"Peningkatan kalian sangat baik. " Ucap nya ketika melihat peningkatan yang di miliki oleh para pelayan.
Para pelayan nya rata rata memiliki kekuatan tingkat 5 Kondensasi Qi sedang kan dia sudah menerobos ke tingkat 1 Kristalisasi Qi.
"Nona, anda meningkat dengan sangat cepat. Kami akan segera menyiapkan makanan. " Kata Le Ning.
"Hm, ayo makan bersama. Sekarang sudah siang, setelah ini kita akan pergi ke halaman depan. Aku dengar beberapa orang dari Sekte Tianwen akan datang. " Ucap nya.
"Baik nona. " Ucap mereka dengan serempak.
Ketika seluruh pelayan nya pergi dia menatap ke arah pohon rindang di belakang nya.
"Keluar lah. " Ucap nya dengan dingin sambil mengangkat pedang nya.
Daun kering berterbangan menuju ke arah nya, dia melihat ada Qi di dalam daun itu. Dengan cepat dia menghindar dan memotong daun daun kering itu.
Dia berputar di udara dengan cepat untuk menghindari serbuan daun kering itu, tapi sial nya sebuah daun masih menggores lengan nya.
Seorang pria dengan pakaian putih yang terlihat sangat suci berjalan keluar dari tempat persembunyian dengan langkah yang anggun.
"Siapa kau ?! Untuk apa kau di sini ?" Tanya nya.
"Kau sangat hebat, kau baru berumur 13 tahun, baru berada di tingkat Kristalisasi Qi tapi bisa menghindari serangan ku. Pantas saja teman ku mencari tahu tentang diri mu." Kata pria itu.
Pria itu dengan pakaian putih nya serta suara nya yang halu bagai kan angin yang berhembus sangat menyegarkan telinga.
Tapi sayang nya dia masih harus waspada dengan orang yang tidak di kenal nya ini.
"Perkenal kan nama ku Jing Luyan, aku adalah pemimpin sekte Tianwen. " Kata pria itu dengan suara lembut nya.
"Salam kepada pemimpin sekte, maaf karena aku tidak dapat menyambut mu dengan baik. Tapi, kembali lagi ke pertanyaan ku, untuk apa pemimpin sekte yang Agung mendatangi rumah ku ?" Tanya nya dengan dingin.
Dia menjadi waspada, jika memang benar pria di depan nya adalah pemimpin sekte yang terkenal maka dia akan berada dalam masalah apa bila pria itu berniat untuk menyerang nya.
"Tenang, aku di sini karena tertarik dengan mu. aku ingin berterima kasih pada mu dan memberikan mu beberapa perhiasan sebagai ganti karena sudah membantu teman ku semalam. " Kata Jing Luyan.
"Pria bodoh yang kemarin ? Dia adalah teman mu ? Aku tidak perlu hadiah. Aku sudah ikhlas untuk membantu nya. " Ucap nya dengan dingin.
"Kau benar benar tidak akan tertarik dengan ribuan keping emas ?" Tanya Jing Luyan.
"Ya, jika kau mau maka sumbang kan saja pada orang orang. " Ucap nya dengan datar.
"Apa kau tidak berniat untuk menjamu ku ? Tidak banyak yang bisa bertemu dengan ku dalam keadaan seperti ini. " Ucap Jing Luyan.
"Huft, silakan masuk Tuan Jing. Le Ning, siap kan teh dan beberapa makanan ringan !" Perintah nya dengan suara sedang.
"Baik nona. " Ucap pelayan nya dengan buru buru.
Dia mempersilakan Jing Luyan untuk duduk di tempat yang di sediakan.
"Tuan Jing, maaf karena tidak menjamu mu dengan baik. Tidak banyak orang yang datang ke paviliun Teratai ku, jika pun ada orang datang maka itu pasti lah sudah membuat perjanjian terlebih dahulu. " Ucap nya dengan penuh sindiran.
