NovelToon NovelToon
TEGA!

TEGA!

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:33.3k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Tujuh tahun pernikahan, tak pernah terbayangkan dirinya akan menjumpai hal yang paling menyakitkan dalam perjalanan hidupnya.

Arimbi, ia menemukan jejak wanita lain dalam biduk rumah tangganya. Bahkan wanita tersebut telah memiliki anak yang usianya sudah lebih dari setahun.

"Kita masih merintis usaha, jadi kita jangan punya anak dulu ya."

Ucapan sang suami terngiang begitu jelas di telinganya. Arimbi yang naif menyetujui. Namun itu jadi bumerang bagi dirinya karena oleh keluarga suami Arimbi di cap mandul.

Dan yang lebih mengejutkannya lagi, nama perusahaan yang didirikan suaminya ternyata ada unsur dari nama wanita itu.

Apakah Arimbi akan terpuruk? Atau dia akan bangkit dan membalas rasa sakit hatinya dan menemukan cinta lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hajar!!! 16

"Hallo, Waalaikumsalam ... Maaf saat ini saya tidak bisa berkomentar apapun."

"Ya Hallo, maaf saya tidak bisa menjawab tentang yang Anda tanyakan. Kondisi saya sedang tidak baik."

Kriiing

Kriiing

Satu dua kali Amar masih bisa menjawab panggilan yang masuk ke ponselnya dan membuat alasan. Akan tetapi karena terlalu banyak yang menelpon, juga mengiriminya pesan, Amar akhirnya memilih untuk mematikan handphonenya sehingga tidak ada yang bisa menghubunginya lagi.

Sepanjang perjalanan dari kantor FAE hingga ke rumah Farrah, Amar sama sekali tidak berkonsentrasi. Pikirannya berkecamuk tidak karuan, diantaranya adalah tentang kejadian sepersekian menit tadi.

"Gimana dia bisa ngelakuin itu?" ucapnya geram. Ya Amar sangat marah tentang apa yang diperbuat oleh Arimbi. Dia juga tidak menyangka Arimbi akan melakukan hal tersebut.

Secuil pun Amar tidak merasa bersalah terhadap istrinya. Bahkan setelah menuduh Arimbi telah menghujat Farrah dan Afira.

Seharusnya Amar tahu apa yang dilakukan Arimbi sampai ia membuka semua perselingkuhan itu adalah karena rasa marah akibat telah dituduh.

Ckiiit

Amar memarkirkan mobilnya. Terdengar suara langkah kaki yang sangat cepat menuju ke arah pintu. Dan benar saja pintu pun terbuka.

Muncul Farrah dengan wajah yang sembab dan rambut terurai dengan sedikit berantakan. Farrah memiliki rambut panjang bergelombang, yang mana saat ini tampak acak-acakan, mungkin karena ia menangis dengan waktu yang lama.

"Gimana Mas, apa Arimbi ... ."

"Nggak, bukan dia yang ngelakuin."

Wajah Farrah terlihat kecewa ketika mendengar ucapan Amar. Entah apa yang dia harapkan tapi jelas sekali ketidakpuasan tergambar di wajah yang kata Amar cantik itu.

"Udah yuk, masuk. Aku beneran capek,"ajak Amar. Ia merengkuh bau Farrah dan melenggang masuk ke rumah.

Namun sesuatu terjadi, tangan Amar di tarik oleh seseorang. Tak hanya itu, sebuah tamparan melayang di pipinya.

Degh!

"Siapa kamu! ... Arimbi???"

Amar terkejut bukan main, pun dengan Farrah. Mata wanita itu sampai membelalak melihat siapa yang sekarang ada di depan pintu rumahnya.

Terlebih Amar, dia yakin sekali bahwa Arimbi telah meninggalkan FAE sejak tadi dan pulang. Tapi bagaimana bisa wanita itu sekarang ada di depannya bahkan sampai menghadiahi sebuah tamparan yang sangat keras?

Pertanyaan itu hanya muncul di hati Amar. Saat ini dia hanya berdiri terpaku di depan Arimbi yang tersenyum menakutkan.

"Seharunya aku lakuin dari waktu itu ya. Waktu aku tahu bahwa kamu selingkuh dengan gundik sok alim ini,"ucap Arimbi dengan mata yang menatap tajam.

