NovelToon NovelToon
AN ESPIONAGE PAIR

AN ESPIONAGE PAIR

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:221.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Namanya Gajendra Galang Galaxy, umur dua puluh lima tahun, seorang anak yatim piatu Asalnya dari Bali, tapi dari kecil dia sudah berada di Jakarta bersama pamannya seorang Owner dari Lembaga King Cobra yang bergerak dibidang jasa.

Galang tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan dengan badan tinggi tegap. Dalam kehidupannya keberuntungan seolah selalu menemaninya. Dulu sewaktu orang tua dan adiknya dibantai oleh pembunub bsyaran dia malah selamat. Setelah dia yatim piatu dia diajak oleh pamannya seorang Owner Lembaga King Cobra.

Kehidupannya bergulir mulus sampai dia menjadi Agent Intelijent King Cobra. Disini mulai ada pergolakan perasaan yang menindih hidupnya setiap saat. Dendam dan cinta seolah mengoyak sanubarinya....

Bagaimanakah kisah Galang Agent Rahasia King Cobra selanjutnya??....
Ikuti terus petualangannya yang kadang membuat kita gemesss....
Happy Reading, I Love You!!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15. SAAT NYONYA GRASE TERLELAP

Sepi!!, seperti tidak ada kehidupan. Matanya jelalatan menoleh kesana kemari, tapi tidak ada satupun manusia bersuara. Galang menuju  ke dapur, ke empat Bibik duduk termenung tanpa bersuara.

"Bibik, kenapa bengong?" suara Galang mengagetkan mereka. Kemudian Galang ikut duduk di kursi.

"Kita bangun kesiangan, Nona Lovina

sampai pagi joget-joget dengan musik

kencang., bising banget tidak bisa tidur."

ucap Bibik Ijah menoleh kepada Galang.

"Sekarang Nyonya dan Nona Lovina pada kemana Bik?" tanya Galang.

"Sudah pergi, sekarang tinggal Nyonya berada di dalam." sahut Bibik ijah lalu berdiri.

"Mari kita bekerja, rumah sudah seperti

kapal pecah. Setelah Tuan pergi, mungkin rumah ini akan tambah hancur, dan pekerjaan kita akan selalu menumpuk." sahut Bibik Inem ngedumel.

"Aku ikut Bik bantu-bantu Bik" kata Galang mengekot dibelakang.

Benar saja, mulai dari ruang tamu sudah kelihatan sampah pembungkus makanan dan minuman kemasan. Botol minuman keras dan minuman ringan bercampur berserakan.

Galang ikut membersihkan semua sampah-sampah itu, walaupun tujuan utamanya menggeledah surat-surat yang berada di filling cabinet Tuan Hambali.

"Mari kita bersih-bersih dari atas, dari kamar Tuan muda." kata Bibik naik keatas. kemudian mereka menuju lantai dua.

"Ini kamar Tuan muda, tidak pernah ditiduri, anak berandalan, pantas di bui." gerutu Bibik Inem dengan wajah kesal.

Galang pura-pura tidak mendengar, karena dia sudah membaca biodata Askara Darren yang hidupnya penuh dengan kekerasan dan narkoba.

"Bibik aku bersih-bersih disini dan Bibik di kamar Lovina, gantian. Aku mau bersihin lukisan yang tinggi-tinggi." kata Galang.

"Kalau begitu Bibik di sebelah ya Den, hati-hati bersihin lukisan, salah sedikit Nona galak marah." sahut Bibik menaruh kemoceng dan lap kanebo.

"Ya Bik...." Galang menaruh tas ranselnya dan mengambil sensor magnetic kemudian dia menempelkan benda itu di tembok. Tidak ada getaran atau suara apapun. Mungkin polisi sudah menemukan semua bukti.

Galang memperhatikan photo Close up diatas meja. Askhara Darren seorang morfinis.

Galang membuka almari kayu yang berdiri kokoh, mungkin sudah lama tidak disentuh oleh penghuninya. Hanya ada tumpukan pakaian. Kemudian dia membuka laci meja dan tidak ada yang berarti, kecuali sebuah kartu nama dari club moge. Disana ditulis Gablor sebuah nama yang tidak asing di Dunia kejahatan.