"Ha ha aku tidak perlu jamuan yang baik, Nona Xue tampak nya tidak sesuai dengan yang di kata kan, jika aku tidak salah maka nona Xue di rumor kan tidak dapat ber kultivasi. " Kata Jing Luyan.
"Tuan Jing, anda tampak nya sangat tidak sibuk sampai sampai bisa mencari sesuatu tentang ku yang tidak penting ini ?" Tanya nya.
"Ha ha ha, anda benar benar membuka mata saya Nona Xue. Ngomong Ngomong, pemuda yang di tolong oleh anda kemarin adalah pemimpin Sekte Lingyun, Liu Long. " Kata Jing Luyan.
"Aku tidak peduli dengan jabatan nya. Tuan Jing, apa lah anda datang kemari untuk kakak perempuan saya ?" Tanya nya.
"Tentu saja tidak, aku datang kemari untuk mu. Aku ingin mengajak mu untuk masuk ke dalam Sekte Tianwen. Kakak perempuan mu hanya lah murid luar Sekte Tianwen, apa kah bisa menarik minat ku sampai seperti itu ?" Tanya Jing Luyan dengan senyum tipis.
"Hm, ternyata begitu. Aku merasa sangat terhormat Tuan Jing, tapi sayang nya aku tidak berniat untuk masuk sekte mana pun. Harap tidak tersinggung Tuan Jing. " Ucap nya dengan nada rendah.
"Sudah kuduga, kau sangat sesuai dengan kriteria ku. Aku, Liu Long dan Long Ruohan mencari cari informasi tentang diri mu. Kami bertiga di kenal sebagai Segitiga Naga Emas. " Kata Jing Luyan.
"Nama yang indah, lalu Tuan Jing, apa kah anda berniat untuk menemui Tuan Wali Kota ?" Tanya nya.
"Tidak, sudah ku bilang tujuan ku adalah diri mu. Bawa ini, jika kau bertemu kesulitan di masa depan, maka kau hanya perlu menghidupkan kembang api ini. " Kata Jing Luyan sambil menyerahkan sebuah tabung bambu pada nya.
"Terima kasih Tuan Jing, aku tidak akan sungkan. " Ucap nya sambil menunduk kan kepala.
"Di masa depan, jika kau ingin masuk ke dalam Sekte Tianwen maka aku akan selalu menerima mu kapan saja. " Kata Jing Luyan.
"Terima kasih Tuan Jing. " Kata nya.
Jing Luyan mengangguk dan berjalan pergi.
"Nona, apa kah kau baik baik saja ?" Tanya Le Ning dengan khawatir.
"Baik baik saja, di masa depan kita harus berhati hati. Tidak tahu apa kah yang di kata kan nya kebenaran atau tidak. Tapi untung lah dia berbaik hati, dengan begitu aku tidak terluka parah dan hanya merusak pakaian ku. " Ucap nya sambil memandang luka gores tipis di lengan nya.
"Siap kan pakaian baru untuk ku. " Ucap nya dengan dingin.
"Baik nona. " Kata Le Ning.
Dia berganti pakaian, lalu mereka bersiap untuk pergi ke aula utama. Di sana, tampak beberapa pemuda dan wanita sedang berdiri mengelilingi tubuh Xue Ling.
"Salam kepada ayah , kali ini Fenghuang tidak terlambat lagi. " Ucap nya dengan sopan.
"Fenghuang, kenapa wajah mu sangat pucat ? Apa kau sakit ? Aku akan memanggil tabib untuk memeriksa diri mu. " Kata Xue Longque dengan khawatir.
"Tidak apa apa ayah, aku baik baik saja hanya sedikit kelelahan. " Ucap nya.
"Hei, apa kah kau yang bernama Xue Fenghuang ?" Tanya wanita di sebelah nya dengan nada sinis.
"Ya, nama ku Xue Fenghuang. Apa kah aku mengenal mu ?" Tanya nya tak kalah sinis.
"Kau ! Berani berani nya melawan, aku adalah salah satu putri tetua di Sekte Tianwen. Bahkan jika aku menyuruh mu untuk berlutut, maka kau tidak dapat menghindari nya !" Kata wanita itu dengan kasar dan bangga.
