NovelToon NovelToon
Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Status: tamat
Genre:Mafia / Sistem / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Masuk ke dalam novel / Balas dendam pengganti / Tamat
Popularitas:17.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Setelah sang ayah—ketua mafia legendaris—tewas misterius, Livana ikut terlempar ke dunia novel dan menjadi Bellamy, si antagonis manja yang ditakdirkan mati tragis.
Kejutan besar menantinya! Jiwa sang Papa ternyata ikut bertransmigrasi menjadi ayah Bellamy. Namun, sang Papa terikat Sistem Novel yang akan mengurangi umurnya jika ia berani mengubah alur cerita.
Untungnya, jiwa barbar Livana adalah sebuah glitch yang kebal dari hukuman Sistem!
Menggunakan celah ini, duet maut ayah-anak mafia ini kompak bekerja sama mengacak-acak plot, menendang parasit manipulatif, dan memikat Dallas—si penguasa bayangan yang dingin.
Dua jiwa mafia vs satu Sistem Novel. Siapa yang akan menang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: Sekutu di Balik Bayangan

​"Sialan! Bagaimana bisa semua rekening domestik kita dibekukan dalam waktu satu malam?!"

​Suara hantaman keras terdengar di dalam ruang kerja pribadi Fernando Enrique. Meja kayu mahoni yang mahal itu kini dipenuhi dengan berkas-berkas audit dan surat panggilan dari Kejaksaan Agung. Fernando berdiri dengan napas memburu, wajahnya yang biasa berwibawa kini merah padam oleh amarah yang meledak-ledak.

​Javier duduk di sofa sudut ruangan dengan kepala tertunduk, penampilannya benar-benar kacau. "Ini ulah James Guinevere, Ayah. Dia memegang Tobias. Semua bukti aliran dana publik yang kita gunakan untuk proyek pelabuhan... Tobias yang menyerahkannya."

​"Tobias sialan! Aku sudah memelihara bajingan itu selama sepuluh tahun!" Fernando mencengkeram kerah kemejanya sendiri yang terasa mencekik. Ia menatap putranya dengan pandangan penuh kekecewaan. "Dan kau! Jika kau tidak mengacau di panggung itu dengan pelacur Francesca itu, kita tidak akan kehilangan muka di depan para pemegang saham! Sekarang Tobias menggunakan momen itu untuk menyatakan Enrique Group tidak stabil!"

​"Aku dijebak, Ayah! Damian dan Lucianna yang—"

​"Cukup!" bentak Fernando, mengangkat tangannya di udara. "Aku tidak butuh alasan cengengmu. Pagi ini, bursa saham menyatakan kita bangkrut secara teknis. Tapi James Guinevere salah jika dia pikir dia sudah menang. Dia pikir dia bisa menumbangkan keluarga Enrique semudah ini?"

​Fernando melangkah menuju brankas rahasia di balik lukisan dinding. Ia mengeluarkan sebuah ponsel satelit kuno yang tidak terdaftar di jaringan mana pun. Dengan jari yang sedikit gemetar, ia menekan sebuah nomor internasional.

​Javier mendongak, memperhatikan ayahnya dengan bingung. "Ayah... siapa yang kau telepon? Kita sudah tidak punya sekutu di kota ini."

​"Diam dan tonton saja," desis Fernando.

​Panggilan itu tersambung pada nada ketiga. Suara di seberang sana terdengar sangat jernih, sebuah suara bariton yang dingin, berat, dan memiliki aksen aristokrat yang kental.

​"Kau terlambat meneleponku, Fernando. Aku sudah melihat berita kehancuran perusahaanmu di televisi pagi ini," ucap suara misterius itu dari seberang sana, nadanya terdengar santai tanpa ada riak kepanikan.

​"Tuan... tolong saya," Fernando merendahkan suaranya, hampir terdengar seperti memohon. "James Guinevere membalikkan semua asetku. Kejaksaan Agung akan menyita rumah dan kantorku dalam waktu dua puluh empat jam. Anda berjanji akan menjadi penjamin jika situasi di distrik barat memburuk!"

​Pria misterius di seberang telepon terkekeh rendah. Suara tawanya terdengar sangat ganjil, seolah-olah dia sedang menonton sebuah pertunjukan sirkus yang menghibur.

​"James Guinevere, ya?" pria itu menjeda kalimatnya. "Fernando, apa kau benar-benar bodoh? Pria yang kau hadapi malam ini... dia bukan James Guinevere."

​Fernando mengernyitkan keningnya dalam-dalam. "Apa maksud Anda, Tuan? Saya melihatnya sendiri dengan mata kepala saya di gedung pertunjukan. Dia adalah James!"

​"Tubuhnya memang James. Tapi jiwanya? Perhitungan taktisnya? Cara dia memotong pergerakanmu dengan meminjam tangan Diego Costa?" Pria misterius itu mendengus sinis. "James yang asli adalah pria paruh baya yang lemah, manja, dan bodoh. Pria yang kau hadapi malam ini... adalah Sylvester. Rubah tua dari ordo dunia bawah yang seharusnya sudah mati."

​Javier yang mendengar samar-pembicaraan itu langsung membelalakkan matanya, menatap ayahnya dengan penuh tanda tanya.

​"S-Sylvester? Siapa itu, Tuan? Saya tidak mengerti..." kata Fernando, keringat dingin mulai bercucuran di pelipisnya.

​"Kau tidak perlu mengerti siapa dia, Fernando. Yang perlu kau tahu adalah, aku tahu setiap langkah yang diambil oleh 'James' palsu itu. Dia menggunakan sistem yang sama denganku untuk mengubah takdir di dunia ini," ucap pria misterius itu dengan nada yang mendadak menajam, sarat akan kebencian yang mendalam terhadap jiwa Sylvester. "Aku akan mengirimkan dana segar lewat jalur udara malam ini. Dan aku akan mengirimkan pasukanku untuk membantumu merebut kembali apa yang hilang."

