Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2. Tugas pertama
Awalnya Rosalie marah dan benci pada sosok lelaki bernama Jude yang memaksanya ikut dengan cara menggendongnya. Tapi kemarahan itu seketika perlahan musnah saat dia melihat sosok anak kecil, yang tertidur di atas box dengan tubuh yang tergulung dengan selimut berwarna biru.
Sosok bayi lelaki lucu, terlihat lemah, dan warna tubuhnya masih merah. Perlahan hati Rosalie sedikit melemah, dan merasa kasihan pada bayi itu.
“Berapa umurnya ?? Dia masih sangat lemah..”
“Dia baru saja lahir, dan dia belum meminum apapun semenjak di lahir. Karena itu aku memintamu untuk memberikannya ASI.” Ujar Jude dengan nada datarnya, dan memandang ke arah bayi itu dengan ekspresi dingin.
Tangan Rosalie menyentuh pipi bayi itu, dan perlahan menggendongnya dengan hati-hati. Tapi gerakan kecil itu membuat kedua mata bayi itu perlahan terbuka, seakan merasakan gerakan yang mengangkat tubuhnya. Bayi itu memandang ke arah Rosalie dengan mata berkaca-kaca dan terlihat hendak menangis.
Rosalie mengamati warna mata bayi itu, biru sapphire mirip dengan warna mata Jude.
Bayi itu mulai mengeluarkan rengekan kecilnya, membuat Rosalie membulatkan matanya sedikit bingung, karena anak itu tiba-tiba mulai menangis.
“Dia haus, berikan dia ASI. Dia belum meminum apapun sejak lahir tadi.” Ujar Jude, membuat Rosalie menganggukkan kepalanya, kemudian wanita itu segera duduk di sofa yang tidak jauh dari sana, dan membuka kancing baju depannya, juga br* miliknya, lalu mulai memberikan susu untuk sang bayi.
Entah bagaimana, anak itu menerima ASI dari Rosalie dan mulai tenang di gendongan sang wanita itu.
“Namanya Aurelion Ivo Cath.”
Perkataan Jude membuat Rosalie menoleh dan terkejut dengan keberadaan lelaki yang masih berdiri memandangi mereka. Rosalie kemudian. Perlahan menutupi bagian tubuhnya yang terbuka, tapi Jude segera mengeluarkan suaranya.
“Tidak perlu khawatir, aku hanya akan melihat anakku, bukan tubuhmu.” Ujar Jude dengan santainya berjalan mendekati Rosalie, kemudian duduk di sebelahnya. Matanya masih tidak lepas dari bayi yang asyik meminum dengan rakus seakan belum meminum apapun selama berbulan-bulan.
“Lihat, dia sangat menyukai susu darimu, bukan ??” Ujar Jude dengan nada berbeda, entah kenapa Rosalie rasanya tidak suka mendengar nada bicara itu, dan bahkan terlihat risih dengan adanya Jude di sana.
Mata Jude kemudian mengarah ke wajah Rosalie, yang berusaha agar tidak menatap lelaki di sebelahnya yang terus mencuri pandangan ke arahnya.
“Kau juga, baru saja melahirkan anak, bukan ??”
Deg !!
Bagaimana lelaki di depanku ini bisa tahu ?! Batin Rosalie dengan takut-takut dan khawatir, tapi belum sempat dia menjawab, Jude kembali membuka suara.
“Suami palsumu mengusirmu dari rumah sakit, dan membawa kabur bayimu, bukan ?? Lebih baik kau tinggal disini, sebagai ibu susu dan perawat bagi Aurelion.” Ujar Jude dengan nada berbeda, membuat Rosalie akhirnya menoleh dan melihat ke arah sang lelaki di sebelahnya.
“Aku akan berikan tempat tinggal, dan perawatan khusus, karena bagaimanapun kekuatan tubuhmu lemah setelah melahirkan. Juga tanggung jawab khusus, karena hanya kau yang diperbolehkan memegang Aurelion.” Ujar Jude dengan nada tegasnya, sambil menunjuk ke arah Aurelion yang berada di gendongan, tapi matanya tetap mengarah pada Rosalie.
“Baiklah..” Ujar Rosalie dengan nada perlahan dan pasrah, daripada dirinya hanya berjalan tanpa arah yang jelas di jalanan, lebih baik dia berada disini, menjaga sang bayi mungil di tangannya.
Terlebih tubuhnya masih sangat lemah jika harus berjalan jauh, mungkin saja Ernes sengaja membuangnya di saat musim dingin, dengan kondisi yang lemah agar Rosalie meninggal di jalan.
“Baguslah, sebentar lagi pelayan akan masuk membawakan makanan untukmu, isilah tubuhmu dengan baik, agar kau tetap bisa meny*sui dan energimu tidak habis.” Ujar Jude sambil berdiri dari kursinya, lalu melangkah ke arah pintu keluar tanpa menoleh lagi.
