NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.

Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Lin Yuan mencondongkan tubuhnya ke depan meja, menatap lurus ke dalam mata Shen Yuxuan.

"Sebagai pacarmu, tugasku adalah membersihkan sampah sampah yang berani mengganggu tidur nyenyakmu."

Lin Yuan mengulurkan tangannya dan mengusap pelan kerutan di dahi Shen Yuxuan.

Sentuhan hangat dari jari Lin Yuan membuat Shen Yuxuan membeku seketika.

"Tunggu di sini dan minum teh dengan tenang."

Lin Yuan menarik tangannya dan berbalik menuju pintu keluar.

"Aku akan memastikan bahan bakumu sampai di lokasi proyek sebelum jam makan siang berakhir."

Lin Yuan melangkah keluar dari ruangan itu tanpa menunggu jawaban dari Shen Yuxuan.

Di dalam ruangan, Shen Yuxuan menyentuh dahinya yang baru saja diusap oleh Lin Yuan.

Wajah tsunderenya kembali merona merah, namun kali ini ada seulas senyum tipis yang menghiasi bibirnya.

'Pria berandalan yang sombong.'

Shen Yuxuan bergumam pelan, namun hatinya merasa jauh lebih tenang dari sebelumnya.

Gedung utama Grup Konstruksi Besi Hitam terletak di pinggiran kota yang agak kumuh.

Tempat ini lebih terlihat seperti markas preman daripada sebuah kantor perusahaan.

Puluhan pria berbadan besar dengan tato di sekujur tubuh berjaga jaga di area depan gedung.

Lin Yuan berjalan santai memasuki area tersebut tanpa merasa terintimidasi sedikit pun.

Seragam satpamnya membuat beberapa preman langsung menatapnya dengan tatapan merendahkan.

"Hei, Satpam, apakah kau tersesat?"

Seorang preman botak dengan tato naga di lehernya menghadang langkah Lin Yuan.

"Ini bukan tempat untuk meminta sumbangan, jadi cepat pergilah dari sini."

Lin Yuan berhenti dan menatap preman botak itu dengan senyum malas.

"Aku datang untuk mengambil pesanan bahan baku milik bosku yang cantik."

Lin Yuan mengorek telinganya dengan santai.

"Panggilkan babi gemuk bernama Bos Ma itu untuk menemuiku sekarang."

Keheningan sesaat menyelimuti halaman gedung tersebut sebelum tawa keras meledak dari para preman.

"Hahaha, kau dengar itu? Satpam gila ini berani memanggil Bos Ma dengan sebutan babi."

Preman botak itu tertawa terbahak bahak hingga memegangi perutnya.

Namun tawanya terhenti seketika saat sebuah tangan mencengkeram lehernya dengan kekuatan luar biasa.

Krak.

Lin Yuan memutar leher preman botak itu sedikit, tidak sampai patah, namun cukup untuk membuat pria itu jatuh pingsan karena aliran darah ke otaknya terhenti mendadak.

Bugh.

Tubuh besar preman itu jatuh ke tanah seperti karung beras yang bocor.

Sisa preman lainnya langsung menghentikan tawa mereka dan menatap Lin Yuan dengan mata melotot.

"Sialan, serang dia."

Puluhan preman itu langsung mencabut pisau lipat dan pipa besi dari balik baju mereka.

Mereka menerjang Lin Yuan secara bersamaan seperti kawanan hyena liar yang kelaparan.

Lin Yuan menghela napas panjang, merasa sedikit kecewa dengan kualitas musuh musuhnya.

"Bahkan pemanasan saja tidak cukup."

Lin Yuan bergumam pelan sebelum tubuhnya melesat maju bagaikan bayangan hitam.

Pertunjukan pembantaian sepihak pun dimulai di halaman gedung Konstruksi Besi Hitam.

Bugh. Krak. Argh.

Suara tulang patah dan jeritan kesakitan bergema silih berganti.

Lin Yuan bergerak dengan efisiensi mematikan yang hanya dimiliki oleh seorang pembunuh profesional.

Dia tidak pernah melakukan gerakan yang sia sia.

Setiap pukulan dan tendangannya selalu menemukan titik lemah musuh dengan akurasi yang mengerikan.

Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, puluhan preman bertato itu sudah terkapar di tanah.

Ada yang memegangi lengan mereka yang patah, ada pula yang muntah darah memegangi perut mereka.

Lin Yuan berjalan melewati tumpukan tubuh manusia itu tanpa mengotori seragamnya sama sekali.

Dia melangkah santai memasuki lobi gedung dan menuju lift yang akan membawanya ke ruangan Bos Ma.

Di lantai atas, Bos Ma sedang duduk di sofa mewahnya sambil memeluk dua orang wanita berpakaian sangat minim.

Pria gemuk itu sedang asyik meminum anggur sambil membayangkan Shen Yuxuan datang memohon padanya nanti malam.

"Arghhh, benar... Begitu, hisap yang kuat pakai mulutmu yang seksi itu, nona Yuxuan"

Brak.

Pintu ruangan Bos Ma ditendang hingga terlepas dari engselnya.

Daun pintu dari kayu jati itu terbang melayang dan menghantam meja kaca di depan Bos Ma hingga hancur berantakan.

Prang.

Bos Ma terkejut bukan main hingga anggur di tangannya tumpah membasahi celananya.

Kedua wanita di pelukannya menjerit ketakutan dan lari bersembunyi di sudut ruangan.

Lin Yuan melangkah masuk menembus kepulan debu dari pintu yang hancur.

Tatapan matanya sedingin es di kutub utara saat dia menatap Bos Ma yang gemetar ketakutan.

"Kudengar kau menyuruh pacarku datang menemuimu dengan pakaian tipis malam ini."

Lin Yuan berjalan mendekati Bos Ma dengan langkah pelan yang terdengar seperti ketukan palu kematian.

"Aku penasaran, apakah tulang tulangmu cukup kuat untuk menerima konsekuensi dari ucapanmu itu, Babi Tua?"

Aura membunuh yang sangat pekat langsung menyelimuti seluruh ruangan mewah itu.

Bos Ma merasakan napasnya tercekat, seolah olah ada tangan tak kasat mata yang sedang mencekik lehernya perlahan.

Dia sadar bahwa dia baru saja memancing kemarahan dari iblis yang salah.

1
Reed
Wah /Hunger/, cepat up-nya Thor /Curse/
Kak Seto Kangen Band
coba lebih gede lagi cleavage nya kak👍
Reed
Lingtiang /Drool//Drool//Drool/
Reed
Hore, sepuluh Bab /Determined/. Jadikan 20 Bab Thor updatenya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Sangat bombastis /Drool/, mana 10 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Reed
/Hunger//Hunger//Hunger/, Up Lagi Kak /Drool//Drool//Drool/
Reed
/Drool//Awkward//Awkward/, Ditunggu 8 Babnya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Wah /Hunger//Hunger//Hunger/, langsung 10 Bab Thor /Curse//Curse/
Reed: Kamu pasti bisa Kak /Determined/
total 2 replies
Gege
lempar semua Thor 10k kata..gasss
Gege
mendadak MC ditabrak truk tronton Daan...Ding...😄🤣🤭
Tri Wahyuni: Gege berulah lagi🤭😅😅
total 2 replies
Gege
ada suara dingg...engga ini Thor...😄🤣
Yui: ehehehe, bukan system inih/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!