Dia menaiki kuda dan menempu perjalanan panjang yang penuh dengan pemandangan indah, sampai lah dia ke sebuah gerbang desa yang di penuhi dengan monster.
Tatapan nya teralih kepada seorang pemuda yang di kepung oleh banyak monster dari segala sisi, pemuda itu memiliki kekuatan yang sama dengan nya.
Tapi tidak memiliki kemampuan bertarung yang terlalu baik, itu lah Xing Feng. Pemuda yang di kepung itu tidak lain tidak bukan adalah Xing Feng.
"Kau menyembunyikan terlalu banyak. " Gumam nya sambil terkekeh, dia melihat kalau dia sudah di tipu oleh pemuda itu selama ini.
Dia melihat kalau pemuda itu tampak nya sedikit kewalahan melawan banyak nya monster monster itu.
Dia tidak akan langsung turun, melainkan hanya mengamati kemampuan Xing Feng dari jauh. Jika dia mau maka dia bisa dengan mudah mengusir para monster itu.
1 Jam kemudian
Rasa bosan menjalar di hati nya dia melihat Xing Feng yang sudah mulai kelelahan, dia memutus kan untuk segera turun.
Xue Fenghuang meloncat ke atas salah satu punggung monster dan menebas monster yang ingin menerkam Xing Feng dari belakang.
Ketika para monster itu melihat Fenghuang, mereka langsung berlari terbirit birit. Dia mengerut kan dahi, ini sudah dua kali terjadi padanya.
Padahal, monster di kenal sebagai mahkluk hidup tanpa rasa takut.
" Xue Fenghuang. " Xing Feng tampak tak percaya dengan pandangan nya sendiri.
"Lama tak bertemu Xing Feng. " Ucap nya dengan senyum tipis di balik cadar nya.
"Aku barusan bertemu dengan Yuanzheng Yuwen dan dia berkata kalau kau tinggal di sini, jadi aku datang kemari sekalian menjalan kan tugas ku. " Dia mengeluarkan kertas misi milik nya.
"Kau masuk ke Sekte Tianwen ?" Tanya Xing Feng terkejut.
"Ya." Dia menjawab dengan singkat dan mengamati sekeliling nya.
"Aku dengar dari pria itu, Yuanzheng Yuwen kalau kau sudah tidak bersama nya lagi. Bagai mana kalau kita membuat kesepakatan ?" Tanya nya, kekuatan Xing Feng cukup baik.
Itu sudah lebih dari cukup untuk mengawal barang barang milik toko Phoenix Salju.
"Ayo masuk ke dalam terlebih dahulu. " Kata Xing Feng dengan wajah serius.
Dia mengangguk dan mengikuti langkah Xing Feng yang berjalan masuk ke dalam rumah gubuk yang hampir hancur.
Tapi keadaan rumah ini adalah yang paling baik jika di banding kan rumah lain yang sudah sepenuh nya hancur.
Di dalam rumah ada seorang laki laki dengan kulit seputih salju, bibir pucat serta wajah yang memikat. Jika di lihat lihat, itu mirip dengan Xing Feng tapi sedikit lebih tampan.
Rambut nya putih, mata nya terpejam yang menunjuk kan bulu mata nya yang indah dan menawan.
"Apa yang terjadi pada nya ?" Dia bertanya dengan penuh keheranan.
"Dia adalah adik ku, dia hanya bangun satu minggu sekali dan memakan banyak sebelum kembali tertidur. Ini adalah rutinitas nya setelah tergigit oleh binatang kecil yang berada di hutan belakang. Aku sudah membawa nya ke banyak tabib tapi tidak ada yang bisa menyembuhkan nya. " Kata Xing Feng sambil tertawa pahit.
"Siapa nama nya ? Berapa umur nya ?" Tanya nya.
"Nama nya Xing Luo, umur nya 17 tahun. Dia 3 tahun lebih muda di banding kan diri ku. " Kata Xing Feng.
Dia berjalan mendekat dan memeriksa nasi Xing Luo yang masih tertidur dengan dengkuran yang sangat halus dan menyejukkan telinga.
Dahi nya mengerut kala merasa kan ada sesuatu yang tidak beres dengan racun yang ada di nadi Xing Luo.
"Racun ini sangat aneh, aku bisa menyembuhkan nya. Tapi membutuh kan banyak benda. "Ucap nya dengan wajah muram.
Jika dia tebak maka ini seperti penyakit, tapi tidak menular. Terlalu banyak serangga beracun yang ada di dunia ini dan tidak mungkin untuk semua nya tercatat.
