NovelToon NovelToon
Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua

Status: tamat
Genre:Pelakor / Suami Tak Berguna / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: ilham risa

Nama nya Aira Saraswati, seorang ibu rumah tangga yang sudah memiliki dua orang anak,

Dia memiliki suami yang sangat baik dan penuh kasih sayang, tidak pernah berkata kasar atau pun menyakiti hati,

Tapi... bagaimana jika Aira memergoki suami nya sedang berjalan dengan wanita yang terlihat lebih muda dari dirinya, apakah Aira akan tetap percaya kepada suami nya tersebut...,


Ikuti kisah rumah tangga Aira yang akan mengungkap misteri dari suami nya sendiri ,


Apakah benar jika suami nya mendua? atau bisa jadi Aira yang sudah salah sangka,...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham risa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebaikan yang salah

Setelah hampir setengah jam lama nya, berkonsultasi dengan dokter anak yang menangani kesehatan Laura, akhirnya Aira bisa keluar dari ruangan dokter tersebut..

Dada nya terasa sesak, bagaikan ada puluhan batu besar yang bertumpu untuk menimpa dirinya..

Masih teringat dengan perkataan dokter yang mengatakan jika Laura putri kecil nya sedang mengalami gejala ISPA, jadi harus menjaga dengan benar kesehatan putri nya itu agar penyakit mengerikan tidak akan hinggap di tubuh Laura..

Tanpa terasa air mata Aira sudah jatuh membasahi pipi, dan dia langsung mengambil handphone nya yang sedari tadi dia pegang untuk menghubungi sang suami..

Aira harus mengatakan kesehatan putri nya agar Arga bisa ikut memperhatikan anak mereka juga,

Laura sangat membutuhkan kepedulian dari papi nya, jadi walaupun berjarak jauh, Arga masih bisa menghubungi nya dengan saling melakukan video call..

Tut.... tut..... tut....

Suara handphone mulai berdering hingga beberapa kali, tapi belum juga di angkat oleh sang pemilik,

Hingga beberapa saat kemudian baru lah telfon tersebut di angkat hingga terdengar suara seorang pria yang sangat Aira rindukan..

"Hallo Aira? ada apa sayang? "

Tanya Arga yang sedang sibuk menyetir mobil nya..

"Mas.. kamu sedang berada dimana? kenapa terdengar sangat berisik? "

"Aku sedang di jalan ne, lagi nyetir mobil, apakah ada keperluan penting Aira? "

"Iya.. mas.. apakah dari tadi pagi mas sudah mulai bekerja, aku telfon tapi tidak di angkat, Laura sangat merindukan kamu mas"

"Maaf ya sayang, tolong beritahu kepada Laura agar bisa menunggu telfon dari ku nanti malam saja, saat ini aku sedang dalam perjalanan menuju ke kota C, Untuk menarik uang proyek yang ada bank Central, aku sedang mengurus barang barang yang akan di beli oleh pihak keuangan"

"Baiklah mas, kami akan menunggu video call dari kamu, jika begitu hati hati ya mas nyetir nya, jangan ngebut"

Ucap Aira memperingati, walaupun sejujurnya hati nya terasa sangat sesak..

"Pasti, nanti malam aku telfon ya, bay"

"Iya, ada hal penting yang aku beritahu mas"

Ucap Aira dengan kuat, tapi teryata telfon tersebut telah mati terlebih dahulu..

Aira mencoba untuk tetap bersabar, dia tidak boleh berfikir jelek untuk suami nya sendiri, karena suami nya itu memang sedang sangat sibuk atas tanggung jawab yang sedang dia pegang...

Setelah nya Aira pun mulai berjalan kembali ke dalam ruangan inap Laura, dia harus bersikap biasa saja agar putri nya tidak merasa curiga..

Sekarang yang harus Aira lakukan hanya lah menjaga putri nya dengan ekstra lebih baik lagi, agar Laura selalu sehat dan di jauhkan dari berbagai penyakit apa pun...

****

Sedang kan di wilayah lain nya, tepat nya di kota C, pagi pagi sekali Arga harus sudah bergerak menuju ke bank Central yang letaknya ada di kota...

Dia harus menyediakan uang cas untuk membiayai kehidupan para pekerja nya dan juga sebagai modal untuk membeli perlengkapan proyek..

Dan kini Arga sudah berada di dalam perjalanan untuk pulang, dan tanpa sengaja saat sedang melewati depan rumah sakit tempat di rawat nya ibu Ningsih, Tiba-tiba saja Arga melihat seorang wanita yang beberapa hari ini baru dia kenal..

Dara sedang berdiri di halte bis dengan tatapan mata kosong, Arga benar-benar merasa penasaran dengan raut wajah dari wanita muda itu, apakah ibu nya dalam keadaan tidak baik baik saja saat ini

Tanpa berfikir panjang, Arga langsung memberhentikan mobil milik nya, dia langsung keluar dari mobil untuk menemui wanita tersebut..

"Dara.... kau sedang apa disini? "

Tanya Arga yang tidak mendapat kan respon dari wanita tersebut..

"Dara... kau kenapa..! apakah ada masalah dengan ibu mu"

Ucap Arga sedikit berteriak, Dara yang mendengar suara teriakan itu pun langsung tersadar dari lamunan nya, dan wanita itu mulai menatap wajah Arga dengan tatapan terkejut..

"Mas Arga...! kok mas bisa ada disini? "

Tanya Dara penasaran, sambil memasang wajah yang penuh dengan kesedihan..

