NovelToon NovelToon
Cinta Rahasia Dalam Pernikahan

Cinta Rahasia Dalam Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Fantasi Wanita
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nurhamidah09

Cinta yang tumbuh dari satu pasangan yang sangat saling mencintai dari zaman sekolah hingga menikah dan dikaruniai anak kembar yang lucu-lucu sekali yaitu bernama Nathan dan Nathalie, mereka bangun bersama sama dengan keharmonisan.
Nyatanya tahun demi tahun mereka bangun, setelah 2 tahun menikah Laura dan Alif hingga di titik masalah yang besar. Alif mengecewakan pernikahan yang sudah dibangun belum lama itu.
Alif bermain cinta bersama sahabat Laura sendiri, sahabat Laura dari kecil hingga ia sudah menikah pun ia masih bersahabatan. Di belakang Laura, Alif melakukan hal yang membuat Laura kecewa, patah hati, dan sakit hati.
"Jadi, kamu selama ini suka sama sahabat aku sendiri, mas?" Tanya Laura bernada tinggi karena ia emosi setelah mengetahui suaminya selingkuh dengan sahabat dari kecilnya itu, yaitu Aulia.
"Apa kurangnya aku? Selama ini aku udah berusaha tuk jadi yang terbaik, ibu yang baik, bahkan istri yang baik. Tapi tidak satupun yang kamu hargai sama aku selama ini, mas"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurhamidah09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BREAK

Laura sedang bersiap-siap membereskan pakaian nya ke dalam koper, Laura sementara waktu ingin menenangkan dirinya dari suaminya yang hanya bisa membuatnya terluka dan sakit.

Laura membereskan pakaiannya dan akan pergi kerumah kakak nya, Laura rasa saatnya ia bercerita kepada sang kakak satu-satunya yaitu kak Aldi soal sikap suaminya Alif.

Namun saat Laura prepare bajunya, tiba-tiba ada suara mobil didepan gerbang, Laura lihat dari atas ternyata Alif sudah pulang dari rumah sakit.

Laura pun bergegas untuk cepat-cepat pergi dengan Mbak Ayu pengasuhnya, Mbak Ayu menggendong Nathalie sedangkan Laura menggendong Nathan.

Laura pun turun ke lantai bawah membawa anak-anaknya dan membawa koper berisi baju dan barang-barang milik Laura dan anaknya.

Alif pulang diantarkan oleh Akbar, karena kondisi Alif belum stabil jadi sementara tidak bisa menyetir mobil dulu.

Saat Alif keluar mobil, Alif terkejut melihat istrinya dan pengasuhnya sembari membawa anak-anaknya yang akan pergi membawa koper.

"Laura!! Mau kemana kamu?" Teriak Alif memanggil Laura yang sudah memasukkan barang-barangnya kedalam mobilnya.

"Bukan urusan kamu, Mas. Aku kemana-mana pun kamu tidak akan peduli, aku sakit pun kamu juga tidak akan peduli.

Apalagi dengan anak-anak, kamu tidak pernah ada waktu untuk Nathan dan Nathalie!!" Jawab Laura yang berpura-pura untuk tetap tegar, menahan air matanya untuk tidak jatuh.

"Dan apa ini maksudnya? Kamu membawa semua baju-baju kamu dan anak-anak?" Tanya Alif emosi melihat Laura yang akan pergi meninggalkannya.

"Mas maafkan aku, sementara waktu kita tenangkan diri kita, kita harus masing-masing dulu, kita break dulu hubungan kita. Aku rasa aku butuh ketenangan untuk menenangkan jiwa aku mas, aku tidak tahan lagi mengahadapi masalah ini dan sikap kamu mas" Jawab Laura dengan tegas, agar Alif senantiasa sadar.

Laura harap Alif mengerti dan mungkin dengan dirinya istirahat dulu sebentar atau sementara waktu, untuk bisa mengatasi masalahnya bisa membuatnya tenang dan bisa mencari jalan keluarnya.

