SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2

Bagaimana aku tak terpancing aku tak bisa menjaminnya. Mungkin lain kali dia akan berusaha membuat si Bambang tidur bersamanya lagi, mengingat kebersamaan mereka. Lagipula aku akui dia cantik dan aku kadang merasa insecure terhadap dokter-dokter ini.

Dia duduk didepanku diam berpikir.

"Kau punya ide bagaimana menyelesaikan ini?"

"Aku tak tahu. Aku tak bisa terlibat, lebih baik kau selesaikan secara pribadi dengannya, lebih tenang lebih baik. Kau pimpinan rumah sakit ini. Kita tak bisa terlibat gosip telenovela seperti ini. Kau tak mau kita jadi bahan tertawaan di episode kisah segitiga kan, jika dokter-dokter dibawah ini tahu, kau akan malu, jadi jelaskan kepada mantanmu itu secepatnya..."

"Cinta segitiga..." Dia maju ke depanku sekarang dan mengambil tanganku. "Ini artinya kau sudah menerimaku kan?" Dia tersenyum lebar sekarang. Fokus yang kubicarakan lain tapi dia bisa saja menangkap kata yang tersirat.

Aku tersenyum. Bagaimana aku tak menerimanya jika keberadaannya saja bisa membuatku salah tingkah. Dan secuil perkataan tanpa makna darinya bisa membuat pikiranku berlari terlalu jauh.

Katakan bagaimana aku bisa bertahan dan tak mengakuinya.

"Bilang ke penggemarmu itu berhenti memegang lenganmu dulu..." Aku menjawabnya tapi tak berani menatapnya tapi memainkan pulpen dengan tangan yang lain.

"Dia hanya bisa memegang lenganku, tapi itu saja. Bagian yang lainnya milikmu, bagaimana..." Aku langsung memukulnya, aku tak percaya dia mengatakan hal absurd semacam itu.

"Kau benar-benar perayu ulung ya ..." Aku tertawa sekarang. Dia benar-benar bisa membuat wanita manapun tersipu-sipu.

"Aku hanya merayu ke wanita yang kusukai. Dan biasanya itu terang-terangan..." Dia menghindar dari pukulanku dan menangkap tanganku.

"Gombal. Aku perlu sangat berhati-hati dengan mulut manismu itu...." Aku mencoba memukulnya lagi, bagaimana bisa aku tak bisa tak terpengaruh dengan kata-kata manisnya itu. "Pergilah, aku banyak pekerjaan." Seperti biasa aku yang menyuruhnya pergi.

"Sayang terima kasih sudah menerimaku." Dia memegang tanganku lagi.

"Kau masih dalam masa percobaan, buat mantanmu itu pergi dulu." Aku ingin mengulum senyumku, tapi akhirnya tak bisa menahannya, dia ikut tersenyum melihat senyumku.

"Baiklah, tapi makan malam bersamaku oke."

"Iya pergilah sana, ..." Aku hanya harus mengangguk untuk membuatnya bisa pergi.

🧡🧡🧡🧡

"Apa yang dilihatnya darimu." Seseorang bicara di belakangku, membuatku menoleh saat sedang berjalan untuk makan siang. Dokter Sandra? dia sengaja menungguku di lorong ini? Bulu kudukku merinding. Aku sekarang sedikit berhati-hati sejak kejadian terakhir ada orang psycho yang menusukku.

"Dokter Sandra, selamat siang, saya mau makan siang. Mau ikut..." Aku mencoba mengajaknya berjalan keluar dari lorong itu. Tapi dia menatapku dari atas kebawah dan mengitariku.

"Katakan bagaimana kau menarik perhatiannya. Kau biasa saja..." Dia menjejeriku dan berdiri didepanku.

"Entahlah, saya tak tahu." Aku mengangkat bahu. "Saya sungguh tak tahu."

"Jangan merasa menang dulu. Kau paling hanya akan berakhir seperti wanita lain. Menjadi salah satu wanitanya. Apa yang bisa kau tawarkan padanya? Tak ada..." Aku tak menjawabnya. Karena dia benar tak ada apapun yang bisa kutawarkan padanya. Tapi kenapa dia harus melakukan konfrontasi soal ini.

"Kau tak tahu siapa aku bukan?" Dia bicara berputar di sampingku seperti hiu mengitari mangsanya. "Pamanku adalah salah seorang komisaris di sini. Kau tak lihat nama belakangku Narendra. Kau tak mengenal komisaris-mu sendiri. Aku bisa membuatmu kehilangan kariermu dan membuat masalah dengan Direktur sekalipun..." Aku menghela napas sebelum menjawabnya.

