NovelToon NovelToon
Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tio Bukilsum

Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nenek peot

"Tio Buki!" Lo jin memanggil cucu muridnya.

"Iya guru!" Jawab Tio Buki.

"Kau hadapi orang ini, tapi ingat pesan Kakek. Jangan kau lukai dia, ya!"

"Ya kek"

Lalu Tio Buki menghentakkan kakinya melompat keatas sebuah pohon dengan sangat ringan.

Dari kejauhan Lo jin sudah melihat seorang nenek sudah berusia seratus tahun lebih melayang layang diatas udara dan baju putihnya berkibar kibar diterpa angin. Terus dia lurus menuju ketempat Lo jin.

"Wah, tidak salah. Pasti orang ini mau mencari masalah dengan dengan kakek guru" Gumam Tio Buki.

Di jarak dua ratus meter Tio Buki keluar dari tempat persembunyiannya menghadang nenek itu.

"Berhenti!!!" Suara teriak Tio Buki begitu lantang, karena dipenuhi oleh tenaga dalam tingkat tinggi.

Dengan segera nenek henti ditempatnya.

"Hey, siapa kau! Lancang sekali berteriak didalam hutan ini"

Tio Buki pun menampakkan dirinya berjalan dan berdiri sepuluh meter dihadapan nenek itu.

"Ada urusan apa kau berkeliaran di hutan malam malam begini, hey...Nenek peot?" Tanya Tio Buki.

"Emang apa urusanmu bertanya itu kepada aku, hah..Anak setan!" Jawab Nenek itu.

"Huh!"

Tio Buki mendengus kesal seraya melayangkan telapak tangannya kedepan.

Nenek peot itu sempat bergetar melihat ilmu yang dikeluarkan hampir sama dengannya.

Nenek peot itu tidak menghindar dan langsung menyambut telapak tangan Tio Buki seraya berteriak.

"Tapak suci!"

Tio Buki pun menyambut seraya tersenyum mencibir.

Hmm...

Tapi gerakan Tio Buki berbeda dengan Nenek peot itu.

Kalau Nenek itu lengan lurus kedepan. Sedangkan Tio Buki terangkat keatas, tapi setelah dekat, Tio Buki menepuk tangannya seperti menepuk lalat.

"Jedar...Jedar..!"

Terdengar suara lengkingan keras dari nenek peot itu, tubuhnya terhempas kebelakang. Sedangkan Tio Buki tubuhnya berputar di udara dan akhirnya mendarat diatas cabang sebuah pohon.

"Hahaha. Hahaha. Hanya itu kemampuanmu Nenek peot" Ucap Tio Buki tertawa terbahak-bahak dan terlihat Nenek peot itu memuntahkan sesuap darah.

Huek...

Sembari memegang dadanya yang terasa sakit, Nenek itu bergumam pelan.

Siapa anak itu, padahal aku sudah menggunakan kekuatanku delapan puluh persen. Tapi tidak ada apa baginya.

"Hahaha. Hahaha"

Setelah itu terdengar lengkingan tawa kakek Lo jin dibalik kegelapan malam.

"Sudah, sudah muridku Tio Buki. Sudahlah. Cukup! Hentikan!"

Seru seorang kakek tua renta telah hadir ditempat itu dan sekarang berjalan kearah Nenek peot itu. Ternya kakek itu Lo jin.

"Maafkan Sin Ni, atas kelancangan cucu muridku itu" Ucap Lo Jin.

'Hah. Sejak kapan Kakek bau tanah ini memiliki murid sekuat itu. Ataukah Lo jin sudah lebih kuat sekarang? Muridnya saja sekuat itu. Lalu! Gurunya sekuat apa?" Membatin Nenek peot itu.

"Brengsek kau Lo jin. Sengaja kau ya, menguji kemampuan muridmu itu denganku dengan kemampuan ku, ya! Untung aku tadi menggunakan seluruh kemampuanku. Jika tidak, dengan jurus itu maka aku jamin muridmu itu akan menemui ajalnya. Huh!" Kesal Nenek peot itu.

"Ah. Sudahlah Sin Ni, tak usah berbasa basi lagi. Aku tau jurus apa yang tadi kau pergunakan. Kik Kik Hik Hik,!" Ucap Lo jin seraya tertawa cekikikan.

"Nye Nye. Dasar kau kakek bau tanah" Sewot Nenek itu.

"Udah Sin Ni. Tio. Yuk kita pulang! Kita kedatangan tamu dari perguruan Tapak suci..Nih!" Seru Lo jin.

"Iya kakek guru"

"Maaf ya Nenek Sin Ni, maaf kan aku. Aku tidak tau Kau siapa. Aku kira orang jahat" Ucap Tio Buki.

"Oh ya Nenek, kenalkan aku Tio Buki" Ucapnya lagi.

"Yah, tidak apa. Di dunia persilatan kejadian seperti itu emang sudah biasa terjadi. Aku sudah melalang buana dan udah tau pahit getirnya jadi seorang pendekar. Oh ya, nama aku Sin Ni. Aku ketua perguruan Tapak suci. Kamu bisa panggil aku Nenek guru. Karena aku adik sepupu Lo jin"

Bersambung ke episode selanjutnya...

1
Lhok Bugeng.
Ada nenek rupanya
Lhok Bugeng.
Mau kemana, lari ya Tio🤣
Lhok Bugeng.
Aku ngak mau kek
Lhok Bugeng.
Aku takut kek
Lhok Bugeng.
Jawab Tio
Lhok Bugeng.
Ada kek
Tio Buki
Ngak boleh
Tio Buki
Aku ingin tau kok🤣
Tio Buki
Ngak bisa aku
Tio Buki
Kabur kemana
Tio Buki
Iya, aku penonton kan 🤣
Tio Buki
Bukan, begini ya
Tio Buki
Jangan tanya aku
Tio Buki
Bukan, jawablah
Tio Buki
Mana aku tau, pikir aja sendiri🤣
Tio Buki
Bukan, tapi takut🤣
Tio Buki
Iya manjat lah 🤣
Tio Buki
Lihat apa kamu
Tio Buki
Ada ada aja🤣
Tio Buki
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!