Dia kembali ke toko dan melihat kalau sudah hampir setengah dari toko sudah habis di beli oleh orang orang.
"Apa kah semua nya berjalan dengan lancar ?" Tanya nya pada Le Ning.
"Ya, nona. Barang barang hampir habis, apa kah kita akan menutup toko apa bila sudah habis ?" Tanya Le Ning.
"Tidak perlu, ini susun di depan dengan fungsi yang sesuai. " Dia menyerah kan beberapa puluh botol giok ke pelukan Le Ning.
"Ah nona, ini semua..... Bukan kah terlalu banyak ? Bagai mana dengan stok untuk besok ?" Tanya Le Ning.
"Kau tenang saja, aku sudah menyiapkan bahan untuk satu bulan ke depan. " Ucap nya dengan penuh kebanggaan.
"Satu bulan ? Baik lah, aku akan membawa kedepan nona. Aku tidak akan menganggu pelatihan mu. " Kata Le Ning dengan gugup kalau mendengar itu.
Dia memejam kan mata dan bermeditasi di dalam ruangan nya.
"Aku seperti nya kedatangan tamu terhormat. " Ucap nya sambil terkekeh.
Dia bangkit dari posisi duduk nya dan berjalan keluar, dia memutus kan untuk menyambut secara pribadi tamu terhormat ini.
"Kepala Sekte Longtian, aku tidak menyangka kalau kau akan datang ke toko kecil ku ini. " Ucap nya pada seseorang dengan pakaian pengemis.
Dia berkata dengan suara yang sangat pelan sampai sampai hanya dia dan kepala Sekte Longtian yang dapat mendengar.
"Silakan ikuti aku. " Ucap nya menuntun pria itu menuju ruangan pribadi nya.
"Jadi..... Apa yang menarik Kepala Sekte Longtian untuk datang ke toko kecil ku ?" Tanya nya dengan ramah.
"Nona, anda sangat cepat menemukan identitas ku. Apa kah kau orang yang di kata kan oleh teman ku ? " Tanya Kepala Sekte Longtian dengan penuh selidik.
"Bisa ya dan bisa tidak. " Ucap nya dengan ceria, dia tampak biasa saja di bawah tekanan Kepala Sekte Longtian.
"Nona Fenghuang memang hebat dalam menjawab sesuatu. Aku benar benar kagum dengan nona Fenghuang. " Ucap Kepala Sekte Longtian.
"Terima kasih atas pujian mu Kepala Sekte Longtian, aku tidak berani menerima nya. Lalu, kembali ke pertanyaan pertama ku ? Untuk apa Kepala Sekte Longtian yang Agung mendatangi toko kecil ku ? Tidak mungkin bukan, toko kecil ku ini menarik perhatian anda ?" Tanya nya dengan tajam.
"Ha ha ha Nona Fenghuang benar benar berterus terang, jujur saja saya di sini karena saya menderita racun. Saya memiliki racun yang sudah lama di tanam kan di tubuh saya sejak beberapa tahun lalu. " Kata Kepala Sekte Longtian dengan serius.
"Biar kan aku memeriksa nya, tapi, apa yang akan anda bayar kan sebagai ganti dari pengobatan ini ?" Tanya nya dengan senyum tipis di balik cadar hitam nya.
"Nona Fenghuang, anda tidak mengambil biaya dengan teman saya. Tapi meminta bayaran untuk saya, aku akan memberi mu kesempatan untuk menyebut kan 1 permintaan. " Kata Kepala Sekte Longtian.
"Itu berbeda, aku menemukan nya dan mengobati nya tanpa suruhan, jadi bisa di bilang kami benar benar berjodoh. Sedang kan, Kepala Sekte yang datang sendiri kemari dan meminta bantuan ku. Kepala Sekte, yang aku ingin kan sederhana. " Ucap nya sambil mengecek nadi milik Kepala Sekte Longtian.
"Kau tidak perlu memanggil jabatan ku, panggil saja aku Long Ruohan. Sebut kan apa keinginan mu Nona Fenghuang. " Kata Long Ruohan.
"Aku yakin, anda sudah tahu kalau aku berasal dari Kediaman Xue. Aku ingin perlindungan dari mu, jadi ketika aku melakukan sesuatu aku membutuh kan perlindungan, kau tahu bukan kalau aku bisa di buang kapan saja ?" Tanya nya dengan nada pahit.
"Nona Fenghuang, apa kau yakin akan meminta sesuatu yang sederhana seperti itu ?" Tanya Long Ruohan dengan ragu.
