Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.
Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.
"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"
Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5
Devina sangat terkejut saat mendengar kabar dari seorang pelayan bahwa ada sekelompok orang yang dengan sengaja datang menghancurkan dekorasi dan semua persiapan pernikahan.
Tanpa berpikir panjang, dia segera berlari keluar ruang ganti, bergegas menuju aula utama yang seharusnya menjadi tempat bersejarah bagi hidupnya. Dia nampak tertegun saat melihat gedung itu telah berantakan, membuatnya sangat sesak.
Bukan hanya itu, semua tamu undangan yang sempat hadir, memutuskan untuk pergi dari tempat itu dengan ketakutan.
"Siapa yang melakukannya? Beraninya mereka membuat acara pernikahan putriku berantakan!" geram Robert dengan penuh amarah.
Sedangkan Jihan dan ibunya hanya saling memandang dengan tatapan kesal. Jika pernikahan ini gagal, kesempatan untuk menguasai kekayaan keluarga Buana akan hilang. Karena mereka hanya bisa mengandalkan Eliano dalam hal ini, Eliano yang mampu mengelola perusahaan. Karena itu, Eliano harus segera menikah dengan Devina.
Robert telah membuat keputusan bahwa hanya Devina satu-satunya pewaris dari seluruh kekayaan keluarga Buana. Sedangkan Jihan dan ibunya hanya diberikan beberapa persen saja. Karena itulah mengapa mereka merencanakan agar Eliano segera menikahi Devina. Jika Devina mati, otomatis Eliano sebagai suaminya Devina yang akan meneruskan perusahaan Buana.
Eliano yang baru tiba disana, dia nampak geram. "Aku pasti akan mencari tahu siapa orang yang telah menghancurkan pernikahan kami, Om. Aku akan memberikan pelajaran padanya."
Jihan tidak ingin pernikahan mereka gagal. Karena itu, dia mencoba memberikan saran. "Aku tahu acara ini sudah berantakan. Biar masalah ini ditangani oleh polisi. Tapi kalian bisa saja kan tetap melanjutkan pernikahan? Yang penting sah aja dulu."
Devina tidak setuju. "Aku ingin menikah sekali seumur hidup. Aku gak mau menikah dengan asal-asalan seperti ini."
Jihan dan Eliano saling berpandangan penuh arti. Lalu Eliano mencoba membujuk Devina. "Sayang, aku mengerti, kamu pasti ingin pernikahan kita digelar dengan megah, untuk menjadi kenangan indah kita. Tapi... aku rasa apa yang Jihan katakan tidak ada salahnya. Yang penting kita menikah dulu. Nanti kita bisa menggelar acara resepsi di hari yang lain."
Robert sependapat dengan Eliano. "Apa yang dikatakan oleh Eliano benar, Devina. Papa janji Papa akan mencari tahu siapa yang telah menghancurkan acara ini. Setelah itu, kita akan menggelar resepsi pernikahan dengan konsep yang kamu inginkan."
Devina menghela nafas. Apakah dia harus mengikuti saran dari mereka?
Setelah sekian lama berpikir, akhirnya Devina memutuskan untuk mengikuti saran dari mereka. "Baiklah, aku..."
Devina berhenti bicara saat melihat Asisten Rizaldi datang dengan tergesa-gesa. Wajahnya nampak gelisah. "Gawat, Tuan! Perusahaan kita sedang dalam masalah besar. Tiba-tiba, semua pemegang saham secara serentak memutuskan untuk menarik kembali saham mereka dan mencabut seluruh investasi yang ada di perusahaan kita!"
Semua orang yang ada disana terkejut mendengarnya. Bahkan Robert hampir nyaris pingsan, beruntung Eliano dengan sigap menahan tubuhnya.
"Papa! Papa gak apa-apa, kan?" tanya Devina dengan panik.
Robert hanya menggeleng lemah. Wajahnya nampak pucat.
Devina mengepalkan tangannya. Sungguh dia sangat penasaran. Siapa orang yang telah menghancurkan pesta pernikahannya dan menghancurkan perusahaan keluarganya.
Seketika pikirannya terlintas pada satu orang.
Abian Pratama.
Apakah mungkin semua ini adalah ulahnya?
"Tapi rasanya tidak mungkin. Untuk apa dia menghancurkan pesta pernikahanku?" gumam hati Devina.
Tapi... hanya dia satu-satunya orang yang mampu untuk melakukan semua ini. Devina tahu pria itu memiliki kekuasaan, bisa menghancurkan perusahaan saingannya dalam sekejap. Karena itu Devina tidak ingin berurusan dengan pria itu.
pasti elian cuma ngaku2 doang....😡