07. Memukul kembali

"Apa kah karena pria yang kemarin ?" Tanya tetua itu dengan telak.

"Ha ha ha apa yang dia lakukan dan bisa memperngaruhi ku ?" Tanya nya dengan tawa sumbang.

"Kau sebaik nya tidak membohongi diri mu sendiri, bukan nya aku yang terlalu mencampuri urusan mu. Hanya saja aku melihat sebuah bakat tersembunyi dari mu, kau setiap kali membaca dengan rajin. Ini membuat ku sedikit kagum dengan mu. " Kata tetua itu sambil memberi kan nya sebatang dupa.

"Terima kasih banyak senior atas perhatian mu, aku baik baik saja. " Ucap nya sambil menerima dupa tersebut dan berjalan menuju rak paling ujung.

Dia menyeringai kala memikir kan apa yang akan terjadi di rumah.

"Akan ada pertunjukan baik, akan sangat sayang jika di lewat kan. Aku akan membaca sebentar saja. " Gumam nya, dia mengambil salah satu buku yang menceritakan tentang titik akupuntur yang di miliki manusia.

"Ha ha, bahkan aku tidak dapat menghapal semua nya dengan baik di masa lalu. " Ucap nya dengan senyum pahit kala mengingat ujian nya untuk titik akupuntur selalu yang paling buruk.

Sedang kan dalam bidang meracik obat dia adalah yang paling baik. Ingatan nya tentang titik manusia sangat terbatas, ini lah yang menghalangi nya.

Dia membaca dengan serius dan menghafal kan setiap titik akupuntur, tidak terasa dupa sudah habis yang menandakan sudah hampir setengah jam dia berada di sini.

Dia merapikan buku yang telah di baca nya, lalu berjalan keluar.

"Senior aku pulang terlebih dahulu dan tidak yakin apa kah besok akan datang atau tidak. " Ucap nya dengan senyum tipis di balik cadar nya.

"Hm, yang penting kau datang 20 hari dalam sebulan maka aku akan memberi kan mu sebuah buku untuk seni bela diri. " Kata tetua penjaga itu.

"Terima kasih banyak senior. " Ucap nya sambil menunduk dan berjalan keluar.

Begitu keluar dia melihat Xing Feng masih berdiri di sana dengan wajah bersalah, mata nya memancar kan kilat dingin.

Dia berjalan seolah olah tidak melihat Xing Feng, pria itu tampak menatap nya dengan sedih.

"Fenghuang, maaf kan aku. Aku tidak akan muncul lagi di depan mu. " Kata Xing Feng dengan suara pelan.

"Aku sudah memaafkan mu. Mungkin kita tidak berjodoh, kau dan aku memiliki jalan yang berbeda. Jaga diri mu baik baik. " Ucap nya sebelum berjalan pergi dengan cepat.

Xing Feng yang melihat itu merasa sangat menyesal, dia sangat jarang melihat wanita seperti Xue Fenghuang yang sangat tangguh di dalam bidang.

Dia merasa kalau dia mulai menyukai Fenghuang. Tapi, benar yang di kata kan oleh Xue Fenghuang, mereka tidak berjodoh dan tidak berada di jalan yang sama.

Di sisi lain, Xue Fenghuang berjalan ke rumah nya dengan mengendap endap. Sesampai nya di rumah, para pelayan nya langsung menyambut nya.

"Nona, anda sudah pulang. Baru saja tuan pulang dan anda di cari oleh tuan besar. " Kata Le Ning dengan khawatir.

"Ayo pergi. " Ucap nya tanpa basa basi.

Dia mengganti pakaian paling luar nya dan berjalan keluar dengan tampang lemah lembut. Dia menggunakan cadar berwarna ungu, sesuai dengan pakaian nya.

Banyak sekali pelayan yang menatap kedatangan nya , dia hanya menatap datar sampai ke arah aula pertemuan.

Di sana sudah ada, Xue Longque dan Lin Yi serta Xue Ling yang sedang di rawat oleh tabib.

"Salam kepada Tuan Wali Kota, Nyonya Lin Dan kakak perempuan. Maaf kan Fenghuang karena terlambat menyambut kalian. " Kata nya sambil menunduk.

"Fenghuang, apa kau sakit ? Kenapa wajah mu sangat pucat ?" Tanya Xue Longque.

"Tidak apa apa ayah, hanya saja belakangan ini aku mengingin kan beberapa makanan. " Kata nya dengan malu malu.

"Kalau kau ingin suatu makanan kenapa tidak menyuruh para pelayan mu untuk membelikan sesuatu ?" Tanya Xue Longque dengan bingung sambil menjulur kan tangan untuk memeriksa dahi nya.

"Ehm itu, aku aku tidak memiliki uang ayah untuk membeli makanan. " Kata nya sambil menunduk.

Di dalam hati nya, dia terkekeh ringan karena berhasil memukul 2 hal sekaligus.

"Apa ? Lin Yi ! Apa kau tidak memberi Fenghuang uang ?!" Tanya Xue Longque dengan dingin pada Lin Yi.

Lin Yi tampak salah tingkah ketika di tanya begitu oleh Xue Longque.

"Itu, itu -" Dia memotong ucapan Lin Yi dengan ekspresi yang menyedihkan.

" Nyonya telah memberi ku 3 perunggu setiap bulan nya, harap ayah tidak memarahi Nyonya Lin. " Ucap nya seolah olah sangat bersyukur dengan kebaikan Lin Yi.

"Apa ?! Hanya 3 perunggu ! Bahkan pelayan di bayar 3 Perak setiap bulan nya ! Tenang putri ku, aku akan memberi kan mu banyak uang. " Kata Xue Longque sambil menahan emosi.

