NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir / Aliansi Pernikahan
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Yvaine, ratu es yang legendaris di pasukan khusus, mengalami pengkhianatan dalam misinya. Dua tembakan menghantam tubuhnya, dan dia jatuh tak bernyawa di tempat.

Namun, ketika Yvaine membuka matanya lagi, dunia telah berubah. Kini dia menjadi nyonya rumah dari keluarga besar yang menyepelekan dirinya, seorang istri yang marah tapi diabaikan suaminya, dan seorang ibu yang anaknya juga tak pernah memperhatikannya.

“Kalau aku tidak salah, kita sudah bercerai. Sekarang kamu malah masuk ke rumahku, mantanku tercinta,” suara dingin sang mantan terdengar.

Yvaine mengangkat dagu, duduk di ujung sofa dengan kaki terlipat, menebarkan aura sombong yang tak terbantahkan. “Kalau begitu… kita bisa menikah lagi,” ujarnya dengan tenang tapi penuh tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

“Hari ini, satu pelayan berani bersikap tidak hormat kepada saya,” lanjut Yvaine pelan. “Besok? Yang lain pasti akan mengikutinya, bukan?”

Tatapannya menyapu seluruh ruangan dengan ekspresi dingin nan menusuk.

Hawa ruangan seketika menjadi tegang, apalagi para pelayan yang merasa terintimidasi.

“Bukan hanya saya yang akan mereka remehkan.. Tapi seluruh keluarga ini.”

Ia kembali menatap kepala pelayan tua lalu lanjut berkata, “Saya rasa itu bukan yang Anda inginkan, bukan?”

Pertanyaan itu terdengar sederhana, namun sebenarnya, itu adalah ujian dan kepala pelayan jelas bisa memahami maksudnya.

Dengan tenang, ia mengangguk dan menjawab, “Anda benar, Nyonya.”

Sudut bibir Yvaine terangkat, puas.

Dari luar, terdengar langkah kaki tergesa-gesa, itu adalah para penjaga keamanan yang telah tiba.

Ia menoleh sekilas, lalu berkata santai, “Kenapa masih berdiri? Singkirkan dia. Pemandangannya mengganggu.”

Para penjaga saling berpandangan seolah ragu apakah mereka harus mengikuti perintah Yvaine atau tidak.

Mereka tidak yakin apakah perintah itu benar-benar harus dipatuhi.

Bagaimanapun, selama ini “nyonya” tidak pernah memiliki otoritas nyata di rumah ini.

Melihat keraguan mereka, ekspresi Yvaine tetap datar, namun kata-katanya menjadi lebih tajam.

“Apa kalian ingin ikut keluar bersamanya?”

Seketika, para penjaga menegang.

Baru saat itulah mereka menyadari kehadiran kepala pelayan tua.

Dan yang lebih mengejutkannya bahwa ia tidak mengatakan apa pun untuk menghentikan perintah itu.

Keringat dingin mulai mengalir di punggung mereka.

Tanpa berani menunda lagi, mereka segera bergerak mendekati pelayan yang tergeletak di lantai.

Pada saat itulah, semuanya menyadari bahwa pelayan itu benar-benar panik, ia bangkit dengan susah payah, wajahnya pucat pasi.

“Tidak.. jangan! Nyonya, saya salah! Saya benar-benar salah!” teriaknya sambil menangis.

Namun penjaga tidak memberi kesempatan, saat mereka hendak menyeretnya, ia tiba-tiba melepaskan diri dan berlari ke arah Yvaine.

Dengan putus asa, ia menjatuhkan diri di depan wanita itu dan memeluk kakinya erat-erat.

“Nyonya.. tolong! beri saya satu kesempatan lagi..”

Tangisnya pecah.

Beberapa pelayan lain tampak ingin maju, tetapi kepala pelayan tua mengangkat tangan, ia memberi kode agar mereka berhenti ikut campur.

Kepala pelayan jelas ingin melihat, apakah perubahan ini nyata atau hanya sandiwara.

Yvaine menunduk, menatap gadis yang kini gemetar di kakinya.

Sulit membayangkan bahwa pelayan itu adalah orang yang beberapa menit lalu begitu sombong dan kasar terhadap dirinya.

Ia menghela napas pelan.

'Memang seperti ini sifat manusia. Saat diperlakukan baik, mereka akan menganggapnya kelemahan. Namun begitu dihadapi dengan kekuatan, mereka akan berlutut tanpa harga diri.'

Semua orang menahan napas, menunggu reaksinya, namun yang muncul hanyalah senyum tipis.

Yvaine membungkuk sedikit, suaranya malah menjadi lembut untuk situasi seperti ini.

“Seharusnya kamu memikirkan ini sejak awal,” katanya pelan.

Tangisan pelayan itu tersendat.

“Jika keluargamu miskin, maka jadilah pelayan yang baik. Jangan mencoba melampaui batasmu.”

Nada suaranya tetap tenang, namun setiap kata terasa tajam seperti pisau.

