NovelToon NovelToon
Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:253.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dea Nur Shaviera

Jauh-jauh Arumi kuliah keluar negeri untuk belajar sekaligus melupakan mantan kekasihnya, namun takdir malah mempertemukan mereka kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Nur Shaviera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syarat Kakek

"Kek! Aku mencintai Arumi itu tanpa syarat! Kenapa kakek yang meminta syarat padaku dan juga Arumi?!"Ketus Kenan yang tidak menerima dengan kakeknya yang memperbolehkan mereka dengan syarat.

"Baiklah, jika kamu benar-benar tidak ingin menikah dengan Arumi. Kakek akan lihat seberapa jauh kamu melangkahkan kakek, Ken"ucap Heru dengan senyum diwajahnya.

Kenan yang sangat hafal sekali dengan kelakuan kakeknya itu, akhirnya memutuskan untuk mengatur nafasnya perlahan agar dirinya bisa berpikiran jernih untuk menghadapi kakeknya yang bisa saja mengacaukan pernikahan mereka.

"Apa syarat Kakek?"tanya Kenan.

" Kakek meminta Arumi melahirkan anak laki-laki, jika Arumi melahirkan anak perempuan lebih baik kamu ceraikan dia segera, setelah dirinya melahirkan"ucap Heru dengan smirk diwajahnya, membuat Kenan menganggukkan kepalanya pelan.

Sangat benar, jika Heru saat itu juga meminta syarat pada Bima yang sangat ingin menikahi Tiara dengan meminta cucu laki-laki bukan perempuan. Namun tuhan berkata lain yang dilahirkan Tiara pertama kali adalah perempuan, kakak dari Kenan yaitu Kiara. Heru dengan segera meminta putranya untuk menceraikan istrinya yang baru saja melahirkan, dan selalu menganggap kelahiran Kiara adalah hal tersial dalam hidupnya.

Hingga akhirnya Tiara yang mendengar pertikaian antara ayah dan anak dirumah sakit hanya bisa menangis mendengar itu, namun Bima selalu menguatkan hati sang istri, bahwa mereka akan melahirkan anak laki-laki dikehidupan keluarga kecilnya dan akhirnya tuhan mengijinkan dan membuat karunia dikeluarga kecil mereka dengan lahirnya Kenan Abraham dikehidupan keluarga Abraham.

Kelahiran Kenan adalah kelahiran yang sangat ditunggu-tunggu dan dinanti-nantikan dari Heru. Bahkan sejak kelahiran Kenan, Heru selalu menyempatkan untuk bertemu cucunya, walaupun dirinya lelah serta capek habis bekerja tapi dia selalu membagi waktu untuk bermain dengan cucu laki-laki tersayangnya, sangat berbeda dengan Kiara saat itu.

Bahkan saat pernikahan Kiara, kakeknya hanya selalu berbicara pada papanya dan juga Kenan itupun membuat Kiara sedih dihari pernikahannya, bahkan Kiara sendiri sangat tidak dianggap pada Kakeknya, karena menurut Heru, cucu dia seorang adalah Kenan Abraham dan tidak ada Kiara Abraham.

Kenanpun akhirnya keluar dari ruang kerja kakeknya dan dirinya juga langsung pamit untuk pulang. Arumi menatap kearahnya dengan tatapan khawatir, karena tidak diterima oleh kakeknya Kenan, namun laki-laki itu berjalan ke arah Arumi dengan senyum diwajahnya yang membuat wanita itu tersenyum kepadanya.

"Bagaimana?"tanya Arumi yang penasaran dengan jawaban Kakeknya Kenan.

"Bagaimana apanya?"tanya Kenan yang menatap wajah wanita yang lebih pendek darinya dengan wajah menggemaskan.

"Apa kamu sudah mulai menua Ken? kamu selalu pelupa"ejek Arumi.

"hehehe, aku pelupa? Kan nanti ada kamu sebagai istri aku yang mengingatkan"ucap Kenan dengan enteng. Laki-laki itu sangat pandai menyimpan semua kekhawatiran, kesedihan, kerisauannya sendiri tanpa melibat Arumi sedikitpun, karena dia tidak ingin membuat wanitanya terluka.

"Ish, Kenan aku serius?!"

"Jangan serius-serius nanti cepet tua! keriput!"ejek Kenan pada Arumi, yang membuat wanita itu mencubit pinggang Kenan dengan kasar.

"Aw! sakit!"ringis Kenan yang membuat tangan Arumi melepaskan pinggang Kenan itu. "Sensitif bgt sih calon pengantin"

"Jadi bagaimana tentang kakekmu?"tanya Arumi yang sudah sangat-sangat penasaran.

"Lebih baik kita pulang dulu, nanti akan aku kasih tau"ucap Kenan yang menuntun Arumi berjalan keluar rumah besar milik Kakek Kenan.

Bahkan sepanjang perjalanan ke bandara, mata Kenan seakan-akan kosong, seperti ada yang dipikirkan pada laki-laki itu yang membuat Arumi sangat ingin bertanya pada Kenan yang lebih diam saat keluar dari rumah kakeknya.

Saat di jet pribadipun Kenan masih tidak bersuara, membuat Arumi bingung dan sangat penasaran apa yang ada di otak laki-laki itu, seandainya Arumi punya kekuatan membaca pikiran orang lain, mungkin orang pertama yang akan dia baca pikirannya itu adalah Kenan.