1 Perak : 100 perunggu

1 Emas : 100 Perak

"Pelayan ! Kirim 500 Keping Emas kepada Nona Kedua !" Perintah Xue Longque.

"Ayah, itu terlalu banyak. " Ucap nya.

"Tidak putri ku, memang ini lah yang pantas kau dapat kan. Jika kurang maka kau bisa meminta nya lagi pada ku. " Kata Xue Longque.

"Tidak, aku tidak berani ayah. " Ucap nya.

"Jangan sungkan, kau adalah salah satu putri ku. " Kata Xue Longque sambil menepuk nepuk bahu nya.

Dia mendengus di dalam hati ketika mendengar kan ini.

'Anda mengatakan ini ketika putri anda sudah tiada ? Anda terlambat ! Tapi jika anda berbuat baik maka tidak ada salah nya untuk menyelamatkan nyawa anda.' Pikir nya.

Para pelayan mengambil satu peti Emas dengan beberapa perhiasan untuk nya.

"Terima kasih banyak ayah. " Ucap nya.

"Kau tidak perlu terlalu sungkan, jika di masa depan menemukan kesulitan maka kau hanya perlu meminta nya dengan ku. " Kata Xue Longque.

"Baik ayah, kalau begitu Fenghuang tidak akan sungkan. " Ucap nya, Xue Longque tersenyum.

Memang tidak salah kalau menyebut kediaman Xue adalah nomor 3 paling kaya di Kekaisaran Zhu.

Jika Kekaisaran nomor 1 dan Kediaman Adipati Yuanzheng adalah nomor 2 maka nomor 3 adalah milik kediaman Xue.

Setiap bulan nya, lebih dari 10.000 keping emas masuk ke dalam keluarga Xue. Belum lagi berbagai perhiasan yang di beri oleh para keluarga penjilat untuk tetap berada di bawah Keluarga Xue.

"Tuan, Fenghuang tampak nya belakangan ini sangat melunjak. Dia bahkan berani mengusir ku kemarin. " Kata Lin Yi.

"Fenghuang, apa benar yang di kata kan oleh ibu mu ?" Tanya Xue Longque sambil mengerut kan dahi.

"Hah ? Apa yang di maksud kan oleh Nyonya Lin. Lalu ayah, ada satu hal yang harus anda ketahui, ibu ku sudah meninggal. Jika aku memanggil orang lain ibu, maka aku takut aku akan di kutuk sebagai anak yang durhaka. " Ucap nya dengan nada yang menyedihkan.

"Apa yang kau maksud ?! Pelayan mu jelas jelas berlaku buruk pada ku kemarin !" Kata Lin Yi dengan nada tinggi.

"Nyonya Lin, pelayan itu berasal dari anda. Seharus nya itu sudah di latih bukan ? Anda seharus nya tidak memberikan saya pelayan rendahan bukan ? Lagi pula, apa yang anda maksud ? Anda bahkan tidak ada datang ke kediaman saya kemarin. " Kata nya dengan nada tak bersalah.

"Tuan, jika anda tidak percaya maka anda harus memanggil pelayan saya. " Kata Lin Yi hampir menangis.

Pelayan setia Lin Yi di panggil dan di paksa berlutut di depan Xue Longque.

"Tuan, saya bersaksi kalau Nyonya pergi semalam selama 1 jam lebih dan pulang dengan wajah murung." Kata pelayan itu.

"Apa kah anda melihat kemana nyonya anda pergi ?" Tanya nya.

"Tentu saja tidak, nyonya tidak memperbolehkan ku untuk mengikuti nya. " Kata Pelayan itu.

"Bagai mana anda bisa tahu kalau nyonya anda datang ke tempat saya ? Ayah, jika anda tidak percaya maka anda bisa memanggil 5 pelayan yang di beri kan oleh Nyonya Lin untuk bersaksi. " Kata nya dengan senyum tipis.

Ke lima pelayan nya di panggil dan memberikan kesaksian yang sama dengan nya. Wajah Lin Yi pucat pasi.

"Tu tuan aku tidak bohong, memang aku datang ke tempat nya. " Kata Lin Yi dengan terbata bata.

"Ayah, jangan memarahi Nyonya Lin. Mungkin dia benar benar membutuh kan nama ku untuk bertemu seseorang yang 'misterius'. Hanya saja, yang aku tidak habis pikir kenapa harus pergi tanpa pelayan ?"

"Jika itu memang ke tempat Fenghuang, kenapa tidak membawa pelayan. Lalu Nyonya Lin pulang setelah satu jam lebih, padahal tidak perlu 10 menit untuk pergi dan pulang ke tempat ku jika memang Nyonya Lin di usir di tempat Fenghuang. Yang lebih mencurigakan lagi, kenapa Nyonya Lin pulang dengan kondisi yang berantakan ?" Tanya nya dengan ambigu.

Dia ingin membuat Xue Longque berpikir kalau Lin Yi berselingkuh dari nya.

"Kau ! Kau , dasar gadis beracun !" Teriak Lin Yi sambil menunjuk nunjuk nya.

Plakk

Wajah Lin Yi di tampar yang membuat wanita itu terdiam, dia menutup mata nya seolah olah dia takut dengan pemandangan ini.

"Fenghuang, kau pergi lah dulu. Ini tidak baik untuk di lihat oleh mu. " Kata Xue Longque dengan perhatian.

"Baik ayah, terima kasih atas kepedulian mu. Semua nya, ayo kembali !" Perintah nya pada pelayan nya.