Dengan serumah Laura rasa tidak akan ada kedamaian, yang ada hanya berantem terus menerus.

"Tidak bisa Laura, kita selesaikan baik-baik dirumah. Kamu tidak perlu pergi kemana-mana, kita bisa obrolkan dulu Laura" Ujar Alif memohon kepada Laura agar tidak pergi.

"Maafkan aku mas, aku tidak bisa" Laura langsung masuk kedalam mobil dan bergegas pergi meninggalkan Alif untuk sementara waktu.

"Laura... Laura..." Sahut Alif sambil berlari sedikit mengejar mobil Laura dan terjatuh.

"Sudah Lif, jangan dikejar. Mending Lo istirahat dulu dirumah, nanti gue bujuk Laura" Ujar Akbar menenangkan Alif sambil memegang Alif untuk membangunkan nya karena Alif terjatuh.

...****************...

30 menit kemudian ....

Laura pun sampai dirumah Kak Aldi, sesampai di sana Kak Aldi dan Kak Dewi sangat terkejut melihat Laura datang dengan membawa koper, membawa anak-anaknya dan pengasuhnya juga.

Kak Aldi dan Kak Dewi menghampiri Laura ke depan garasi. Kak Dewi langsung menggendong Nathan, sedangkan Nathalie tertidur di pelukan Mbak Ayu.

"Laura kamu nginap? Kenapa baju-baju kamu dibawa semua?" Tanya Kak Aldi merasa aneh.

Laura belum menjawab, Laura terus berjalan menuju rumah Kakaknya dan langsung duduk di kursi. Sedangkan Mbak Ayu langsung ke kamar untuk menidurkan si kembar.

"Mohon izinkan aku untuk tinggal sementara waktu disini bersama Kakak ya, aku membawa Mbak ayu juga" Ujar Laura meminta izin kepada sang Kakak dengan nada lembut dan badan yang lesu sekali.

"Boleh, sangat senang sekali Laura. Tapi kenapa kamu kesini tanpa Alif? Kamu berantem sama Alif?" Tanya Kak Aldi yang terus bertanya-tanya dan masih merasa heran.

"Kak aku ingin break dulu sama Alif" Celetuk Laura mengucapkan perkataan yang membuat Kak Aldi dan Kak Dewi terkejut.

"Break? Kalian kan sudah menikah tidak boleh begitu Laura, kamu harus bisa bedakan posisi ketika sudah menikah dan posisi ketika belum menikah. Apa-apaan kok Break segala" Ucap Aldi sangat terkejut mendengar perkataan Laura, dan sedikit tak menyangka.

"Dengarkan aku dulu kak, aku juga tidak akan pergi kesini untuk istirahat dulu dari masalah yang kini aku hadapi jika aku tak ada masalah kak. Asal kakak tahu, Alif sudah mengkhianati aku, dia sudah selingkuh" Ujar Laura sambil menangis. Laura benar-benar tidak tahan untuk menangis ketika bercerita soal perselingkuhan Alif.

Seketika Aldi terkejut dan merasa emosi, Aldi langsung mendekati adiknya dan memastikan apakah perkataannya benar atau salah.

"Kamu serius? Jangan mengada-ada" Kak Aldi masih belum percaya juga.

"Kak, aku melihat dengan mata kepala aku sendiri bahwa Alif sudah bermain cinta dibelakang aku. Aku juga sering dibentak dan dimarahi oleh Alif, kini Alif berbeda sekali tak seperti dulu. Alif sudah sering sekali berbohong" Laura menjelaskan kepada kakak nya bahwa Alif selingkuh itu benar adanya.

"Sialan!!!! Alif berani sekali menyakiti kamu, kakak tidak terima Laura. Sekarang akan kakak kasih peringatan kepada Alif" Kak Aldi emosi sekali merasa tak menerima adiknya sudah banyak sekali di sakiti oleh Alif.