Awalnya Arimbi memang ingin pulang. Akan tetapi, entah mengapa dia penasaran dimana rumah gundik suaminya disembunyikan. Alhasil Arimbi pun memilih menepikan mobilnya dan mengikuti Amar ketika melihat mobil Amar keluar dari pekarangan FAE.

Sungguh luar biasa, ternyata rumah si gundik tidak jauh dari rumah mereka. Bahkan masih berada di satu komplek perumahan.

Sangat menakjubkan pria satu ini. Dia bisa dengan mudah menipu Arimbi sampai-sampai Arimbi tidak tahu bahwa Amar menyimpan wanita itu dengan baik.

"Kenapa hmmm? wajahmu kecewa banget saat tahu ternyata bukan aku yang ada di balik semua komen buruk di akunmu? Tapi tenang, aku udah mewujudkan tuduhan kamu itu kok, Mbak Farrah yang terhormat. Aku udah posting tentang kisah cinta romantis kalian berdua di media sosialku."

Degh!

Farrah terkejut, jantungnya berdebar dengan sangat kencang sekarang. Perkataan Arimbi bak bola panas yang membakar dadanya.

Ia lalu mengarahkan pandangan kepada Amar, seolah meminta jawaban dari apa yang diucapkan Arimbi. Dan tatapan Amar yang lesu menjadi sebuah jawaban bahwa semua itu benar.

Seketika tubuh Farrah bergetar hebat. Ada rasa takut yang menyelubunginya. Dia tidak pernah menyangka bahwa Arimbi akan melakukan itu.

"Ihhh suka deh lihat wajahnya yang happy gitu. Pasti nggak lama lagi viral, kalian bakalan jadi pasangan abad ini fufufu. Selamat ya Mbak, karena sudah berhasil dengan tujuan Mbak mempunyai keluarga kecil yang bahagia. I'm happy for you. Lalu Amar Subagyo, tunggu aku di pengadilan. Aku nggak lagi nunggu kamu ngajuin gugatan karena aku akan pergi sendiri. Capek bener nungguin kamu nggak gerak-gerak. Bahkan samapi sekarang kamu juga belum nalak aku. Kenapa gitu hmmm? Apa jangan-jangan kamu nggak bisa pisah sama aku, sayang?"

Arimbi mendekatkan bibirnya di telinga Amar. Sangan dekat sehingga hembusan nafas Arimbi bisa Amar rasakan.

Seketika tubuh Amar merasa merinding. Pun dengan Farrah. Wanita itu terlihat cemburu dengan apa yang Arimbi lakukan.

"Ah nggak seru. Kalian berdua diem aja ih. Ngomong dong. Capek bener dari tadi ngomong sendiri. Dan kamu Farrah, heran aku sama kamu. Padahal kamu cantik lho, kok ya sukanya sama laki orang. Demen banget jadi gundik alias simpenan. Apa aku boleh bilang, kalau bahkan pelacuur aja masih lebih baik dari kamu hmmm? Pelacur itu kerja, lha kamu ... nafsuuu emangan."

ARIMBI!!!

Hahahaha

Arimbi tertawa terbahak-bahak ketika melihat wajah Amar yang merah padam karena marah. Ternyata pancingannya berhasil juga, akhirnya pria itu bersuara.

Tapi Arimbi benar-benar tidak gentar dengan tatapan Amar yang sangat tajam seperti ingin melahap dirinya. Arimbi malah menikmati kemarahan Amar dan ketakutan Farrah.

"Pengen banget aku ngancurin muka jalangg ini. Tapi kayaknya percuma sih ngotor-ngotorin tanganku. Sesuatu yang kotor itu harus dicuci. Tapi nggak tahu ya, kalau model begini masih bisa dicuci apa nggak? Ya seenggaknya kalau nggak bisa dicuci bisa langsung di buang ke sampah sih. Dah ah beneran nggak seru, dari tadi aku sendiri yang ngoceh. Selamat menikmati ketenangan untuk sisa malam ini ya ... karena besok pasti kalian akan sibuk. Dan inget Farrah, anakmu cewek kan. Jangan sampai dia tahu kalau ibunya adalah jalangg."

