " Ucap Zafran yang langsung meninggalkan mereka.
" Vey, elo beneran mau di jodohin sama Om Ustadz " Tanya Gisa yang masih tak percaya
" Sebenarnya sih nggak mau "
" La terus kenapa elo terima " Ucap Gisa
" Demi Mama " Sahut Veyya
" Tapi elo be*o juga kalau nolak Om Ustadz " Ucap Gisa
" Maksud lo " Veyya menyerngitkan kening bingung
" Udah ganteng, sholeh, pake perhatian lagi, Uwu banget " Gemas Gisa
" Orang nyebelin gitu mana ada ganteng-ganteng nya apalagi Uwu-uwuan " Ucap Veyya
" Mata lo minus " Timpal Gisa
" Ckk apa lo bilang " Geram Veyya
" Mata lo minus " Santai Gisa
" Lo itu ya ka----" Ucap Veyya terputus
" Permisi " Ucap Pelayan wanita Cafe itu
" Eh iya ada apa mbak " Tanya Gisa
" Ini pesanan atas nama tuan Zafran, katanya di meja 05 " Jelas pelayan itu yang bertag name Adel
" Oh iya mbak "
" Silakan di nikmati kak " Ucap Pelayan itu
" Terimakasih ya mbak " Ucap Gisa
" Sama-sama Kak, ya sudah saya permisi dulu kak " Sahut Pelayan itu kemudian pergi meninggalkan mereka.
Tak lama dari pergi nya pelayan tadi, muncul lah Zafran yang dari WC.
" Sudah di hidangkan " Ucap Zafran
" U'um " Sahut Veyya sambil mengangguk
" Ya sudah yuk di makan " Ucap Zafran
" Tadi kok lama Om di toilet nya " Ucap Veyya
" Tadi antri dulu " Sahut Zafran
" Owh "
" Iya "
" Eh temen kalian yang dua itu kemana kok nggak bareng sama kalian " Tanya Zafran
" Lala lagi sibuk ngurusin tugas Om, kalau Kian lagi sibuk ngurusin nenek nya yang sedang di rawat di rumah sakit " Sahut Gisa
" Owh "
" Kalian berteman sejak kapan " Tanya Zafran kepada Gisa
" Sejak di bangku SD kelas tiga kalau nggak salah, iya kan Vey "
" U'um " Sahut Veyya yang masih fokus sama makanannya
" Owh gitu "
" Iya Om "
" Terus kok bisa satu kampus, janjian atau gimana " Tanya Zafran
" Nggak lah Om, kalau janjian sih nggak tapi kesepakatan bersama " Sahut Gisa
" Apa beda nya " Zafran bingung
" Dari kata-kata nya Om hahaha "
" Dasar kamu ini "
" Oh iya Om umur nya berapa "
" Kamu lihat sekitar umur berapa emang " Ucap Zafran
" Em berapa yaa " Ucap Gisa yang bingung sambil menatap intens Zafran
" Vey, Om Ustadz umur nya berapa " Tanya Gisa pelan sambil menyenggol siku Veyya
" Hem "
" Umur calon suami lo berapa " Ucap Gisa pelan sambil sedikit menggeser kan duduknya lebih dekat ke Veyya
" Emm "
" Berapa woi "
" Em berapa ya " Ucap Veyya yang sedikit berfikir
Zafran yang melihat dua gadis itu hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala.
Lucu, itulah satu kata dari Zafran untuk mereka.
" Berapa " Tanya Gisa
" Nggak tau " Sahut Veyya yang langsung Cengengesan
Gisa menatapnya kesal.