"Sabar dulu, Mas. Jangan dulu langsung main tegur saja, kita dengarkan dulu kelanjutan cerita dari Laura" Kak Dewi mencoba menenangkan suaminya.

"Kakak sudah feeling, sikap Alif sudah berubah sejak kamu hamil. Kakak sudah feeling juga bahwa kamu banyak sekali menyimpan luka. Kenapa baru cerita sekarang Laura?" Alif semakin emosi namun tak terasa air matanya menetes, dan langsung memeluk sang adiknya.

Laura tak bisa bercerita apapun lagi, yang Laura rasakan kini adalah kesakitan dalam hatinya ketika sahabatnya sendiri bermain cinta bersama suaminya.

Dan suaminya yang tidak bisa mengendalikan hawa nafsu berani juga untuk berselingkuh.

Laura sangat memeluk erat sang kakak nya, Laura tak ada lagi untuk tempat pulang selain kepada kakaknya. Laura rasa dengan bercerita masalahnya kepada sang kakak bisa membuatnya lega.

...----------------...

Malam hari telah tiba Laura tiba-tiba mendapatkan telepon dari sang mama mertuanya. Laura yang sedang makan malam bersama kakaknya langsung berhenti makannya untuk mengangkat telepon mama mertuanya.

"Hallo ma, selamat malam" Ucap Laura.

"Kamu ini istri macam apa sih Laura, suami kamu sedang sakit kamu malah tinggalkan. Alif selama ini kurang apa sih sama kamu? Mama rasa Alif sudah berikan kamu yang terbaik, rumah, mobil, semua fasilitas Alif dia kasih ke kamu"

Mama nya Alif marah besar kepada Laura. Mertuanya itu tidak tahu bahwa anaknya yang sering di banggakan itu telah berbuat kesalahan yang tidak mungkin mudah untuk Laura maafkan.

"Maaf ma, mama sepertinya salah paham. Coba tanyakan kepada anak mama, dia melakukan kesalahan apa sampai aku pergi" jawab Laura kepada Mama mertuanya.

Laura berbincang ditelepon masih di meja makan, Kak Aldi dan Kak Dewi pun mendengarkan juga.

Tiba-tiba mama mertuanya langsung terdiam, Laura juga tak bisa lama-lama berbincang dan membahas soal masalahnya dengan Alif. Laura pun langsung mematikan telepon nya dan meninggalkan percakapannya.

Laura pun kembali duduk untuk melanjutkan makan malamnya. Tiba-tiba sang kakak berbicara kepada Laura.

"Kamu yang sabar ya, besok kita lanjutkan cari bukti lainnya. Atau bagaimana kita jebak Alif dan Aulia agar mereka bisa kamu tanya bersama, sudah berapa lama mereka hubungan atau yang lainnya" Ujar kak Aldi memberikan dukungan dan masukan kepada Laura, agar masalahnya segera selesai.

Laura hanya menganggukkan kepalanya, Laura hanya bisa berdoa semoga dirinya selalu ditegarkan dan di sabar kan untuk menghadapi masalahnya.

1
Nur Adam
lnjut
Arie
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Nurhamidah
sedih ya bund😭
Arie
go Laura 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Nurhamidah
uuuuu jangan nangis hehehe🥺
Arie
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
UM Rah
selalu di gantung
Nurhamidah: huhu🥺
total 1 replies
Nurhamidah
iya kak siap, 🤗 jangan lupa follow kak
Anonim
lanjut thor
alsi ☁️
Semangat terus updatenya, Kak 💛
Ceritanya bagus, mungkin saran dari aku buat paragraf nya di rata kanan aja kak biar lebih rapih. tapi selebihnya udah keren kok, semangat yaa updatenya! 💛✨
Nurhamidah: ohiya kak paham kok rata kiri ya
total 4 replies
Nurhamidah
Makasih kakak
Arise.: Semangat terusss
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!