Dia menempel kan telapak tangan nya di punggung Long Ruohan lalu mengalir kan tenaga dalam nya atau Qi ke dalam tubuh pria itu.
Dia bisa merasa kan kalau Qi nya mendorong racun racun yang ada di dalam darah Long Ruohan untuk keluar lewat jarum yang di pasang nya tadi.
Dia mengumpul kan Qi nya sebelum memukul nya untuk masuk ke dalam tubuh Long Ruohan, pria itu tampak terkejut tapi tidak panik.
Sedang kan dia, di ujung bibir nya mengalir kan darah. Liu Long dengan sigap memberikan nya sebuah sapu tangan.
"Terima kasih. " Ucap nya dengan suara yang sangat rendah.
Melakukan ini sangat menguras tenaganya, apa lagi dia masih seseorang yang berada di tingkat pertama Penempaan Qi.
"Tuan Liu, jika anda tidak keberatan maka anda bisa membantu Tuan Long untuk menetralisi racun yang tersisa. " Ucap nya.
"Tenang saja -" Ucapan Liu Long terputus kala melihat nya tanpa cadar.
Dia melepas kan cadar nya dan memuntah kan darah. Fenghuang tidak memerdulikan tatapan Liu Long dan mulai bermeditasi di sudut ruangan untuk memperbaiki diri nya.
Dia meminum beberapa macam pil yang ada di dalam cincin ruang nya. Tubuh nya menjadi lebih baik, tubuh nya mulai terasa tenang lagi.
1 Jam berlalu
Xue Fenghuang membuka mata nya, dia sudah akan menerobos ke tingkat kedua dari penempaan Qi tapi menahan terobosan nya.
Dia tidak ingin di lihat oleh orang lain terhadap peningkatan kultivasi nya. Dia bangun dan melihat kalau Long Ruohan dan Liu Long sedang duduk bersama.
"Tuan Long dan Tuan Liu, maaf kan aku karena tidak bisa mengajak kalian untuk berbincang. " Ucap nya dengan tenang.
"Tenang saja nona Fenghuang, kami bukan lah orang yang akan tersinggung karena hal hal kecil seperti itu. "Jawab Liu Long.
"Kami akan segera pulang dan tidak akan menganggu kultivasi anda lagi Nona Fenghuang, jika ada kesulitan maka hidup kan ini. " Kata Long Ruohan sambil menyerah kan sebuh tabung bambu.
"Terima kasih tuan Long. " Kata nya, lalu menyimpan tabung bambu itu di sebelah milik Sekte Tianwen.
"Nona Fenghuang, ini adalah milik ku. Jangan sungkan untuk meminta bantuan ku. " Kata Liu Long menyerah kan tabung bambu lain nya.
"Terima kasih banyak Tuan Liu, aku akan mengantar kalian berdua. " Ucap nya.
"Ya." Jawab mereka berdua, dia mengantar kepergian mereka berdua setelah menggunakan cadar nya kembali.
Le Ning menghampiri nya, dan berniat untuk membisik kan sesuatu.
"Nona, penjualan kita hari ini sudah lebih dari cukup untuk membeli bahan serta biaya pembelian bangunan. " Kata Le Ning.
"Apa kah sebanyak itu ?" Tanya nya dengan senyum tipis.
"Tentu saja, nona, jika anda terus seperti ini maka bisa saja kita menyaingi kediaman Xue. " Kata Le Ning dengan antusias.
"Beri tahu semua nya kalau kita akan tutup dalam 1 jam, kita harus berada di kediaman sebelum jam 6 sore atau itu akan membuat kediaman Xue merasa curiga. " Kata nya.
"Ya nona, Tuan Yun dan ketiga murid nya akan tinggal di sini. Apa kah nona keberatan ?" Tanya Le Ning.
"Tentu saja tidak, sudah ku bilang, mereka adalah anggota keluarga baru. Jangan terlalu sungkan. " Ucap nya, lalu berjalan menuju lantai atas.
Orang orang tidak dapat mengetahui identitas nya yang sebenar nya atau semua rencana yang dia bangun untuk menjatuhkan Xue Ling akan sia-sia.
Dia akan merebut seluruh keinginan Xue Ling, jika Xue Ling menginginkan Putra Mahkota maka dia akan membuat citra wanita itu rusak di depan Zhu Xinglian.
Lalu, jika wanita itu ingin kediaman Tuan Wali Kota Kuwei maka dia akan merebut nya. Jika wanita itu ingin kasih sayang dan perhatian dari Xue Longque maka dia akan merebut nya juga.
"Xue Ling, tidak ada hari bahagia untuk mu. Aku, bukan orang orang penuh belas kasihan. Jika aku sudah bertekad untuk membunuh mu, maka, bahkan jika Dewa menghalangi ku, itu masih tidak bisa menyelamat kan nyawa mu. " Gumam nya, dia menatap orang orang yang mengantri di toko nya lewat jendela nya.
Dia adalah orang yang tertutup dan tidak berniat untuk bergaul dengan orang lain. Tiba tiba tatapan nya teralih kan pada seorang pria yang tidak ingin di lihat nya.
