Alena keponakan dari Rangga mencari pekerjaan dan mendapatkan nya di kota,dia menjadi pembantu di rumah SEO ,, SEO anak dari David. David dan Rangga adalah sahabat dari kecil.. akankah David menemukan Alena?? akan kah Alena memaafkan SEO.. karena telah melakukan kesalah pahaman??
penasaran?? yuu simak ceritanya
happy Reading📖
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cillomillo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Flashback
Hi semua biar kalian ga bingung aku bakal cerita dialog Rangga dengan David waktu dulu yah.. pas masih di kota dan kerjasama jadi untuk kalian yang belum like yu bantu aku biar cerita ini jadi panjang dukungan kalian itu bikin aku semangat loh. 🥰
"David lu ada masalah apa?." Tanya Rangga yang melihat David di taman.
"Eh bang Rangga, david lagi mikirin Kantor bang." Jawab David sambil menatap ke danau.
"Kenapa kantor vid,, ada masalah??, tumben tumben nya kamu khawatir gini." Tanya Rangga.
"Jadi uang perusahaan habis bang, kantor belum muter perjuangannya, jadi David harus gaji para pekerja David,, lagian ga ada yang mau kerja sama ketika David lagi down begini." Ucap David sambil lesu.
"Hem masalah keuangan dan gaji para pekerja?,, bagaimana kalau abang kasih kamu pinjem uang, tapi kalau kamu sudah sukses boleh ganti kalau tidak mau juga gapapa kok santai vid." Tawaran Rangga dengan santai agar David tidak sedih.
"Ngga bang,,David sering merepotkan bang Rangga, jadi biarin aja David cari solusi sendiri mungkin David kaan pinjem ke bank." Balas David sambil menatap Rangga.
" David, bank itu pakai bunga, apalagi dengan pinjaman dengan jumlah yang banyak.. itu berapa loh vid,, lagian rezeki ga baik loh kalau di tolak mending pakai duit abang aja udeh." Paksaan dari Rangga.
"Gapapa deh bang yang penting David tidak merepotkan bang Rangga." Ucap David dengan tersenyum.
"Ya sudah gini gini, mending lu kerja sama aja bareng perusahaan abang nah apabila perusahaan lu dapet keuntungan dari kerja sama tim kita lu boleh pakai buat bayar gaji sama isi tabungan lu di kantor gimana?." Tawaran dari David dengan paksaan.
"Hem kerja sama ya bang, bukan pinjem kan, boleh deh kalau gitu bang David mau,, David yakin perusahaan David bisa bikin kerja sama tim lancar dan bisnis yang kita jalanin berkembang." Kata David sambil berdiri mengangkat tangan semangat.
"Nah, gitu dong vid abang jadi bisa kan liat lu seneng, lagian David itu udah anggap abang adik jadi minta pun gapapa." kata Rangga sambil berdiri dan menepuk punggung Rangga.
Setelah mereka kerjasama atas perusahaan tim 2 tahun berlalu dan mereka pun berkembang pesat bisnisnya itu hampir perusahaan mereka yang lebih dominan diminati para pekerja.
"Bang, David sekarang seneng banget bisa bangkit lagi, berkat doa dan bantuan abang Rangga,, mungkin kalau bang Rangga ga disini David mungkin sudah jadi gelandang bang." Ucap David dengan bersyukur.
"David, ini tuh sudah takdirnya jadi bukan karena bang Rangga aja doa ibu dan keluarga lu juga dan bang Rangga hanya membantu apa yang bisa bang Rangga bisa. Jadi alhamdulillah ketika kita bisa mencapai puncak karir kita. Semangat terus kuat dan selalu berdoa." Ucap bang Rangga dengan rasa bahagia.
Mereka pun dengan semangat saling berkerja sama dalam bisnis yang maju,, beberapa tahun kemudian umur mereka tidak lagi muda David yang selalu sebagai sahabat dan adik angkat nya rangga sudah menemukan jodohnya awal dibandingkan Rangga yang kini masih memikirkan kantor, dan David pun ke ruangan Rangga dengan membawa surat.
"Permisi, bang Rangga sedang sibuk?"
"Eh David,, tidak vid mari masuk,duduklah. Ada apa vid?." Tanya Rangga sambil sesekali mengecek laptop nya.
"Gini bang, David kan sudah punya pacar dan ibu David pun tau soal itu seminggu kemarin keluarga David pergi ke rumah Alexa untuk menentukan hari pernikahan. Jadinya kita sudah menentukan dan alhamdulillah nya David ingin kasih kabar bahagia bahwa David menikah 2 minggu lagi,, ini surat ✉ undangannya bang." Ucap David dengan memberikan surat pernikahannya itu.
"Oh gitu syukur alhamdulillah bang Rangga seneng sekali, bagus deh kalau kamu masih sama Alexa dan sekarang sudah menentukan hari pernikahan, wah wah terimakasih banyak saya Terima yah." Jawaban bahagia dari Rangga dengan mengambil surat itu.