"Kenan"ucap Arumi.

"Hmm"ucap Kenan yang menolehkan wajahnya pada Arumi.

"Apa yang kamu pikirkan Ken?"tanya Arumi yang melihat ke calon suaminya dengan menautkan alisnya.

"Dipikiran aku tuh cuma ada kamu, emang ada yang lain?"ucap Kenan yang membuat Arumi tersenyum malu.

"Gombal terus! Ken apa gapapa kita langsung pulang kaya gini tanpa pamit pada Kakek?"tanya Arumi yang sejak tadi ingin menanyakan sesuatu namun Kenan justru malah menariknya kedalam mobil untuk pulang.

"Gapapa kok, aku udah bilang tadi. Lagipula kakek butuh banyak istirahat"bohong Kenan, karena emosi dia sudah sangat diujung kepala, mungkin jika Kenan tidak melihat Heru sebagai kakeknya, Kenan akan menonjok wajah heru habis-habisan dengan ucapan yang keluar dari mulut pria paru baya itu dengan menyebalkan.

"Dan satu lagi"ucap Kenan yang menyentuh dahi Arumi dengan jari telunjuknya, membuat wajah Arumi bingung.

"Apa?"

"Jangan pernah sekali-kali berpikiran tentang laki-laki lain, kecuali Kenan Abraham. Mengerti?"ucap Kenan yang sangat ingin tertawa melihat wajah Arumi yang lucu seperti anak yang sedang ngambek dengan orangtuanya.

"Astaghfirullah Kenan! aku tidak pernah memikirkan laki-laki lain, dan itu hanya kakekmu aja cemburunya kaya gitu"ucap Arumi dengan sebal pada laki-laki disampingnya.

Sebenarnya Kenan sangatlah tidak suka dengan perempuan yang sangat cerewet dan berisik, namun saat dia kenal dengan Arumi. Didalam hidupnya hanya boleh Arumi aja yang cerewet, soalnya kalau kakaknya Kenan yaitu Kiara yang cerewet pada dirinya, Kenan dengan cepat menghindar atau memilih keluar daripada mendengarkan ocehan-ocehan Kiara yang sangat menyebalkan.

Arumipun bersiap mengatur tubuhnya untuk bersandar dibangku jet pribadi Kenan, membuat laki-laki itu tertawa karena keribetan wanita itu yang ingin tidur aja repot sekali, bagaimana nanti mereka sudah menjadi suami istri dan tidur bersama.

"Kamu mau ngapain?"tanya Kenan pada Arumi yang siap memeramkan matanya.

"Mau tidur"

"Gamau makan dulu? Sebentar lagi ada koki di jet pribadi ini yang akan membawakan makanan untuk kita"ucap Kenan yang membuat Arumi duduk tegap kembali dengan wajah senyum sumringah mendengar kata makan.

"Berapa lama lagi makanan akan siap?"tanya Arumi dengan senyum diwajahnya.

"Kamu nih ya kalau mendengar makanan cepet banget perubahan wajahnya"ucap Kenan yang menggeleng-gelengkan kepalanya sendiri dengan kelakuan calon istrinya yang menyukai makanan. "Kamu ingin makan apa?"

"Kamu tau Kenan, aku itu pemakan segalanya!"protes Arumi pada Kenan.

"Kalau aku kasih kamu makan batu, mau?"ledek Kenan yang membuat Arumi semakin sebal.

"Kamu tidak akan sepelit itukan untukku Ken?"ucap Arumi dengan matanya yang menyelidiki seperti wajah Kenan saat dirumah kakeknya, namun itu justru membuat gelak tawa untuk Kenan yang melihat wajah konyol Arumi yang mencoba mengintimidasinya.

*****

Jangan lupa untuk dukung novel ini terus ya! 😊

JANGAN LUPA KLIK LIKE YA! 🙏

JANGAN LUPA KLIK FAVOURITE! ❤

JANGAN LUPA KOMEN DAN VOTE YA!

TERIMA KASIH! 🤗

1
Surati
bagus
Elok Pratiwi
biasa tidak menarik ... kalimat2 nya / jalan cerita nya datar terlihat kaku tidak bisa mengalir ada jalan cerita yg seharus nya dibutuhkan penyelesaian tp dibiarkan menggantung tidak dibahas ato dilanjutkan cerita nya
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Yuli Yulianti
kmn aj Thor hampir lupa alur cerita mu
nurhayati rambe
sekian purnama akhirnya up juga kka outhor,,sampai lupa alurnya🤣🤣
nurhayati rambe
bagus
Rabiatul Addawiyah
Cie...Sila mau juga akhirnya dilamar babang Kazi ganteng 😁
Lanjut thor
Yeti Budiawati
bacanya nangis 😭😭😭😭
re
Belajar bucin dulu
re
Keenan jd geer
re
Terkejut mereka
re
Kazi malu malu mau
Rabiatul Addawiyah
Cie Kazi senyumnya di umpetin 😁, kode itu bawa pergi ke KUA utk di halal in...
re
Habis nama Entok keren banget Dino hehe
Riryn Efriadi
lnjt thor
re
Lomba paling tampan
re
Keenan ngak peka
love you
jujur itu penting apalagi suami istri
Ririn Satkwantono
knp gk lgsung buka tuh baju keenan klo gk peka.... hihihi
Deaaa: ganas yaa hahaha..
total 1 replies
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!