Seakan tidak menunggu jawaban dari Rosalie, Jude langsung keluar dan menutup pintu kamar dengan perlahan, hanya knop pintu yang terdengar mengunci. Rosalie menghela nafasnya berat, tapi dia perlahan berusaha agar bisa berjuang di masa sulit seperti ini.
Di luar ruangan.
“Jadi bagaimana ?? Tentang laporan kesalahan di laboratorium saat itu, kau sudah menyiapkan semuanya, bukan ??” Tanya Jude pada tangan kanannya yang sangat dia percaya.
“Sudah tuan, anda jangan khawatir. Keluarga Cornelius tidak akan bisa macam-macam kepada anda.” Ujar Alendo sembari tersenyum miring, saat semua rencana berjalan sesuai dengan keinginan atasannya.
Jude tersenyum tipis, dia melangkah ke arah ruangan pribadinya diikuti oleh Alendo yang memang satu-satunya anak buah, yang mendapatkan ijin untuk masuk ke dalam ruangan atasannya.
“Dan aku harap, Keluarga Cornelius tidak menyadari semua rencana kita.” Celetuk Jude tersenyum miring, membayangkan ekspresi Ernes yang pastinya akan panik dan ketakutan, karena rencana licik Jude sudah berjalan.
Terlebih dengan adanya Rosalie yang di usir, justru mempermudah Jude untuk bisa menjalankan misinya. Ernes benar-benar bodoh, pria terbodoh yang pernah Jude ketahui.
...
“Astaga banyak sekali.”
Rosalie terkejut melihat makanan yang sengaja di berikan oleh Jude kepadanya. Sup hangat yang terlihat sangat lezat, lalu beberapa ayam panggang, sayuran, juga kentang goreng, terlihat sangat lezat baginya.
Beruntung saja, Aurelion sudah tertidur karena kekenyangan meminum susu dari Rosalie, dan kini giliran sang wanita pemberi susu yang mengisi tubuhnya dengan makanan.
Jujur saja, meskipun Rosalie tinggal dengan Keluarga Cornelius yang kaya, tapi dia hanya mendapatkan makanan sisa yang tidak enak, terkadang bubur sisa, lalu ayam yang hanya tinggal tulang saja, juga sosis yang sudah kadaluarsa. Beruntung mereka memberikan vitamin sehat, agar bayi di dalam kandungan Rosalie tetap mendapatkan gizi, meskipun sang ibu memakan sampah sekalipun.
Rosalie memakan makanan itu dengan menahan air mata terharu, akhirnya lidahnya bisa menikmati makanan lezat setelah hampir sekian lama, dia hanya menerima makanan tidak layak. Bahkan di panti asuhan, dia juga tidak pernah mendapat makanan bergizi seperti ini.
Dia memakan semuanya dengan lahap, tanpa memperdulikan sekitar. Bukan bersifat kampungan, tapi karena dia tidak pernah memakan makanan seperti ini, dan perutnya sudah kosong sejak tadi, jadi Rosalie harus mengisi perutnya dengan makanan di depannya.
Tanpa di sadari jika tingkah dari Rosalie diketahui oleh Jude dan Alendo melalui cctv rahasia tersembunyi di kamar.
Kedua lelaki itu tidak terlihat jijik pada tingkah Rosalie, justru keduanya merasa kasihan. Keduanya tahu apa yang terjadi pada Rosalie sebelumnya.
“Sekejam-kejamnya aku dulu, tapi aku tidak menyangka ada yang lebih buruk dan biadap.” Celetuk Jude melihat Rosalie yang begitu senang dengan makanan yang diberikan.
Alendo terdiam dan menggelengkan kepalanya secara perlahan.
“Tuan, aku harap Keluarga Cornelius mendapatkan ganjaran yang lebih daripada yang dialami oleh Nyonya Rosalie.” Ujar Alendo dengan nada lirihnya, membuat Jude tersenyum tipis.
“Aku akan pastikan itu, karena hukum tidak akan berpihak kepada Rosalie yang lemah tak berdaya, maka akulah yang akan memberikan mereka ganjaran.” Ujar Jude lalu terkekeh pelan, membayangkan banyak hukuman bagi Keluarga Cornelius.
🩵🩷🩵🩷🩵🩷🩵
Ciee ternyata Jude udah ngawasin si Rosalie sejak awal 😚😚 Tapi untuk perasaan, kayanya belum ada buat si Jude, ya maklum mereka baru aja ketemu masa udah saling sayang sih 😏😏
Btw Keluarga Cornelius udah kelihatan jahat belum ?? Atau masih kelihatan lemah lembut ?? Hehehehe 😅😅
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana