NovelToon NovelToon
GAIRAH CEO KEJAM

GAIRAH CEO KEJAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:40.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: ssyptr

WARNING BUKAN UNTUK BOCIL ❤️❤️

YANG DIBAWAH UMUR
MOHON UNTUK JANGAN BACA NOVEL INI!!

KARENA INI NOVEL KHUSUS UNTUK KAUM IYA-IYA 😝

TERIMA KASIH!! SELAMAT MEMBACA!!


ANNABELLA TASYA KUSUMA pegawai di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang terletak di Jakarta ini sudah mengabdi di perusahaannya selama hampir 4 tahun.

Pekerjaannya lancar dan mengasyikan. Dia sangat mencintai pekerjaannya. Dia orang yang mudah bergaul, itu yang membuat dia sangat akrab dengan rekan-rekan di devisinya, yaitu devisi keuangan.

Tapi semua itu berubah, ketenangan di usik. Dia merasa diawasi, dikekang, dan diperlakukan tidak adil oleh CEO baru di perusahaannya.

Mampukah Tasya bertahan, atau Tasya memilih untuk keluar dari perusahaan nya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ssyptr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 23 - DYLAN

YUK SEBELUM BACA PASTIKAN SUDAH

LIKE

COMMENT

VOTE

DAN JANGAN LUPA BERIKAN BINTANG l

LIMA.

SUPAYA AUTHOR-NYA BERSEMANGAT DAN RAJIN UPLOAD.

TERIMA KASIH CINTA-CINTAKU.

---------------------------------------------

"Kenapa tega sekali tante menjebak ku ? Aku harus bagaimana sekarang ?... hiks...hiks... tolong bantu aku Tuhan..hiks.." gumam Tasya yang menangis tersedu-sedu.

Sedangkan Lula yang menunggu di mobil pun merasa keheranan karena kakaknya yang tak kunjung datang juga. Dengan malas, Tasya memasuki kembali rumahnya untuk mencari kakaknya.

"Kak, kakak ?" teriaknya di dapur tapi tak ada, lalu Ia berteriak lagi diruang keluarga juga tak ada, hingga ia menaiki tangga menuju kamar kakaknya terdengarlah suara wanita menangis.

Dengan cepat Lula membuka pintu kamar kakaknya, dan ia melihat kakaknya menangis sambil memegang handphone.

"Astaga kakak, ada apa ?"

Tasya yang kaget dengan suara pintu terbuka akhirnya menoleh dan melihat wajah Lula yang penuh dengan ke khawatiran. "Kakak tidak apa-apa. Apa kamu menunggu lama ? maafkan kakak, ayo segera kita berangkat."

"Tidak, kakak tidak baik-baik saja. Cepat katakan ada apa. Jika kakak tidak mengatakannya aku akan mogok makan." kata Lula mengancam.

Tasya menghela nafas panjang lalu berdiri dari duduk dengan seulas senyum tipis. "Baik kakak akan cerita, tapi ini kan waktunya kamu sekolah, nanti bisa terlambat."

"Gak mau, pokoknya sekarang kakak harus ngomong apa ada." runtut Lula.

Tasya memeluk adiknya singkat lalu menceritakan semua kejadian 1 setengah tahun yang lalu. "Maafkan kakak karena tidak bisa melakukan sesuatu untukmu."

Lula menangis, ia merasa terpukul hanya rumah ini satu-satunya peninggalan kedua orang tua mereka. "Kita harus datang ke rumah Tante Mega kak. Aku tidak mau jika rumah ini sampai di sita...hikss...hiks..."

"Tenanglah sayang, kakak pasti juga akan berjuang untuk mempertahankan rumah ini. Sekarang ayo kita berangkat. Hapus air matamu, kakak tidak suka melihat kamu menangis. Percaya pada kakak ya."

Lula mengangguk kecil lalu memeluk kakaknya dengan sangat erat. "Aku akan membantumu kak, aku janji itu." batin Lula

---------------------------------------------

Setelah memarkirkan mobilnya di parkiran perusahaan, Ia berjalan anggun dengan sesekali menyapa ramah pegawai lain.

Saat akan memasuki lift, tiba-tiba ada tangan yang memegang lengannya. Entah mengapa rasa takut itu kembali muncul. " Tasya ini aku."

Tasya menoleh dengan senyum sumringahnya. "Astaga Dylan ???? OMG!!! Kangen banget...." teriak Tasya didepan pintu Lift. Lalu mereka berpelukan dengan sangat erat.

"Bagaimana kabarmu Tasya? hmmm kamu terlihat semakin cantik saja."

"Tak begitu baik Dylan, Bagaimana denganmu ? aku sudah tak melihatmu kurang lebih 2 minggu di kantor, kemana saja kamu ?" tanya Tasya beruntun.

Dylan tersenyum jahil ke arah Tasya. "Apa kau merindukanku ?"

Tasya memutar bola mata malas. "Tentu saja, kau sahabatku. Hanya kau temanku, aku tak punya teman lain selain kau."

Dylan menghela nafas pelan. "Aku kecelakaan Tas....." ucapan Dylan dipotong oleh suara melengking Tasya.

"APAAA?? KAU KECELAKAAN DAN TAK MENGABARIKU ??"

"Suttttt. 🤫🤫 tenanglah Tasya jangan berteriak." Dylan meletakan jati telunjuknya ke bibir Tasya.

"Bagaimana kalo kita ke cafe saja untuk bercerita ? Aku ingin tau kenapa kamu bisa tak baik-baik saja."

"Baiklah Dylan, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan kamu. Bagaimana jika Cafe J'Bezt ?"

"Good, sampai....." obrolan mereka berdua berhenti karena ada suara yang menyahuti mereka.

"Jika kalian tidak ingin bekerja, segera buat SURAT PENGUNDURAN DIRI." ucapnya dingin dan menatap Tasya tajam bahkan sangat tajam.

Tasya hanya bisa menunduk, ia takut sangat takut. Saat ia melihat Sean entah mengapa rasa sesak yang kemarin ia rasakan akan terasa lagi.

"Maafkan saya tuan, saya..." ucap Dylan terbata-bata.

Ucapan Dylan berhenti karena Sean sudah melangkah memasuki lift pribadinya bersama sang tangan kanannya, Alden.

"Alden, kau tau kan apa yang harus kau lakukan ?" tanya Sean di dalam lift.

"Iya tuan, segera saya akan menyiapkannya." jawab Alden menunduk.

Sean tersenyum miring, "Jangan bermain-main denganku pelac*ur kecil." batinnya.

---------------------------------------------

Tok...tok...tok...

"Permisi Bu, saya Lula dari kelas 12 IPA 3." kata Lula sopan pada kepala sekolahnya.

"Iya silahkan duduk nak, ada apa ?" jawabnya tak kalah ramah.

Lula menghela nafas kasar lalu menatap mata sang kepala sekolah. "Jadi begini Bu, apa saya bisa mengambil ijazah terlebih dahulu ? kalau bisa saya ingin mengambil ijazah hari ini, saya dengar ijazah sudah diedarkan."

Kepala sekolah itu heran dengan Lula, untuk apa gadis ini meminta ijazah sekrang, padahalkan 1 Minggu lagi wisuda akan dilaksanakan. "Kalau ibu boleh tau, untuk apa nak ? Apa kau tak ingin ikut wisuda ?"

"Saya harus pindah ke Singapura Bu, kakak saya dipindah tugaskan ke sana. Jadi saya mau tak mau harus ikut apalagi saya hanya memiliki kakak saya di keluarga saya." jawabnya berbohong.

Kepala sekolah itu mengangguk mengerti, memang hampir semua guru sudah tau dengan masalah keluarga Lula, ia hanya tinggal dengan kakaknya seorang dan tak memiliki saudara.

"Tunggu sebentar ya." Lula mengangguk. Sang kelapa sekolah mengetikan sesuatu di komputernya lalu menge-print-nya.