​"Terima kasih, Tuan! Terima kasih banyak!" Fernando membungkuk di depan ponselnya seolah-olah pria itu ada di hadapannya.

​"Tapi ingat, Fernando. Ini kesempatan terakhirmu. Jika kau gagal lagi... aku sendiri yang akan melenyapkan keluargamu sebelum Sylvester melakukannya. Dan katakan pada putramu yang tidak berguna itu, perbaiki kekacauan yang dia buat dengan keluarga Francesca."

​Klik.

​Sambungan telepon diputus secara sepihak. Fernando menurunkan ponselnya dengan napas lega yang berat, lalu menoleh menatap Javier yang masih kebingungan.

​"Ayah... siapa pria itu? Dan apa yang dia maksud dengan James yang sekarang bukanlah James asli?" tanya Javier mendesak.

​"Jangan banyak bertanya, Javier! Yang jelas, kita punya bantuan besar. Sekarang, lakukan apa yang dia katakan. Kau harus menemui Lucianna," perintah Fernando mutlak.

...****************...

​Di saat yang sama, di kediaman keluarga Francesca yang juga mulai terimbas dampak sosial dari skandal pertunjukan, suasana tidak kalah tegang. Odelia Francesca, ibu dari Lucianna, menggenggam bahu putrinya dengan sangat keras hingga kuku-kukunya memutih.

​"Kau harus kembali pada Javier, Lucianna! Kau dengar Ibu?!" bentak Odelia, menatap putrinya yang matanya sudah sembab karena menangis semalaman.

​"Tapi Ibu... Javier memukul Damian di depan umum! Dia menatapku seolah-olah ingin membunuhku! Bagaimana bisa aku kembali padanya?!" isak Lucianna, meremas gaun tidurnya.

​"Bodoh!" Odelia menampar meja rias dengan keras. "Fernando Enrique baru saja meneleponku. Walaupun Enrique Group terguncang, mereka memiliki backingan internasional yang sangat kuat yang tidak bisa disentuh bahkan oleh James Guinevere sekalipun! Jika kau melepaskan Javier sekarang, keluarga kita akan ikut tenggelam ke dalam kemiskinan!"

​Lucianna tersentak, menatap ibunya dengan tatapan bimbang. "Tapi... Javier sudah sangat membenciku, Ibu..."

​"Gunakan air matamu! Gunakan tubuhmu! Kau wanita, Lucianna! Kau tahu bagaimana cara membuat pria bertekuk lutut kembali kepadamu!" Odelia mencengkeram wajah Lucianna, memaksa gadis itu menatap cermin. "Hancurkan egomu. Datanglah kepadanya, memohon maaf, dan katakan bahwa kau dipaksa oleh Damian. Javier itu bodoh jika menyangkut dirimu, dia pasti akan luluh."

​Lucianna menatap pantulan dirinya di cermin. Kilat ambisi dan kelicikan perlahan kembali muncul di sepasang matanya yang cantik namun beracun.

​"Baik, Ibu," bisik Lucianna, menghapus sisa air matanya dengan kasar. "Aku akan membuat Javier kembali merangkak kepadaku. Dan setelah itu... aku akan memastikan Bellamy dan pelayan sialannya, Dallas, membayar semua penghinaan ini."

1
umie chaby_ba
udah tamat Thor?
Ariska Kamisa: udah kak 🙏
total 1 replies
lin sya
tamat kah thor, atau ada konflik lgi
Ariska Kamisa: stay read ya kak... 🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
lanjut dong thor
lin sya
trllu ceroboh membiarkan musuh 2 kli lolos, pdhl gelar mafia, tp tdk ada kekejaman dan setengah2 dlm memberantas musuh
umie chaby_ba
lanjutkan thor . update nya yang banyak dong thor.. aku ga sabar pliss ..
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
ya tuhan kasihan dallas thor... author mah mempermainkan hati dallas /Chuckle/
Ariska Kamisa: sabar ya kak... semua akan indah pada waktunya 🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
berani banget si Nick mati kan lo jadinya/Right Bah!/
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
Livana di tempat sebenarnya badas juga
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
waduh... ada karakter cowok lain nih... buset bakal gimana nih
Ariska Kamisa: stay read ya kak biar tau🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
yah .. sedih banget dong baru juga dallas bahagia baru nikah dengan wanita yang dia cintai diam-diam. /Cry/
Ariska Kamisa: ini ujian buat dallas dan Bellamy 🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
ceritanya menarik banget ,
Ariska Kamisa: terimakasih kak
total 1 replies
umie chaby_ba
jadi mereka harus berpisah /Grimace/
Ariska Kamisa: iyah kaak, 🤭
total 1 replies
aditya rian
lanjutkan Thor
Ariska Kamisa: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
aditya rian
ceritanya menarik 👍
Ariska Kamisa: terimakasih kak🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
lanjut dong thor🙏
Ariska Kamisa: siap kak👍
total 2 replies
Aditya Rian
lanjut dong
Ariska Kamisa: siap kak👍
total 1 replies
umie chaby_ba
kok odelia bisa kabur taa🤭
Ariska Kamisa: iyah ada bantuan kak🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
oh jadi penulisnya ibunya mereka berdua.
D itu ternyata Deborah?? 🤣
Ariska Kamisa: betul kak... stay read yaa🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
kan kamu sendiri yang tidak menginginkan Bellamy bege... siapa yang selingkuh duluan juga cih... /Facepalm/
Ariska Kamisa: iyan aneh banget ya 🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
siapa lagi nih thor... /Whimper/
Ariska Kamisa: musuhnya mereka kak🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!