NovelToon NovelToon
Nyonya Tak Bertuan

Nyonya Tak Bertuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Angst / Nikah Kontrak / Romansa
Popularitas:455.9k
Nilai: 5
Nama Author: Karita Ta

Sejak mereka menikah satu tahun yang lalu, Sherina sama sekali belum disentuh oleh suaminya.

Dia bertahan hanya karena sumpah yang sudah ia ambil dihadapan almarhumah ibunya. Belum lagi, karena semua hak waris milik mertuanya yang dibebankan padanya.

Kesabaran wanita itu benar-benar dihabiskan untuk menghadapi Ivander yang tak pernah meliriknya. Hingga suatu saat, Sherina yang sudah muak dengan perselingkuhan suaminya, memutuskan untuk bercerai.

"Kau harus menikahinya dan menunggu bayi kalian lahir. Untuk masalah warisan yang papa berikan padaku sebagai jaminan pernikahan, aku yang akan mengurusnya."

Namun, setelah keinginan Ivander untuk bercerai dikabulkan oleh Sherina, kini justru Ivander yang tak ingin bercerai. Dia berusaha mati-matian untuk mempertahankan pernikahannya dengan Sherina, meskipun dia sudah menikahi kekasihnya yang sedang mengandung benihnya.

"Sampai kapanpun itu, aku tidak akan menceraikanmu!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karita Ta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Seharian ini Ivander sangat sedikit berbicara dengan Nessie. Pria itu lebih memilih untuk menghindari kegiatan yang kemungkinan akan membuatnya bertemu dengan Nessie.

Berbeda halnya dengan Sherina. Wanita yang tengah makan siang dengan teman kantornya itu, tengah melamun menatap ke luar jendela yang ada di hadapannya.

"Pilihan ku tidak salah, bukan? Hanya itu yang bisa ku lakukan." Sembari mengaduk kopinya, Sherina menundukkan kepalanya.

"Kau sudah benar, Rin. Mau diapakan pun, kamu berhak atas rumah tanggamu. Dia suamimu, dan kau istri sahnya." Gadis cantik yang duduk di sebelah Sherina itu, sangat setuju dengan rencana sahabatnya.

"Tapi kenapa harus menikah? Bukankah jika dengan cara seperti itu, otomatis kau memberikan kesempatan agar wanita itu semakin dekat dengan suamimu?"

Benar, dengan cara menikah, otomatis suaminya akan selalu dekat dengan sekretarisnya itu. Tapi, Sherina sudah memikirkan semuanya dengan begitu matang.

"Itu usaha terakhirku, Nad. Ku bisa melihat, apakah selama beberapa bulan ke depan suamiku bisa berubah atau tidak. Syukurlah jika Ivander bisa tersadar, tapi jika tidak maka mau tidak mau aku harus menyerah."

Sherina tersenyum tipis sembari membayangkan jika suaminya dapat disadarkan. Pasti hal itu akan menjadi hal yang paling membahagiakan baginya.

"Kau wanita yang sangat kuat, Rin. Kau pasti bisa," ujar Nadine mencoba menyemangati sahabatnya.

"Tapi jika ku lihat, wanita itu tidak lebih baik darimu. Aku sudah melihat wajahnya," Nadine menyantap makan siangnya sembari melanjutkan obrolannya dengan Sherina.

Sore harinya, Sherina yang baru pulang dari kantor mengernyitkan keningnya saat melihat mobil lain yang terparkir di halaman rumahnya. "Apakah tamu Ivander?"

Lantaran tak ingin pusing menebak, Sherina segera masuk ke dalam rumah. Sherina yang sejak tadi penasaran dengan siapa yang datang ke rumahnya itu, seketika merotasikan matanya saat tahu jika kekasih suaminya lah yang datang ke rumah.

"Kau sudah pulang?" tanya Ivander yang langsung menarik lengannya dari pinggang Nessie.

