SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!

Aku tak tahu apa arti tiap cengiran Bambang ini. Tapi demi Tuhan kuharap dia bukan tipe baperan plus pendendam. Setengahnya aku tetap berpikir dia terlalu tampan dan muda untuk menjadi direktur sebuah rumah sakit.

Menunggunya bicara adalah sebuah siksaan. Padahal aku sudah mengerahkan upayaku untuk meminta maaf.

"Sudahlah lupakan, kita disini untuk pekerjaan. Saya juga minta maaf menabrak Anda." Dan aku menghela napas lega, ternyata dia tidak mempermasalahkannya.

"Terimakasih Pak. Saya benar-benar tidak mengetahui Bapak atasan saya."

"Anda baru dipromosikan dari cabang bukan."

"Iya Pak."

"Hmm, muda sekali, sudah promosi menjadi Kepala Bagian." Kenapa dia tidak menyebutkan dirinya sendiri, terlalu muda untuk Direktur.

"Saya 34 tidak muda lagi Pak. Saya sudah berkarier lebih dari sepuluh tahun di grup ini." Aku berbangga hati dengan pencapaianku, tak ada yang tahu berapa banyak kerja kerasku.

"Ohhh saya pikir Anda lebih muda dari itu. Ternyata kita hanya beda 5 tahun." Aku tersenyum. Ternyata si Bambang ini belum kepala empat. Dia lebih mengesankan untuk orang yang belum kepala empat.

"Baiklah, kita langsung ke pekerjaan saja."

Selamat, setidaknya dia tidak mengambil hati atas kekurang ajaranku.

\=\=\=\=\=\=

"Masih belum berkeluarga? Masa?" Aku baru tahu si Bambang itu single dari Dhea assistenku disini.

"Iya Bu, ... workaholics. Mendewakan kerjaan. Pak Director punya bisnis jaringan apotek dan klinik sendiri lho Bu. Plus dia itu partner penasihat pengacara untuk kasus khusus malpraktik."

"Gay ya?"

"Kayanya sih engga Bu, cuma ya orangnya ya gitu suka kerja, mungkin dia anggep cewe itu ganggu waktu dia. Tapi katanya udah pernah cerai sih. Banyak yang tergila-gila sama dia. Beberapa dokter pernah terlibat pacaran ama dia. Tapi gosipnya Pak Direktur itu anti komitmen punya. Tapi kayanya ehmm... deg-degan ya Bu kalo pacarnya kaya gitu... Terlalu h*ot."

Aku tersenyum mendengat perkataan Dhea. Iya sih, terlalu sulit untuk menolaknya, dengan brewoknya yang kadang dibiarkan sedikit tumbuh itu. Kau bisa membayangkan banyak hal.

"Hmmm... ya sudahlah, biarin aja bukan urusan kita. Masing-masing punya hidup masing-masing."

"Ibu kan single Bu. Tak tertarik ikut bursa calon Bu?" Dhea menggodaku.

"Saya lebih tertarik ketenangan hidup... Ya sudah, saya mau pulang dulu ya. Jangan lupa minta anak-anak kerjakan yang saya minta. Bilang kita meetingkan besok."

"Siap Bu."

Aku bersiap-siap pulang. Ada masalah di rumah, Ardy adik bungsuku itu, aku harus bicara dengannya sepulang ini.

Sudah jam 7 malam. Lumayan pulang jam segini walaupun masih macet tapi setidaknya lebih sedikit lebih cepat daripada pulang jam 6.

Seseorang tiba disampingku saat aku didepan lift. Ternyata Bambang, kenapa otakku suka sekali menyebutnya Bambang.

"Oh Bu Melisa, sudah mau pulang." Dia berbaik hati menyapaku duluan. Udah ganteng, mapan, bule, suara baritonnya bikin lemes. Gimana dia gak tenang-tenang aja ya, yang nyerahin diri sama dia sukarela banyak. Tinggal pakai, otakku sekarang ikut membayangkan banyak hal soal Bambang ini.

"Iya Pak, ..." Aku tersenyum padanya. "Oh ya sapu tangannya saya bersihkan dulu, nanti saya kembalikan ke Bapak." Tapi old school karena masih pake sapu tangan. Kayanya itu generasi Papa Mama aku. Generasi sekarang bawa tissue doang.

