NovelToon NovelToon
ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.

Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.

Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.

Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Di sebuah restoran mewah, malam ini Dylan sedang menunggu kedatangan Bianca di ruangan VVIP, tempat yang telah diatur oleh Asisten Fara.

Disana, telah terhidang berbagai jenis makanan dan minuman mewah. Hal tersebut membuat Dylan bertanya-tanya, mengapa Bianca ingin bertemu dengannya di restoran semewah ini? Bahkan telah disajikan berbagai hidangan yang harganya cukup fantastis.

Dylan menjadi teringat dengan perkataan Yoga, saat dia menceritakan bahwa Bianca tiba-tiba meminta bertemu dengannya di sebuah restoran mewah. Waktu itu Yoga malah menakut-nakutinya, "Wah! Hati-hati, Lan. Mungkin saja dia meminta kamu buat jual beberapa organ tubuh untuk melunasi hutang. Makanya kamu disuruh makan enak dulu."

Bagaimana jika ternyata apa yang dikatakan Yoga benar?

Ceklek!

Tiba-tiba terdengar suara seseorang membuka pintu.

Dylan segera menoleh ke arah sana, dia melihat Bianca yang sedang masuk ke dalam ruangan tersebut. Gadis itu mengenakan gaun berwarna merah dengan rambut bergelombangnya yang terurai, sangat terlihat cantik, sampai mata Dylan tak berkedip melihatnya.

Dylan segera mengingatkan hatinya sendiri betapa mengerikannya kepribadian gadis dihadapannya itu, karena itu dia tidak boleh terpesona dengan penampilan luarnya. Dia harus tetap tenang saat Bianca duduk di seberangnya, hanya terpisah oleh meja makan.

Dylan berusaha terlihat santai. "Aku tahu niat kamu bertemu denganku untuk membahas..."

Dengan nada dingin, Bianca memotong perkataannya, "Berapa usiamu?"

Dylan tidak mengerti, mengapa Bianca tiba-tiba bertanya tentang usianya. Lalu, dia menjawab dengan kikuk, "Usiaku... 26 tahun."

"Aku dengar kamu sering melakukan praktik medis secara ilegal?" tanya Bianca, tanpa basi basi.

Dylan malah tertawa kecil, "Jadi diam-diam kamu menyelidikiku?"

Bianca tidak menghiraukan protes dari Dylan. Dia bertanya lagi, "Kenapa tidak bekerja di rumah sakit secara resmi?"

Bianca selalu bertanya dengan nada dingin dan tatapan tajam, sama sekali tidak terlihat sedang melakukan pendekatan dengan seorang pria. Malah lebih terlihat sedang menginterogasi.

Dylan menghela napas sebentar, lalu menjawab, "Karena terkendala biaya, aku memutuskan untuk berhenti kuliah. Tanpa ijazah resmi, tidak mungkin aku bisa masuk kerja di rumah sakit."

Bianca bertanya lagi, "Apa kamu sudah melakukan tes kesehatan secara menyeluruh pada tubuhmu?"

Dia sengaja bertanya seperti itu, karena dia tidak ingin tinggal bersama dengan orang yang memiliki penyakit menular. Meskipun tidak akan ada sentuhan fisik, tapi calon suaminya harus benar-benar steril.

Dylan merasa tidak enak hati. Mengapa Bianca tiba-tiba bertanya tentang tes kesehatan. Apakah mungkin kecurigaan Yoga benar bahwa Bianca berniat membujuknya untuk menyerahkan beberapa organ tubuhnya agar bisa melunasi hutang?

Dengan wajah yang sedikit tegang, Dylan merogoh ponsel dari saku kemeja, lalu memperlihatkan hasil tes kesehatan yang tersimpan secara online kepada Bianca.

"Hm, kamu sangat sehat dan tidak memiliki penyakit apapun. Aku rasa kamu sangat cocok," ucap Bianca setelah melihat hasil tes kesehatan itu.

Cocok?

Dylan menjadi panas dingin mendengarnya. Tenggorokannya terasa kering. Dia minum dulu sebentar, lalu segera berbicara pada Bianca.

