SEASON 1 Part 7. Terserah

"Sean udah berapa anaknya Mel." Aku bicara pada Mama selepas Sean pergi.

"Satu Ma." Kujawab singkat pertanyaannya.

"Dia masih inget jengukin Mama, baik banget Sean."

"Dia emang selalu baik." Tapi apalah daya dia bukan jodohku. Hubungan kami tak pernah disetujui oleh keluarganya.

"Kamu gak pengen cari lagi Mel. Ngapain kamu sendiri aja sampai sekarang, kamu masih muda. Masih bisa dapetin yang lain. Mama tinggal sama Lenna aja bisa Mel. Ngapain kamu nungguin Mama, pikirin diri kamu sendiri."

"Nantilah Ma, nunggu aja kalo ada gak kemana." Aku menghindari topik ini, pernikahan bukanlah hal yang mudah. Salah-salah membuat masalah baru yang lebih rumit.

Mama melihatku tapi tak bisa bicara banyak. Dia harusnya tahu sakit hatiku, putus dengan Sean saja membuatku terpukul. Rasanya kepercayaan diriku terbuang entah kemana.

Hanya karena aku janda dan bukan dari keluarga berada. Rasanya tak adil. Tapi aku sadar keadilan itu adalah masalah dimana kau berdiri. Jadi sudahlah, mendapatkan Sean sebagai sahabat adalah keadilan yang kudapatkan.

Tak ada yang perlu disesali.

Besok akhir pekan untungnya. Mama pulang, aku bisa mengambil jadwal free siang hari. Tapi setelah itu aku harus berhadapan dengan pertanyaan Mama kenapa Ardi belum pulang.

Seseorang mengetuk pintu. Mungkin ada tamu dari bangsal sebelah berkunjung. Aku melihat ke ke samping dan yang kudapatkan adalah ... Bambang!?

Ngapain si Bambang kesini. Salah jurusan mungkin.

"Dok? Kok disini?" Aku masih tak percaya dia ada disini.

"Saya kebetulan lewat mau ke rumah Mama saya."

"Kok tahu ruangan saya."

"Kamu yang nyebutin ke dokter Sean." Ohh, iya aku nyebutin depan dia ya.

"Mau jenguk sebentar boleh?" Ohh aku tak sadar menghalangi jalannya.

"Ehh, iya..."

"Siapa ya Mel?" Mama langsung kepo melihat penampakan bule.

"Ini Dokter Vincent, pimpinan rumah sakit tempat Mel kerja Ma."

"Dokter Vincent, makasih udah kesini."

"Gimana kondisi Ibu." Dia menyalami Mama. "Ini ada sedikit makanan,..." Dia menyerahkan padaku. Ini makanan yang boleh dimakan Mama cereal, yogurt, dan roti. Hmm... dokter emang tahu gimana bawain makanan.

"Udah baikan, udah boleh pulang besok kata dokter..."

"Cerealnya nanti makan jangan pakai susu. Susu gak baik buat luka lambung."

"Ohh, iya. Thanks Dok." Bahkan dengan baik hati mengingatkan jangan pake susu.

"Dok, bahasanya fasih banget ya. Kaya orang Indonesia asli." Langsung emak kepo kok bisa si Bambang ngomongnya lancar pake banget.

"Saya lahir di Bali, jadi bahasa Ibu saya bahasa Indonesia. Ngomong Bali pun bisa Bu." Ohh begitu baru tahu juga. Aku hanya menguping sementara aku memasukkan bawaannya ke lemari samping bed Mama.

"Ohh begitu, pantesan."

Dia bicara dengan Mama mengenai sakitnya. Memberikan saran seperti layaknya dokter. Aku hanya mendengarkan, membiarkan mereka bicara. Nampaknya Mama senang dengan keramahannya. Ada yang berbeda, di kantor biasanya dia bersikap lugas, dan bicara apa yang perlu dibicarakan. Ternyata dia punya sisi lain...

"Kalau begitu, saya kembali. Jaga kesehatannya Ibu." Tak lama dia pamit.