"Baik nona. " Jawab mereka serempak.

Dia berjalan melewati Lin Yi yang menatap nya dengan penuh kebencian.

"Sudah aku bilang, jangan bermain main dengan kum" Bisik nya dengan sangat pelan yang membuat hanya mereka berdua yang bisa mendengar nya.

Rambut nya di tarik, dia meringis dan tampak tidak bisa melawan. Tapi diam diam dia mereka beberapa titik akupuntur Lin Yi, yang membuat wanita itu tidak dapat menggerakkan tangan nya.

"Ah ! Sangat sakit sekali !"Teriak nya dengan pura pura dan dengan mata yang memerah untuk menambah kesempurnaan akting nya.

"Apa yang kau lakukan ?!" Teriak Xue Longqur sebelum menarik Lin Yi secara paksa.

Tangan nya menyenggol titik akupuntur kembali yang membuat Lin Yi bisa kembali menggerakan lengan nya.

"Ayah, saya pulang dulu. " Ucap nya dengan gugup.

Sesampai nya di halaman nya, dia mendengus ketika melihat rambut nya ada yang sedikit rontok.

"Nona, kenapa anda tidak melawan ?" Tanya pelayan nya.

"Lin Yi mungkin memang seorang nyonya rumah tanpa kekuatan tapi jangan remeh kan kedua anak nya. Aku masih belum bisa melawan mereka, aku masih harus berhati hati. Lagi pula, dengan beberapa helai rambut ini aku bisa menukar nya dengan hukuman Lin Yi. Aku tidak akan keberatan untuk hal itu. " Ucap nya.

Dia melempar cadar nya sembarangan, yang langsung di tangkap oleh salah satu pelayan nya.

"Nona, apa yang anda ingin kan dengan emas emas ini ?" Tanya Le Ning.

"Ayo pergi, kalian semua guna kan pakaian ku lalu guna kan cadar. Kita akan membeli senjata. " Kata nya dengan senyum tipis.

"Benar kah ?! Ayo pergi ! "Kata para pelayan nya dengan bersemangat.

Dia terkekeh, mereka pergi lewat jendela. Penampilan mereka cukup menarik perhatian, tatapan nya teralih pada sebuah bangunan yang di tulis di jual di depan nya.

"Le Ning, setelah pulang dari sini cari pemilik bangunan itu. Kita akan segera menjual beberapa hal." Ucap nya.

"Apa kau yakin nona ?" Tanya Le Ning.

"Hm, ayo pergi. Toko senjata berada di ujung jalan. " Ucap nya.

Sesampai nya di ujung jalan, mereka bisa melihat bangunan mewah. Ini adalah Toko Senjata paling besar di Kota Kuwei.

"Selamat datang nona nona, kalau boleh saya tahu, apa yang kalian ingin kan ?" Tanya salah satu pelayan dengan sopan.

"Aku ingin membeli pedang lentur. Apa kau memiliki nya ?" Tanya nya.

"Tentu saja kami memiliki nya, hanya saja itu sangat langka sehingga kami hanya memiliki satu." Kata pelayan itu.

"Bawa keluar dan biar kan aku melihat nya. " Ucap nya dengan dingin.

Pelayan itu mengangguk dan membawa keluar sebuah kotak kayu yang berukuran sedang, itu sangat berdebu.

Ketika di buka menunjuk kan sebuah pedang udang, tapi itu tidak langsung membuat nya menyerah. Dia mengangkat itu dan memeriksa kelenturan nya.

"Aku ingin ini. Biar kan aku melihat jenis jenis cambuk. " Ucap nya.

"Karena pedang lentur hanya ada satu maka aku akan memberi kalian cambuk saja. Tidak ada yang berbeda terlalu jauh. " Kata nya pada para pelayan nya.

"Kami ikut dengan nona saja. " Kata Le Ning mewakili yang lain.

Lebih dari 10 kotak di bawa keluar dan di dalam nya ada banyak cambuk.

"Pilih salah satu yang kalian ingin kan, utama kan untuk nyaman baru hiasan. "Saran nya.

"Baik nona. " Kata para pelayan nya.

Tatapan nya tertuju pada Cambuk Merah yang sangat indah dengan hiasan Phoenix. Ini serasi dengan pedang tadi yang memiliki tulisan 'Fenghuang' yang arti nya adalah Phoenix.

Itu sesuai dengan nama nya, dia memastikan apa kah kualitas nya baik atau tidak. Setelah memastikan kalau kualitas nya baik, dia memutus kan untuk mengambil nya.

"Aku ambil ini juga. " Ucap nya sambil menyerah kan nya pada pelayan itu.

Beberapa cambuk lain di ambil oleh pelayan nya.

"Nona, semua nya berjumlah 15 Keping Emas dan 57 Perak. " Kata pelayan itu menghitung semua nya.

"Karena kami membeli banyak, maka kau harus memberi ku harga yang lebih murah. " Ucap nya dengan kekehan ringan.

"15 Keping Emas adalah harga yang paling rendah nona. " Kata pelayan itu dengan serba salah.

Dia mengangguk dan memberikan 15 Koin Emas.

"Nona, aku bisa memberi mu sebuah hadiah sebagai ganti nya. " Kata pelayan itu sambil mengeluarkan sebuah cincin dan memberikan cincin itu pada nya.

Terpopuler

Comments

Indah Hidayat

Indah Hidayat

kalimat: tapi diam diam dia mereka titik akupunktur....kalimat itu apa artinya thor?? juga penggunaan kata ganti: nya....tdk jelas.

