NovelToon NovelToon
Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:71.7k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Pria yang selama ini mereka remehkan adalah Dewa Perang yang mampu menghancurkan kerajaan dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Salah satu tentara bayaran bertubuh besar dengan julukan Rhino melangkah maju, membuang senapan laras panjangnya dan mencabut sebilah pisau tempur. Ia meremehkan Clarissa yang terlihat rapuh dalam balutan pakaian olahraganya.

​"Biar aku yang mengurus wanita ini, Kapten," geram Rhino, melesat maju dengan ayunan pisau yang mematikan ke arah leher Clarissa.

​Di sudut ruangan yang gelap, mata Devan menyipit, namun ia tidak beranjak.

​Fokus, Clarissa. Ingat atur napasnya, batin Devan.

​Waktu seakan berjalan lebih lambat di mata Clarissa. Ia mengambil napas panjang, menahannya di perut bagian bawah, lalu menghembuskannya perlahan. Energi hangat dari Teknik Naga Kuno mengalir deras ke sistem sarafnya, membuat refleks matanya meningkat drastis.

​Ayunan pisau Rhino yang seharusnya tidak bisa dihindari oleh manusia biasa, kini terlihat penuh celah.

​Sret!

​Clarissa memiringkan tubuhnya dengan sangat elegan, membiarkan mata pisau itu lewat hanya beberapa milimeter dari wajahnya. Di saat yang bersamaan, tangan kanan Clarissa melesat maju, mencengkeram pergelangan tangan Rhino yang terbuka, dan memelintirnya menggunakan momentum tubuh pria itu sendiri.

​Krak!

​"Aaaargh!" Rhino menjerit kesakitan saat tulang pergelangannya bergeser. Belum sempat ia mundur, Clarissa memutar pinggulnya dan mendaratkan serangan telapak tangan yang dipenuhi tenaga dalam tepat ke ulu hati Rhino.

​Bugh!

​Pria bertubuh raksasa itu terbatuk darah, matanya melotot, dan tubuhnya ambruk ke lantai kayu tanpa bisa bangkit lagi.

​Tiga tentara bayaran lainnya segera mundur. Vindicator, sang pemimpin, menatap tak percaya. Bagaimana mungkin seorang CEO wanita yang manja bisa menumbangkan petarung elitnya hanya dalam satu gerakan mematikan?

​"Luar biasa," Vindicator menggeram marah, mencabut dua bilah pisau dari pinggangnya. Matanya memancarkan niat membunuh yang pekat. "Tapi permainan berakhiran di sini, Nona."

​Vindicator melesat dengan kecepatan penuh. Berbeda dengan Rhino, Vindicator adalah veteran perang. Pergerakannya sangat cepat, tak bersuara, dan mematikan. Bilah pisau nya berayun mengincar leher dan jantung Clarissa secara bersamaan.

​Clarissa berusaha menangkis, namun kecepatan Vindicator sudah berada di luar batas kemampuannya saat ini. Pisau melengkung itu tinggal beberapa meter dari kulit putihnya.

​Tiba-tiba, udara di dalam ruangan itu terasa membeku.

​Trang!

​Bilah tajam pisau yang diayunkan dengan tenaga penuh itu terhenti di udara, bergetar hebat. Vindicator melebarkan matanya karena syok.

​Devan berdiri di depan Clarissa, menahan bilah baja itu hanya dengan jepitan dua jarinya.

"Kerja bagus, Bos," bisik Devan lembut tanpa menoleh ke belakang, membiarkan tubuh Clarissa yang sedikit gemetar bersandar pada punggung lebarnya yang kokoh. "Kau sudah membuktikan dirimu. Sekarang, biarkan suamimu yang membersihkan sampah-sampah ini."

Ting!

[Kondisi Terpenuhi: Keamanan Target Utama terjamin oleh partisipasi aktif.]

[Misi Utama Arc 1 Diperbarui: Eksekusi ancaman tingkat tinggi.]

[Membuka Segel Kekuatan ke 35%. Teknik Pernapasan Naga Kuno Tahap Dua (Otot dan Jaringan Saraf) Diaktifkan Penuh.]