"Aku tahu niat kamu ingin bertemu denganku, karena ingin menagih hutangku, kan? Saat ini aku sedang berusaha untuk mencari pekerjaan sampingan agar aku bisa secepatnya melunasi hutang itu. Tapi aku tidak setuju kalau sampai kamu membujuk aku untuk menjual beberapa organ tubuhku. Aku masih muda... "

Dylan berhenti bicara saat mendengar suara Bianca yang tiba-tiba tertawa, seakan ada yang lucu.

Selama delapan belas tahun lamanya, Bianca tidak pernah tertawa seperti itu. Perutnya sangat sakit saat mendengar perkataan Dylan yang salah paham padanya, apalagi membahas tentang organ tubuh.

Pria ini benar-benar polos, membuat Bianca tidak bisa menahan tawa, meskipun tawanya tetap terlihat elegan.

"Kenapa malah tertawa? Apa ada yang lucu?" tanya Dylan dengan nada kebingungan.

Bianca pun berhenti tertawa, kembali memasang wajah dinginnya. "Aku tidak sekejam itu. Justru kamu harus merasa bangga, karena dari sekian pria yang menginginkanku, aku memutuskan untuk memilihmu. Anggap saja kamu telah mendapatkan jackpot."

Dylan mengerutkan keningnya. Tidak mengerti dengan apa yang Bianca bicarakan. "Memilihku? Dalam hal apa?"

Bianca menjawab dengan nada datar, "Aku ingin kita menikah."

1
Rini Alya
setiap adegan panas selalu brutal ga ada sisi romantis nya pelan² tapi menghanyutkan
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Akhirnya hidup dengan takdir masing² sesuai takdir Author.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Akhirnya ada yang sadar juga Bob.😏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Aduuhh pasti sakit banget tuh biji.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Weh si Niken di bebasin lagi kah.🤔
padahal Dia sudah jahat banget mau nyelakain Bianca dan sudah hampir menghilangkan nyawaMu Lan, rugi dong kalau di lepas gitu aja.

Sekalian si Pram kasih kenang²an dulu sebelum di penjarakan lumayan di bikin memar² atau remuk sekalian tulang belulangnya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Dih ngeri amat mau ke Kamboja, Ke sana mau berbisnis apa mau nyerahin nyawa mu sendiri Pram... buat di jual Organ dalamnya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Penjarakan mereka lah, mada di biarkan bebas lama² kan ga adil buat Kamu Lan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Mana mau laki² pengecut seperti Bobby ngakuin kesalahan dan nyerahin diri ke Polisi.... pasti Dia ga mau lah kehilangan kenyamannya yang selama ini Dia dapatkan
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kalau masih Kritis bukannya di masukkan ke ruang ICU, bukan ruang rawat inap ya.🤔

Maaf kalau salah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Amiitt amiitt jabang bayi belatung bangke, ga tau malu si Niken.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nikwn Gelar dokter hasil sogok sih jadi 11 12 dengan Pram, pantes suka ambil keputusan asal.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
mending Blok saja Nomornya si Niken dan Sinta, Lan ga usah lagi berhubungan dengan meraka sudah cukup kamu bayar hutang budi pada mereka.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Dih Pede banget Niken, cuci muka dulu Ken biar ga kelamaan mimpinya... Dylan ga mungkin mau balik laginsama kamu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 Nah Lho malu sendiri kan Bi sudah di larang tapi maksa di buka.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
habat kan Dylan bisa menjadi suami seOrang Bianca yang kaya raya.👍🤭

Bianca lebih peka bedain mana barang asli dan mana barang palsu., biarpun itu ga di sengaja.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nah baguslah Dylan bisa melanjutkan kuliahnya lagi buat bisa menyingkirkan Hama² yang sudah lama ke enakan hidup bebas dan bahagia .👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Orang yang anda rwndahkan itu Anak kandung anda sendiri pak Bobby, anda butuh kaca biar ga lupa kalau anda hidup dengan harta warisan Maya dan Kakeknya Dylan.😡
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Preett SETIA Selingkuh Tiada Akhir maksudnya kali Pram.

seOrang Cassanova ngaku setia, omonganMu kayak Kentut Pram.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Emang bisa Dylan masuk dan kerja di RS sedangkan pendidikannya lulusan Sma....apa lagi Direkturnya si Pram pasti bakal di persulit tuh sama Dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bagis Lan, jangan cuma Bianca saja yang di untungkan tapi Kamu juga harus dapet Untung biar ga sia² jalanin nikah kontrak.. jangan mau rugi sendiri.👍😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!