NovelToon NovelToon
KULTIVATOR KEGELAPAN PESONA SURGAWI

KULTIVATOR KEGELAPAN PESONA SURGAWI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Dikelilingi wanita cantik / Sistem
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: GEELANG

Setelah kehilangan adik perempuannya dan hancur di dunia fana, Han Yu terbangun di tubuh sesosok makhluk dari Sekte Iblis yang terdampar di wilayah suci Lembah Lingshu, ras suci yang sedang berperang melawan umat manusia karena perbudakan asmara. Bukannya mati dieksekusi, Han Yu justru membangkitkan warisan langka yang tabu: Jalur Kaisar Pesona.
​Berbekal ketampanan surgawi yang mutlak, stamina tiada tanding, dan teknik manipulasi sukma, Han Yu mengubah musuh-musuhnya menjadi pelayan yang patuh. Dari murid klan yang dingin, janda kultivator yang kesepian, hingga para tetua bijaksana dan Ratu Lembah, semuanya bertekuk lutut di bawah pesonanya. Di dunia kultivasi yang kejam ini, Han Yu tidak bertarung dengan pedang yang menghancurkan langit, melainkan menaklukkan dunia dari atas ranjang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12 - Konspirasi di Balik Tembakan dan Aula Perjamuan

Sementara itu di area gerbang batu istana, prajurit penjaga gerbang kedua yang bernama Le Wei segera membalikkan badannya dengan tergesa-gesa, menatap ke arah rekan bertarungnya yang baru saja melepaskan tembakan sinar energi pemutus meridian secara sembarangan. Penjaga yang melepaskan tembakan berbahaya tersebut perlahan membuka helm zirahnya dengan gerakan santai, memperlihatkan rambut pirang panjang yang tergerai indah, wajah yang terawat rapi, serta sepasang mata hijau yang masih menyala-nyala karena sisa amarah yang tertahan di dalam dadanya. Nama dari perwira penjaga gerbang tersebut adalah Ling Feng.

"Tindakan yang baru saja kamu lakukan tadi benar-benar sangat gegabah, liar, dan tidak dipikirkan dengan matang menggunakan akal sehat, Ling Feng," ucap Le Wei seraya menyunggingkan sebuah seringai tipis yang penuh dengan nada peringatan. "Tamu asing bertampang tampan itu saat ini berada di bawah perlindungan langsung dari Ratu Lin Xian dan para petinggi Aula Tetua yang berada pada ranah kultivasi tingkat atas benua ini. Meskipun tingkat kekuatan pribadi pemuda iblis itu hanyalah ranah Iblis Rendah yang sangat lemah dan tidak berarti, memprovokasi atau melukainya secara terbuka di depan gerbang istana ini bisa memicu masalah politik yang sangat besar dengan pihak atasan klan kita."

Ling Feng mengembuskan napas pendek yang sangat kasar melalui hidungnya, lalu menggelengkan kepalanya dengan pandangan mata yang dipenuhi kilat dingin yang kejam. "Kamu sama sekali tidak memahami situasi yang sebenarnya terjadi di sini, Le Wei. Meskipun apa yang kamu katakan tentang kebencian mendasar kaum kita terhadap bangsa iblis itu memang benar adanya, aku berani bersumpah bahwa aku sama sekali tidak menyerang dan melukainya hanya karena alasan rasial atau latar belakang sektenya yang gelap." Bibir Ling Feng melengkung membentuk senyuman yang sangat dingin, licik, dan penuh dengan kepuasan busuk. "Bajingan iblis bertampang surgawi itu telah berani merayu, memikat, dan mencuri hati dari pendamping kultivasi ganda milik salah satu prajurit bawahanku yang paling setia, jadi aku hanya sedang memberinya sedikit pelajaran fisik agar dia tahu diri dan sadar akan posisinya sebagai tawanan di lembah ini."

"Biar kutebak menebak jalan pikiranmu, apakah prajurit bawahan malang yang kamu maksud itu adalah Bai Yu?" Le Wei bertanya dengan raut wajah yang dipenuhi oleh rasa keheranan yang mendalam setelah mendengar penjelasan rekannya. "Prajurit Bai Yu itu sama sekali tidak memiliki keunggulan atau bakat apa pun dalam hal kultivasi selain wataknya yang meledak-ledak dan temperamennya yang sangat buruk di barak penjaga. Mengapa seorang kapten penjaga terhormat sepertimu bisa begitu peduli dan repot-repot mengurus nasib sampah tidak berguna seperti dia?"