"Saya dari bank Central, dan tidak sengaja melihat kamu berdiri disini , kenapa kau ada disini Dara..? bukan kah seharus nya kau menjaga ibu mu? "

"Iya... mas benar, seharus nya saya menjaga ibu saya, tapi... saya juga bingung untuk melunasi biaya rumah sakit nya, ibu saya harus segera mendapatkan penanganan yang lebih tepat agar penyakit asma yang sudah akut itu, bisa di obati dengan pengobatan yang lebih bagus lagi"

"Memang nya kamu tidak mempunyai uang untuk membayar biaya rumah sakit nya?"

Tanya Arga merasa iba..

Wanita itu langsung menggeleng kan kepala nya, dan merogoh saku celana yang dia kenakan,

Setelah itu, Dara mulai memperlihatkan apa yang barusan saja dia ambil dari dalam kantong tersebut

"Aku hanya memiliki ini mas..., bagaimana bisa membayar uang rumah sakit? "

Tanya Dara dengan tatapan sedih, wanita itu memperlihatkan uang berwarna merah yang hanya ada lima lembar,

"Baiklah.. sekarang kau jangan bersedih Dara, aku akan membantu mu untuk melunasi biaya rumah sakit ibu mu"

"Apa...!!! mas gak sedang bercanda kan? "

Tanya Dara menatap intens ke arah wajah pria tampan yang ada di depan mata nya..

"Tidak , aku tidak bercanda Dara sekarang ayo kita masuk kedalam"

Ucap Arga tersenyum manis, Dara yang mendengar ajakan dari pria tampan itu pun dengan replek langsung memeluk tubuh Arga sangat erat..

Brukkk...

Arga sungguh terkejut dengan apa yang dilakukan oleh wanita tersebut, bagaimana mungkin dia memeluk tubuh nya dengan sangat asal, tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu

Degghh....

Tiba-tiba saja jantung Arga berdetak sangat kencang, dia merasakan getaran yang hebat saat wanita itu memeluk tubuh nya sangat erat..

"Terimakasih mas... kau adalah dewa penolong untuk ibu ku dan juga keluarga ku,, aku benar-benar sangat bahagia mas Arga"

Ucap Dara sambil terus memeluk, tanpa sadar Arga menyunggingkan senyum nya, entah mengapa dia merasa senang saat mendengar pujian dari wanita yang sedang memeluk nya saat ini..

"Baik lah,, Dara sekarang lepas kan dulu pelukan nya, malu di lihat orang"

"Eh.. maaf mas,,,, aku tidak sadar telah melakukan nya"

Ucap Dara dengan wajah malu, Arga langsung tersenyum melihat sikap dari wanita muda tersebut, seperti nya tidak ada salahnya jika dia mulai menganggap Dara seperti seorang adik untuk nya, karena Arga merasa terhibur bila sudah bertemu dengan wanita cantik tersebut..

Setelah itu Arga mulai memberanikan diri untuk menggandeng tangan Dara menuju ke arah mobilnya, Arga akan masuk ke parkiran rumah sakit untuk menjenguk ibu Ningsih dan juga membayar biaya rumah sakit

Setiba nya di dalam mobil, Dara benar benar terpanah dengan keadaan dalam mobil Arga yang terasa sangat nyaman dan wangi, layak nya seseorang yang tidak pernah menaiki mobil itulah yang terlihat dari raut wajah Dara..

"Mas.. apakah ini mobil milik mas sendiri? "

Tanya Dara penasaran..

"Bukan, ini mobil milik perusahaan, mas kan hanya pengawas di proyek yang sedang kami bangun"

"Benarkah...! wah.. mas hebat ya, bisa menjadi pengawas di proyek sebesar itu, pasti mas bukan orang sembarangan "

Puji Dara membuat Arga langsung tersenyum senang...

1
Nur Hasanah
jgn dikembalikan, biar si jalang tidak bisa menikmati harta tsb
Sri
semoga aja Dara mandul , biar arga nangis darah
Ari Suci Ekawati
Luar biasa
Rulyanti Soetikno
gx cook visualnya.......
Erlinda
hadeeeeh mulai malas aq membaca nya
Erlinda
ga suka aq sama sikap Aira yg gampang luluh ..dasar wanita lemah
Erlinda
dasar pelakor ga tau diri ..jalang comberan kau dara
Erlinda
keenakan si Arga dong klo hartanya dibalikn toh itu juga utk masa depan anak nya
Eva Trimardiyati
ga kebalik, harusnya visualnya Nadia jadi Aira
cha_cha96
👍🏼
martina melati
coba test drs deh ato test darah dlab
martina melati
gk takut dan malu akan dosa... y sdh, nti aja dlanjutkn di akhir kehidupan... apa gk mikir efek hubungan seksual yg bisa berakibat fatal spt aids?
martina melati
jujur nih thor... rata2 wanita mandiri tidak membutuhkn sosok pria...justru wanita lemah yg membutuhkn sosok dan kehadiran pria
martina melati
ikut pindah aja k.kota c ktimbang terpisah dg anak dan istri.
kasian lho msh kecilll
martina melati
jangan php lho y... pemberi harapan palsuuuu
Nesya Yanuar
jgn di balikin, itung" sbg harta gono gini.
Austin Asmoro
Luar biasa
VaNiLaLuLaBo
seriuuussss wanita baik²???? Seriusssss??? Durhaka kpd ibu kandung itu wanita baik²???.... Berzina Sex itu wanita baik²???? seriusssss?? Mengajak lelaki berzina, mengajak suami orang meninggalkan anak isterinya itu wanita baik²??? seriusssss???... Pengorbanan Yang Membawa Keburukan itu wanita baik²???? Seriusssss.... ???
VaNiLaLuLaBo
iblis betina
VaNiLaLuLaBo
kau kn tak kisah Aira tahu kau khianat,asalkan kau rasa bahagia dgn pengkhianatan yg kau buat. kau ngaku begitu . huhuhu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!