NovelToon NovelToon
Istri Kedua Mafia

Istri Kedua Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:40.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Senja

Satu malam mengubah hidup Keyla selamanya.

Dijebak oleh ibu tirinya sendiri, Keyla kehilangan kehormatan dan masa depannya. Pria yang bersamanya malam itu bukan pria sembarangan—Dominic, mafia berbahaya yang tak pernah tersentuh hukum.

Bagi Dominic, wanita hanyalah alat. Kecuali istri yang amat sangat ia cintai.

Namun tekanan dari ibunya memaksanya mencari seorang pewaris, sementara istrinya menolak memberinya anak.

Saat Keyla muncul dalam hidupnya, sebuah keputusan kejam diambil Dom terpaksa menjadikannya istri kedua.

Tapi siapa sangka, hubungan yang diawali dengan paksaan justru menumbuhkan rasa yang sulit dikendalikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Berikan Aku Pelukan Hangat

Keyla masih berguling ke kanan dan ke kiri di atas ranjang besarnya. Matanya menolak terpejam, sementara dadanya terus-menerus dipenuhi perasaan tidak enak yang aneh.

Rasa kesalnya pada Dominic mendadak menguap, berganti dengan kecemasan yang tidak beralasan.

"Duh, kenapa perasaanku jadi kacau begini ya? Apa aku keterlaluan sudah mengusirnya tadi?" gumam Keyla. Ia akhirnya memutuskan untuk keluar dan bicara baik-baik dengan Dominic.

Setidaknya, Keyla tidak ingin suaminya itu tidur di ruang tamu.

Namun, baru saja ia memutar gagang pintu, pemandangan di depannya membuat jantungnya seolah berhenti berdetak.

"T–tuan?! Astaga! Apa yang terjadi padamu?!" pekik Keyla dengan histeris.

Dominic berdiri di sana, sedikit membungkuk dengan wajah yang diatur sepucat mungkin. Tangan kirinya memegang lengan kanan yang sudah bersimbah darah segar.

"Ah... syukurlah kau buka pintunya." Dom merintih.

"Tuan, kau tertembak?! Bagaimana bisa?! Siapa yang melakukannya?!" Keyla panik luar biasa. Air mata seketika menggenang di pelupuk matanya. Tanpa pikir panjang, ia memapah tubuh Dominic yang jauh lebih besar darinya untuk masuk ke dalam kamar.

"Hanya musuh bisnis yang mencoba masuk lewat jalur belakang. Marco sudah mengurusnya," bohong Dom dengan lancar. Ia membiarkan tubuhnya bersandar pada sofa di dalam kamar, sementara wajahnya tetap dipasang mode

pria tegar yang menahan sakit.

"Tunggu di sini! Jangan banyak bergerak! Aku akan mengambil kotak obat sekarang juga!" Keyla berlari ke arah lemari, membongkar isinya dengan tangan gemetar.

Dominic, yang kini duduk sendirian, menarik napas lega. Ia melirik luka di lengannya.

Sebenarnya, luka ini tidak seberapa. Marco benar-benar ahli, peluru itu hanya menggores kulit luarnya saja, memberikan efek pendarahan yang dramatis tanpa merusak otot.

"Zoey benar-benar jenius," batin Dom sembari tersenyum tipis. Strategi keponakannya berhasil total. Keyla bahkan tidak lagi membahas soal ucapannya tadi.

Keyla kembali dengan kotak P3K di tangannya. Ia berlutut di depan Dominic, jemarinya yang dingin mulai membuka kancing kemeja suaminya untuk membersihkan luka.

Saat melihat robekan di kulit Dom, pertahanan Keyla runtuh. Ia mulai terisak.

"Kenapa kau tidak hati-hati? Bagaimana kalau pelurunya kena jantungmu?" tangis Keyla pecah. Ia menunduk, bahunya bergetar hebat saat ia mulai mengusap darah di sekitar luka dengan kapas dan alkohol.

Dominic yang awalnya santai mendadak merasa bersalah melihat tangisan tulus itu. "Hei, luka ini tidak sakit. Hanya goresan kecil. Jangan menangis."

"Tidak sakit bagaimana?! Darahnya sebanyak ini!" semprot Keyla di sela isakannya. "Aku... aku takut sekali. Ini kedua kalinya aku melihat seseorang berdarah-darah dan terluka seperti ini di depan mataku."