" Gimana sih lo, masa nggak tau umur calon suami lo sendiri "
" Ya emang gue nggak tau " Acuh Veyya dan kembali melahap makanan nya
" Dih bocah " Kesal Gisa
" Um enakk " Ucap Veyya yang menikmati makanan nya dan tak menghiraukan Gisa dan Zafran kembali
" Sudah tau umurnya saya berapa " Ucap Zafran
" Ehh "
" Dua puluh tiga kan Om, tapi kok di panggil Om-om sih ? perasaan muka juga nggak seperti Om-om gitu " Sahut Gisa
" Hahahaha " Tawa Zafran pecah
" Heh " Ucap Veyya dan Gisa bareng yang di buat cengo
" Ada yang lucu Om " Tanya Gisa
" Iya tuh Om ada yang lucu kok ketawa " Timpal Veyya yang teralihkan
" Umur saya itu dua puluh enam tahun hahahah " Tawa Zafran
" Jadi wajar di panggil Om-om hahahah "
" What ?!!" Kaget Veyya dan Gisa
Zafran seketika terdiam kaget
" Umur nya dua puluh enam tahun ?!! what!!! Veyya nikah beda berapa tahun dong nanti hwahhhh " Ucap Veyya yang histeris
" La emang kenapa " Tanya Gisa bingung dan di angguki oleh Zafran
" Hwahhhh Mama, Veyya nikah sama orang beda delapan tahun dong usia nya " Ucap Veyya
" Dih emang nggak boleh apa ? setau gue gak ada larangan gitu " Ucap Gisa
" Duh gimana sih elo, lihat sahabat elo yang cetar gini nikah sama Om-om "
" Dih lu sakit "
" Gue nggak sakit ! gue cuman,,cuman"
" Apa "
" Meratapi nasib hwahhh "
" Duh nihh anak malu-maluin aja " Geram Gisa
" Diem be*o gak liat apa lo di lihatin orang banyak " Ucap Gisa
" Bodoh amat " Acuh Veyya
" Hwahh"
" Duh gimana nihh Om "
" Bentar bentar "
" Ya sudah sekarang Veyya mau nya gimana " Tanya Zafran lembut
" Emm hiks hiks hiks "
" Ehh kok nangis " Kaget Zafran
" Veyya,, Veyya nggak mau nikah sama Om "
Zafran dan Gisa yang mendengar itu pun melototkan mata kaget
" Kenapa "
" Om udah tua " Ucap Veyya polos
Gisa yang seketika mendengar itu pun menahan tawa nya.
" Tua banget " Tanya Zafran lembut
" U'um " Sahut Veyya sambil mengangguk
" Kak Liy aja umur nya masih dua puluh empat " Sambung Veyya
" Terus hubungannya kenapa "
" Kata kak Liy kalau dapet jodoh lebih tua dari dia tanda nya Veyya nikah sama Om-om " Sahut Veyya polos
" Terus mau nya Veyya gimana " Tanya Zafran lembut
" Om kok nanya ke Veyya terus sih dari tadi "
" Lah ? salah lagi "
" Om itu kan cowok jadi ya harus gimana gitu, tanggung jawab kek " Kesal Veyya
" Hah " Bingung Gisa
" Tanggung jawab ? emang saya buat salah apa " Ucap Zafran bingung
" Om nggak ngomong usia nya tua "
" Cuman beda usia doang "
" Sama aja Om ! tua ya tua " Kesal Veyya
" Ya sudah mau nya sekarang gimana "
" Mau eskrim "
" Hah " Ucap Gisa dan Zafran bareng seraya menoleh ke arah Veyya tak percaya
" Kenapa kok pada ngeliatin gitu sih "
" Ehh nggak nggak,,,, ya sudah saya pesanin dulu ya " Ucap Zafran yang berdiri hendak memesan es krim
" Nggak " Ucap Veyya cepat
Zafran menoleh
" Kenapa nggak "
" Veyya nggak mau es krim di sini tapi di jalan nanti " Ucap Veyya
" Sama aja Vey "
" Nggak Om, beda "
" Sama Vey "
" Beda Om "
" Sama Vey "
" Beda ya beda Om "
" Sama Vey, sama-sama es krim nya " Ucap Zafran
" Nggak Om, beda "
" Beda dari mana coba, orang sama kok es krim juga "
" Aduh sih om kudet "
" Heh "
" Ada toko baru yang jual es krim katanya enak, tempat nya seikitar sini kok Om " Jelas Veyya
" Terus "
" Beli disana Om " Kesal Veyya
" Ya sudah kalau gitu saya bayar dulu makanan nya " Ucap Zafran
" Iya Om "
( Di jalan )
" Dimana toko nya " Tanya Zafran
" Di Map sih deket lagi Om " Sahut Veyya sambil melihat ponsel nya
" Kamu yang bener "
" Aduh sih Om dari tadi nyebelin, ini lohh Om peta nya di lihat " Ucap Veyya seraya menunjukan ponsel nya ke arah Zafran.