Suara retakan pelan terdengar dari tubuh Devan, seolah belenggu tak kasat mata baru saja dihancurkan. Otot-ototnya sedikit mengembang, dan urat-urat di leher serta lengannya menonjol, memancarkan panas yang bisa dirasakan oleh Clarissa dari belakang.

"K-kau... Dewa Perang!" Vindicator mencoba menarik pisaunya, namun jari-jari Devan menjepitnya.

Prak!

Dengan satu putaran santai, Devan mematahkan bilah pisua berbahan baja karbon tinggi itu menjadi dua.

Sebelum serpihan baja itu jatuh ke lantai, sosok Devan menghilang dari pandangan.

Bugh! Bugh! Bugh!

Tiga suara hantaman berturut-turut bergema dalam waktu kurang dari satu detik. Clarissa bahkan tidak bisa melihat pergerakan suaminya. Saat matanya kembali fokus, tiga tentara bayaran lainnya sudah terpental menabrak dinding dan pilar rumah hingga temboknya retak, tewas seketika dengan dada yang penyok ke dalam.

Vindicator gemetar hebat. Ia adalah mesin pembunuh, namun di hadapan monster ini, ia merasa seperti balita yang tak berdaya. Ia berbalik dan mencoba melarikan diri melalui jendela yang pecah.

"Mau kemana?"

Suara iblis itu berbisik tepat di telinga Vindicator. Sebuah tangan sekeras baja mencengkeram wajah tentara bayaran itu dari belakang, mengangkatnya ke udara, lalu membantingnya dengan keras ke lantai marmer.

1
awesome moment
pengkhianat sll dri org terdekat bahkan mgk...(nampak) berjasa
awesome moment
sistem bekerja mutlak
awesome moment
wir2 menuai hasil tanaman kejahatannya
awesome moment
kekuatan fisik dan kekuatan finansial mmg senjata ampuh
awesome moment
pasukan wir2 tu saking meremehkan ato mmg kere c? masa senjatanya ketengan bgono
awesome moment
clarissa bukan perempuan menye2
kiyoe: bukan dong kak
total 1 replies
awesome moment
sll pulau cayman. d p c y?
awesome moment
clariss bisa tenang skrg. dia g sendiriian
awesome moment
/Drool//Drool//Drool/clarissa g salah pilih. dia dtg disaat yg tpt.
kiyoe: hehehe
total 1 replies
awesome moment
devan mmg jodoh clarissa kek nya. hebat lho clariss. punya energi yin murni. langka tuch
awesome moment
devan, tdtgn c
awesome moment
😄👍😄siska sm riko kena tonjokan beruntun
kiyoe: heheheh
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahaha koplak....merapal mantra kok di depan warung soto tauco🤣
kiyoe: hehe biar tambah enak soto nya kak
total 1 replies
Cui Lan Seng
kospin jasa ga sekalian diakusisi Thor. biar sekalian jadi koperasi multiverse hahahaha
kiyoe: hahah kospin jasa apa itu kak 😄🙏
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahhaha baru benar ini novel khas Indonesia bukan terjemahan novel Daxia yg ga ada sentuhan khas lokal Indonesia 👍👍👍
kiyoe: heheh makasih kak cui Lan Seng🙏
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahhaha authornya pelit ...kenapa ga dikasih kitab kultivasi pedang awan putih sama pil kultivasi dewa saja plus sekantong bafubroh kelas atas wkwkwk sebungkus mendoan mah cuman 10rb rupiah
kiyoe: hahah tapi kan mending enak mendoan kak 🤣
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahahaha author Pekalongannya damana? Kajen kah?
kiyoe: hahah no no yaa 😄
total 1 replies
Cui Lan Seng
ngeri kapitalis itu kayak Rothschild yg jadi dalang kapitalisme sedunia
Cui Lan Seng
wkwkw para pesilat itu kenal drone juga aneh.. aneh
kiyoe: wkwk iyaa dong kak kan zaman modern 🤭🤣
total 1 replies
Cui Lan Seng
Lah kultivasi ganda kok diskip sih...🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!