“Setiap orang harus membayar harga atas tindakannya. Dan kamu tidak terkecuali.”

Selesai berbicara, Yvaine menendang pelayan itu menjauh, menjadikan tubuh gadis itu terhempas ke samping.

Tanpa melihat lagi, Yvaine mengambil tisu dan mengusap tangannya dengan jijik.

“Usir dia.” Perintahnya singkat.

Jeritan pelayan kembali menggema saat ia diseret keluar.

“Nyonya! Tolong.. saya tidak mau pergi! Saya mohon!”

“Bungkam dia,” kata Yvaine dingin.

Beberapa detik kemudian, suara protes memohon itu langsung terhenti.

Ruangan menjadi sunyi, Yvaine kembali duduk dan sedikit bersandar, kemudian matanya menyapu semua orang.

“Satu kesempatan lagi?” ia mencibir pelan. “Tidak semua orang pantas mendapatkannya.”

Tatapannya tajam.

“Kalau sekali lolos, mereka akan mencoba lagi. Dan lagi.”

Ia menoleh pada kepala pelayan.

“Lebih baik disingkirkan sejak awal, bukan?”

Kepala pelayan terdiam sejenak, lalu mengangguk perlahan.

“Anda benar, Nyonya.”

Jawaban itu seperti palu yang di ketuk oleh hakim, yang mengunci situasi dan membuat para pelayan lainnya langsung menunduk.

“Kami mengerti,” jawab mereka serempak, suara mereka gemetar.

Begitu tujuan Yvaine tercapai, ia tidak berkata apa-apa lagi.

Kepala pelayan kemudian mengatur semuanya dengan cepat, menyuruh pelayan membersihkan ruangan, mengganti makanan, bahkan memerintahkan dapur menyiapkan hidangan bergizi.

Kali ini, makanan yang datang jauh lebih mewah.

Yvaine duduk tenang, mengambil mangkuk sup yang aroma kurma merah dan gelatin kulit keledainya menguar lembut di indra penciumannya.

Ia mengaduknya perlahan, lalu meminum beberapa teguk.

'Tubuh ini masih lemah.. aku butuh waktu untuk pulih.'

Setelah beberapa saat, ia mengangkat kepala dan mendapati kepala pelayan masih berdiri di sana.

“Masih ada yang ingin Anda katakan?” tanyanya santai.

Pria tua itu menjawab, “Tuan muda akan pulang setelah urusannya selesai.”

Yvaine tersenyum samar.

“Urusan perusahaan?” gumamnya. “Atau… urusan hiburan?”

Nada sindirannya terdengar halus, tapi jelas, hal itu membuat kepala pelayan tidak menjawab.

Ia hanya berkata, “Sebagai nyonya, Anda sebaiknya menunggu kepulangannya.”

Jawaban kepala palayan jelas sekali merupakan pesan tersembunyi bagi Yvaine, namun ia hanya mengangguk acuh.

“Saya mengerti.”

Setelah itu, kepala pelayan pamit. Namun sebelum keluar, ia berhenti.

“Nyonya.. putra Anda sangat khawatir. Jika Anda sudah membaik, sebaiknya Anda mengunjunginya.”

Yvaine terdiam.

'Putra? Ah… jadi pemilik tubuh ini mempunyai seorang anak ya..'

Yvaine tersenyum tipis.

'Menarik.. Tampaknya, hidup baru yang aku dapatkan ini.. jauh lebih rumit dari yang aku kira.'

1
Uthie
Lanjut 👍😆
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
kalau tolitabiss tu tak mengalah dengan anak dia urmm tak tahu la
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Lynn_: Iya.. makasih sudah mendukung🙏😇
total 1 replies
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut thor, dan semangat 💪
BONBON: serigala kah itu awokawok 🤣
total 1 replies
Uthie
Belum tau mereka Vaine yg baru sekarang 😏😏
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
yang "mengintai" menjadi banyak!!! seru
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Uthie
dasar wanita licik 😡
Nurmalasari
Luar biasa
Uthie
Wahhhh.. ada pemeran yg lainnya juga niii 😏
Uthie
keren gan 👍👍👍🤩😁
Uthie
Lanjutttt Vain👍😂
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
fayya_naz
suka karakter wanita nya sat set ga menye2
cerita nya bagus
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
lalalala🎼🎼🎶lalalala🎼🎶🎶🎼
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Anita Rahayu
ayo gampar an tendang pasangan laknatnya kalau bisa bonyok tuh muka medusa biar dtg anaknya dan merasakan sendiri rasanya arti di siksa thor🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
Uthie
Bagussss... kuliti terus orang-orang pengkhianat macam mereka 👍👍👍😡😡

seruuuuu 👍😆
Uthie
Yeayyy.. up lagiii 😍🤗
aku
si tobi suruh liat nih! biar tau yg busuk ortu vaine, biar makin gelap aura si tobi, sukur2 nyeselnya mpe ulu ati gk aggp vaine ada. #mf tor baper 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!