"Nona, aku bahkan tidak pernah mengenal mu. Lalu kau tiba tiba datang menindas ku, ini tidak baik bukan ?"Tanya nya dengan penuh jebakan.
"Hmph ! Memang nya siapa diri mu ? Tidak ada yang berani untuk mencela diri ku !" Kata wanita itu dengan kesombongan yang menutupi langit.
"Anda mungkin tidak takut reputasi anda ternodai, tapi apa kah seluruh Sekte sanggup menahan aib yang anda buat ?"Tanya nya dengan senyum miring.
"Kau ! Kau, mengancam ku ! Berani berani nya ! Aku akan memanggil ayah ku untuk datang kemari. " Kata wanita itu.
"Nona Yun, apa kah anda mengira kalau kediaman saya hanya lah batu yang bebas untuk di injak oleh anda ?" Tanya Xue Longque yang baru datang dengan nada dingin.
Wajah wanita itu langsung pucat pasi, Sekte Tianwen memang berada di atas kediaman Xue. Tapi dia sendiri tidak bisa mewakili Sekte Tianwen, sedang kan Xue Longque bisa mewakili kediaman Xue.
"Ah ini, paman Xue tampak nya ada kesalah pahaman. Anak anda yang satu ini benar benar tidak memiliki sopan santun, jadi aku memberi nya pengajaran. " Kata Nona Yun dengan gemetar.
"Jadi, maksud anda pengajaran yang saya beri kan pada putri saya lebih buruk dari pada yang anda beri kan ? Tampak nya, kesombongan nona Yun benar benar tiada tara. " Kata Xue Longque dengan wajah dingin.
"Ayah, Nona Yun pasti tidak berniat begitu. Jika ada yang salah maka itu pasti Fenghuang !" Teriak Xue Ling dari tempat tidur nya.
"Diam ! Ini adalah kediaman ku, berani berani nya dia begitu arogan dengan ku !" Kata Xue Longque.
"Nona Yun, aku dengar kalau di sekte Tianwen ada yang di sebut dengan Tanding Hidup dan Mati. Bagai mana kalau kita akan bertemu di arena dalam 1 tahun ke depan ?" Tanya nya dengan datar.
"Fenghuang ! Jangan gegabah !" Kata Xue Longque dengan khawatir.
"Hmph ! Baik aku tunggu diri mu, itu pun kalau kau bisa masuk ke dalam sekte. " Kata Nona Yun dengan sombong.
"Tenang saja, aku pasti bisa masuk. " Kata nya dengan tenang.
"Ayah ku adalah penguji murid baru, kau pasti tidak akan di biar kan masuk dan di usir oleh nya dan kau akan di permalukan habis habisan. " Kata Nona Yun dengan bahagia sebelum berjalan pergi.
"Ayah, anda tenang saja. Dalam waktu 1 bulan, aku pasti akan masuk ke dalam Sekte Tianwen. " Kata nya menenangkan.
"Baik lah kalau kau sudah begitu yakin, satu pesan ku, selalu hati hati. Jangan mudah percaya dengan orang lain, orang dalam sekte selalu mementingkan diri sendiri dan tidak peduli dengan orang lain. " Kata Xue Longque.
"Ya ayah, aku mengerti hal ini. Fenghuang izin untuk kembali ke kediaman terlebih dahulu. " Ucap nya sambil menunduk kan kepala nya.
"Ya." Jawab Xue Longque.
Para pelayan nya hanya diam sampai akhir nya dia sampai di paviliun teratai.
"Tuan Jing, apa kah anda tidak ada pekerjaan lain sampai sampai terus menerus mengikuti ku ?" Tanya nya dengan bosan.
"Datang lah ke sekte bulan depan. Kau hanya perlu menunjuk kan ini, dengan begitu kau tidak perlu mengikuti ujian yang di beri kan. " Kata Jing Luyan sambil memeberikan nya sebuah Tanda Pengenal.