2023-07-30

1

Mocca

Mocca

sukaa akan tokoh utama nya karna perempuan tidak lemah

2022-03-30

3

Alpi Al

Alpi Al

trus lah, aku masih ngikut dg ceritanya.

2021-11-08

6

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - 01. Awal Mula
2 02. Mengambil Makanan
3 03. Makan Malam
4 04. Putra Mahkota
5 05. Pengadilan
6 06. Yuanzheng Yuwen
7 07. Memukul kembali
8 08. Cincin Ruang
9 09. Segitiga Naga Emas
10 10. Toko Phoenix Salju
11 11. Toko Phoenix Salju II
12 12. Pasien Pertama
13 13. Sekte Tianwen
14 14. Sekte Tianwen II
15 15. Misi Pertama
16 16. Membunuh
17 17. Memetik Ginseng Darah
18 18. Badai Salju
19 19. Desa Hujan
20 20. Bunga Udumbara 1000 warna
21 21. Masa Lalu
22 22. Masa Lalu II
23 23. Kepala Desa
24 24. Kembali
25 25. Hukuman
26 26. Hukuman II
27 27. Kesepakatan
28 28. Satu Bulan
29 29. Diskusi
30 30. Musuh
31 31. Seni Bela Diri Baru
32 32. Seni Bela Diri Baru II
33 33. Terkejut
34 34. Kacau
35 35. Bekerja Sama
36 36. Bekerja Sama II
37 37. Permainan
38 38. Rumor
39 39. Bermain Peran
40 40. Xue Xian
41 41. Dewi
42 42. Pelelangan Beruang Emas
43 43. Pelelangan Beruang Emas II
44 44. Tungku Tiga Warna
45 45. Pengkhianat
46 46. Memakamkan
47 47. Kembali
48 48. Gila
49 49. Selamat Tinggal Sekte Tianwen
50 50. Status Baru
51 51. Ranah Bela Diri
52 52. Penderitaan Pertama
53 53. Membuat Mabuk
54 54. Sekte Biru Es
55 55. Qin Zuanshi
56 56. Perburuan Kekaisaran
57 57. Perburuan Kekaisaran II
58 58. Ular Hitam Surgawi
59 59. Penerus Dewi Kematian
60 60. Ratusan Inti Monster
61 61. "Pemenangnya adalah........... "
62 62. Kebenaran
63 63. "Sebenarnya, kamu bukan anak ku. "
64 64. Racun Musim Semi
65 65. "Gadis itu milik ku!"
66 66. Menuju Sekte Biru Es
67 67. Murid Bagian Luar
68 68. Fraksi Paviliun Lotus
69 69. Pendistribusian Pil
70 70. Membuat Pil Roh Bela Diri
71 71. Konstitusi Tubuh Yin Murni
72 72. Tarian Phoenix Es
73 73. "Kau?! Bajingan! "
74 74. Pelelangan Tahunan
75 75. Pelelangan Tahunan II
76 76. Pelelangan Tahunan III
77 77. Menghitung Uang
78 78. Tanda Qilin
79 79. Peningkatan Kultivasi
80 80. Geram
81 81. Murid Bagian Dalam
82 82. Paling Lemah
83 83. Pelelangan Qin Xiang
84 84. Menuju Kediaman Ketua Sekte
85 85. Kediaman Ketua Sekte
86 86. Mencari Mati
87 87. Mencari Mati II
88 88. "Melihatmu, mengingatkanku pada masa muda. "
89 89. Lin Cong Zi
90 90. Pisau Empat Arah Mata Angin
91 91. Tetua Zhong
92 92. Mimpi Buruk
93 93. Eksekusi Mati
94 94. Sungai Darah Fraksi Elang
95 95. Persiapan untuk Bertanding
96 96. Persiapan Untuk Bertanding II
97 97. Pertandingan
98 98. Pertandingan II
99 99. Bunga Indah Layaknya Permata
100 100. Penyisihan Babak Pertama
101 101. Penyisihan Babak Pertama II
102 102. Penyisihan Babak Kedua
103 103. Penginapan
104 104. Penginapan II
105 105. Penginapan III
106 106. "Aku baik baik saja. "
107 107. Bulan Hantu
108 108. Bulan Hantu II
109 109. Bulan Hantu III
110 110. Bulan Hantu IV
111 111. Fan Cheng, si hantu tampan
112 112. Ajakan Kencan !!!
113 113. Pergi Kencan
114 114. Pergi Kencan II
115 115. Ucapan Perpisahan
116 116. Akhir cerita Putri dan Hantu Tampan
117 117. Penyisihan Babak Ketiga
118 118. Penyisihan Babak Ketiga
119 119. Kemarahan Xue Yun
120 120. Semifinal
121 121. Menyelesaikan Masalah
122 122. Menyelesaikan Masalah II
123 123. Teman Baru