"Kuno ya..." Dia tersenyum begitu membahas sapu tangan, karena dia masih mengingat yang kukatakan tadi pagi.

"Saya... saya...maksud saya sekarang jarang yang bawa saputangan Pak. Saya minta maaf lagi... Itu jangan ambil hati Pak."

"Itu menang kuno." Dia tertawa sendiri. Lumayan ternyata dia bisa menertawakan dirinya sendiri. Aku jadi tidak begitu tegang lagi.

Lift berdenting dan dia mempersihlahkan aku masuk terlebih dahulu. Dia punya sopan santun yang bagus.

"Mau temani saya makan malam dibawah?"

"Ehh? Makan malam? Sekarang?" Aku harus pulang ngomong ke Ardy gak bisa mampir kemana-mana lagi sekarang.

"Maaf gak bisa ada urusan keluarga Pak..."

"Ohh, anak udah berapa?" Pertanyaan klise orang Indonesia, sepertinya bule ini memang native Jakarte ternyata. Aku meringis sendiri...

"Saya single bahagia Pak..." Dia mengangguk tapi kemudian tak bertanya lagi. Aku tahu mungkin dia menghindari single yang mengharapkan dia. Takut disangka PHP. PHP in Head finance itu repot urusannya.

"Kalau begitu saya duluan Pak. Malam Pak"

"Iya malam..." Aku meninggalkannya dan berjalan lurus ke lift basement.

Dia tipe anti komitmen. Dan dia gak tahu akupun anti komitmen, apalagi berpikir nyari affair ke orang seperti dia, itu gak akan terjadi. Lift berdenting kami sudah mencapai lantai dasar kemudian.

"Kamu bisa gak sih jangan bikin masalah terus Dy? Kamu kemanain uang yang udah kakak kasih? Kamu pikir kita keluarga kolongmerat?! Bisa gak sih kamu mikirin kakak juga!?"

Aku marah-marah ke adik bungsuku itu. Sejak tujuh tahun lalu setelah Papa sepenuhnya pensiun aku yang menanggung pengeluaran keluarga. Uang tabungan Papa habis karena tiba-tiba Papa ternyata menderita gagal ginjal karena diabetes dan komplikasi yang sudah lama dia derita.

Pun itu tak menolong karena akhirnya setelah berjuang tiga tahun Papa meninggal.

Gajiku besar iya, tapi bebanku juga besar. Mukai dari pengeluaran rumah, biaya kuliah dua adikku, sampai ke biaya pernikahan adik keduaku bahkan aku yang menanggung. Untungnya tahun ini akhirnya dari tiga adikku tinggal Ardy yang sudah menjalani semester empat. Aku baru bisa sedikit bernapas lega.

Dan Ardy ini menang terlaludimanja karena dia anak laki satu-satunya dan bungsu.

"Udah Mel, biar Mama yang kasih." Uang Mama juga dari aku. Apa bedanya...

"Dia udah minta tambahan ke aku Ma. Dia ngabisin uang kaya dia tuh anak orang kaya. Mama jangan iyain terus Ma."

"Kakak tuh bawel banget sih, emamg orang gak butuh sosialisasi. Ini Jakarta Kak, aku gak mau jadi orang kuper!" Dan dia sangat senang membantahku karena dia tahu Mama akan meredakanku. Bukan sekali dia minta uang untuk kasus yang bisa membuatku naik darah.

"Eh Dy, kalo mau ngabisin duit pake duit kamu sendiri. Gue biayain lo biar lu bisa nyari duit sendiri. Kuliah yang bener sono, IPK pas-pasan, belajar gak bener, pacaran, clubbing kaya anak orang kaya, lu kalo ngulang mata kuliah lagi jangan harap gue mau bayar! Sono drop out sekalian!"

Ardy diam dengan kemarahanku. Tapi menatapku dengan sengit.

"Sudah Mel, nanti Mama yang bayar gak pa pa..."

"Ma, jangan belain dia mulu Ma. Cape aku dengernya. Itu duit aku yang cari, emang buat dia foya-foya."