ARIMBIII!!!

Amar lagi-lagi cuma bisa meneriakkan nama Arimbi. Mulutnya benar-benar tidak bisa berkata apa-apa selain itu.

Bruuk

Tubuh Farrah ambruk. Ia jatuh terduduk ketika Arimbi sudah pergi dari rumahnya.

"Farrah," ucap Amar sedikit panik. Pasalnya tubuh Farrah bergetar dengan sangat hebat sekarang ini. Nampak jelas mata wanita itu menyorotkan ketakutan yang luar biasa.

"Ayo kita masuk. Kamu harus istirahat. Besok panggil Mbak Nia aja buat beresin rumah,"ucap Amar lagi. Mbak Nia yang dimaksud Amar adalah seseorang yang dibayar untuk membantu Farrah membersihkan rumah. Ia tidak menetap dan biasanya datang dua hari sekali.

"Nggak bisa, Mbak Nia katanya udah dapet kerjaan lain. Dia kemarin bilang,"ucap Farrah sambil menggelengkan kepalanya. Tubuhnya benar-benar sangat lemas sekarang seolah tak memiliki tulang.

"Ya udah aku akan cari besok. Sekarang kamu istirahat dulu aja. Pagi masih lama juga,"sahut Amar.

Farrah menurut. Mereka menuju ke kamar dan merebahkan diri. Akan tetapi Farrah sama sekali tidak bisa memejamkan mata. Semua kata-kata dari Arimbi terngiang jelas di telinga dan pikirannya.

"Kenapa dia sampai bawa-bawa Afira. Kenapa?"

TBC

Best, kalau ada typo tolong komen ya. Keyboard ku rusak soalnya hahhaha.

1
Shee_👚
mungkin ini harusnya Farhan bertemu dengan dina ini ya kak??
Mardiana
aku mah setuju dengan sikap Arimbi....dia lebih berfikir positif dan elegan menghadapi mantan dan pelakor
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
rata2 pelakor ya begitu apa lagi ini pelakor syar'i berlagak maha benar 🤣🤣....padahal kasian bener sama hidup nya 🤣
nunik rahyuni
huh....selalu merasa paling benar mak pelakor...
mbak mbi yg sabar ....mak lakor tu anggap j angin kentut ...bau..jd lebih baik menjauh..
dewi rofiqoh
Arimbi 👍 👍
Dew666
🍭🍭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
heyyy km itu playing victim bgt sih yg JD korban sebenarnya siapa sih?
I Love you,
😤😤😤😤 onono warek kalakuanya..plakorrrrrr😭😭😡😡😡
I Love you,
anah emang yg pegg nyawa anak loh Arimby?😤😡
Lee Mba Young
Arimbi diam mlh kelihatan sok iyes, hrse mlh gk usah datang lbih bagus.
datang tp di maki diam saja buat apa, ya maki balik lah. sekalian viral nya kl mbales jng setengh setengh.
Eni Istiarsi
mungkin maksudnya pemakaman bukan pernikahan
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
hey,lu tuh ya JD orang g terima takdir padahal tanpa Arimbi ikut campur KLO anak lu dah azalnya y ada yg nolak
Nurminah
jalang menunjukkan kedok busuknya haha
mampus si amar nyesel ternyata bukan ibu peri yg didapat mak Lampir 🤭🤭🤭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ka lelayu apa afira sih
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒: baru paham lelayu itu meninggal
innailaihi wainnailaihi rojiun
total 1 replies
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
mending g usah dari pada km mlh ditolak dan merasa bahwa km menyindir
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
sebenarnya karma tapi NNT dia blng itu kutukan sumpah berasal dari Arimbi
Lela Angraini
haahhh sungguh picik sx kamu farrah,,sungguh farrah pikiranmu
Lela Angraini
khaaaannn bner dugaanku msti di kaitkan sma arimbi.
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
innailaihi wainnailaihi rojiun
kasian JD korban dari orang tua tapi hati hati Arimbi mnt km mlh disalahkan m orang picik
Lee Mba Young
lagian ngapain datang, trus di maki maki pelakor berani nglawan balik gk. coba kita lihat arimbi berani nglawan gk 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!