Sherina hanya mengangguk sekali dan berjalan menuju kamarnya. Ivander menatap punggung Sherina yang tertutup oleh rambut lurus berwarna coklat milik wanita itu.

"Bisakah kau duduk sebentar, di sini?" tanya Ivander lagi yang membuat Sherina menolehkan kepalanya.

"Setelah aku mandi," jawab Sherina dengan terus melangkahkan kakinya.

Ivander hanya mengangguk dan tersenyum mendengar jawaban Sherina.

Setelah beberapa saat, Sherina kembali ke bawah dengan ponsel yang ada di tangannya. Wanita itu duduk di seberang Ivander dan Nessie yang sedang menonton televisi.

"Apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Sherina yang langsung disambut dengan deheman dari pria itu.

"Aku yang akan berbicara padamu," sela Nessie yang hanya ditanggapi dengan wajah datar oleh Sherina.

Sherina hanya memberi isyarat agar wanita itu segera berbicara. Sherina juga menatap ekspresi suaminya yang terlihat sedikit tidak senang.

"Apakah benar yang dikatakan oleh Ivander? Kau meminta agar kami menikah?" Nessie bertanya hal tersebut dengan sangat semangat.

Sherina mengangguk sembari menekuk kedua sikunya di atas paha. "Benar, apakah kau senang?"

Nessie yang sejak tadi sudah terlalu senang itu seketika menatap Sherina dengan wajah datarnya. Dia menatap Ivander yang ternyata juga menatapnya dengan tatapan datar.

"Tidak, aku hanya memastikan saja. Bukan begitu, Sayang?" jawab Nessie dengan sedikit kaku sembari memeluk lengan milik Ivander.

Sherina bersikap biasa saja saat melihat hal tersebut. "Apa yang dikatakan oleh kekasihmu itu, semua benar. Kau hanya tinggal mengikuti jalan permainannya saja."

Nessie mengerut saat mendengar apa yang Sherina katakan. Wanita itu berkedip bingung sembari menatap Sherina serta Ivander.

"Akhir pekan ini kau juga siapkan paspor serta visamu. Kita akan ke Kanada," ujar Sherina lagi sembari menatap Ivander serta Nessie secara bergantian.

Nessie mengangguk patuh. Berbeda halnya dengan Ivander. Pria itu menatap Sherina dengan tatapan penuh arti. Dia melihat ada sesuatu yang sedang Sherina tahan.

Saat Ivander hendak berbicara lebih banyak dengan istrinya, tiba-tiba ponsel milik Sherina berdering. Wanita itu menatap layar ponselnya dan seketika senyumnya mengembang.

"Diko?" pekik Sherina dengan begitu bahagianya, sembari menerima telepon dari pria bernama Diko itu.

"Diko?! Kamu apa kabar?!" sapa Sherina dahulu yang langsung membuat Ivander menatapnya dengan tatapan tajam.

"Aku baik, Rin. Kamu apa kabar, hm?" jawab pria itu dengan begitu bahagianya.

"Kalian lanjut saja, aku harus pergi." Sherina yang ingin berbicara banyak hal dengan Diko itu pun memutuskan untuk pergi dari hadapan suaminya dan kekasihnya.

Nessie yang melihat perbedaan reaksi dari pasangan suami istri di hadapannya itu, hanya menganggukkan kepalanya menyahuti apa yang Sherina katakan.

Ivander menatap kepergian istrinya yang saat ini berjalan menuju teras rumah. Rahang milik pria itu seketika mengerat saat membayangkan apa yang dibicarakan oleh kedua sahabat dekat itu.

"Ada apa denganmu? Kenapa kau terus menatap wanita itu?!" Nessie yang geram karena sejak tadi Ivander menatap Sherina yang berada di luar, menolehkan kepala Ivander dengan begitu kasar.

"Jangan sentuh aku! Dan jangan terlalu ikut campur dengan urusanku!" bentak Ivander lalu segera bangkit dari duduknya.

Pria itu melangkahkan kakinya untuk naik ke atas. Entah mengapa, ada yang membakar hatinya ketika melihat Sherina menerima telepon dari pria lain.

"Aku tidak akan membiarkan pria baj*ngan itu mendekati Sherina!"

1
Emn Sc
ternyata belum tamat... masih berlanjut.
Umma Nina: ijin promo novel baru kak, judul nya Jerat Pinjol, semoga berkenan hadir, terima kasih
total 1 replies
Bzaa
yg kuat Sherina, jgn Mao di rayu SM ivander
Bzaa
good job Sherina
Bzaa
gregetan lama2 ma si Nessie
Bzaa
semangat tor 👍👍
Bzaa
nikahi aja nessi .. tpi ceraikan Sherina dl biar dia dapet yg lebih segalanya...
Bzaa
semangat tor 💪😘
Bzaa
absen dl ah...hadir aku ya tor......🫰
Biduri Aura
wah penasaran 🤔🤔🤔sebenarnya apa yang terjadi??? hnya Author yang tau 🤭🥰🤭
Biduri Aura
kayak ny chapter 2 nih😁😁😁
Karita Ta: lanjut season 2 ya kak hehe
total 1 replies
Harun Gayam
hebat othornya cerita yg plng g jelas dan gabut yg pernah saya baca, tp bagus deh tamat ketimbang ngebuang waktu🙈🙊🙉🤣🤣
Karita Ta: iya kak, sesuai permintaan kakak kemarin ya... ceritanya kan sudah selesai, jadi kakak tidak perlu buang-buang waktu buat cerita ini. terimakasih sudah membaca kak 😘😍
total 1 replies
ArchaBeryl
lanjut dunk kak 💪
ArchaBeryl: ya kak soalnya lagi sibuk sama anak2🤭
total 2 replies
Lina Erlawati
pelakorny aja blm jelas. msh gantung ko Uda end aj
Karita Ta: lanjut part 2 ya bunda, dipangkas karena takut buang-buang bab yang kurang menarik. nanti di sana masih ada si pelakor juga kok, dihempaskan.
total 1 replies
Noey Aprilia
Iiissshhh....aku sbl sm alissa,dsr ulat keket.....kpn sih dia kna krma,skt bnrn gtu....biar ga gnggu sherina sm marvin lg....
Eehh...ivander sm anne jd nkh y????
Biduri Aura
kok dikit banget updatenya 😔😔😔ayoo semangat Thor bikin karya-karya ny
Biduri Aura
bagus sher balas dgn cantik,, biar ulat bulu menyingkir,klau bisa d musnah kn 😂😂😂hrs kejam sedikit untuk melindungi kluarga
Noey Aprilia
Hhhmmm...ulat bulu msh aja nmpel2 sm suami orng,ga malu apa...dlu drama kna pnykit parah,trs pura2 mati....skrng dtng lg jd pelakor,dsr gila....mga aja bnrn kna pnykit,biar tau rsanya gmna....
sbllll....
Harun Gayam
tambah kesini partnya tmbh pendek, ceritanya tambh g jelas terkesan dipaksakan, episode di buat panjang tp ceritanya ada yg ngeganjal dan terkesan ada miss d partnya. sarankan klo othornya udah buntu mending d buat and aj ceritanya.
Lina Erlawati: setuju, dari marah Krn bini koma lakinya sibuk SM wanita Laen lupa bini. kok tau tau laki yg Mrs JD korban dgn sakit katanya, yg kmrn itu aja blm kelar Lo Uda diksh crita lakinya sakit trs sakitnya bs JD alasan dia SM mantan???... Krn jarang up JD lompat2. pdhl lumyn oke
total 1 replies
Monica Clarisa
trus kmana perginya si lakoooor.......
Harun Gayam
tp ceritanya kyk ada part yg ganjal, klo hanya cuma mis komunikasi ngapain juga marvin bawa sheila pulang juga , harusnya dia tau itu bakal memperburuk kesalahpahaman mereka.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!