"Makanya cari laki kaya.... Jangan kaya' janda tua bawel, minta duit dikit aja ngomelnya ke ujung dunia."

"Lu ngomong apa hah!" Aku mendatangi Ardy dan sekarang berdiri depan Ardy. "Coba ulang sekali lagi! Beli beras sekilo aja gak pernah, berani lu ngomong lagi?!"

"Udah ...udah! Ardy!" Sekarang Mama berteriak.

"Kenapa? Lu pikir gue gak berani?! Janda tua bawel!" Dan sebuah tamparan melayang ke mukanya. Dia melihatku tak percaya, dia pikir aku tak berani menghajarnya...

"Gue benci sama lu!" Dan dia pergi dari rumah.

"Pergi lu gak usah balik lagi!"

Terpopuler

Comments

Dahlia Anwar

Dahlia Anwar

iya si Gedeg banget Ama Ardy dia engga tau aja capek nya cari uang 😭

2023-04-05

2

Yanti Alisha

Yanti Alisha

AQ banget ini

2022-10-02

0

Neng Alifa

Neng Alifa

adek saya kaya gitu. beuhhh habis itu 😄

2022-09-28

0

lihat semua
Episodes
1 SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2 SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3 SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4 SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5 SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6 SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7 SEASON 1 Part 7. Terserah
8 SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9 SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10 SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11 SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12 SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13 SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14 SEASON 1 Part 14. Insident 1
15 SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16 SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17 SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18 SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19 SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20 SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21 SEASON 1 Part 21. The Real Me
22 SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23 SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24 SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25 SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26 SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27 SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28 SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29 SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30 SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31 SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32 SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33 SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34 SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35 SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36 SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37 SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38 SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39 SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40 SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41 SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42 SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43 SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44 SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45 SEASON 2. Part 9. Show Off!
46 SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47 SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48 SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49 SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50 SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51 SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52 SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53 SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54 SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55 SEASON 2. Part 19. Father Figure
56 SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57 SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58 SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59 SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60 Hi sorry ini masih pending
61 SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62 SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63 SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64 SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65 SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66 SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67 SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68 SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69 SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70 SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71 SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72 SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73 SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74 SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75 SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76 SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77 SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78 SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79 SEASON 2. Part 42. Korea 1
80 SEASON 2 Part 43. Korea 2
81 SEASON 2. Part 44. Korea 3
82 SEASON 2. Part 45. Korea 4
83 SEASON 2. Part 46. Korea 5
84 SEASON 2. Part 47. Korea 6
85 SEASON 2. Part 48. Korea 7
86 SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87 SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88 SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89 SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90 SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91 SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92 SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93 SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94 PENGUMUMAN SEASON 3
Episodes

Updated 94 Episodes

1
SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2
SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3
SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4
SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5
SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6
SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7
SEASON 1 Part 7. Terserah
8
SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9
SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10
SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11
SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12
SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13
SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14
SEASON 1 Part 14. Insident 1
15
SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16
SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17
SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18
SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19
SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20
SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21
SEASON 1 Part 21. The Real Me
22
SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23
SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24
SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25
SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26
SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27
SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28
SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29
SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30
SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31
SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32
SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33
SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34
SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35
SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36
SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37
SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38
SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39
SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40
SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41
SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42
SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43
SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44
SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45
SEASON 2. Part 9. Show Off!
46
SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47
SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48
SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49
SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50
SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51
SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52
SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53
SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54
SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55
SEASON 2. Part 19. Father Figure
56
SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57
SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58
SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59
SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60
Hi sorry ini masih pending
61
SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62
SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63
SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64
SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65
SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66
SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67
SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68
SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69
SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70
SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71
SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72
SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73
SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74
SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75
SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76
SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77
SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78
SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79
SEASON 2. Part 42. Korea 1
80
SEASON 2 Part 43. Korea 2
81
SEASON 2. Part 44. Korea 3
82
SEASON 2. Part 45. Korea 4
83
SEASON 2. Part 46. Korea 5
84
SEASON 2. Part 47. Korea 6
85
SEASON 2. Part 48. Korea 7
86
SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87
SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88
SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89
SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90
SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91
SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92
SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93
SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94
PENGUMUMAN SEASON 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!