124 124. Teman Baru II
125 125. "Aku akan tetap mengikutimu........... "
126 126. "Dia adalah orangku! "
127 127. Menjahit Pakaian
128 128. Final
129 129. Final II
130 130. Kematian
131 131. Ditempa Dengan Darah
132 132. Hancur
133 133. Terbangun
134 134. Xue Shangxin
135 135. Jiwa Yang Terbelah
136 136. "Apa kau benar benar ayahku? "
137 137. Pecahan Surgawi
138 138. Roh Pakaian
139 139. Roh Pakaian II
140 140. Masa Lalu Buruk
141 141. "Semua adalah masa lalu, apakah itu penting?"
142 142. Xue Tian Long
143 143. Pergi Bersama Shangxin
144 144. Pergi Bersama Shangxin II
145 145. Kultivasi Iblis
146 146. Guqin Darah Phoenix
147 147. Shangguan Qing
148 148. Perpisahan
149 149. "Aku hanya bisa mempercayai diriku. "
150 Bab 1(end) - 150. Kecantikan Abadi
151 Bab 2 - 151. Ulang Tahun Berdarah
152 152. Ulang Tahun Berdarah II
153 153. Hidup Lebih Buruk Dari Kematian
154 154. Buronan
155 155. Identitas Baru
156 156. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou
157 157. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou II
158 158. Dimensi Diyu
159 159. Kembalinya Teman Lama
160 160. Griffin
161 161. Ular Rumput Zhuge
162 162. Burung Zhu Que
163 163. Bing Yue
164 164. Jurang Jiwa Kesepian
165 165. Jiwa yang Tidak Utuh
166 166. Kolam Yin Keabadian
167 167. Kolam Yin Keabadian II
168 168. Esensi Kolam Yin Keabadian
169 169. Perasaan Akrab
170 170. Pedang Bulan Dingin
171 171. Rong Xian
172 172. Memperbaiki Tubuh
173 173. Memperbaiki Tubuh II
174 174. Memperbaiki Tubuh III
175 175. Bubur Ikan
176 176. Membeli Pakaian
177 177. Memusnahkan Sekte
178 178. Memusnahkan Sekte II
179 179. Memusnahkan Sekte III
180 180. Memulai Hidup Baru
181 181. Dimensi Jiwa Kecantikan
182 182. "Inikah yang dimaksud dengan kedamaian ?"
183 183. Xue Hongli
184 184. Wabah Penyakit
185 185. Wabah Penyakit II
186 186. Wabah Penyakit III
187 187. "Aku tidak ingin menjadi kelemahanmu. "
188 188. Akhir Dari Wabah
189 189. Mimpi Aneh
190 190. Tabib Obat
191 191. Kepala Pelayan
192 192. "Tentu, kita punya banyak waktu untuk bermain. "
193 193. Kebencian Mendalam
194 194. Long Ma
195 195. Luka
196 196. Mencari Pasangan
197 197. Musuh Datang
198 198. Menghadapi Musuh
199 199. Menghadapi Musuh II
200 Bab 2 (end) - 200. Menghadapi Musuh III
201 Bab 3 - 201. Keajaiban
202 202. Berlari Dari Pintu Kematian
203 203. Berkultivasi Pintu Tertutup
204 204. Berkultivasi Pintu Tertutup II
205 205. Keluar dari Pengasingan
206 206. Hancurnya Kekaisaran Zhou
207 207. Kehancuran Kekaisaran Zhou II
208 208. Mengeluarkan Kesedihan
209 209. Melatih Murid Kecil
210 210. Melatih Murid Kecil II
211 211. Dimensi Naga Phoenix
212 212. Pertunjukkan Keledai
213 213. Sekte Pedang Bulan
214 214. Sekte Pedang Bulan II
215 215. Sepupu Kecil Shangguan Shiyi
216 216. Jadilah Bintang
217 217. Mantra Pengubah Suara
218 218. Telur Cobra Salju
219 219. Sekte Naga Azure
220 220. Long Qionglin
221 221. Telur Yang Tertukar
222 222. Perbedaan Sikap
223 223. Qian Yao dan Qian Xin
224 224. Menjadi Seorang Tabib Tua
225 225. Tabib Tua Yun
226 226. Membersihkan Cadangan Makanan
227 227. Pertempuran Berdarah
228 228. Menghadapi Semut
229 229. Qian Bei
230 230. "Apakah ini semua perbuatan ayahku? "
231 231. Mengenal Feng Taoran
232 232. Payung
233 233. "Menangislah,..... "
