SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja

"Kenapa Dokter membantu saya. Dokter tak membantu saya tanpa alasan." Aku duduk didepannya sekarang, makan malam di sebuah restaurant di Jakarta Selatan. Dia mengizinkan aku yang membayar. Restoran cozy di salah satu mall dekat rumah sakit atas pilihannya.

"Kau mengingatkanku pada seseorang..."

"Seseorang?"

"Ibuku, dia juga bekerja sendiri membiayai kami, aku anaknya dan adik-adiknya. Sampai saat itu umurku 14 dia bertemu dengan Ayah tiriku. Dia sama sepertimu berpura-pura kuat, tapi menangis sendiri kemudian. Aku tak tahu ceritamu, ...tapi mungkin satu saat kita mungkin bisa menjadi teman. Kau bersedia lebih terbuka. Aku selalu mengagumi wanita yang mengambil pilihan sulit, berdiri sendiri demi keluarga, tapi kau perlu tahu menerima bantuan bukan sebuah kelemahan..."

"Ohh... begitu." Aku tersenyum kecil padanya. "Cuma itu?"

"Iya cuma itu. Kecuali kau berharap sesuatu yang lain. Kita bisa bicarakan kemudian..." Dia tersenyum, sesuatu yang lain. Aku telah lama membentengi diri dengan harapan itu.

"Baiklah, anggap aku menerima alasanmu Dok." Aku membalas senyumnya.

"Bisakah kita berteman saja, kau bisa panggil namaku, Jangan dokter. Jangan mencurugaiku terus..." Aku tersenyum kecil sambil bertopang dagu mendengar permintaannya, menatapnya sambil memiringkan kepalaku.

Dia memang menawan saat dia menggulung lengan kemejanya. Makan malam ini membuatku mabuk...

"Kau tahu menjadi teman itu terlalu berbahaya." Aku masih berbicara padanya dengan bertopang dagu, dia memesan wine dan aku punya batas toleransi alkohol rendah. Aku hanya berani menyesap sedikit. Tapi gelas ini entah kenapa kosong karena kebodohanku... Dan ini membuatku merasa terlalu jauh bicara, entahlah aku tak perduli sekarang.

"Jika kau terlalu banyak berharap pada teman itu berbahaya. Jika kau kecewa pada temanmu itu juga berbahaya. Menjadi kuat itu melelahkan... tapi menjadi hancur itu lebih menyakitkan. Tebak mana yang kupilih." Aku melanjutkan perkataanku, entah kenapa terasa lega mengatakannya.

Dia tak bicara cuma menatapku.

"Apa aku kelewatan Dok, kurasa aku mabuk karena wine ini, lihatlah ini sudah kosong..." Aku tertawa dan menatap matanya dengan berani.

"Tidak, kau bisa mengatakan apapun..."

"Katakan apa ceritamu, kenapa kau masih sendiri." Aku dengan berani mengorek sisi pribadinya.

"Aku pernah menikah, umur masih muda sekitar 26, aku sudah bekerja sebagai dokter di umur 22, akselerasi, aku sudah masuk kedokteran umur 16, aku punya obsesi di pekerjaan dan karier karena dulu aku bukan dari keluarga kaya, Mama mendorong untuk menikah, tapi setengahnya aku belum siap. Aku menyetujuinya untuk membahagiakan Mama, tapi kemudian aku sadar itu membuat istriku tidak bahagia, aku masih belum siap dengan sisi emosional sebagai pendamping sebagai suami, aku menganggap kemanjaannya sebagai gangguan, jika kami punya anak itu akan lebih kacau lagi, kami bercerai tidak lebih dari setahun, karena aku sadar aku tidak boleh mengurungnya di pernikahan kami yang tidak bahagia. Aku sadar aku menghancurkannya. Tapi lebih tidak adil lagi saat itu jika aku menahannya bersamaku. Sampai sekarang, aku terbiasa hanya berteman dengan beberapa wanita..."

"Hmm... pilihan hidup yang rumit. Kau ternyata kejam." Dia tertawa.

"Kau mungkin benar. Aku kejam..."

"Kau ingin mendengar ceritaku. Aku pernah menikah umur 24. Dengan anak orang kaya, hidupku terjamin, aku nyonya boss, tapi kemudian aku tahu dia punya selain punya banyak simpanan uang dia juga punya banyak simpanan wanita... Aku cerai, karena aku tak sanggup menutup mata. Sean, dia pacarku setelahnya, tapi aku hanya janda dengan banyak beban di pundakku dan Sean adalah kebanggaan keluarganya, jadi kami bukan jodoh. Dan aku memutuskan lebih baik menjadi wanita perkasa daripada berdarah berkali-kali karena cinta sampai sekarang. Bagaimana ceritaku, menyentuh bukan..." Aku tertawa.

"Cukup hebat. Ternyata kita berdua cukup hebat." Aku tertawa atas tanggapannya.

"Aku boleh minum lagi? Menjadi mabuk itu ternyata menyenangkan, sedikit mencoba melupakan masalah ternyata melegakan..." Dia memanggil waitress untuk mengisi gelas keduaku.

"Kau harus mengantarku..."

"Aku akan mengantarmu..." Aku menyesap wine itu, rasa pahitnya membuatmu terbakar, tapi sedikit wangi buah terasa menggoda. "Terima kasih sudah berkata jujur."