"Terima kasih Dok..."

"Saya antar ke depan Dok." Aku mengikutinya keluar ke depan.

"Adikmu udah pulang." Tiba-tiba dia bertanya soal Ardy.

"Belum..." Sekarang semua urusan keluargaku tiba-tiba diketahui olehnya.

"Hmm susah ya." Dia menatapku dengan simpati. Aku tak tahu harus bicara apa.

"Nanti juga dia pulang kalau duitnya habis."

"Menyelesaikan sesuatu menggunakan uang bukan hal yang bagus. Kamu gak bisa duduk bicara dengan adikmu?" Sekarang aku merasa dia bukan orang yang tepat untuk membicarakan ini.

"Saya bisa atur. Makasih Dok..."

"Sorry, mungkin saya terlalu ikut campur yang bukan urusan saya." Aku diam saja. Akhirnya dia tahu bukan tempatnya mengomentari itu.

"Makasih sudah kesini Dok... Terima kasih sudah meluangkan waktu." Dia tersenyum kecil.

"Kalau perlu bantuan apapun. Jangan segan bilang." Entah kenapa alasannya dia bilang begitu. Mungkin kasihan padaku. Apa yang perlu dikasihani? Kenapa dia perlu mengasihaniku. Karena aku sendiri? Aku bisa mengurus urusanku sendiri selama ini.

"Makasih Dok. Saya tidak berani menyusahkan Dokter." Dan aku hanya bisa berterima kasih untuk rasa kasihannya.

Itu bisa membuat sedikit terhibur mungkin.

🧡🧡🧡🧡

Ardy benar-benar membangkang kali ini.

Sudah dua Minggu sejak Mama pulang dia tidak mau pulang ke rumah. Mama mengiriminya uang untuk kos. Dia tidak bisa bertahan terhadap permintaan anak bungsu tersayangnya itu. Aku mengurut dada kesal saat Lenna memberitahuku. .

Terserahlah! Asal dia menyelesaikan kuliahnya walau dengan nilai pas-pasan yang penting dia kuliah.

Sementara Mama sedang sumringah bersama Lenny yang pulang kerumah dengan cucu pertamanya. Ada tangisan bayi di rumah ini, dan itu sedikit menghiburku. Keponakan pertamaku, walaupun kemungkinan besar aku tak akan punya anak sendiri, aku akan punya banyak keponakan dari adik-adikku. Aku sudah punya pangkat level dua sekarang. Seorang Bibi.

"Kamu udah ngekos kuliah yang bener, kalau ada laporan kamu bolos awas kamu." Dia diam saja ketika Sabtu dia pulang ke rumah dan aku menempatkannya dalam sidang.

"Ardy, denger gak!?"

"Iya-iya ... Bawel." Dia masih mengambil kesempatan untuk mencoba kesabaranku.

"Kamu ngekos dimana? Mama udah tahu alamatnya?"

"Udah, deket kampus." Ada rumah mau nge-kost, biar bebas gak ada yang ngomelin lagi. Tapi kalo abis duit merengek juga ke orang tua. Kenapa adek yang satu ini pikirannya gak kebuka.

"Ngekost tuh hati-hati, kalo ikut temen tuh liat temennya bener gak. Jangan ikut temen gak bener yang ngobat, sekali kena ngobat gak ada lagi penawarnya. Abis duit kamu, kena masuk cidukan polisi, tahu berapa duit masuk penjara." Aku masih merepet ngasih tahu adekku itu. Terserahlah dia mau ngekost asal jangan bikin masalah.

"Iyalah kak, aku tahu diri juga kali..."

Dia pergi dari sampingku. Gak tahan mungkin aku omelin terus. Aku ngomel juga demi kebaikan dia. Tapi adekku ini dari kecil dimanjain gak pernah dikerasin. Ngomong keras dikit langsung tersinggung. Belum tahu dia kerja nanti gimana.

Aku jadi menghela napas kepikiran. Mudah-mudahan gak ada masalah membiarkan dia nge-kost.

