NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Tanpa Max

Cassia duduk di mejanya dan membuka laptop. Ketika dia akan memulai kerja, ponselnya bergetar. Pesan dari Max.

[Bagaimana? Sesuai?]

Dia membalas cepat. [Ya, ini melebihi ekspektasiku. Terima kasih, Tuan.]

Balasan Max datang hanya beberapa detik kemudian. [Nikmati saja. Ini fasilitasmu.]

Dia mengetik lagi. [Terima kasih, Tuan.]

Cassia menaruh ponselnya menghadap ke bawah di atas meja. Senyumnya tidak mau pergi.

Dia menatap layar laptop, mencoba fokus pada pekerjaan. Laporan menunggu. Email menunggu. Rapat dalam dua jam lagi menunggu. Tapi hari ini, semuanya terasa sedikit lebih membahagiakan baginya.

Bukan karena pakaiannya. Bukan karena tasnya.

Bukan karena nama-nama besar di label-label itu.

Tapi karena seseorang telah repot-repot membelikan semua itu untuknya. Dan seseorang itu adalah orang yang sudah mengisi hatinya selama setahun.

*

*

Seharian itu Cassia bekerja seperti biasanya. Tapi dia tak melihat bosnya, Max, di mejanya. Max hanya bilang ada urusan keluar seharian ini.

Ada sedikit kecewa karena dia tak bisa melihat Max hari ini, tapi dia sudah cukup bahagia karena hadiah dari Max itu.

Jam menunjukkan pukul setengah delapan malam ketika Cassia akhirnya menutup laptopnya. Matanya perih, kepalanya sedikit pusing, tapi setidaknya laporan yang harus diserahkan besok pagi sudah rampung.

Cassia meregangkan tangannya ke atas, merasakan otot-otot punggungnya yang terasa kaku.

Ia beranjak dari kursi, berjalan menuju kaca jendela besar di ruang kerjanya. Dari ketinggian, lampu-lampu kota terlihat seperti lautan bintang yang jatuh ke bumi.

Mobil-mobil melintas di bawah. Cassia membiarkan keningnya menyentuh kaca dingin, matanya menerawang tanpa fokus.

Ponselnya yang tergeletak di atas meja tiba-tiba bergetar. Suara getarnya terdengar terlalu keras di ruangan yang sunyi.

Cassia berbalik, berjalan malas mengambil ponselnya. Siapa lagi yang menelepon jam segini? Max? Tak mungkin. Pria itu biasanya bersenang-senang dengan temannya di waktu seperti ini.

Cassia melihat nama Bryan. Dia tampak ragu untuk menjawab karena Max sudah memperingatkannya untuk tak terlalu dekat dengan Bryan.

Ponselnya masih bergetar. Cassia menatap layar itu dengan bimbang. Akhirnya,, Cassia menggeser layar ke arah hijau.

"Halo?" suaranya terdengar lebih pelan.

"Hei." Suara di seberang sana begitu familiar. "Cassia. Apa kabar?"

Cassia menarik napas panjang. "Hai … aku baik-baik saja.”

"Cassia, aku di depan kantormu sekarang. Di lobi."

“Apa?”

"Ya. Aku datang ke kantormu karena ... aku ingin melihatmu. Mengobrol sebentar karena waktu itu kita hanya sebentar bertemu. Makan malam, mungkin? Aku tahu ini mendadak, tapi ...”

"Bryan, ini sudah malam. Dan aku—"

"Aku sudah di sini, Cassia. Security di bawah sudah konfirmasi kalau kau masih di dalam. Jadi tolong, jangan suruh aku pulang dengan perasaan hampa."

Cassia menutup matanya. Kepalanya berputar. Ada seribu alasan untuk menolak. Badannya lelah. Penampilannya berantakan setelah seharian di kantor.

Dan yang paling penting, karena Max tak akan menyukai ini. Ia tidak ingin membuat Max berpikir yang tidak-tidak pada mereka.

Tapi Bryan selalu baik padanya dan dia tak bisa menolak ajakannya.

"Tunggu aku di bawah. Aku akan membereskan mejaku dulu.”

"Ya. Terima kasih, Cassia."

*

*

Lima belas menit kemudian, lift membawa Cassia turun ke lantai dasar. Pintu lift terbuka, dan Cassia melihat lobi kantor yang masih terang.

Dan di sana, Bryan berdiri di samping meja tamu.

Dia tampak rapi, dan tampan. Mungkin, jika Cassia belum bertemu Max—mungkin dia akan menyukai Bryan yang tampan, baik, dan humoris.

1
atiyah
mulai si author bikin pinisirin🤣
May Maya
resikonya d bagian audit internal pasti gtu Antra akan kena ancaman, sogokan, yg berat nyawa bs hilang susah jujur salah GK jujur aplg 🤭
lyra contoh nya nyawa nya skrg lg d pertaruhkan d meja operasi Krn luka tabrak n itu semua Krn orng suruhan Hugo
Yunita Akmalia
Lyra, kamu menjadi korban untuk dilenyapkan oleh bos mu, karena kamu tahu ada yang tidak beres dalam perusahaan mu
Dewi
Lanjut terimakasih
PNC
anak no 1 ku
SMA kls 3 tingginya 184
diriku 162 aza hanya sebahunya
V_eRiL
hmm, cepat sekali ya Hugo tau kalau Lyra mau lapor soal laporan keuanggan ada yg ngga beres 🤔🤔 mata²nya banyak sekali di ruangan itu ya 🤔🤔
V_eRiL
lanjut lagi kak Zarin 😁😁😉
V_eRiL
meskipun Lyra terbiasa mandiri tapi dia pasti merasakan kesepian, apalagi kedua orang tuanya sudah meninggal 😓😓
Icha gadang🌷
teka teki akan terkuak,,
ayok thorrr semangat up lagiiii🔥🔥🔥🔥
Nonie Hlm
ohhhh lyra namanya....oh dia dikejar² krna dia menemukan kecurangan...si Hugo korupsi
V_eRiL
jangan² Hugo penyebab Lyra lari dan berakhir ditabrak Enzo nih 🙉🙉 kalau benar, semoga Enzo bisa melindungi Lyra 😊😊
Eli Rahma
pasti Lyra adalah wanita yg ditabrak Enzo..
wahh apakah kecelakaan itu ada kaitannya dgn angka² ganjil yg ditemukan Lyra dilaporan keuanganya...dan apakah dua orang pria yg dilihat Enzo waktu kecelakaan adalah orang² suruhan si Hugo itu..🤔🤔🤔🤔🤔
Eli Rahma: bener bgt kak..kyanya gitu dech..☺☺☺
total 2 replies
Yayuk Yuhanah
seru ,... gak sabarbnunggu lanjutannya
jf
/Sob//Sob//Sob//Sob/
Ari Atik
asik...
cerita lorenzo...
sepertinya cukup menarik...
HR_junior
jodoh km ya Enzo..apa dia lari karna di kejar ma 2 orng td ya..apa perempuan itu mau di bunuh
atiyah
sadis bener baru up langsung tabrak
Sri Nurjannah
cerita yg luar biasa,bagus bngt ga pernah gagal ceritanya KA zarin😍
Sri Nurjannah
jodoh nya Lorenzo😍
LANY SUSANA
wah calon enzo ni ketemunya lewat tabrakan🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!