"Tuan Long, nyawa saya adalah yang paling berharga di banding kan benda lain nya bagi saya. Jadi bisa di bilang ini adalah hal yang berharga bagi saya, jadi bagai mana ? Apa kan Tuan Long bersedia untuk melindungi ku ?" Tanya nya dengan dingin.
"Hm, setuju. Tidak ada salah nya, kau sangat berbakat. Tapi aku dengar kalau kau akan masuk ke dalam Sekte Tianwen bukan ?" Tanya Long Ruohan.
"Itu benar, aku berselisih sedikit dengan murid luar Tuan Jing. Aku menantang nya untuk melakukan pertarungan hidup dan mati di sekte Tianwen. " Ucap nya dengan ringan.
"Jadi begitu, kenapa kau tidak pikir kan lagi baik baik ? Aku dengar kalau kau ahli dalam pedang, sekte Longtian kami adalah yang paling mahir dalam berpedang. " Kata Long Ruohan mencoba untuk mengajak nya masuk ke dalam Sekte Longtian.
"Tuan Long, Sekte Longtian memiliki ciri khas dengan pedang panjang dan pedang besar sedang kan yang ku gunakan adalah pedang lentur. Dari aspek itu saja sudah tidak cocok, lalu aku sudah berjanji dengan Tuan Jing, jika aku mengingkari nya maka aku akan merasa tidak enak dengan nya. " Kata nya dengan sederhana.
"Kenapa kau tidak masuk ke dalam Sekte Lingyun ? Bukan kah itu sekte yang mengkhusus kan diri di pedang lentur dan cambuk ?" Tanya Long Ruohan tidak puas.
"Tuan Long, aku tidak mendapat kan tawaran dari Sekte Lingyun jadi aku tidak berniat untuk masuk ke sana. Lagi pula, Tuan Jing juga cukup baik dengan ku. Dia rela datang langsung untuk menemui ku. " Ucap nya mencari alasan.
Tok tok
"Biar kan aku masuk !" Ucap suara di depan dengan marah.
"Tidak boleh ! Nona sedang bertemu dengan Tamu nya !" Kata suara wanita, dia tahu kalau itu adalah suara Le Ning.
"Liu Long, kenapa kau sangat suka membuat masalah ?" Tanya Long Ruohan dengan jengah dari dalam.
"Long Ruohan, kau kah itu ?" Tanya Liu Long dari depan dan segera membuka pintu.
"Aku tidak menyangka kalau dalam waktu singkat akan mendapat kan dua tamu terhormat sekaligus, sayang sekali aku tidak bisa menjamu kalian dengan baik. Jika kalian memberi tahu terlebih dahulu tentang kedatangan kalian maka mungkin aku bisa menyiapkan sesuatu. " Sindir nya pada dua orang di depan nya.
Mereka berdua datang tanpa di undang, tentu saja dia harus memberi mereka sedikit peringatan bukan ?
"Tidak perlu, kami tidak perlu sambutan. " Jawab kedua nya dengan kompak.
"Nona Fenghuang, aku secara pribadi datang dan berterima kasih pada anda. Jika di masa depan Anda menginginkan bantuan saya maka saya tidak akan ragu. " Kata Liu Long dengan penuh hormat.
" Tuan Liu terlalu sopan, aku bertemu dengan mu karena jodoh. Fenghuang, tidak berani untuk menerima hal ini. " Ucap nya dengan nada lembut.
Dia tidak mengalih kan pandangan nya dari tangan Long Ruohan sebelum mengeluarkan satu set jarum emas yang tampak sangat indah.
Dia menusuk dengan cepat, lalu setelah 4 jarum, darah hitam mengalir keluar dengan deras dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menusuk.
"Le Ning, kau pergi lah dulu, layani pelanggan dengan baik. " Ucap nya.
"Baik nona. " Kata Le Ning dan menutup pintu.
Dia memasuk kan darah hitam yang mengalir cukup deras dari jarum nya ke dalam sebuah botol giok.
"Tuan Long, anda perlu bermeditasi dan terima semua energi yang nanti akan ku kirim kan pada mu. " Kata nya.
Long Ruohan setuju dan membalik kan tubuh, dia duduk di belakang nya sedang kan Liu Long hanya menonton tanpa suara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Indah Hidayat
si thor memang tdk teliti, tdk dibaca ulang apa yg sdh dituliskan, buat bingung
2023-07-30
0
Indah Hidayat
si mc usia 13 th? gaya bicaranya spt sdh tua, tdk pernah pergi kemana2 tapi tahu nama ketua sekte2....aneh.
2023-07-30
0
Indah Hidayat
ini ceritra tdk terkontrol alur logisnya, asal asalan.
2022-06-30
1