234 234. Mawar Hitam
235 235. Sistem Feng Taoran
236 236. Orang Orang Kekaisaran
237 237. Pangeran Kelima
238 238. Pangeran Kelima II
239 239. Sekte Harimau Ilahi
240 240. Ruo Wenyu
241 241. Melawan Sekelompok Murid
242 242. Masalah Pertama
243 243. Bertemu Lan Tianjin
244 244. Bertemu Lan Tianjin II
245 245. Menganggu Lan Tianjin
246 246. Ketua Sekte Harimau Ilahi Kembali
247 247. Bertemu Ketua Sekte
248 248. Bertemu Ketua Sekte II
249 249. Tahanan Rumah
250 250. Kompetisi Tian Longfeng
251 251. Pengkhianatan
252 252. Pergi Menuju Ibu Kota
253 253. Bertemu Perampok
254 254. Merasa Malu
255 255. Berpesta
256 256. Pelukan Hangat
257 257. Hari Pertama
258 258. Dua Kategori
259 259. Pertandingan Pertama
260 260. Pemenang Pertama
261 261. Pemenang Pertama II
262 262. Gelang Merah
263 263. Seratus Orang
264 264. Hujan
265 265. Hinaan
266 266. Orang Terakhir
267 267. Shui Yao dan Shui Cao
268 268. Gelang Kuning
269 269. Terkejut
270 270. Shui Fan
271 271. Melawan Lan Tianjin
272 272. Melawan Lan Tianjin II
273 273. Mencari Mati
274 274. Pertandingan Terakhir
275 275. Pertandingan Terakhir II
276 276. Membuka Garis Darah Dewa
277 277. Xue Fenghuang atau Yun Sichou?
278 278. Pilihan
279 279. Reinkarnasi
280 280. Hilang Ingatan
281 281. Mencari Pecahan Surgawi
282 282. Mencari Pecahan Surgawi II
283 283. Pecahan Surgawi Utuh
284 284. Gaun Merah
285 285. Dimensi Jiwa Kesedihan
286 286 . Dimensi Jiwa Kesedihan II
287 287. Daging Manusia
288 288. Daging Manusia II
289 289. Menjadi Alkemis
290 290. Bergabung Dengan Sekte Tiancai
291 291. Membantu Xue Ying
292 292. Istri Shangguan Qing
293 293. Merebut Kembali
294 294. Merebut Kembali II
295 295. Menjemput Shangguan Qing
296 296. Bertemu Xue Hongli
297 297. Bertemu Xue Hongli II
298 298. Gua Harta Karun
299 Tingkatan Kultivasi
300 299. Gua Harta Karun II
301 Bab 3 (End) - 300. Jatuh Ke Dalam Danau
302 Bab 4 - 301. Ingatan Kembali
303 302. Pernyataan Cinta
304 303. Sadar Dari Tidur Panjang
305 304. Keputusan Berat
306 305. Tinggal Lebih Lama
307 306. Guru dan Murid
308 307. Mimpi
309 308. Mimpi II
310 309. Hampir Kehilangan Akal Sehat
311 310. Fakta Mengejutkan
312 311. Kakak Laki Laki
313 312. Bertemu Dengan Wang Xi Rong
314 Sistem Pesona Iblis
315 314. Berita Buruk
316 315. Pergi Bertemu Qing Yu
317 316. Qing Yu
318 317. Melawan Qing Yu
319 318. Melawan Qing Yu II
320 319. Kekalahan Qing Yu
321 320. Dimensi Dewi Kematian
322 321. Penerus Dewi Kematian
323 322. Penerus Dewi Kematian II
324 323. Pelatihan Tertutup Bersama
325 324. Berita Kematian Qian Bei
326 325. Naik Menuju Dimensi Dewa
327 326. Dewi Kematian Yang Baru
328 327. Bertemu Zhang Wei
329 328. Bertemu Wang Xi Rong
330 329. Perasaan Campur Aduk
331 330. Membuat Banyak Obat
332 331. Serangan Mendadak
333 332. Perang
334 333. Perang II
335 334. Dunia Modern!
336 335. Kebangkitan Kembali
337 336. Menghabiskan Waktu Bersama
338 337. Naik Ke Dimensi Tertinggi
339 338. Sekte Hantu Tengkorak
340 339. Sekte Hantu Tengkorak II
341 340. Sekte Hantu Tengkorak III
342 341. Sekte Hantu Tengkorak IV
343 342. Zhang Wei menikah
344 343. Menjalani Hidup Bersama - end
345 Pesona Bunga Surgawi (Bukan Update)
346 IRIS (Beautiful Princess)
347 SEQUEL PENERUS DEWI KEMATIAN - LEGENDA PEDANG NAGA KEMBAR
Episodes