Dia memeriksa kalau detak jantung Xing Luo berdebar sangat kencang seperti habis berolah raga padahal pemuda itu tidak bergerak sedikit pun.
Tapi nafas nya sangat lambat, hampir seperti orang yang hanya tinggal nafas terakhir. Yang lebih aneh adalah suhu tubuh luar nya yang sangat dingin, padahal darah nya panas.
Ini membuat nya bingung setengah mati, dia bahkan belum pernah mendengar kan racun yang seperti ini di dua kehidupan.
Tapi bukan berarti dia tidak memiliki cara untuk menyembuhkan nya. Bagi nya, setiap racun pasti ada penawar nya.
"Kau tunggu dan jaga dia dengan baik, aku akan pergi ke hutan untuk mendapat kan apa yang ku ingin kan. Apa kau mengerti ?" Tanya nya.
"Apa perlu ku temani ? Sangat berbahaya untuk berjalan sendirian di dalam hutan, apa lagi ini adalah masa masa monster menjadi sangat ganas. " Kata Xing Feng dengan raut wajah khawatir.
"Apa kau tidak lihat bagai mana mereka lari terbirit birit tadi saat aku datang ?" Tanya nya.
"Ah iya, bagai mana itu bisa terjadi ?" Xing Feng baru sadar dengan kejadian itu.
Tadi pemuda itu terlalu senang dengan kedatangan Xue Fenghuang yang membuat nya lupa kalau semua monster berlari ketakutan ketika melihat gadis itu.
"Aku tidak tahu, tapi yang pasti mereka takut dengan ku. Kau jaga saja dia, setelah ini kita akan membuat sebuah kesepakatan, bagai mana ?" Tanya nya.
"Baik, aku setuju dengan mu. Selama kau bisa menyembuhkan adik ku maka aku akan melakukan apa pun. " Kata Xing Feng dengan penuh tekad.
"Sekalipun aku menyuruh mu untuk lompat dari jurang ?" Tanya nya.
"Sekalipun kau menyuruh ku untuk lompat dari jurang. " Jawab Xing Feng dengan tegas.
"Baik, aku pegang janji mu. Jaga adik mu yang tampan itu baik baik, aku akan pergi mencari obat untuk pangeran tidur. " Ucap nya dengan semangat sambil terkekeh.
Dia terkekeh kala mengingat dongeng saat di kehidupan sebelum nya, putri tidur. Tapi karena ini adalah laki laki maka berubah menjadi Pangeran tidur.
"Pangeran tidur ? Apa itu ?" Tanya Xing Feng dengan bingung.
"Ha ha ha pokok nya kau ikut saja, selamat tinggal Xing Feng !" Dia berjalan keluar dari rumah pemuda itu dan meloncat ke atas punggung Xiao Hei.
"Xiao Hei, ayo !" Kuda hitam itu mengangkat kedua kaki depan nya dengan bangga sebelum menapak dengan kuat.
Suara langkah kaki kuda pun terdengar ke seluruh penjuru desa, warga Desa Hujan menatap Xiao Hei dengan penuh kekaguman.
Baru kali ini mereka melihat kuda yang benar benar gagah. Xiao Hei menjadi lebih percaya diri setelah di puji oleh banyak orang.
"Hei, seperti nya kau memiliki banyak penggemar sekarang. " Bisik nya menggoda Xiao Hei.
Kuda hitam itu bukan nya merasa malu seperti kebanyakan melainkan menjadi lebih percaya diri.
Saat ini dia sudah berada di dalam hutan dan memutus kan untuk berjalan kaki di banding kan naik kuda.
Dia harus mencari bunga Udumbara 1000 warna, yang lumayan langka. Di kata kan bunga itu hanya tumbuh di tempat yang penuh dengan energi Yin.
Dia berjalan menuju utara, karena semakin utara semakin tebal energi Yin, sudah 1 jam dia berjalan tapi masih tidak menemukan tanda tanda kalau dia akan menemukan tempat bunga Udumbara 1000 warna tumbuh.
Pantas saja bunga itu hanya ada di pelelangan dan di jual dengan harga yang luar biasa mahal, bahkan jika dia ingin membeli nya, itu masih akan kesulitan.
Sampai akhir nya dia bertemu dengan ular Cobra salju yang menatap nya dengan tatapan bengis.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Indah Hidayat
si mc terlalu mudah mengalahkan musuh2nya juga menghadapi monster padahal ilmu masih rendah....jadi aneh tdk masuk akal.
2023-07-30
0
Yua Astiti
main pubg yuk si no.aku 424242535252535e535t
2022-04-25
2
Yua Astiti
mantap
2022-04-25
2