NovelToon NovelToon
Secret Wife

Secret Wife

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reinata Ramadani

Ashilla tidak pernah menyangka jika di hari itu ia harus merelakan masa lajangnya, menikah dengan sosok yang tidak pernah ia kenal sebelumnya hanya karena ancaman dari sang paman yang akan menghentikan pengobatan adiknya yang tengah berjuang dalam masa kritisnya.

Hidupnya hancur, semakin hancur ketika ia mengetahui fakta sebenarnya mengenai alasan mengapa laki-laki itu memilih menikahinya.

Mampukah Ashilla menjalani biduk rumah tangga yang jelas-jelas tidak ada kata cinta didalamnya?

IG : reinata_ramadani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinata Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ku Mohon, Lepaskan Aku

°°°~Happy Reading~°°°

"Selamat siang tuan Antonio," sapa Hendar pada sosok laki-laki yang kini tengah duduk menyilangkan kaki di atas sofa single.

"Kau sudah membawanya?"

Menghiraukan sapaan Hendar, laki-laki itu langsung menagih janjinya. Suaranya dingin, terdengar tegas--menandakan keseriusan.

Membuat bulu kuduk Shilla seketika meremang. Perempuan itu bahkan tak berani mengangkat kepalanya--menilik pada sosok yang kini tengah menatap tajam ke arahnya.

"Iya tuan... Saya sudah membawanya,"

Hendar mendorong paksa tubuh ramping Shilla, membuat gadis itu refleks melangkah ke depan. Tubuhnya semakin bergetar hebat, ketakutan itu semakin merayap menyelusup dalam relung hatinya.

Apa yang sebenarnya akan mereka lakukan pada dirinya?

Shilla merem*s jemari tangannya. Tak ada yang bisa ia lakukan. Perempuan itu hanya bisa tertunduk dengan ketakutan yang semakin membuncah setiap detiknya.

"Apa kau bisa memastikan jika dia masih virgin?" tanya Damian to the point.

Laki-laki bernama lengkap Damian Antonio De Vallier itulah yang kini akan membeli Shilla dengan harga fantastis. Damian tak sudi jika harus memakai "perempuan bekas" laki-laki lain.

"Yeah, saya bisa memastikannya, Tuan. Bahkan saya bisa pastikan jika Shilla tidak pernah tersentuh lelaki manapun. Saya jamin, anda tidak akan kecewa..." tantang Hendar dengan smirk menyungging di bibirnya.

"Ku pegang kata-katamu. Sampai kau berani bermain-main denganku, kau harus bersiap untuk kehancuranmu."

Ancaman yang menggaung itu sontak membuat Shilla semakin bergetar ketakutan.

Sekejam inikah sosok yang akan dinikahkan dengan dirinya? Apa tak ada secuil rasa belas kasih untuk dirinya untuk bisa terlepas dari pernikahan paksa ini nantinya?

Sungguh rasanya Shilla ingin menumpahkan tangis, bahkan sudut matanya sudah mulai berair, hampir saja meloloskan isinya, sebelum akhirnya laki-laki itu kembali menginterupsi.

"Persiapkan dia segera."

Sosok perempuan berpakaian pelayan pun kini mendekat menghampiri Shilla yang masih berdiri mematung dengan ketakutan yang tak lagi dapat di sembunyikan--wajahnya terlihat pias.

"Mari nona..." Perempuan berusia 51 tahun itu melingkarkan tangannya, berniat membawa Shilla menepi ke ruangan lain untuk di rias.

Pernikahan itu akan dilakukan hari ini juga. Damian tak ingin mengulur waktu lebih lama lagi untuk mencapai tujuannya.

Shilla nampak enggan, setengah hatinya ingin memohon agar bisa dibebaskan, namun setengahnya lagi merasa takut akan ancaman sang paman yang kembali menggaung meruntuhkan keberaniannya.

"Nona, silahkan..." Bi Asih kembali menginterupsi.

Shilla semakin kalut, gadis itu menatap satu per satu manusia yang mendiami ruangan itu dengan tatapan mengiba berharap mendapatkan belas kasihan.

Hingga pandangan mereka bertemu, manik mata yang sudah penuh akan lelehan air mata itu menatap sendu pada sosok itu seolah meminta pertolongan.

'Ku mohon, lepaskan aku... .'