"Terima kasih Tuan Jing, dengan begini aku menjadi lebih baik. " Ucap nya dengan senang.
"Ya, kalau begitu aku akan pergi terlebih dahulu. " Kata Jing Luyan.
Seperti sebelum nya, Jing Luyan langsung menghilang, dia terkekeh ringan melihat Jing Luyan yang menurut nya sangat menggemaskan.
Dia masuk ke dalam rumah nya dan mulai merasik obat, untuk sementara dia tidak bisa membuat obat dalam bentuk pil.
Tapi jika dalam bentuk bubuk, maka dia adalah ahli nya. Karena jika dulu, di dunia modern maka semua kapsul sudah terbentuk sedang kan di sini harus membuat nya dengan tingkat api yang sempurna.
Untuk hal itu dia harus menguasai elemen api terlebih dahulu dan itu tidak akan menjadi hal yang mudah.
"Nona, waktu nya makan siang. " Kata pelayan nya sambil mengirim kan makanan.
"Ya, terima kasih. Ayo makan bersama sama. " Ucap nya.
"Tentu saja nona. "Kata pelayan itu dengan semangat.
Dia menyimpan semua hasil percobaan nya, mulai dari obat untuk flu, demam atau pun diare. Obat untuk luka gores dan luka terbuka, lalu ada racun untuk melemah kan monster.
Monster adalah suatu mahkluk hidup dengan bentuk yang menyerupai suatu hewan tapi dengan tambahan anggota tubuh yang terbentuk oleh energi alam (Qi)
Monster biasa nya di buru untuk di ambil inti nya, dia akan melakukan itu sebelum masuk ke dalam Sekte Tianwen.
Dia tidak akan kalah dengan mudah, lalu kenapa jika dia baru ber kultivasi dari umur 13 tahun ? Dia masih bisa menjadi penguasa meski pun sedikit terlambat ber kultivasi.
Biasa nya putri keluarga ternama seperti diri nya memulai kultivasi dari umur 9 atau 10 tahun, seperti adik ke empat nya yang sudah memulai kultivasi dari 8 tahun dan masuk Sekte Tianwen.
Adik ketiga nya adalah perempuan dan dulu cukup dekat dengan nya. Tapi sayang wanita itu memiliki umur pendek dan meninggal di umur 6 tahun.
Obat untuk pelemah monster ini jika di dunia modern nya maka akan di sebut sebagai obat bius. Ini pasti akan menjadi incaran banyak orang.
Dia memisah kan nya menjadi masing masing 1 botol, setiap botol hanya membutuh kan 5 perunggu sedang kan nanti dia akan menjual nya dengan harga 1 perak.
Tatapan nya terarah pada bubuk yang bertulis kan melatih Qi. Dia akan mencoba nya dan tidak akan menjual nya dalam waktu dekat.
Dia melangkah kan kaki nya ke depan dan melihat kalau para pelayan nya sedang menunggu nya untuk memulai acara makan mereka.
"Maaf kan aku karena sedikit terlambat. " Ucap nya dengan nada santai.
"Nona tenang saja, nona belum terlambat. Ayo kita mulai makan nya !" Kata Le Ning dengan semangat.
Dia tersenyum, jika di dalam rumah maka dia tidak akan menggunakan cadar jadi para pelayan nya tidak terkejut lagi dengan wajah asli nya.
"Masakan ini sangat enak, aku harap masih dapat memakan nya lagi di masa depan. " Ucap nya dengan sedikit sedih.
"Nona tenang saja, selama nona pulang maka kami pasti menyiapkan makanan untuk nona. " Kata pelayan lain nya yang dia ketahui bernama Fang Yi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Diah Susanti
masih bocil thor, ketinggian bahasanya kalau disebut wanita
2024-07-23
0
Indah Hidayat
terlalu gampang buat si mc utk mendptkan semuanya....apalagi ia anak usia 13 th....
2022-07-01
1
Indah Hidayat
si mc usia 13 th tapi cara berkomunikasi kok spt usia di atas 30 th
2022-06-30
1