Updated 347 Episodes

1
Bab 1 - 01. Awal Mula
2
02. Mengambil Makanan
3
03. Makan Malam
4
04. Putra Mahkota
5
05. Pengadilan
6
06. Yuanzheng Yuwen
7
07. Memukul kembali
8
08. Cincin Ruang
9
09. Segitiga Naga Emas
10
10. Toko Phoenix Salju
11
11. Toko Phoenix Salju II
12
12. Pasien Pertama
13
13. Sekte Tianwen
14
14. Sekte Tianwen II
15
15. Misi Pertama
16
16. Membunuh
17
17. Memetik Ginseng Darah
18
18. Badai Salju
19
19. Desa Hujan
20
20. Bunga Udumbara 1000 warna
21
21. Masa Lalu
22
22. Masa Lalu II
23
23. Kepala Desa
24
24. Kembali
25
25. Hukuman
26
26. Hukuman II
27
27. Kesepakatan
28
28. Satu Bulan
29
29. Diskusi
30
30. Musuh
31
31. Seni Bela Diri Baru
32
32. Seni Bela Diri Baru II
33
33. Terkejut
34
34. Kacau
35
35. Bekerja Sama
36
36. Bekerja Sama II
37
37. Permainan
38
38. Rumor
39
39. Bermain Peran
40
40. Xue Xian
41
41. Dewi
42
42. Pelelangan Beruang Emas
43
43. Pelelangan Beruang Emas II
44
44. Tungku Tiga Warna
45
45. Pengkhianat
46
46. Memakamkan
47
47. Kembali
48
48. Gila
49
49. Selamat Tinggal Sekte Tianwen
50
50. Status Baru
51
51. Ranah Bela Diri
52
52. Penderitaan Pertama
53
53. Membuat Mabuk
54
54. Sekte Biru Es
55
55. Qin Zuanshi
56
56. Perburuan Kekaisaran
57
57. Perburuan Kekaisaran II
58
58. Ular Hitam Surgawi
59
59. Penerus Dewi Kematian
60
60. Ratusan Inti Monster
61
61. "Pemenangnya adalah........... "
62
62. Kebenaran
63
63. "Sebenarnya, kamu bukan anak ku. "
64
64. Racun Musim Semi
65
65. "Gadis itu milik ku!"
66
66. Menuju Sekte Biru Es
67
67. Murid Bagian Luar
68
68. Fraksi Paviliun Lotus
69
69. Pendistribusian Pil
70
70. Membuat Pil Roh Bela Diri
71
71. Konstitusi Tubuh Yin Murni
72
72. Tarian Phoenix Es
73
73. "Kau?! Bajingan! "
74
74. Pelelangan Tahunan
75
75. Pelelangan Tahunan II
76
76. Pelelangan Tahunan III
77
77. Menghitung Uang
78
78. Tanda Qilin
79
79. Peningkatan Kultivasi
80
80. Geram
81
81. Murid Bagian Dalam
82
82. Paling Lemah
83
83. Pelelangan Qin Xiang
84
84. Menuju Kediaman Ketua Sekte
85
85. Kediaman Ketua Sekte
86
86. Mencari Mati
87
87. Mencari Mati II
88
88. "Melihatmu, mengingatkanku pada masa muda. "
89
89. Lin Cong Zi
90
90. Pisau Empat Arah Mata Angin
91
91. Tetua Zhong
92
92. Mimpi Buruk
93
93. Eksekusi Mati
94
94. Sungai Darah Fraksi Elang
95
95. Persiapan untuk Bertanding
96
96. Persiapan Untuk Bertanding II
97
97. Pertandingan
98
98. Pertandingan II
99
99. Bunga Indah Layaknya Permata
100
100. Penyisihan Babak Pertama
101
101. Penyisihan Babak Pertama II
102
102. Penyisihan Babak Kedua
103
103. Penginapan
104
104. Penginapan II
105
105. Penginapan III
106
106. "Aku baik baik saja. "
107
107. Bulan Hantu
108
108. Bulan Hantu II
109
109. Bulan Hantu III
110
110. Bulan Hantu IV
111
111. Fan Cheng, si hantu tampan
112
112. Ajakan Kencan !!!
113
113. Pergi Kencan
114
114. Pergi Kencan II
115
115. Ucapan Perpisahan
116
116. Akhir cerita Putri dan Hantu Tampan
117
117. Penyisihan Babak Ketiga
118
118. Penyisihan Babak Ketiga
119
119. Kemarahan Xue Yun
120
120. Semifinal
121
121. Menyelesaikan Masalah
122
122. Menyelesaikan Masalah II
123
123. Teman Baru
124
124. Teman Baru II
125
125. "Aku akan tetap mengikutimu........... "
126
126. "Dia adalah orangku! "
127
127. Menjahit Pakaian
128
128. Final
129
129. Final II
130
130. Kematian
131
131. Ditempa Dengan Darah
132
132. Hancur
133
133. Terbangun
134
134. Xue Shangxin
135
135. Jiwa Yang Terbelah
136
136. "Apa kau benar benar ayahku? "
137
137. Pecahan Surgawi
138
138. Roh Pakaian
139
139. Roh Pakaian II
140
140. Masa Lalu Buruk
141
141. "Semua adalah masa lalu, apakah itu penting?"
142
142. Xue Tian Long
143
143. Pergi Bersama Shangxin
144
144. Pergi Bersama Shangxin II
145
145. Kultivasi Iblis
146
146. Guqin Darah Phoenix
147
147. Shangguan Qing
148
148. Perpisahan
149
149. "Aku hanya bisa mempercayai diriku. "
150
Bab 1(end) - 150. Kecantikan Abadi
151
Bab 2 - 151. Ulang Tahun Berdarah
152
152. Ulang Tahun Berdarah II
153
153. Hidup Lebih Buruk Dari Kematian
154
154. Buronan
155
155. Identitas Baru
156
156. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou
157
157. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou II
158
158. Dimensi Diyu
159
159. Kembalinya Teman Lama
160
160. Griffin
161
161. Ular Rumput Zhuge
162
162. Burung Zhu Que
163
163. Bing Yue
164
164. Jurang Jiwa Kesepian
165
165. Jiwa yang Tidak Utuh
166
166. Kolam Yin Keabadian
167
167. Kolam Yin Keabadian II
168
168. Esensi Kolam Yin Keabadian
169
169. Perasaan Akrab
170
170. Pedang Bulan Dingin
171
171. Rong Xian
172
172. Memperbaiki Tubuh
173
173. Memperbaiki Tubuh II
174
174. Memperbaiki Tubuh III
175
175. Bubur Ikan
176
176. Membeli Pakaian
177
177. Memusnahkan Sekte
178
178. Memusnahkan Sekte II
179
179. Memusnahkan Sekte III
180
180. Memulai Hidup Baru
181
181. Dimensi Jiwa Kecantikan
182
182. "Inikah yang dimaksud dengan kedamaian ?"