🍁🍁🍁

Shilla terduduk di depan meja rias dengan tatapan sendu, ia telah selesai di rias sejak setengah jam yang lalu, kerudung putih dan kebaya berwarna senada kini mempercantik penampilannya yang semakin ayu.

Sedang di luar, ijab qabul kini tengah resmi berlangsung. Suaranya nyaring terdengar karena pintu kamar sengaja di buka lebar agar Shilla mampu mendengar saat-saat calon suaminya melantunkan untaian indah kalimat ijab qabul.

Hingga akhirnya kalimat itu berhasil di lantunkan, kata sah pun menggaung memecah kesunyian.

Air mata Shilla jatuh luruh tak tertahankan.

Shilla menangis tergugu, gadis itu tak lagi dapat menyembunyikan semua kesedihan yang membelenggu hatinya yang kini begitu rapuh.

"Nona, tolong tenangkan diri anda. Anda harus segera keluar menemui tuan Damian, suami anda," sahut Bi Asih prihatin.

Shilla membisu. Perempuan itu tak mampu menjabarkan bagaimana perasaannya saat itu.

Sedih, marah, kecewa. Entah perasaan apa itu. Shilla tak mampu menjabarkannya. Ia hanya ingin menangis, meratapi nasib hidup yang selalu saja tak berpihak pada dirinya sang yatim piatu.

Hingga akhirnya ia didudukkan di samping sang suami yang hanya menatapnya beku. Diciumnya punggung tangan itu sesuai instruksi yang menggaung dari sang penghulu.

Tanpa sadar, setitik air mata itu jatuh membasahi punggung tangan itu. Shilla benar-benar tak kuasa menyembunyikan rasa yang menyeruak kala itu.

Bagaimana hidupnya nanti, ia hanya bisa memasrahkan diri pada Sang Pencipta.

🍁🍁🍁

Annyeong Chingu

Masih pada semangat ngga nih bacanya, hehehe... .

Happy Reading

Saranghaja💕💕💕

1
Anonim
❤️❤️
Anonim
❤️❤️❤️
Rut Lamrorejeki
😑
Rut Lamrorejeki
aku baca sampai akhir, tapi ga dapat apa-apa😑
sugiarti dra
/Smile/
Alexa Juliana
Usia Danish tepat menginjak 2 tahun dan sekarang ulang tahun pertamanya, bingung Thor...
Alexa Juliana
Kenapa juga Shila lagi yg hrs mengalami mual² knp g Damien aja sih biar dia merasakan betapa menyiksanya morning sickness itu
Alexa Juliana
Kirain Danish msh 5 bulanan ternyata sdh mau 9 bulan...
Alexa Juliana
Danish tantrum krn mau punya adik
Alexa Juliana
Shila sakit krn sedang menampung kecebong yg kau tumpahkan di rahimnya Damien..
Alexa Juliana
Semoga Shilla hamil lagi
Alexa Juliana
Horeeee ternyata diam² papa Marteen sdh tau klo Shilla adalah menantunya, papa emng baik, gercep ga seperti anakmu yg ogeb itu menerima laporan org suruhannya secara sepihak tanpa croscheck lagi
Alexa Juliana
Klo bisa pengen banget getok kepalanya si Damien..bukannya mencari info yg benar, malah ttp memupuk kebencian dan kecewa pd Shila pdhl Shila g spt yg dia tuduhkan
Alexa Juliana
Coba kalau Shila paka cadar jd Damien g akan melihat wajahnya..Duh takutnya Shila diusir oleh Damian
Alexa Juliana
Harusnya kau tdk mendengar laporan dr org yg kau suruh memantau Shila Damien, tp tanyakan juga kpd dokter yg merawatnya knp Shila menghentikan pengobatan pd adiknya..
Alexa Juliana
Alhamdulillah..Shilla diketemukan oleh ibu mertuanya...
Alexa Juliana
Semoga kedua orang tua Damien org yg baik, shg mrk nantinya yg akan membawa Shila ke mansion utama sbg menantu di klrg itu.
Alexa Juliana
Semoga nanti bayinya g mau minum sufor krn alergi dgn berbagai macam sufor biar s Damien tau rasa..
Alexa Juliana
Si bayi sdh punya rasa klo dia sebentar lagi akan dipisahkan dr ibunya makanya nangis kejer, mungkin sbg protes klo dia ga mau berpisah..
Alexa Juliana
Dasar ga punya hati kau Damian memisahkan anak dr ibunya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!