Galang mengantongi kartu nama itu kemudian menurunkan lukisan abstrak yang tergantung menghiasi dinding. Tidak ada kotak brankas, kosong. Galang lalu mengambil alat Deteksi karena prnasaran, alat ini mampu merekam apa yang ada di balik tembok kamar ini.

Terdengar bunyi dering pendek dari alat DSS ini, yang menandakan bahwa ada benda yang terekam. Galang mengambil GSM dan mentransfer target ke King Cobra.

Tiga menit kemudian terdapat jawaban bahwa ada beberapa file yang telah di laminating berada ditanam di tembok. semua dinding kamar di keramik putih. Seandainya dia mengambil file itu, dia harus memotong empat keramik. Repotnya suara keras mesin pemotong keramik pasti kedengaran sampai di bawah.

"Lho koq bengong, sudah bersih belum?, yaelah Aden, kamar belum disapu." protes Bibik tiba-tiba nongol.

"Aku masih bersihin lukisan." sahut Galang pura-pura sibuk membersihkan lukisan. Nanti malam dia harus bisa membuka tembok ini. pikir Galang.

"Kerjanya lelet sekali, kita masih banyak kerjaan." kata Bik Inem yang sering protes.

"Sabar Bik, aku akan bersihin semua sampai dapur." jawab Galang membuka jendela yang berhubungan dengan Balkon.

Ada dua kursi rotan dan meja kecil tempat duduk-duduk di sore hari. Galang menyapu sekenanya menyapu sekenanya karena sejatinya dia tidak bisa menyapu.

Galang membuka pintu yang menghubungi Balkon. Tempat ini tidak begitu luas tapi cukup untuk duduk-duduk berdua di sore hari. Balkon ini tepat berada diatas kamar pembantu, jadi kalau dia mau naik ke kamar Askhara dia harus lewat kamar pembantu. Galang menutup pintu tapi tidak mengucinya.

Galang turun dari lantai atas dengan keringat bercucuran. Pekerjaan ini lebih sulit dari push up seratus kali. bathin Galang langsung menuju dapur.

"Maaf Bik aku mau minum dulu." kata Galang mengambil air kemasan di kulkas.

"Baru nyapu sekamar sudah banjir keringat, gimana kalau disuruh menyapu seluruh ruangan." sindir Bibik inem melirik Galang.

"Bukan pekerjaannya yang berat Bik, tapi cuacanya yang panas sekali." sahutnya sambil tersenyum.

"Atau Aden mau sarapan dulu, ada nasi goreng." kata Bik Ijah merasa bersalah menyuruh Galang terus bekerja tanpa menawarkan makan.

"Trimakasih Bik, nanti siang saja, tadi aku sudah sarapan." sahut Galang.

Galang kembali menemui Bibik Ijah dan membantu bersih-bersih. Pikiran Galang terus tertuju kepada ruang kerja Tuan Hambali yang luput dari perhatian, karena pintunya tertutup poster moge yang besar. Sangat tersembunyi.

Galang menyelinap masuk dan dia hampir berteriak kaget,  karena Nyonya Grace tertidur pulas. Ada obat tidur di atas meja yang masih tersisa. Mungkin Nyonya Grace minum obat tidur untuk membantu dia terlelap.

Galang tidak mau membuang kesempatan ini, dia cepat bergerak menuju filling cabinet. Terkunci!. Galang mengambil kawst magnetic dan memasukan di lubang kunci.

Galang membuka kotak pertama suara besi yang jarang dibuka membuat Nyonya Grace menggeliat. Galang menaruh alat DSS ke kotak pertama filling cabinet kedua dan seterusnya. setelah mengantongi hasil DSS Galang pindah ke laci meja Tuan Hambali.

Galang berpacu dengan waktu karena Bibik terus memanggilnya, mungkin Bibik bingung mencari dirinya.

Tapi sebuah tepukan keras dibahu kirinya membuat Galang menutup laci meja.

"Aku sopir Tuan Hambali." sahut Galang mengunci badan.

"Kamu mau mencuri?" bentak seorang laki-laki dengan di belakang punggungnya.

"Saya mencari kunci kendaraan karena Nyonya dalam keadaan tidak sadar dan ada sebotol obat tidur disampingnya. Saya takut dia bunuh diri." sahut nya berusaha meyakinkan orang itu.