\=\=\=\=\=\=\=

Terpopuler

Comments

Maya Sari Niken

Maya Sari Niken

30 thun ketuaan tuh muka dr vincent

2022-02-07

0

Estri Maulidza

Estri Maulidza

dapet lh ilmu tentang sakit asam lmbung ..

2021-11-09

1

🇵🇸nGutanG🇮🇩🏀♌

🇵🇸nGutanG🇮🇩🏀♌

anak kalau selalu d bela,akan cenderung egois

2021-06-28

4

lihat semua
Episodes
1 SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2 SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3 SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4 SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5 SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6 SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7 SEASON 1 Part 7. Terserah
8 SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9 SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10 SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11 SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12 SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13 SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14 SEASON 1 Part 14. Insident 1
15 SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16 SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17 SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18 SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19 SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20 SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21 SEASON 1 Part 21. The Real Me
22 SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23 SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24 SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25 SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26 SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27 SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28 SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29 SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30 SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31 SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32 SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33 SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34 SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35 SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36 SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37 SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38 SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39 SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40 SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41 SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42 SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43 SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44 SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45 SEASON 2. Part 9. Show Off!
46 SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47 SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48 SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49 SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50 SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51 SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52 SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53 SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54 SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55 SEASON 2. Part 19. Father Figure
56 SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57 SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58 SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59 SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60 Hi sorry ini masih pending
61 SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62 SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63 SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64 SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65 SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66 SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67 SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68 SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69 SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70 SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71 SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72 SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73 SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74 SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75 SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76 SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77 SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78 SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79 SEASON 2. Part 42. Korea 1
80 SEASON 2 Part 43. Korea 2
81 SEASON 2. Part 44. Korea 3
82 SEASON 2. Part 45. Korea 4
83 SEASON 2. Part 46. Korea 5
84 SEASON 2. Part 47. Korea 6
85 SEASON 2. Part 48. Korea 7
86 SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87 SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88 SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89 SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90 SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91 SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92 SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93 SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94 PENGUMUMAN SEASON 3
Episodes