183
183. Xue Hongli
184
184. Wabah Penyakit
185
185. Wabah Penyakit II
186
186. Wabah Penyakit III
187
187. "Aku tidak ingin menjadi kelemahanmu. "
188
188. Akhir Dari Wabah
189
189. Mimpi Aneh
190
190. Tabib Obat
191
191. Kepala Pelayan
192
192. "Tentu, kita punya banyak waktu untuk bermain. "
193
193. Kebencian Mendalam
194
194. Long Ma
195
195. Luka
196
196. Mencari Pasangan
197
197. Musuh Datang
198
198. Menghadapi Musuh
199
199. Menghadapi Musuh II
200
Bab 2 (end) - 200. Menghadapi Musuh III
201
Bab 3 - 201. Keajaiban
202
202. Berlari Dari Pintu Kematian
203
203. Berkultivasi Pintu Tertutup
204
204. Berkultivasi Pintu Tertutup II
205
205. Keluar dari Pengasingan
206
206. Hancurnya Kekaisaran Zhou
207
207. Kehancuran Kekaisaran Zhou II
208
208. Mengeluarkan Kesedihan
209
209. Melatih Murid Kecil
210
210. Melatih Murid Kecil II
211
211. Dimensi Naga Phoenix
212
212. Pertunjukkan Keledai
213
213. Sekte Pedang Bulan
214
214. Sekte Pedang Bulan II
215
215. Sepupu Kecil Shangguan Shiyi
216
216. Jadilah Bintang
217
217. Mantra Pengubah Suara
218
218. Telur Cobra Salju
219
219. Sekte Naga Azure
220
220. Long Qionglin
221
221. Telur Yang Tertukar
222
222. Perbedaan Sikap
223
223. Qian Yao dan Qian Xin
224
224. Menjadi Seorang Tabib Tua
225
225. Tabib Tua Yun
226
226. Membersihkan Cadangan Makanan
227
227. Pertempuran Berdarah
228
228. Menghadapi Semut
229
229. Qian Bei
230
230. "Apakah ini semua perbuatan ayahku? "
231
231. Mengenal Feng Taoran
232
232. Payung
233
233. "Menangislah,..... "
234
234. Mawar Hitam
235
235. Sistem Feng Taoran
236
236. Orang Orang Kekaisaran
237
237. Pangeran Kelima
238
238. Pangeran Kelima II
239
239. Sekte Harimau Ilahi
240
240. Ruo Wenyu
241
241. Melawan Sekelompok Murid
242
242. Masalah Pertama
243
243. Bertemu Lan Tianjin
244
244. Bertemu Lan Tianjin II
245
245. Menganggu Lan Tianjin
246
246. Ketua Sekte Harimau Ilahi Kembali
247
247. Bertemu Ketua Sekte
248
248. Bertemu Ketua Sekte II
249
249. Tahanan Rumah
250
250. Kompetisi Tian Longfeng
251
251. Pengkhianatan
252
252. Pergi Menuju Ibu Kota
253
253. Bertemu Perampok
254
254. Merasa Malu
255
255. Berpesta
256
256. Pelukan Hangat
257
257. Hari Pertama
258
258. Dua Kategori
259
259. Pertandingan Pertama
260
260. Pemenang Pertama
261
261. Pemenang Pertama II
262
262. Gelang Merah
263
263. Seratus Orang
264
264. Hujan
265
265. Hinaan
266
266. Orang Terakhir
267
267. Shui Yao dan Shui Cao
268
268. Gelang Kuning
269
269. Terkejut
270
270. Shui Fan
271
271. Melawan Lan Tianjin
272
272. Melawan Lan Tianjin II
273
273. Mencari Mati
274
274. Pertandingan Terakhir
275
275. Pertandingan Terakhir II
276
276. Membuka Garis Darah Dewa
277
277. Xue Fenghuang atau Yun Sichou?
278
278. Pilihan
279
279. Reinkarnasi
280
280. Hilang Ingatan
281
281. Mencari Pecahan Surgawi
282
282. Mencari Pecahan Surgawi II
283
283. Pecahan Surgawi Utuh
284
284. Gaun Merah
285
285. Dimensi Jiwa Kesedihan
286
286 . Dimensi Jiwa Kesedihan II
287
287. Daging Manusia
288
288. Daging Manusia II
289
289. Menjadi Alkemis
290
290. Bergabung Dengan Sekte Tiancai
291
291. Membantu Xue Ying
292
292. Istri Shangguan Qing
293
293. Merebut Kembali
294
294. Merebut Kembali II
295
295. Menjemput Shangguan Qing
296
296. Bertemu Xue Hongli
297
297. Bertemu Xue Hongli II
298
298. Gua Harta Karun
299
Tingkatan Kultivasi
300
299. Gua Harta Karun II
301
Bab 3 (End) - 300. Jatuh Ke Dalam Danau
302
Bab 4 - 301. Ingatan Kembali
303
302. Pernyataan Cinta
304
303. Sadar Dari Tidur Panjang
305
304. Keputusan Berat
306
305. Tinggal Lebih Lama
307
306. Guru dan Murid
308
307. Mimpi
309
308. Mimpi II
310
309. Hampir Kehilangan Akal Sehat
311
310. Fakta Mengejutkan
312
311. Kakak Laki Laki
313
312. Bertemu Dengan Wang Xi Rong
314
Sistem Pesona Iblis
315
314. Berita Buruk
316
315. Pergi Bertemu Qing Yu
317
316. Qing Yu
318
317. Melawan Qing Yu
319
318. Melawan Qing Yu II
320
319. Kekalahan Qing Yu
321
320. Dimensi Dewi Kematian
322
321. Penerus Dewi Kematian
323
322. Penerus Dewi Kematian II
324
323. Pelatihan Tertutup Bersama
325
324. Berita Kematian Qian Bei
326
325. Naik Menuju Dimensi Dewa
327
326. Dewi Kematian Yang Baru
328
327. Bertemu Zhang Wei
329
328. Bertemu Wang Xi Rong
330
329. Perasaan Campur Aduk
331
330. Membuat Banyak Obat
332
331. Serangan Mendadak
333
332. Perang
334
333. Perang II
335
334. Dunia Modern!
336
335. Kebangkitan Kembali
337
336. Menghabiskan Waktu Bersama
338
337. Naik Ke Dimensi Tertinggi
339
338. Sekte Hantu Tengkorak
340
339. Sekte Hantu Tengkorak II
341
340. Sekte Hantu Tengkorak III
342
341. Sekte Hantu Tengkorak IV
343
342. Zhang Wei menikah
344
343. Menjalani Hidup Bersama - end
345
Pesona Bunga Surgawi (Bukan Update)
346
IRIS (Beautiful Princess)
347
SEQUEL PENERUS DEWI KEMATIAN - LEGENDA PEDANG NAGA KEMBAR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!