NovelToon NovelToon
Terjebak Menjadi Villain Favorit

Terjebak Menjadi Villain Favorit

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Aruna tak menyangka kematiannya justru membawanya bertransmigrasi ke dalam novel kerajaan Eropa sebagai Lady Evelyne Ashcroft, villain yang ditakdirkan berakhir tragis.

Berbekal ingatan akan alur cerita, ia bertekad mengubah nasibnya dan menghindari semua bendera kematian. Namun, rencananya langsung berantakan ketika seluruh keluarganya dan sang tunangan tiba-tiba dapat mendengar isi pikirannya.

Rahasia masa depan yang terus terungkap membuat jalan cerita berubah. Keluarga yang semula membencinya mulai melindunginya, sementara tunangan yang seharusnya meninggalkannya justru semakin tergila-gila padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Koridor luas kediaman keluarga Ashcroft membentang jauh, lantai marmer putihnya berkilau memantulkan cahaya lampu gantung, seolah menjadi cermin raksasa yang tak bercela.

Di sepanjang dindingnya, lukisan para leluhur yang tampak gagah dan berwibawa tergantung rapi, sepasang mata mereka yang dilukis dengan teliti seolah tak lepas mengawasi setiap langkah yang melintas di bawahnya.

Di tengah keagungan itu, Aruna berjalan mengikuti pelayan yang berjalan di depannya. Ia kini menyandang nama besar Lady Evelyne Ashcroft, meski di dalam lubuk hatinya ia masih merasa seperti orang asing yang tersesat.

'Tenanglah... Jangan panik, Aku hanya perlu duduk, makan dengan sopan, lalu kembali ke kamar dengan selamat. Yang terpenting, jangan sampai membuat kesalahan bodoh seperti yang dilakukan Evelyne di dalam cerita itu.'

Langkah pelayan di depannya terhenti tepat di depan pintu besar ruang makan.

"Lady Evelyne telah tiba," ucap pelayan itu dengan suara jelas dan hormat.

Pintu kayu kokoh itu perlahan terbuka lebar, membiarkan Aruna melangkah masuk ke ruangan yang luas dan penuh kemewahan itu. Di meja makan panjang yang terbuat dari kayu mahoni berkilau, sudah duduk empat orang yang memancarkan wibawa luar biasa, seolah udara di ruangan itu pun menjadi lebih berat karena kehadiran mereka.

Di kursi utama duduk Duke Arthur Ashcroft, wajahnya tegas dan penuh ketegasan yang tak bisa dibantah. Di sampingnya, Duchess Helena duduk dengan keanggunan yang memukau, setiap gerakannya memancarkan kemuliaan seorang wanita bangsawan sejati.

Tak jauh dari sana ada Adrian Ashcroft, kakak laki-laki Evelyne yang dikenal memiliki sifat dingin dan jarang tersenyum. Dan di ujung meja, sosok yang paling membuatnya tertegun...

Seorang pria berambut hitam pekat dengan sepasang mata kelabu setajam bilah pedang. Dialah calon tunangan Evelyne yaitu Cedric Ravenwood.

Saat pandangannya bertemu dengan wajah pria itu, Aruna tak bisa menahan kekaguman yang menyembur keluar dari benaknya.

[Wah... ternyata kenyataannya dia jauh lebih tampan daripada gambar ilustrasi di sampul buku itu!]

Namun di saat yang sama, jantung Cedric seakan berhenti berdetak. Cangkir teh yang baru saja ia angkat perlahan terhenti di udara, nyaris terlepas dari genggaman tangannya.

Tadi... apakah ia salah dengar? Atau mimpi?

Sungguh, ia mendengar suara seorang wanita yang jernih persis seperti suara Evelyne. Padahal gadis itu baru saja berdiri diam, bibirnya terkunci rapat, belum sempat membuka mulut sedikit pun.

Bukan hanya Cedric. Duke Arthur pun mengernyitkan dahi lebar, matanya menatap heran ke sekeliling ruangan.

"Siapa yang baru saja berbicara?" tanyanya dengan suara berat yang bergema.

Keheningan menyelimuti ruangan. Semua orang saling berpandangan bingung, saling bertanya lewat tatapan tanpa sepatah kata pun. Tak ada yang mengaku, tak ada yang menggerakkan bibir.

Aruna ikut merasa bingung. Ia melirik kanan-kiri. [Mengapa mereka semua saling menatap dengan wajah aneh seperti ini?]

Namun pertanyaan itu terjawab sendiri ketika suara itu kembali terdengar, lebih jelas dan nyata dari sebelumnya. Dan kali ini, setiap orang yang hadir seketika menyadari bahwa suara itu berasal dari arah gadis itu.

Adrian menyipitkan matanya tajam ke arah adiknya. "Ayah... suara itu..."

Duchess Helena menggenggam gagang sendok peraknya semakin erat hingga buku jarinya memutih. "Itu suara Evelyne," ucapnya pelan namun penuh keyakinan.

Suasana hening seketika terasa menyesakkan dada. Aruna yang tak mengerti apa yang sedang terjadi hanya bisa menyunggingkan senyum canggung, lalu menyapa dengan sopan, "Selamat pagi."

Namun di detik berikutnya, suara itu kembali memecah keheningan ruangan

[Kenapa semuanya menatapku begitu tajam? Jangan-jangan mereka sudah tahu bahwa aku bukanlah Evelyne yang asli? Ya Tuhan... jangan sampai rahasia transmigrasi ku terbongkar sekarang juga!]

Cedric terdiam kaku di tempatnya. Duke Arthur membelalakkan mata tak percaya. Trans... apa itu? pikirnya bergetar.

Bahkan Adrian yang selalu tenang nyaris tersedak air minumnya karena kaget yang luar biasa.

Mereka kembali menatap gadis itu. Evelyne masih berdiri dengan senyum sopan yang manis, bibirnya diam tak bergerak sedikit pun. Namun suara itu terus terdengar jelas di telinga mereka, seolah gadis itu sedang berbicara tepat di samping telinga masing-masing.

[Tenang Aruna. Jangan panik...]

Tanpa sadar Duke Arthur mengusap pelipisnya yang tiba-tiba terasa berat. 'Siapa Aruna? Dan mengapa putriku menyebut dirinya dengan nama lain?' batinnya penuh tanda tanya yang menumpuk.

Sementara itu, Cedric yang biasanya dingin dan tak tersentuh kini tak mampu mengalihkan pandangannya walau sedetik pun. Untuk pertama kalinya, wajah yang selalu datar itu kini terbaca jelas rasa bingung yang mendalam.

1
Wahyuningsih
mampir q thor
haruuu
udahh kebongkar kocakk🤭
Fahreziy
👣👣👣
lin sya
sebastian penulis novel, atau pembaca novel yg nyasar kyk aruna, klo aruna bsa ubah alur ceritanya, otomatis dia bisa gk ya ttp selamat dan kluarganya ttp baik2 aj
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!