*Membuka dan membaca,, membaca berulang ulang tanggal nya*
" David, bang rangga sepertinya tidak bisa berada di pernikahan kamu." Ucap Rangga dengan rasa sedih dan bingung.
"Hah ada apa bang, apa yang menyebabkan abang tidak bisa datang,, padahal David pengen banget bang Rangga datang,, bisakah untuk waktunya sebentar saja bang hanya untuk menemani aku saja pada saat akad,, gimana bang.? " tanya David dengan rasa sedih.
"Jadi gini, hari ini saya sedang membuat proposal kerja sama atas dasar tim baru untuk perusahaan saya karena perusahaan saya membutuhkan pekerja dari bidang lain dan acara yang sudah kami tentukan pas sekali dengan acara kamu menikah,, nanti saya usahakan tapi karena saya bos di perusahaan ini saya harus ikut serta hadir di acara awal sampai akhir.," jawab Rangga dengan perasaan tidak enak.
"Kerja sama tim itu tidak bisa diubah bang.? atau sepenting itu?? perusahaan abang butuh banget??,, dimana kerja sama itu? dan dimana perusahaannya?. " tanya tanya David yang banyak membuat Rangga jadi tidak enak
" Pengen nya saya, saya mengundurkan nya tapi kita sudah sepakat dan baru sekali saya menanda-tangani surat perjanjian itu,, mungkin nanti saya hadir lewat online yah saya pun kecewa dengan saya sendiri tapi gimana yah saya pun butuh itu,, kantor itu berada di luar kota dan tidak tau untuk kepastian harinya berapa. " Jawab Rangga dengan cemas
"Sekali lagi saya minta maaf David saya bukannya tidak mau datang saya pun tidak mengutamakan kantor atau perusahaan tapi saya butuh itu dan saya tau kok pasti kamu tau dan mengerti itu. mungkin saya kembali kesini ketika kamu sudah punya anak.😅" Jawab Rangga sambil mengelus pundak David.
"David pun mengerti soal itu dan David pun merasakan betapa butuhnya kerja sama tim seperti David dulu tapi hanya saja David kecewa kenapa harus di hari H bang rangga ga ada pasti David sedih,, terus bang rangga bilang bang rangga akan kembali ke kota ini saat David punya anak... huh David mungkin yang sudah tiada." Ucap David sedih.
"david.., janganlah berbicara seperti itu jangan bersedih kita hanya berpisah 10 atau 15 tahun aja jadi kamu tidak usah khawatir kan saya." Jawab David
Dengan rasa David yang selalu kangen keberadaan abangnya yang akan pergi 2 Minggu lagi,, David mengajak abang nya itu berlibur bareng, makan bareng, naik gunung bareng, pantai bareng bahkan mereka pun sesekali nginep bareng, tapi dengan rasa kangen nya David terhadap kakak nya David selalu membawa kan bekel pada saat abang nya ke kantor..
"Bang,, bang Rangga gimana sudah punya doi?." Tanya david.
"Kenapa?, ada apa? ko kamu menanyakan hal seperti itu?." Tanya balik Rangga sambil makan bekel yang dikasih David.
"Tidak apa apa hanya menanyakan saja,,, Iya iya nanti siapa yah yang mengurus perusahaan kita bang apakah bakal kita jual?? .
" Janganlah kita kan bangun dengan kerja sama dan susah payah apalagi kita tuh bareng "terus masa iya langsung dijual aja,, gabisa dong." ucap Rangga sambil tertawa kecil.
"Terus siapa dong bang." Tanya David sambil melihat abangnya sedang memakan bekel buatnya.
"Gini nih kita kan sudah dewasa dan pasti menikah dong dan punya keluarga pasti nya kita punya anak yasudah perusahaan kita ini pegang dengan nama anak anak kita kelak" kalau bisa anak kamu dijodohkan dengan anak ku biar mereka seperti kita mengurus perusahaan bareng dan kerjasama,, itu pun kalau anak saya cowok anak David cewek atau sebaliknya... semoga aja biar kita ga repot nyari orang yang pegang perusahaan kita." Ucap Rangga sambil menerangkan rangakaian perusahaan miliknya.
"lagian aku pun punya 2 perusahaan yang pertama bareng kamu yang kedua di luar kota itu,, jadi yang diluar kota biar sama saya aja yang pegang dan yang ini biar David atau nanti anak David dengan anak saya." Ucap Rangga dengan tersenyum.
" Tapi vid saya aja belum menemukan jodoh nya jadi pegang lah dulu kantor berdua ini dengan kamu,, karena kan saya bentar lagi akan pergi keluar kota..
Oke semua gimana suka ga..,, kalau suka komen dan like nya dong 🤍hehe aku bakal lanjut ko walaupun yang mampir hanya beberapa saja tapi aku seneng terimakasih yah salam dari binjai hehehehe :).
buat penulis kalau lagi dalam cerita jangan ada tulisan seperti kita berkomentar di dalam nya....lanjut aja cerita nya komentar atau masukan yg lain di bawah nya boleh...jadi pembaca nggak tergganggu...
salam kenal