" Hah "
" Apa Om? bener kan Veyya. Di bilangin juga " Pd Veyya
" Vey "
" Hemm "
" Coba perhatikan ponsel mu " Ucap Zafran
" Buat apa "
" Ponsel nya,,,, ponselnya kebalik ya " Tanya Zafran sedikit takut
" Kebalik " Ulang Veyya yang langsung menoleh ke arah Zafran
" Iy,,,iya kebalik "
Dengan cepat Veyya melihat ponselnya dan ternyata benar ponselnya terbalik.
" Astaga "
" Kebalik kan "
" Iya Om, kebalik "
" Jadi "
" Jadi kita salah arah Om " Ucap Veyya yang tak merasa berdosa dan tetap fokus dengan ponselnya
" Puter balik dong "
" Iya lah Om "
Sedangkan Gisa yang duduk di belakang tampak tak menghiraukan mereka, ia lebih memilih memasang handset dengan volume tinggi sehingga diri nya tak mengetahui apa yang terjadi.
" Dududududu " Nyanyi Gisa yang asik dengan musiknya
Beberapa menit kemudian
" Yang ini tempat nya " Tanya Zafran memastikan
" Iya Om yang ini "
" Ya sudah kamu tunggu ya di sini "
" Kok nunggu di sini " Protes Veyya
" Biar nggak kecapean "
" Iya Om "
Lima belas menit kemudian 🌼🌼
" Kok lama banget sih Om " Gerutu Veyya
" Dudududu" Gisa yang masih asik dengan musiknya
" Lama banget sih " Gerutu Veyya
" Gis, kok lama ya Om Ustadz beli nya "
" Ayeee ayee " Gisa yang masih asik
" Gisa " Teriak Veyya
" Gis "
Veyya pun menoleh ke belakang
" Astagfirullah Gisa ! "
" Hah ? apa "
" Lepas handset nya " Kode Veyya
Gisa pun melepas handset nya
" Apa "
" Om us kok lama " Ucap Veyya
" Mana gue tau "
" Ishh nyebelin banget sih kamu "
" Mending nyusul sana ribet banget lu" Ucap Gisa
" Oh iya ya kenapa nggak dari tadi gue susul " Ucap Veyya
" Ya udah gue ke sana dulu ya "
" Hemm "
Di tempat lain
" Zaf lama ya kita nggak ketemu " Ucap Wanita itu
" Iy,,iya San "
" Apa kabar " Tanya Wanita itu
" Baik San "
" Alhamdulilah ya "
" Iya "
" Gimana kabar umi " Tanya wanita itu
" Alhamdulilah baik "
" Syukurlah "
" iya "
" Kamu masih jomblo kan Zaf " Ucap wanita itu
" Aku --"
" Om " Panggil Veyya sambil berjalan kearah mereka.
" Veyya "
" kok lama banget sih bosen loh Veyya nunggu " Ucap Veyya
" Eh anuh ehh"
" Ini siapa " Tanya Veyya
" Hai kenalin nama ku Sanaya " Ucap wanita itu
" Veyya "
" Cantik banget, kamu pasti ponakan Zafran kan ? manggilnya lucu banget 'Om' duh Zaf kamu sudah Om-om ya "
" Bu---"
" Aku Sanaya, teman dekat Zafran, Iya kan Zaf "
" Ehh iy,,iya "
" Gak nyangka ya Zaf kita di pertemuan lagi dengan status masih single " Ucap Sanaya yang tak tau malu
" Atau jangan jangan ki--"
" Permisi Mas, ini pesanannya " Ucap Pelayan itu
" Oh iya mbak makasih ya "
" Iya mas sama-sama "
Veyya menatapnya Jijyk Sanaya, bagaimana tidak berpakaian syar'i namun kelakuan tidak tau malu dengan gampangnya ia mengatakan itu sungguh seperti wanita mur*h*n bagi Veyya.