"Hmm ... ini karena wine ini, kau menjebakku bukan." Dia tertawa.

"Aku suka kau yang terus terang. Itu lebih baik..." Matanya berkilau hangat, makan malam yang memabukkan, Bambang ini terlalu tampan sekarang dan aku ingin menyentuh lengannya bersandar padanya sekali saja bolehkan. Hanya malam ini...

Besok aku akan kembali seperti diriku lagi yang biasa.

"Aku mau pulang. Terlalu lama disini aku tak bisa pulang lagi..." Dia tertawa.

"Baiklah ayo. Kuantar kau. Toleransimu rendah sekali , itu cuma satu gelas..."

"Aku bukan sepupu Brad Pitt,..." Dia tertawa dan menarikku tanganku untuk bangkit, aku membiarkan diriku bergelayut di lengannya. Sopirnya membawa mobilku dan dia mengantarku pulang.

"Kau mau bersandar..." Aku mengerling padanya.

"Kenapa kau jadi baik hati."

"Aku memang baik pada temanku."

"Aku tak mau jadi temanmu. Aku cuma perlu lenganmu semalam." Aku memeluk lengannya menaruh kepalaku di pundaknya dan tak perduli apa yang dia pikirkan. Rasanya setelah bertahun-tahun bisa bersandar seperti ini lagi melegakan.

"Aku tahu. Kau memang kejam...." Bambang menertawakanku.

"Kurasa kita sama. Anggap saja kita mabuk dan besok kita tak akan mengingat ini lagi."

"Aku setuju. Hanya malam ini ... Terima kasih. Kau memang dokter yang baik." Aku memejamkan mataku dan menikmati kehangatan lengannya.

Kurasa aku sudah terlalu berani tapi dia sendiri yang menawarkan. Besok semuanya akan jadi normal lagi. Benar bukan?

Malam ini aku hanya meminum terlalu banyak wine.

Terpopuler

Comments

Kejora

Kejora

kode keras

2022-01-10

0

Bunga_Tidurku

Bunga_Tidurku

niatnya mau yg lbh dr itu drpd dilibas mending sepik2 dlu lahhh

2021-12-24

0

Rizka Susanto

Rizka Susanto

hahaha....
malam ini km miliku..,
lbh seru lgi klo melisa ngmong begitu sma si bambang 😂😀

2021-11-24

1

lihat semua
Episodes
1 SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2 SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3 SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4 SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5 SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6 SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7 SEASON 1 Part 7. Terserah
8 SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9 SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10 SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11 SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12 SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13 SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14 SEASON 1 Part 14. Insident 1
15 SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16 SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17 SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18 SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19 SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20 SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21 SEASON 1 Part 21. The Real Me
22 SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23 SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24 SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25 SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26 SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27 SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28 SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29 SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30 SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31 SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32 SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33 SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34 SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35 SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36 SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37 SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38 SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39 SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40 SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41 SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42 SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43 SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44 SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45 SEASON 2. Part 9. Show Off!
46 SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47 SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48 SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49 SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50 SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51 SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52 SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53 SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54 SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55 SEASON 2. Part 19. Father Figure
56 SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57 SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58 SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59 SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60 Hi sorry ini masih pending
61 SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62 SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63 SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64 SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65 SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66 SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67 SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68 SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69 SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70 SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71 SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72 SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73 SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74 SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75 SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76 SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77 SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78 SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79 SEASON 2. Part 42. Korea 1
80 SEASON 2 Part 43. Korea 2
81 SEASON 2. Part 44. Korea 3
82 SEASON 2. Part 45. Korea 4
83 SEASON 2. Part 46. Korea 5
84 SEASON 2. Part 47. Korea 6
85 SEASON 2. Part 48. Korea 7
86 SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87 SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88 SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89 SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90 SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91 SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92 SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93 SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94 PENGUMUMAN SEASON 3
Episodes

Updated 94 Episodes

1
SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2
SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3
SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4
SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5
SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6
SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7
SEASON 1 Part 7. Terserah
8
SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9
SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10
SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11
SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12
SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13
SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14
SEASON 1 Part 14. Insident 1
15
SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16
SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17
SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18
SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19
SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20
SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21
SEASON 1 Part 21. The Real Me
22
SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23
SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24
SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25
SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26
SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27
SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28
SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29
SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30
SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31
SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32
SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33
SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34
SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35
SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36
SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37
SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38
SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39
SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40
SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41
SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42
SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43
SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44
SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45
SEASON 2. Part 9. Show Off!
46
SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47
SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48
SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49
SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50
SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51
SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52
SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53
SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54
SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55
SEASON 2. Part 19. Father Figure
56
SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57
SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58
SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59
SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60
Hi sorry ini masih pending
61
SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62
SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63
SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64
SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65
SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66
SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67
SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68
SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69
SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70
SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71
SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72
SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73
SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74
SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75
SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76
SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77
SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78
SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79
SEASON 2. Part 42. Korea 1
80
SEASON 2 Part 43. Korea 2
81
SEASON 2. Part 44. Korea 3
82
SEASON 2. Part 45. Korea 4
83
SEASON 2. Part 46. Korea 5
84
SEASON 2. Part 47. Korea 6
85
SEASON 2. Part 48. Korea 7
86
SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87
SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88
SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89
SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90
SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91
SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92
SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93
SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94
PENGUMUMAN SEASON 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!