Ia mengambil selembar kertas yang keluar dari mesin printernya lalu menyerahkannya pada Lula. "Berikan ini ke ruang kesiswaan. Lalu kamu sudah bisa mendapatkan ijazahmu."

Lula tersenyum sumringah, berkali-kali ia mengucapkan terima kasih kepada sang kepala sekolah.

"Semoga dengan ini aku bisa meringankan beban kakak." gumamnya sembari tersenyum.

---------------------------------------------

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️

KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA

SEMOGA SUKA YA SAMA CERITA INI.

DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA VOTE+KOMEN+LIKE.

1
ForteS
kenapa sih bikin cerita ga nyambung gini thor dari awal sampe akhir ga masuk akal dan ga kena emosional nya, harus nya kenain lagi emosi readers berharap happy ending itu sean&tasya kenapa ending jadi sama linggar dari judul cerita juga CEO kejam. berarti pemeran utama sean dan tasya kenapa, tapi pas ending kenapa jadi linggar sama tasya wkwkwk Masih Pemula nih author bikin novel nya masih kaku dan kurang inspirasi, tapi gapapa semangat terus ya thor semoga bisa bikin novel yang mudah dimengerti dan emosional nya harus kena yaa ok?🤣
Sri Juwita
tuman karma di bayar kontan..
Sri Juwita
jgn jgn kematian ortu nya Tasya itu berhubungan dgn kecelakaan beruntun yg menyebabkan kematian ortunya sean jg makanya balas dendam atau ada kesalah pahaman ini 🤦🤦🤦 entahlah
Sri Juwita
masih gak ngerti ama v
ceritanya,kenapa sean sejahat itu punya dendam apa dia ama tasya dan adiknya,kalo suka dan cinta ya gentleman lah ngomong jujur.. diterima ngaknya setidaknya udah ngimong kasih tau🤦🤦🤦🤦
aah jd kesel sendiri dah mau di hentiin bacanya tp,,, penasaran kelanjutan ceritanya 🥱🥱🥱jd galau sendiri 🤭
Ni komang
Kak gambarnya kepotong :(
Jamayah Tambi
Kifarah Sean.
Jamayah Tambi
Abis dah Hah ksu Sean wp duitmu tak habis tp hati mu tetap miskin.Kau langsung tak punya hati nurani.
Jamayah Tambi
Tak boleh kemana-mana kamu bertiga.Ke lubang cacing pun Sean jumpa.
Jamayah Tambi
Itu yg naj nikah dgn Tasya.Bye2 je Sean.
Jamayah Tambi
Kan dah cerai.Clara selingkuh dgn bapak mertua.Gila kan
Jamayah Tambi
Masih lagi jadi setan no 1 dunia
Jamayah Tambi
Mavam mana tanah yg dibeli Tasya untuk cafenya boleh dibeli balik oleh SeanMacam mana eistem jual beli di negara ini.
Jamayah Tambi
Setan pun boleh sedih.Mana ada setan yg tobat
Jamayah Tambi
Dah agao dah.Ini mesti kerua Sean.
Jamayah Tambi
Rasain Sean.Semga kaubtak bahagia seumur hidup mau pun setelah kau mampus nanti.
Jamayah Tambi
xsaran ku jangan bagi tau Sean tentang anak itu.Nanti akan dirampasnya anakmu.Kamu dibuang macam sampah.Dia sudah ada Clara perempuan yg sangat dicintainya.
Jamayah Tambi
Aku tim Linggar saja.Sean itu iblis
Jamayah Tambi
Nak nikah macam mani Sirang agama Islam,sorang Nasrani.Salah seoang pasti pindah agama..Klu sebagai orang Islam Tasya kena masuk Islam dulu baru penikahan mereka sah.Klu tak selamnya di anggap zina.
Jamayah Tambi
Linggar tak kisah ke yg Tasya tu dah tak gadis lagi.Telah dijadikan pemuas nafsu oleh Sean
Jamayah Tambi
Siapavygvtak tertarik dgn Tasya yg cantik,sopan dan pekerja keras
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!