Orang itu terdiam, tangannya mendorong kasar tubuh Galang. Seorang laki-laki dewasa dengan badan tinggi besar dan kepala botak.

"Grace.....bangun, selalu saja begini." kata laki-laki itu mengusap wajah Nyonya Grace dengan tissue basah. Kemudian dia mengangkat Nyonya Grace lalu membawa keluar.

Galang baru tahu bahwa ada pintu keluar dari samping, tembus ke Garasi. Galang ikut keluar dan pura-pura sibuk membantu menidurkan Nyonya Grace di mobil.

Kaca mata Galang terus merekam gerak gerik laki-laki itu. setelah semua beres laki-laki itu melempar uang dua puluh ribu. Uang itu melayang jatuh di kaki Galang.

"Ambilah kau pasti butuh." kata lski-laki itu memandang tajam.

Mobil Fortuner itu pergi bersama Nyonya Grace ntah kemana.

"Kenapa Aden tidak mau mengambil uangnya?, Bapak itu memang sering memberi uang." kata Bibik Ijah.

"Uang ini untuk bibik." kata Galang memungutuang itu, bagi bibik dengan cara bagaimanapu orang memberi uang dia tidak pernah tersinggung.

"Trimakasih Aden." katanya senang. Galang cuma tersenyum. Kemudian membalikkan badannya menuju kamar istirahat.

Galang mengunci pintu dan mengirim semua rekaman ke King Cobra. Dia cepat mendapat balasan.

"Cepat keluar dari sana kamu sudah

terdeteksi" King Cobra.

Tanpa permisi Galang cepat pergi dari sana dan menyelinap kekebun belakang, melompat ke atas tembok. Dia mendengar suara mobil masuk pekarangan rumah Bapak Hambali.

Galang berlari menyisir tembok tetangga sambil menghubungi Sexy lewat jam tangannya. Sampai di ujung gang, Galang belok ke kanan, akhirnya dia menemukan

jalan raya.

Galang masuk ke sebuah CK dan pergi ke toilet. Di Kamar mamdi dia mengganti semua pakaiannya. Sekarang dia memakai t-shirt putih, memakai topi Eiger serta kaca mata 'Agent.

Ketika dia keluar dari kamar mandi dua orang laki-laki kekar dan bertatto berdiri tidak jauh darinya. Salah satu dari mereka menoleh padanya, Galang pura-pura serius mengambil soft drink.

Dua buah Moge terpakir diluar dan Galang yakin itu kelompok mereka.

"Coba pinjam kaca matamu kawan." tiba-tiba seorang dari mereka mendekati Galang dengan wajah bengis.

.***

         

     

    

      

      

     

        

       

   

          

        

      

         

         

       

.

         

     

    

      

      

     

        

       

        

          

        

      

         

         

       

1
Aries
bagus
Cut SNY@"GranyCUT"
Cerita bagus..
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

SEMOGA MAKIN SUKSES KARYA NYA

GOOD JOB👍👍👍
Nasi Kaput
hpku sering eror...betul kata auhor yang comen ceritanya berkelas dan bisa jadi ilmu untukku.
ayumi: smg suka...tq sdh mampir
total 1 replies
Nasi Kaput
mampir bentar ya ayumi. waktu kita terbatasi oleh banyaknya yang kita kunjungi. kepinginnya kita bisa semuanya kita datangi tapi teman lain juga pingin kita kunjungi.
ayumi: tq kk udh datang menjenguk
total 1 replies
보라 헤
...
❤️⃟Wᵃf Zhang zhing li♚⃝҉𓆊
semangat
IG: Saya_Muchu
udah kelar ajah nih novel.
Ratna Atika
up nya kog lamaaaa sih thooor..😭😭
ayumi: I am sick
total 1 replies
es kopi
like
es kopi
jejak 👍👍👍👍👍
es kopi
jempol
es kopi
jempol singgah
es kopi
jejak
🎎 Lestari Handayani
suka banget
🎎 Lestari Handayani
like. makin seru
🐿️🐿️
novel keren
🐿️🐿️
pokoke keren pisan
F3
kereeen
Faqih
Novel yang fantastis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!