"Kamu pikir aku benar-benar peduli atau menaruh simpati pada nasib prajurit rendahan seperti Bai Yu? Heh, jangan terlalu naif dalam menilai tindakanku, Le Wei..." Ling Feng menggelengkan kepalanya dengan cepat dan menyeringai lebar penuh kemenangan. Wajahnya mendadak tampak sangat mengerikan, dan sepasang mata hijaunya menyala-nyala oleh luapan nafsu bejat yang sangat menjijikkan. "Alasan utama mengapa aku bersedia menerimanya masuk ke dalam jajaran pasukan elitku adalah karena Bai Yu sebelumnya telah membuat janji sumpah darah yang mengikat untuk meminjamkan istri kultivasinya yang terkenal sangat seksi dan bertubuh montok kepadaku demi membantu mempercepat kenaikan ranah kultivasi gandaku sendiri. Namun, sialnya, gara-gara kedatangan bajingan iblis bertampang rupawan itu ke kota kita, istri Bai Yu kini benar-benar membatalkan niatnya, menolak disentuh, dan tidak menepati janji sumpah darah tersebut karena hatinya telah dicuri!"

Ling Feng meraung rendah penuh amarah yang tertahan, menyebabkan aura spiritual di sekeliling tubuh peraknya bergejolak agresif dan menekan udara di sekitar gerbang hingga terasa berat. Namun, prajurit bernama Le Wei sama sekali tidak menunjukkan reaksi takut terhadap luapan emosi tersebut; dia hanya mengernyitkan dahi dengan raut wajah masam dan memalingkan muka menyaksikan kegilaan rekannya yang didorong oleh nafsu.

Ling Feng tertawa terbahak-bahak dengan suara yang terdengar sangat jahat, licik, dan tidak menyenangkan, mencerminkan watak aslinya yang bejat sebelum akhirnya mengenakan kembali helm zirahnya dengan kasar. Sudah banyak kultivator lemah dan wanita dari klan bawah yang menderita serta hancur akibat perbuatan sewenang-wenangnya, namun Ling Feng selalu berhasil lolos dari jerat hukuman klan karena nenek buyutnya merupakan salah satu tetua agung wanita yang memiliki pengaruh politik serta kekuatan hukum yang sangat besar di dalam Aula Tetua.

Sementara itu, Han Yu yang berusaha keras mengabaikan rasa sakit membakar di punggungnya kini telah dituntun oleh seorang pelayan istana wanita melewati lorong-lorong megah yang pilar-pilarnya dilapisi oleh batu giok putih. Han Yu mengangkat alis matanya perlahan, mengamati situasi ruangan di sekelilingnya dengan penuh kewaspadaan.

"Apakah ini adalah sebuah bentuk perjamuan makan siang terakhir yang mewah sebelum mereka menjatuhkan hukuman mati atau mengeksekusi jiwaku?" gumam Han Yu dengan nada suara yang berbisik sangat tipis di balik kerah jubah hijaunya.

Di hadapannya kini membentang sebuah aula perjamuan istana yang sangat luas, megah, dan indah. Tepat di bagian tengah aula tersebut, terdapat sebuah meja panjang yang terbuat dari kayu cendana kuno beraroma harum yang dihiasi dengan ukiran dedaunan spiritual tanaman merambat yang tampak hidup memancarkan pendar cahaya hijau. Di atas meja panjang tersebut, telah tersusun dengan sangat rapi dan estetik puluhan piring perak besar yang menyajikan berbagai macam hidangan makanan spiritual, buah-buahan langka, dan arak madu yang melimpah.

Aroma harum yang sangat menggugah selera menguar deras dari setiap masakan tersebut, seketika membuat perut Han Yu berbunyi dan dia terpaksa menelan ludahnya sendiri karena rasa lapar yang teramat sangat setelah seharian melakukan kultivasi batin. Meskipun tidak ada satu pun hidangan yang terbuat dari bahan daging hewan sesuai dengan adat istiadat suci ras Lembah Lingshu yang menghargai kehidupan alam, Han Yu sudah merasa sangat gembira dan puas melihat kualitas, variasi, serta kuantitas makanan kelas atas yang disajikan khusus di atas meja perjamuan untuk menyambut kehadirannya hari ini. Baru saja dia hendak melangkah mendekati meja, tirai sutra di ujung aula terbuka, menampilkan sosok-sosok yang akan menemaninya makan siang.

Hubungan intim yang membara sebelumnya di paviliun pohon dewa bersama Mei Li dan Qing Er telah melatih ketahanan staminanya, namun kelelahan fisik akibat tembakan energi Ling Feng di gerbang tadi membuat Han Yu memutuskan untuk segera mengisi kembali energi vitalitasnya melalui hidangan spiritual melimpah di hadapannya sebelum menghadapi intrik politik klan berikutnya yang jauh lebih berbahaya.

1
Blue Manusia Biasa
jujur aja langsung capek mataku lihatnya thor😭 panjang banget paragraf nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!