Dominic tertegun. Kalimat itu menarik perhatiannya lebih dari rasa perih di lengannya. "Kedua kali?" pikir Dom.

"Kalau begitu, siapa yang pertama?" tanya Dom sembari mengangkat dagu Keyla agar menatapnya.

Keyla terdiam. Matanya yang sembap menatap Dominic dengan tatapan yang sulit diartikan. "Aku lupa," jawabnya gugup.

Keyla sudah berjanji pada Clara untuk tak mengatakan apapun soal kisahnya dulu. Meski Keyla tak tahu maksud Clara melarangnya dan ia hanya menurut saja.

"Katakan! Siapa yang pertama!" desak Dom penasaran.

"Ayahku! Dia dulu pernah pulang dengan luka yang lebih parah karena dipukuli orang suruhan ibu tiriku. Aku benci melihat darah, Tuan. Itu mengingatkanku bahwa aku bisa kehilangan orang yang aku miliki kapan saja," sahut Keyla dengan berbohong.

Dominic mengepalkan tangannya. Ia pikir Keyla adalah gadis penyelamatnya dulu. Ternyata, bukan.

Dominic juga tidak menyangka aktingnya justru membuka luka lama di hati gadis ini. Ia mengulurkan tangan kirinya yang bebas, mengusap air mata di pipi Keyla dengan ibu jarinya.

"Maafkan aku," ucap Dom tulus, kali ini bukan karena skenario Zoey. "Aku janji, aku tidak akan membiarkan hal seperti ini terjadi lagi. Jadi berhentilah menangis."

Keyla hanya mengangguk pelan, kembali fokus membalut luka Dominic dengan sangat hati-hati.

Setelah balutan perban melingkar sempurna di lengan Dominic, Keyla segera membereskan sisa kapas dan alkohol.

"Sudah selesai. Sekarang, kau harus istirahat. Jangan banyak bergerak dulu agar jahitannya tidak terbuka," titah Keyla sembari menutup kotak obat.

Dominic menatap lengannya, lalu beralih menatap wajah Keyla yang masih terlihat galau. "Istirahat di mana? Di sofa luar?" tanyanya dengan suara yang sengaja dibuat sedikit memelas.

Keyla melirik ranjang besarnya lalu kembali menatap suaminya. "Di sini saja. Aku akan merawat mu sampai kau benar-benar sembuh."

"Yakin?"

"Tentu saja!"

"Kalau begitu, aku akan tidur dengan satu syarat," sela Dominic cepat saat Keyla hendak beranjak.

Keyla menghentikan gerakannya dan berkacak pinggang. "Syarat apa lagi, Pak Tua? Kau ini sedang terluka, bukan sedang bernegosiasi kontrak denganku!"

"Apa kau sudah memaafkan ku? Soal ucapan rahim pengganti itu?" tanya Dom menatap mata Keyla dalam-dalam.

Keyla membuang muka seraya memainkan ujung piyamanya. "Entahlah. Aku masih kesal kalau memikirkannya."

Dominic berpura-pura hendak pergi dengan wajah sedikit meringis. "Kalau begitu aku keluar saja. Tidur di sofa mungkin lebih baik bagi pria yang belum dimaafkan istrinya."

"Eh, tunggu! Sudah kubilang jangan bergerak dulu!" seru Keyla panik sembari menahan bahu Dominic. Ia akhirnya menyerah pada keras kepalanya pria itu. "Baiklah, baiklah, aku maafkan! Puas? Sekarang cepat tidur!"

Keyla memutuskan untuk tidak mau ambil pusing lagi soal status rahim pengganti atau apa pun itu. Baginya, melihat Dominic selamat malam ini sudah lebih dari cukup.

"Berikan aku pelukan hangat," rengek pria itu.

Keyla memutar bola mata malas. "Kau bukan bayi, tuan Frederick!"

"Tapi sekarang aku jadi bayi karena tanganku terluka dan aku tidak bisa melakukan apa pun sendiri. Ayolah, lenganku perih sekali," ucap Dom dengan manja yang sangat berbanding terbalik dengan wajah datarnya.

Keyla menghela napas, sadar bahwa suaminya ini benar-benar sedang mencari kesempatan dalam kesempitan.

Melihat wajah Dominic yang tampak lelah, Keyla akhirnya luluh. Ia berbaring di samping Dom dan membiarkan pria itu melingkarkan tangan kirinya yang sehat ke pinggangnya.

"Hanya malam ini saja," bisik Keyla, meski akhirnya ia ikut menyamankan posisinya di dada Dom.

******

Keesokan harinya, mereka berdua tidur dalam keadaan berpelukan erat. Sama-sama tenggelam dalam mimpi tanpa menyadari waktu yang terus berjalan.

"Dom, Sayang! Kau dimana?!" teriak Clara.

Ya, wanita itu telah kembali.

Dengan langkah angkuh dan koper-koper yang dibawakan pelayan di belakangnya, ia langsung menuju kamar utama miliknya.

"Kosong? Kemana dia?" gumam Clara kesal saat tidak menemukan suaminya di kamar mereka.

Firasatnya langsung tertuju pada satu tempat. Dengan napas memburu, ia menuju kamar Keyla. Tanpa mengetuk, Clara memutar gagang pintu dan membukanya dengan kasar.

Mata Clara membelalak sempurna. Di atas ranjang itu, ia melihat pria yang selalu bersikap dingin padanya belakangan ini sedang tidur dengan raut wajah sangat tenang sembari memeluk Keyla dengan posesif.

"Menyebalkan!" geram Clara dengan tangan terkepal kuat.

Hatinya panas bukan karena cemburu atas dasar cinta, melainkan karena harga dirinya sebagai istri pertama merasa diinjak-injak oleh gadis miskin yang kini berada dalam dekapan suaminya.

1
Sri Rahayu
apakah Keyla adik Damian 😇😇😇.... lanjut Thorr😘😘😘
olyv
dasar clara licik.. panas g tuh sukurin wleee 🤪
olyv
kocak keluarga yang satu ini 🤣🤣🤣🤣
Uthie
jalang menjijikan emang walau model internasional 😏
Uthie
Duhhh.. Keyla... jujur aja soal gadis penyelamat Dom 👍👍😍
biar segera tersingkirkan tuhhhh si cewek rubah Clara 😤🤨
Mulaini
Keyla juga istrinya Dominic dan bilang aja iri Clara gak usah banyak alasan.
Mulaini
Marco kamu bilang keluarga ini sakit jiwa padahal kamu bekerja juga di keluarga sakit jiwa dong.
Queen tie
damian apa sodaraan ma Keyla🤭
Mulaini
Kasihan paman Dominic mu Zoey di usir sama bibi Keyla hehehe...
Hesty
uup gi ...
Uthie
Yaaa ampun kelakuan /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ika Setyawati
ikut deg2an..kyaknya keyla sodranya damian
Ika Setyawati
ikut deg2an..kyaknya keyla sodraan sma damian
Dew666
🔮🔮🔮🔮
ollyooliver🍌🥒🍆
lah gw kira udah pintar..malah dikadalin damian lagi...damian malah bagus karakternya pura" miskin tapi otak lancar..bener" make kekuasaan dia. lah si dom..horang kaya, pengusaha, trus mungkin mafia. tapi berhadapan dengan damian malah kek kura"...




lambat😌
ollyooliver🍌🥒🍆: eh emng mafia ya..w lupa😅
total 1 replies
ollyooliver🍌🥒🍆
gw berharap gk ada gubungan darah ataupun saudara angkat antara keyla dan damian...jijik gw.

gw skiplah kalau jadi🙂
partini
Alfred ?
anak horang kayah misinya jadi tukang servis Thor OMG record ini
ada niatan bikin cerita sama si Damini Thor Casanova and kupu-kupu malam jarang Thor biasa nya kan Casanova dan gadis polosssss ORI Masi segel
Senja: Iya mak aku coba baca karyanya buat referensi makasihh yaa🙏🤭
total 3 replies
ollyooliver🍌🥒🍆
keyla jangan dibuat baperan dong, kek gk ada harga diri aja, menikah tanpa cinya, istri kedua pula..masa iya dluan yg punya oerasaan lebih...si dom besar kepala karna merasa gk sia" dia bersikap tdk peka dll..karna itu tdk berpengaruh pd perasaan keyla..malah jadi.menaruh hati harusnya cuek aja... biarkan.dim yg mulai dan dia yg malah tunduk sama kayla😌
ollyooliver🍌🥒🍆
nih bocah..orngtuanya kmn sih
Yuyun Yunita
kau akan jatuh dgn ambisi mu sendiri🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!