Updated 94 Episodes

1
SEASON 1 Part 1. Kiamat Sudah Datang
2
SEASON 1 Part 2. Janda Tua Bawel!
3
SEASON 1 Part 3. Apa Kamu Baik?
4
SEASON 1 Part 4. Perjuangan Masih Panjang.
5
SEASON 1 Part 5. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari
6
SEASON 1 Part 6. Bencana Emosional Yang Harus Dihindari 2
7
SEASON 1 Part 7. Terserah
8
SEASON 1 Part 8. Masalah Lagi
9
SEASON 1 Part 9. Pulanglah
10
SEASON 1 Part 10. Sasaran Kemarahan
11
SEASON 1 Part 11. Malam ini Saja
12
SEASON 1 Part 12. Dokter-dokter Ganteng
13
SEASON 1 Part 13. Dokter-dokter Ganteng
14
SEASON 1 Part 14. Insident 1
15
SEASON 1 Part 15. Insiden 2
16
SEASON 1 Part 16. Will Miss You
17
SEASON 1 Part 17. Hanya Teman
18
SEASON 1 Part 18. Minum Obatmu...
19
SEASON 1 Part 19. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 1
20
SEASON 1 Part 20. Mantan Yang Terlalu Mengharapkan 2
21
SEASON 1 Part 21. The Real Me
22
SEASON 1 Part 22. Yang Pertama
23
SEASON 1 Part 23. Tentang Sandra
24
SEASON 1 Part 24. Tak Bisa Diarahkan.
25
SEASON 1 Part 25. Ingatkah Kau Padaku?
26
SEASON 1 Part 26. Terima Kasih
27
SEASON 1 Part 27. I'm Unstoppable (1)
28
SEASON 1 Part 28. I'm Unstoppable (2)
29
SEASON 1 Part 29. Pertemuan Kembali yang Menyebalkan.
30
SEASON 1 Part 30. Karma Yang Manis
31
SEASON 1 Part 31. Karma yang Manis
32
SEASON 1 Part 32. Menyelesaikan Perselisihan
33
SEASON 1 Part 33. Bertemu Keluarga
34
SEASON 1 Part 34. Pas Gak Sibuk
35
SEASON 1 Part 35. Aku Siap
36
SEASON 1 Part 36. END SEASON 1
37
SEASON 2. Part 1. Joshua Woo
38
SEASON 2. Part 2. Pasien Pertama
39
SEASON 2. Part 3. Segelas Soju
40
SEASON 2. Part 4. Pesta Kecil
41
SEASON 2. Part 5. Yang Sebenarnya Terjadi
42
SEASON 2. Part 6. Perasaan Yang Tak Mungkin Terbalas
43
SEASON 2. Part 7. Kesempatan Kecil Yang Terbuka
44
SEASON 2. Part 8. Bersemangatlah
45
SEASON 2. Part 9. Show Off!
46
SEASON 2. Part 10. Let's Play Nice
47
SEASON 2. Part 11. Teman Sekongkol
48
SEASON 2 Part 12. Harapan Mama
49
SEASON 2 Part 13. Menikmati Waktu
50
SEASON 2 Part 14. Little Princess with Unicorn
51
SEASON 2 Part 15. Bersemangatlah
52
SEASON 2. Part 16. Hyo-rim 1
53
SEASON 2. Part 17. Hyo-rim 2
54
SEASON 2. Part 18. Pandangan Erwin
55
SEASON 2. Part 19. Father Figure
56
SEASON 2. Part 20. Berapa Banyak Ex-mu?
57
SEASON 2. Part 21. Yuna Yang Tersinggung Berat
58
SEASON 2. Part 22. Kita Harus Bicara 1
59
SEASON 2. Part 23. Kita Harus Bicara 2
60
Hi sorry ini masih pending
61
SEASON 2. Part 24. Antara Kita Saja
62
SEASON 2. Part 25. Apa Dia Akan Cemburu
63
SEASON 2. Part 26. Melangkah Bersamamu
64
SEASON 2. Part 27. Gadis Nakal
65
SEASON 2. Part 28. Korean Social Dinner 1
66
SEASON 2. Part 29. Korean Social Dinner 2
67
SEASON 2. Part 30. Pesan Mama
68
SEASON 2. Part 31. Pesan Mama 2
69
SEASON 2. Part 32. Dibenturkan Masalah 1
70
SEASON 2. Part 33. Dibenturkan Masalah 2
71
SEASON 2. Part 34. Dibenturkan Masalah 3
72
SEASON 2. Part 35. Bertengkar Akhirnya
73
SEASON 2. Part 36. Bertengkar Akhirnya 2
74
SEASON 2. Part 37. Gadis Licik Yang Kucintai 1
75
SEASON 2. Part 38. Gadis Licik Yang Kucintai 2
76
SEASON 2. Part 39. Gadis Licik Yang Kucintai 3
77
SEASON 2. Part 40. Compulsive Behaviour 1
78
SEASON 2. Part 41. Compulsive Behaviour 2
79
SEASON 2. Part 42. Korea 1
80
SEASON 2 Part 43. Korea 2
81
SEASON 2. Part 44. Korea 3
82
SEASON 2. Part 45. Korea 4
83
SEASON 2. Part 46. Korea 5
84
SEASON 2. Part 47. Korea 6
85
SEASON 2. Part 48. Korea 7
86
SEASON 2. Part 49. Teman Lama Yang Datang Berkunjung
87
SEASON 2. Part 50. Aku Masa Depanmu
88
SEASON 2. Part 50. Sandra Yang Marah
89
SEASON 2. Part 51. Aku Mencintaimu 1
90
SEASON 2. Part 52. Aku Mencintaimu 2
91
SEASON 2 Part 53. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 1
92
SEASON 2 Part 54. 사랑해 너만을 saranghae neomaneul - I love you, only you 2
93
SEASON 2 Part 55. ENDING SEASON 2
94
PENGUMUMAN SEASON 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!