"Kau bisa membuat semua masalah itu tentu saja, tapi apa kau bisa mendapatkan hatinya. Kau tanya aku apa yang dia lihat dariku, aku juga tak tahu. Apa kau pernah mendengar jatuh cinta tak perlu alasan. Bahkan itu sama sekali tak ada hubungannya dengan uang, itu hanya masalah takdir. Aku tak berniat mencari masalah denganmu, kau pikir dengan mencarikanku masalah kau tak menjatuhkan Dokter Vincent? Dia bahkan akan menganggapmu sebagai musuh? Kau sudah pertimbangkan tindakanmu? Kau ingin perang yang kau bisa kau temukan hanya kehancuran. Apa itu yang dilakukan oleh orang yang katanya mencintai...."

"Kau terlalu memandang tinggi dirimu sendiri..." Dia menunjuk mukaku.

"Kita bukan anak 17 tahun lagi dokter Sandra. Wanita dewasa tidak mengejar pria, tapi mencari orang yang mencintainya yang akan berjanji bersamanya seumur hidupnya. Dicintai itu lebih membahagiakan dari berusaha mencintai. Kau tak tahu itu... Masa lalu adalah masa lalu, kalian sudah belasan tahun tak bersama, kau pikir selama itu dia menunggumu? Kalian sudah memilih jalan berbeda, kenapa kau pikir kau masih memilikinya? Coba kau pikirkan itu..."

Aku bicara panjang lebar dengan nada rendah. Untuk mencoba membuatnya mengerti bahwa percobaan pertentangannya denganku tidak akan membuahkan hasil apapun.

"Kau memang pandai bicara ternyata. Kurasa setengahnya dia terperangkap oleh rayuan manismu. Tubuhmu tidak seberapa, gadis-gadis yang kukenal pernah dekat dengannya jauh lebih cantik darimu. Kau tahu aku bahkan kenal dekat dengan Ibunya. Di bagian mananya kau bisa melawanku..." Dia terus berusaha merendahkanku.

"Ohhh begitu. Mungkin memang begitu, kalau begitu aku memang hebat, bahkan aku bisa mengalahkan yang jauh lebih cantik dariku." Aku lelah berdebat tak berguna seperti ini. Aku berjalan kedepan. Dan meninggalkannya sendirian. Tak berniat melayaninya lagi.

"B**ullshit! Wanita sombong! Kau akan lihat bagaimana aku mengatasimu." Dia setengah berteriak padaku.

"Terserah."

Aku menjauh meninggalkannya. Dia akan mulai mencari masalah denganku. Ini akan menyebalkan. Entah siapa yang akan menyadarkannya.

Aku meninggalkannya dan tiba ke ruang cafetaria karyawan. Andreas tiba-tiba menghampiriku.

"Kau bertengkar dengan nenek sihir ya..."

"Kau melihatnya. Dia mencegatku tadi."

"Tadinya aku mau lewat situ. Tapi melihat ada orang bertengkar aku menjauh. Ini akan jadi tontonan menarik." Dia meringis lebar, sementara aku menghela napas.

"Ini akan jadi menyebalkan. Dia bahkan mengancamku dengam memamerkan nama komisaris..."

"Kasih tahu suamimu, dia harusnya tahu bagaimana menangani wanita sombong itu." Hmm memang perlu Vincent perlu tahu hal ini. Jika Sandra memutuskan membuat masalah bagaimanapun dia akan melakukan sesuatu didepan. Entah apa... dia pasti akan mencari kesempatan menjatuhkanku.

🧡🧡🧡

"Ayo makan malam denganku..."

"Kemana?"

"Sini kuncimu. Biar dibawa pulang sopir mobilmu." Aku tersenyum, dia mau membuat malam ini hanya kami berdua saja. Ini karena aku menerimanya.

"Kau mau membawaku kemana?" Aku bertanya ketika kami sudah keluar dari parkiran rumah sakit.

Makan malam istimewa nampaknya. Terakhir aku dibuat mabuk dengan wine sehingga terdampar di lengannya yang hangat nampaknya dia akan mengulanginya lagi.

"Tempat yang spesial." Dia masih merahasiakannya.

"Kenapa kau sok misterius..." Dia tertawa. Aku teringat kejadian tadi siang dengan Sandra. "Kau tahu tadi siang Sandra mengancamku."

"Mengancammu apa?" Aku langsung bercerita apa yang dikatakannya. Dia tampak langsung berpikir.

