NovelToon NovelToon
Kapten Perampok Harta Karun

Kapten Perampok Harta Karun

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Ahli Bela Diri Kuno
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Grusha

Cao Shun seorang penipu uang yang terjebak dalam konspirasi yang di buat oleh warga desa. Mengakibatkan nyawanya terancam akan bahaya.

Lantas apa yang akan Cao Shan lakukan? Apakah dia akan mengikuti arus, ataukah akan melarikan diri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Grusha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Situasi yang buruk

Ketika Cao Shun, DaGou, dan Lin ZhiZhi sedang membahas tentang Batu Es Li dan bahaya energi 'yin qi' nya, mereka dikagetkan oleh kemunculan jendral bajak laut dan beberapa prajuritnya. Mereka muncul dari kegelapan gua, dengan wajah yang penuh amarah dan dendam. Mereka masih hidup meskipun telah terjatuh karena runtuhnya lantai gua.

Jendral bajak laut menatap Cao Shun dengan mata yang penuh kebencian. "Kau... Cao Shun. Kau yang menjebak kami dengan licik. Kau ingin membunuh kami, tapi karena kejadian tidak terduga itu, kami masih hidup."

Cao Shun siap menghadapi jendral bajak laut. "Aku tidak menyangkal niatku. Aku ingin menghabisi kamu dan pasukanmu di saat itu."

DaGou dan Lin ZhiZhi bersiap untuk membantu melindungi Cao Shun, meskipun mereka tahu bahwa jendral bajak laut dan prajuritnya sangat berbahaya. "Kita harus waspada," kata DaGou.

Jendral bajak laut mengangkat pedangnya, siap untuk menyerang. "Aku akan membalaskan dendam kepada kamu, Cao Shun. Kamu tidak akan bisa lolos."

Cao Shun menyadari bahwa para warga yang tersisa, serta Lin ZhiZhi dan DaGou, masih dalam keadaan terluka akibat pertempuran sebelumnya. Untuk mengalihkan perhatian jendral bajak laut dan prajuritnya, serta untuk mencari jalan keluar dari situasi berbahaya ini, Cao Shun memutuskan untuk menggunakan taktik liciknya lagi. Dia menunjukkan buku ayahnya yang memiliki gambar pola yang sama dengan yang ada di peta mereka.

"Buku ini," Cao Shun berkata sambil menunjukkan buku itu kepada jendral bajak laut, "memiliki rahasia tentang gua ini. Pola di buku ini sama dengan pola di peta. Mungkin ini bisa menjadi jalan untuk kita semua keluar dari sini dengan selamat."

Jendral bajak laut terkejut dan penasaran dengan buku itu. "Apa yang ada di buku itu? Bagaimana bisa pola itu membantu kita?"

Cao Shun dengan cepat memanfaatkan kesempatan ini. "Buku ayahku menunjukkan jalan menuju harta yang tersembunyi di gua ini. Jika kita bekerja sama, kita bisa menemukan harta itu dan keluar dari sini."

DaGou dan Lin ZhiZhi saling menatap, menyadari bahwa Cao Shun sedang mencoba untuk mengalihkan perhatian jendral bajak laut. Mereka siap untuk mengikuti alur cerita ini.

Jendral bajak laut memandang Cao Shun dengan kecurigaan yang kuat. Dia tidak mau tertipu lagi seperti sebelumnya ketika Cao Shun berniat membunuh mereka. "Kau pikir aku akan percaya lagi pada kata-katamu?" jendral bajak laut berkata dengan nada menghina. "Kau sudah mencoba membunuh kami sekali. Sekarang kau menunjukkan buku itu untuk menipu kami lagi? Tidak akan berhasil."

Cao Shun menyadari bahwa jendral bajak laut sangat waspada dan tidak mudah percaya. "Buku ini benar-benar ada hubungannya dengan gua ini," Cao Shun berusaha meyakinkan. "Pola di buku ini cocok dengan peta milikmu. Ini bisa membantu kita semua."

Tapi jendral bajak laut tidak terpengaruh. "Aku tidak peduli dengan buku atau peta. Yang aku peduli adalah membalaskan dendam kepada kamu, Cao Shun. Kamu akan membayar untuk apa yang kamu lakukan."

DaGou dan Lin ZhiZhi siap untuk melindungi Cao Shun jika jendral bajak laut memutuskan untuk menyerang. "Kita harus siap," DaGou berbisik kepada Lin ZhiZhi.

Jendral bajak laut menatap Cao Shun dengan mata yang penuh amarah, menunggu reaksi atau jawaban dari Cao Shun. Tapi Cao Shun hanya diam saja, tidak mengatakan apa-apa lagi. Suasana menjadi sangat tegang karena tidak ada yang bergerak atau berbicara, hanya ada ketegangan antara Cao Shun dan jendral bajak laut.

DaGou dan Lin ZhiZhi saling menatap dengan khawatir. Mereka tahu bahwa diamnya Cao Shun bisa membuat jendral bajak laut semakin marah dan bertindak lebih keras. "Cao Shun..." DaGou berbisik, mencoba untuk mendapatkan reaksi dari Cao Shun.

Tapi Cao Shun tetap diam, seolah-olah dia sedang mempertimbangkan langkah berikutnya atau menunggu sesuatu terjadi. Jendral bajak laut semakin tidak sabar dengan diamnya Cao Shun. "Kau tidak punya apa-apa lagi untuk dikatakan?" jendral bajak laut mengejek. "Kalau begitu, aku yang akan mengakhiri ini."

Jendral bajak laut memperhatikan Cao Shun, DaGou, Lin ZhiZhi, kepala desa, dan warga lainnya dengan mata yang penuh kebencian dan keinginan untuk membalas dendam. Tiba-tiba dia berkata dengan suara yang keras dan mengancam, "Tidak hanya Cao Shun. Aku ingin membunuh semua yang ada di sini. Kalian semua telah menghalangi aku, telah mencoba untuk menghabisi aku dan pasukanku. Sekarang aku akan menghabisi kalian semua."

Kepala desa yang penakut menjadi sangat ketakutan mendengar pernyataan jendral bajak laut. "J-jenderal... mungkin itu tidak perlu... kita bisa... bisa bicara tentang—"

Tapi jendral bajak laut memotong dengan nada menghina. "Tidak ada bicara. Aku akan menghabisi kalian semua. Tidak ada yang akan selamat."

Cao Shun, DaGou, dan Lin ZhiZhi bersiap untuk menghadapi serangan jendral bajak laut dan pasukannya. "Kita harus melawan," Cao Shun berkata dengan tekad yang kuat.

DaGou dan Lin ZhiZhi mengangguk. "Kita akan melawan sampai akhir."

1
Kucing Putih
menarik
Kucing Putih
lanjut min, semangat!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!