Itu adalah Xing Feng, orang pertama yang akrab dengan nya. Tapi orang pertama juga yang berkonflik dengan nya.
Eh bukan begitu, yang berkonflik dengan nya sejak pertama kali dia datang kemari adalah Adipati Yuanzheng.
Xing Feng tampak masuk ke dalam Toko Phoenix Salju dan masuk melihat lihat benda , atau lebih tepat nya mencari sesuatu.
Setelah tidak menemukan apa yang dia cari, Xing Feng keluar sambil membawa beberapa botol obat dengan wajah kecewa.
"Apa yang dia cari dari toko ku ? Apa kah Adipati itu mencari ku ? Aku bahkan tidak mengenal nya dan sudah mengembalikan uang nya. Apa lagi yang ia mau ?" Tanya nya dengan raut wajah kesal.
Dia duduk dengan tenang dan ber kultivasi dengan serius. Qi nya meningkat dengan cepat di dalam dantian nya dan menghancurkan penghalang yang ada di dalam dantian.
Bruussh
Dia merasa kalau ada kekuatan baru di dalam tubuh nya, dia sudah menerobos. Dia memakan Pil Penambah Kultivasi.
Qi yang sangat segar terasa di dalam tubuh nya, dia mengolah semua nya dengan baik. Tubuh nya terasa dingin.
Energi itu mengalir ke dalam Dantian nya dengan perintah nya, tapi sayang nya itu masih tidak cukup untuk membuat nya menerobos.
Dia menatap ke sembilan pil yang tersisa sebelum memasuk kan semua nya. Ratusan atau bahkan ribuan benang Qi, berebut untuk masuk ke dalam tubuh nya.
Dia merasa kalau tubuh nya bergetar dan hampir meledak, Xue Fenghuang menggertak kan gigi kala rasa sakit melanda tubuh nya.
Dengan kemauan yang kuat, dia berhasil mengendalikan Qi Qi itu dan masuk ke dalam dantian nya.
3 Ledakan kecil terdengar dari dalam dantian nya, yang berarti dia sekarang adalah tingkat 5 penempaan Qi.
"Nona, sudah waktu nya pulang. " Kata Le Ning dari depan.
"Baik." Jawab nya dengan dingin.
Dia berkemas dan pergi dengan para pelayan nya setelah berpamitan dengan Tuan Yun dan murid murid nya.
Saat di perjalanan pulang, dia merasa kan sebuah aura yang mengikuti nya.
"Ada seseorang yang mengikuti kita, waspada!" Peringat nya.
"Nona Fenghuang, apa yang anda lakukan di sini ? Apa kah anda melakukan sesuatu tanpa sepengetahuan Tuan Wali Kota ?" Tanya wanita sambil tertawa.
"Ah ternyata hanya anjing peliharaan kakak perempuan ku, apa kah kau tidak di ajari dengan baik ? Panggil aku nona kedua !" Ucap nya dengan angkuh.
Wanita di depan nya ini adalah pelayan kepercayaan milik Xue Ling, wanita ini juga lah yang merupakan orang paling suka menindas Xue Fenghuang yang lama bersama dengan Xue Ling.
"Nona Fenghuang, apa kah anda pikir jika anda menggertak saya akan sungkan?" Tanya wanita itu dengan sinis.
"Oh begitu ? Aku bahkan ingin melihat bagai mana kau membuat ku memohon pada mu. " Ucap nya menantang.
"Kalian serang orang orang rendahan itu dan, untuk j*lang ini akan aku selesai kan. " Kata pelayan itu.
Dia terkekeh mendengar kata kata pelayan itu, dia mengeluarkan pedang nya dengan gerakan yang lincah memotong kepala pelayan itu.
"Hanya seseorang di tingkat 2 kondensasi Qi, berniat untuk menjadi tandingan ku ?" Tanya nya dengan ringan.
Dia tertawa kala melihat pedang nya yang di lumuri darah. Para pelayan nya, juga sudah menyelesaikan musuh mereka.
"Kalian sudah selesai ?" Tanya nya, dia mengeluarkan kan kertas dan menulis dengan darah.
Tulisan itu tampak sangat jelek tapi masih bisa di baca.
'Jangan bermain main dengan ku, atau kau akan menyesal !' Tulisan itu dia semat kan di pakaian pelayan itu.
Dia terkekeh dan menjilat darah yang memercik ke pipi nya.
"Darah nya sangat pahit, mungkin darah milik Xue Ling akan lebih nikmat. Bukan kah begitu, Le Ning ?" Tanya nya, seluruh pelayan nya langsung berlutut dengan gemetar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Indah Hidayat
kok spt setan ya si mc .....doyan darah....spt punya kepribadian ganda.
2022-07-01
1
yosh
nah klo udah begini aku suka...🤭🤭
2022-03-14
2
🇲🇨 Cewek Biasa
pelayannya ntar pd cinlok ama muridnya kakek tua tadi(lupa namanya)
2021-10-12
4