" Oh iy Vey,, dulu kami ketemu saat kuliah di Kairo dan Zafran orangnya baik banget, calon suami idaman banget deh,, siapa sih yang gak pengen bisa jadi istri nya ia kan Zaf "
" Iy,,iya " Sahut Zafran yang sedikit gugup dan takut saat melihat tatapan Veyya yang tersenyum namun seolah ingin menerkam orang.
" Beruntung banget ya kamu Vey punya Abang seganteng ini " Ucap Sanaya percaya diri.
" Tentu, BERUNTUNG BANGET " Sahut Veyya sambil menekan kan kata beruntung
" Zaf sekali lagi makasih ya karena tadi ngalah buat ngantri, kamu tetep ya seperti dulu, perhatian banget sama aku " Ucap Sanaya yang tak menghiraukan Veyya
" Nyebelin banget nih orang, liat aja habis ini " batin Veyya
" Iy,,iyaa aku cum--"
" Sayang " Panggil Veyya lembut
" Hah ? Zafran di buat cengo
" Mual lagi " Ucap Veyya manja
" Hah ? Mual " Bingung Zafran
" U'um mual sayang kayaknya bawaan baby nya deh pengen deket terus sama papi nya " Ucap Veyya yang semakin lembut
" Hah ?"
" Bawaan baby " Ulang Sanaya
" Iya bawaan baby " Balas Veyya
" Maksudnya ?!!" Tanya Sanaya
" Jangan bilang kamu --- " Sambung Sanaya
" Iya aku istri nya " Ucap Veyya sinis
" Hah ? hahahaha nggak mungkin lah mana mungkin Zafran nikah sama bocah,, kamu ini kasihan Abang kamu, dikerjain " Ucap Sanaya
Veyya mendengus kesal
" Maaf mbak, saya istri nya dan saya sedang hamil anak nya "
" Hah ? nggak,, nggak mungkin "
" Terserah mbak nya mau percaya atau nggak " Kesal Veyya
Veyya sengaja menginjak kaki Zafran diam-diam dan ketika Zafran menatapnya dengan segera Veyya memberi kode untuk nurut pada nya.
" Zaf kamu ?? kamu bercanda kan "
" Ak--"
" Aduhh sayang pusing " Manja Veyya
" Pusing ? pu--".
" Ih sayang "
" Pulang yuk di cariin umi nanti " Ucap Veyya lembut namun tatapannya seperti ingin menelan habis Zafran
" Ehh ay,, ayoo " Zafran yang takut
" Ya sudah permisi ya mbak kami duluan, semoga cepat dapet jodoh ya " Ucap Veyya yang sengaja meledek sambil memberi senyuman menyebalkan.
" Ehh tunggu du--"
" Maaf mbak lain kali aja ya, permisi " Pamit Veyya
Hallo readers, kabar apa gimana ? ehh salah gimana apa kabar kalian ? semoga sehat selalu ya, amin.. maaf ya author baru bisa up karena sibuk daring hihihi.. semangat juga buat kalian yangs Edang daring, semoga pandemi cepat berlalu , maaf ya author banyak cengcong heheh. JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR DAN LIKE UNTUK AUTHOR. TERIMAKASIH 🤗❤️❤️
aqu seneng bisa kenal sama author yg ga sombong dan mau kenal sama reader nya..hehehe
silaturahmi ya kak author.
kalo tamat beneran nangis aqu😭😭😭😭
eem nea kyk emak nya ya kak 🤣🤣🤣🤣
eh jeburin aja dech ke air enak aja main nge prank.wkwwkkwk
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih.