NovelToon NovelToon
Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Lahir dari keluarga islami, dituntut untuk selalu taat, memiliki saudara perempuan dan ternyata menjadi bahan perbandingan. Aluna gadis 20 tahun yang baru saja lulus kuliah dan memiliki banyak cita-cita harus menerima takdirnya saat dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang tidak dia kenal.

Aluna tetap pada keputusannya untuk mengejar karirnya, membuat Aluna harus meninggalkan pernikahannya untuk memenuhi janji kepada seseorang yang telah menunggunya.

Tetapi siapa sangka ternyata Aluna justru mendapatkan penghianatan dengan penuh kebohongan. Aluna harus menerima takdirnya atas kesalahan besar yang telah ia lakukan.

Setelah beberapa tahun meninggalkan pernikahannya. Aluna kembali terjerat dengan pria yang harus dia nikahi beberapa tahun yang lalu.

Bagaimana kelanjutan hubungan Aluna? apakah pria yang harusnya menikah dengannya membencinya dan ingin membalasnya?"




Jangan lupa untuk terus mengikut novel ini.

follow Ig ainunharahap12.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16 Ketegangan Yang Di Ciptakan

Setelah keluar dari ruangan Ravindra. Aluna kesulitan menelan ludah. Aluna dengan memegang dadanya.

"Galak amat!" ucapnya masih membayangkan bagaimana wajah dingin atasan ini memberi ancaman tepat di depannya.

"Kalau begini aku tidak akan mau menikah dengannya. Belum apa-apa dia sudah mengancam, lalu bagaimana jika kami menikah nanti. Aku sangat yakin dia tidak akan memperlakukanku dengan baik, mungkin saja dia akan melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga," Aluna sampai mengedikkan kedua bahunya karena tidak membayangkan apa yang terjadi.

"Sudahlah, untung saja sebelum menikah dia sudah memperlihatkan bagaimana sifat aslinya," gumam Aluna, kemudian langsung meninggalkan ruangan Ravindra.

*****

Aluna terlihat begitu gelisah berada di taman rumahnya, bagaimana tidak sekarang tinggal menunggu keputusannya untuk menyetujui pernikahan, tetapi Aluna sebenarnya tidak punya pilihan lain. Menolak pernikahan akan mendapat masalah dari Ravindra dan jika melanjutkan pernikahan maka hidupnya menjadi taruhan.

"Jika ragu sebaiknya jangan dilakukan!" Aluna membalikkan tubuhnya dengan cepat dan siapa lagi yang berbicara jika bukan Jiya.

"Apa maksud Kakak?" tanyanya dengan dahi mengkerut.

"Kakak tahu Kamu sebenarnya tidak ingin menikah dengan Ravindra. Lagi pula sudah pasti Ravindra memiliki rencana ketika dia kembali berencana untuk menikah dengan kamu, mungkin saja Ravindra ingin balas dendam pada kamu," ucap Jiya.

"Kakak sengaja mengatakan hal seperti itu ingin membuatku takut?" tebak Aluna.

"Untuk apa?" tanya Jiya.

"Karena Kakak menyukainya," jawab Aluna secara blak-blakan membuat Jiya terdiam sesaat.

"Apa maksud kamu?" tanya Jiya lagi.

"Bukankah Kakak waktu itu ingin menggantikanku sebagai calon pengantin untuk dia dan sekarang kakak seolah-olah menghalangiku menikah dengan Ravindra, karena Kakak takut bersamanya," ucap Aluna sudah cukup menahan diri atas ikut campurnya sang kakak terhadap masalahnya.

"Kamu berpikiran hal seperti itu?" tanya Jiya memastikan.

"Jika tidak lalu apalagi?" jawab Aluna.

"Aluna Kakak tidak menyangka jika pemikiran kamu benar-benar buruk kepada Kakak. Padahal semua yang Kakak lakukan waktu itu hanya demi menjaga dua nama keluarga," sahut Jiya.

"Benarkah! Tetapi sudahlah, mana mungkin juga Kakak mengakui. Aku juga tidak mengerti sebenarnya seperti apakah kepribadian Kakak saat ini yang aku hadapi," ucap Aluna kemudian langsung berlalu dari hadapi Jiya.

Jiya menghela nafas hanya melihat kepergian adiknya itu sebelah Aluna menyampaikan semua yang ingin dia katakan kepada Jiya.

*****

Pernikahan.

Hari ini untuk yang kedua kalinya setelah 3 tahun lalu. Pernikahan Aluna kembali dilaksanakan. Aluna tidak punya pilihan lain selain setuju menikah dengan Ravindra daripada harus menjadi istri kedua Firman.

Pernikahan Aluna diadakan di kediaman orang tuanya. Aluna saat ini terlihat begitu cantik dan anggun menggunakan dress panjang dengan payet kebaya yang dipadukan modern dan tradisional berwarna putih.

Tidak lupa di bagian kepalanya diberikan Selayar yang menutup sebagian rambutnya. Aluna benar-benar elegan dan terlihat mewah menggunakan dress kebaya yang simpel itu. Tubuhnya yang profesional membuat dress tersebut sangat cocok pada tubuh langsingnya.

"Keluarga pengantin pria sudah menunggu sejak tadi, tetapi anehnya pengantin prianya tidak belum kelihatan," mata Aluna bergerak ketika mendengar perias yang masih berada di dalam kamarnya berbicara pelan-pelan.

"Mungkin saja masih dalam perjalanan dengan rombongan berikutnya," sahut yang satunya.

"Tetapi acaranya sebentar lagi akan dimulai dan sangat aneh jika pengantin pria belum juga kelihatan," ucap yang satunya lagi.

Wajah Aluna terlihat murung di depan cermin, tidak bisa bohong jika ada sesuatu yang dia cemaskan.

"Ya Allah, apa benar beliau sedang membalasku?" batin Aluna benar-benar terlihat sangat takut.

Krekkk.

Suara pintu dibuka dan ternyata Umi memasuki ruangan tersebut.

"Apa Aluna sudah selesai di rias?" tanya Wulan.

"Sudah Bu," jawab semuanya.

"Kalau begitu ayo langsung saja dibawa keluar," ucap Wulan.

"Apa proses ijab kabul yang akan segera dimulai?" tanya Aluna memastikan.

"Penghulu sudah tiba dan agar tidak terlalu lama menunggu ada sebaiknya salah satu calon pengantin sudah berada di tempat proses ijab kabul," jawab Wulan.

"Salah satu pengantin! Apa artinya beliau memang belum datang," batin Aluna semakin merasa ada yang tidak beres.

"Aluna!" tegur Wulan membuat Aluna tersadar dari lamunannya.

"Kamu jangan melamun seperti itu. Ayo kita langsung turun saja," ucap Wulan membuat Aluna menganggukkan kepala.

Dengan menarik nafas panjang dan membuang perlahan ke depan. Aluna mencoba untuk setenang mungkin dan berdiri dari tempat duduknya.

Sampai akhirnya Aluna sudah berada di acara proses ijab kabul dilaksanakan. Banyak tamu menghadiri acara tersebut, keluarga besar Ravindra juga sudah hadir. Mata Aluna mencari-cari calon suaminya dan benar orang yang dia cari tidak dia temukan di sana.

"Kapan acaranya akan dimulai? Kenapa calon pengantin pria tidak kelihatan," Aluna kembali mendengar bisikan parah tamu undangannya yang ternyata sudah cenderung karena acara tersebut belum dimulai.

Aluna melihat ke arah kedua orang tuanya yang berbicara dengan kedua orang tua Ravindra. Tampak terlihat jelas bagaimana perdebatan di antara, seperti ada kegelisahan dan kepanikan.

Aluna duduk di salah satu bangku untuk menenangkan diri, lututnya tiba-tiba saja menghilang dan bisa-bisa dia pingsan dalam acara tersebut.

"Minumlah dulu!" tiba-tiba Jiya menghampiri adiknya itu dan memberikan segelas air putih untuk Aluna.

Aluna mengambilnya karena memang membutuhkan air tersebut menenangkan dirinya atas kekacauan yang sudah mulai terjadi.

"Kakak sudah mengatakan kepada kamu. Ravindra tidak mungkin atas semua kesalahan yang kamu lakukan. Jika dia setuju untuk pernikahan itu dan maka ada sesuatu," ucap Jiya.

Aluna semakin cemas dan melihat di sekitarnya, orang-orang terus saja berbisik-bisik.

"Ya Allah bagaimana semua ini? Apa mungkin ini adalah karma untukku, apa mungkin ini adalah balasan untukku karena telah mempermalukan dua keluarga. Aku akhirnya berada dalam posisi ini, waktu itu dengan mudahnya aku meninggalkan pernikahan tanpa memikirkan apapun,"

"Sekarang posisi orang-orang yang malu akibat perbuatanku telah aku rasakan. Ini sudah menjadi takdirku," batin Aluna benar-benar pasrah atas karma yang akan dia dapatkan.

"Bagaimana Bu?" apa pernikahan ini kita lanjutkan, soalnya kita sudah menunggu lebih dari satu jam dan pengantin pria tidak juga kunjung datang?" tanya penghulu.

"Tunggu sebentar lagi. Pak, saya sejak tadi berusaha untuk menghubungi putra saya dan mungkin saja ada sesuatu terjadi di jalan," Risma sejak tadi berusaha untuk menenangkan penghulu dan juga para tamu.

Aluna sudah pasrah dengan takdir hidupnya, dia melihat ke arah orang tuanya dan itulah yang dirasakan orang tuanya sewaktu Aluna lari di hari pernikahannya dan betapa malunya keluarganya karena perbuatan bodohnya.

"Ya Allah Ravindra ada apa dengan kamu kenapa kamu tidak muncul juga," gumam Risma.

"Mbak, jika Ravindra tidak melanjutkan pernikahan ini. Maka mungkin lebih baik kita langsung mengatakan saja kepada para tamu undangan agar mereka tidak menunggu terlalu lama," ucap Wulan juga terlihat begitu pasrah karena menganggap apa yang terjadi pasti pembalasan untuk mereka.

"Mbak, jangan berpikir aneh-aneh. Putra saya tidak seperti itu," ucap Risma.

"Sudahlah Tante. Aluna sendiri yang akan meminta maaf kepada tamu undangan," ucap Aluna benar-benar sudah pasrah.

"Maaf saya terlambat!" tiba-tiba saja di tengah ketegangan itu terdengar suara tidak asing itu membuat semua mata tertuju pada pria tampan berjas dengan penuh kharismatik tersebut.

Bersambung.....

1
Devi Novita
baik alurnya dan ceritanya not bad
Devi Novita
jiya siwanita ruba berkedok malaikat yg lugu dan polos
Devi Novita
kayak nya jia sengaja biarin Luna pergi karena filingku dia suka dgn Ravindra dan mungkin berharap menjadi pengantin pengganti🤭😁
YuWie
maumu apa tuh lun alun
YuWie
akhirnya pintat juga kau alun..tahu skenario kakakmu
YuWie
jiya kie manupulatif sebwnarnya..dia iri sama aluna..playinh victim.
YuWie
itu akibat jika menikah dijodohkan tapi tidak tau tampang calon nya.
YuWie
jadinya apa alasan jiya dinikahkan dg firman
YuWie
org tua islami yg aneh..krn pingin melempar tanggung jawab anak ke suami shg kakak nya di abaikan dan menikahkan adiknya dulu...seriusss
YuWie
awal yg agak membingungkan..kenapa kakàk nya gak duluan... sehingga mata kakak nya selalu memandang calon nya aluna
Gintania nia
bagus dong
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻
Indriani Kartini
yg pasti jiya iri sama adiknya sendiri
Yuliana Tunru
smoga kebahqgiaqn selalu menyertai mu aluna ..rimna nih biang kerok saat akuna pulang oasti murka krn ravi ttp pilih aluna 🤭🤭
Yuliana Tunru
iya jika jiya puhya rasa malu klo tdk atau malah makin benci aluna dan makin obsesi hanvurkan pernikahan aluna 😡
Yuliana Tunru
akhir x teejadi jg di t4 yg indah dan tenang 💪💪💪 biar cibta makin dalam dan tanpa ada gangguan orang2 jahat 🤭🤭
Oma Gavin
akhirnya unboxing semoga aluna segera hamil dan jiya bener" mandul tidak bisa hamil sesuai ucapannya biar tau rasa karma nya ucapan adalah doa
Elly Felany
di Ulang" thor
Oma Gavin
kok ravindra bisa tau keberadaan aluna
Oma Gavin
wah ngga seru hukuman buat jiya hanya dari ortunya harusnya lebih kejam lagi karena selama ini dia sudah terlalu jahat sama aluna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!