"Dia hanya keponakan jauh, jika dia ingin membuat masalah denganku, harusnya dia berpikir jauh. Lagipula komisaris tak akan terlalu bodoh terlibat masalah pribadiku. Dia hanya mencoba mengancammu, melihat apa kau bisa dijatuhkan dengan mudah. Dan masalah dia kenal dengan Ibuku, cuma kenal saja, tidak kenal dekat. Dia hanya pamer pernah bertemu Ibuku beberapa kali..."

"Hmm... Entahlah, sejak kejadian aku ditusuk. Aku sedikit tak percaya rasionalitas manusia. Mungkin saja dia bisa bertindak diluar akal."

"Dia tidak akan sebodoh itu. Kariernya bisa habis dalam sekejap. Sudahlah, jangan pikirkan dia lagi. Sekarang pikirkan aku saja..."

Aku tersenyum melihatnya.

"Kita akan kemana? Aku tak begitu mengenal daerah ini."

"Tunggu saja kau akan tahu..." Sekarang kejutan apa yang direncanakannya.

Terpopuler

Comments

Lina ciello

Lina ciello

cowo2 aja ga suka liat kelakuan sandra... brti ancen buruk bgt sandra bagi org lain

2022-01-01

3

Bunga_Tidurku

Bunga_Tidurku

baru keponakan jauh udh shombhonggh, gmn kalo anak yg punya

2021-12-25

1

Syahla Raysa

Syahla Raysa

bhahahhaa....komennya keren

2021-11-14

0

lihat semua
Episodes
1 SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2 SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3 SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4 SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5 SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6 SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7 SEASON 1 Part 7. Terserah
8 SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9 SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10 SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11 SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12 SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13 SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14 SEASON 1 Part 14. Insident 1
15 SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16 SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17 SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18 SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19 SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20 SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21 SEASON 1 Part 21. The Real Me
22 SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23 SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24 SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25 SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26 SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27 SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28 SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29 SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30 SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31 SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32 SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33 SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34 SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35 SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36 SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37 SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38 SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39 SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40 SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41 SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42 SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43 SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44 SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45 SEASON 2. Part 9. Show Off!
46 SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47 SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48 SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49 SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50 SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51 SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52 SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53 SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54 SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55 SEASON 2. Part 19. Father Figure
56 SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57 SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58 SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59 SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60 Hi sorry ini masih pending
61 SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62 SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63 SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64 SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65 SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66 SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67 SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68 SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69 SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70 SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71 SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72 SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73 SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74 SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75 SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76 SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77 SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78 SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79 SEASON 2. Part 42. Korea 1
80 SEASON 2 Part 43. Korea 2
81 SEASON 2. Part 44. Korea 3
82 SEASON 2. Part 45. Korea 4
83 SEASON 2. Part 46. Korea 5
84 SEASON 2. Part 47. Korea 6
85 SEASON 2. Part 48. Korea 7
86 SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87 SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88 SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89 SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90 SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91 SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92 SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93 SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94 PENGUMUMAN SEASON 3
Episodes

Updated 94 Episodes

1
SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2
SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3
SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4
SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5
SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6
SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7
SEASON 1 Part 7. Terserah
8
SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9
SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10
SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11
SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12
SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13
SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14
SEASON 1 Part 14. Insident 1
15
SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16
SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17
SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18
SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19
SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20
SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21
SEASON 1 Part 21. The Real Me
22
SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23
SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24
SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25
SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26
SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27
SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28
SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29
SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30
SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31
SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32
SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33
SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34
SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35
SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36
SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37
SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38
SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39
SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40
SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41
SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42
SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43
SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44
SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45
SEASON 2. Part 9. Show Off!
46
SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47
SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48
SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49
SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50
SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51
SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52
SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53
SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54
SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55
SEASON 2. Part 19. Father Figure
56
SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57
SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58
SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59
SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60
Hi sorry ini masih pending
61
SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62
SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63
SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64
SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65
SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66
SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67
SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68
SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69
SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70
SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71
SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72
SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73
SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74
SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75
SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76
SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77
SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78
SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79
SEASON 2. Part 42. Korea 1
80
SEASON 2 Part 43. Korea 2
81
SEASON 2. Part 44. Korea 3
82
SEASON 2. Part 45. Korea 4
83
SEASON 2. Part 46. Korea 5
84
SEASON 2. Part 47. Korea 6
85
SEASON 2. Part 48. Korea 7
86
SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87
SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88
SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89
SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90
SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91
SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92
SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93
SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94
PENGUMUMAN SEASON 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!