04. Putra Mahkota

Xue Fenghuang yang melangkah dengan anggun dan indah, setiap gerakan nya tampak seperti burung merak yang indah.

Riasan nya sangat tipis tapi cukup untuk membuat nya menjadi pemeran utama di balik makan malam kali ini.

Mata nya memancar kan belas kasih dan lemah lembut. Tapi hati nya dan otak nya lain dengan tatapan nya.

Sesampai nya di aula makan semua nya sudah tiba kecuali Putra Mahkota.

"Maaf kan keterlambatan saya. " Ucap nya dengan sopan dan membungkuk di depan semua orang.

"Huh, kenapa kau menggunakan cadar ? Kenapa tidak menunjuk kan wajah jelek mu saja ?!" Tanya Xue Ling dengan sinis.

"Kakak perempuan, bagai mana mungkin anda begitu kasar dengan saya ? Saya tidak akan mengambil hati dengan kata kata kakak perempuan. "Jawab nya dengan tenang.

Jika itu Xue Fenghuang sebelum nya maka, itu seharus nya dia sudah murka dan mencabik cabik Xue Ling.

Tapi dia bukan lah Xue Fenghuang yang asli, seorang sampah kecil seperti Xue Fenghuang bahkan tidak pantas untuk membuat nya marah.

"Xue Ling ! Apa maksud kata kata mu pada adik kedua mu ?!" Tegur Xue Longque dengan tidak senang.

"Ayah, baik lah. " Kata Xue Ling sambil cemberut ketika melihat ekspresi ayah nya.

Tiba tiba kegaduhan terdengar dan masuk lah seorang pria tampan dengan aura Agung dan di belakang nya adalah pria tua.

"Hormat kepada Putra Mahkota !" Kata Xue Longque memimpin dan menunduk kan kepala nya.

"Paman Xue , anda terlalu sungkan. Kita masih memiliki hubungan darah. Ibu saya adalah anggota Keluarga Xue anda. " Kata Putra Mahkota.

Permaisuri saat ini adalah Xue Rongrong yang merupakan adik dari Xue Longque. Ini lah yang membuat Xue Longque memiliki reputasi yang sangat baik.

Tatapan nya menajam kala melihat Putra Mahkota dan wajah nya berubah menjadi muram. Tapi itu hanya sementara sebelum kembali berubah seperti biasa.

Itu adalah Putra Mahkota, Zhu Xinglian.

"Paman Xue, aku dengar anda akan mengirim kan nona pertama Kediaman Tuan Wali Kota untuk mengikuti pemilihan menjadi permaisuri ku. " Kata Zhu Xinglian.

Dia merasa terkejut, mereka masih bisa di bilang sebagai sepupu tapi kenapa mereka boleh menikah ? Seharus nya jika berada di dunia sebelum nya, ini seharus nya di larang bukan ?

Apa kah semua nya terbalik ? Dia tidak bisa memikir kan hal lain. Ini benar benar menakuti nya sampai setengah mati.

"Ah, benar. Tapi tidak tahu apa kah Ling'er pantas untuk hal itu. " Kata Xue Longque dengan tenang.

"Tentu saja pantas, wajah nya cantik dan sudah memasuki perguruan Tianwen di umur yang masih muda. " Kata Zhu Xinglian terus menerus bertatapan dengan Xue Ling sebelum tatapan pria itu tertuju pada nya.

"Paman, siapa ini ? Kenapa kecantikan nya tidak kalah dari Ling'er ?" Tanya Zhu Xinglian tanpa rasa malu.

Dia mengumpat di dalam hati, karena pria ini masih sama saja dengan dulu. Sama sama bajingan !

"I ini adalah putri kedua ku, Xue Fenghuang. " Kata Xue Longque.

"Senang bertemu dengan mu nona Fenghuang, aku dengar nona memiliki banyak bintik hitam di wajah mu. Apa karena itu anda memakai cadar ?" Tanya Zhu Xinglian.

"Menjawab Putra Mahkota, aku takut akan merusak selera makan mu karena melihat wajah ku yang buruk rupa ini. Maaf kan atas kelancangan ku karena menggunakan cadar di hadapan mu. " Dia menangkup kan tangan di depan dada sebagai permintaan maaf.

"Tidak apa apa, aku senang dengan perhatian mu. " Kata Zhu Xinglian tampak tidak kecewa.

Padahal dia Ingin membuat laki laki di depan nya ini kecewa dengan wajah nya yang jelek sehingga pergi menjauh dengan nya.

Dia takut akan melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan rencana nya bila berdekatan dengan pria gila ini.

"Pelayan, siap kan makanan !" Teriak Xue Longque memecah kan keheningan.

Para pelayan buru buru menghidang kan berbagai makanan yang nampak sangat lezat. Putra Mahkota di persilakan untuk makan terlebih dahulu.

Sedang kan dia, berpura pura kalau kaki nya terasa gatal dan tidak langsung makan. Tiba tiba, semua nya menjadi histeris ketika melihat wajah Putra Mahkota yang tampan berubah menjadi di penuhi bintik merah.

"Ah !! Apa yang terjadi ?!" Teriak pria tua yang ikut dengan Putra Mahkota.

"Racun ! Racun !" Teriak salah satu pelayan.

"Geledah seluruh rumah Tuan Wali Kota !" Perintah pria tua itu.

"Putra Mahkota, ayo kita pulang dan membiar kan tabib Kekaisaran menyembuh kan wajah anda. " Kata pria tua itu dengan buru buru.

"Tuan Wali Kota, jika ada apa apa dengan Putra Mahkota maka anda harus siap untuk menerima hukuman !" Teriak pria tua itu.

"Tidak mungkin, kami akan segera mengusut hal ini segera. " Kata Xue Longque dengan wajah pucat.

Dia hanya duduk dengan tenang dan menyesap teh nya sebelum berdiri.

"Astaga ! Apa yang terjadi dengan wajah anda kakak perempuan ?!" Teriak nya dengan suara lantang sehingga semua orang bisa mendengar nya.

"Hah ? Astaga ! Apa yang terjadi dengan ku ?!!!" Teriak Xue Ling dengan histeris sebelum jatuh pingsan saat melihat bayangan nya sendiri di kolam.

Lin Yi pun segera membawa anak nya dengan wajah sedih.

"Tuan, anda harus segera mencari tabib atau wajah Xue Ling akan segera cacat !" Kata Lin Yi dengan air mata yang segera mengalir.

"Baik, baik kau tenang saja. Aku pasti akan segera mencari tabib untuk nya !" Kata Xue Longque ikut panik dan memerintah kan beberapa anggota nya untuk mencari tabib ternama.

Orang orang sibuk dengan urusan nya sendiri, dia merasa tidak ada urusan lagi di sini.

"Ayah ,aku akan segera beristirahat. " Ucap nya dengan wajah yang menunjuk kan kelelahan yang luar biasa.

"Istirahat lah dan kunci pintu kamar mu untuk mencegah orang jahat. " Kata Xue Longque dengan khawatir.

"Ayah ,anda tenang saja aku akan baik baik saja. Lagi pula, jika anda lupa, pintu 'kamar' saya tidak memiliki kunci. "Ucap nya sambil menekan kan kata kamar.

"Fenghuang, tidur lah sementara di dalam Paviliun Teratai. Di sana memang belum di bersih kan dan di rapih kan tapi pasti akan lebih baik. Besok akan ku suruh mereka untuk membersihkan . " Kata Xue Longque sambil menyerah kan kunci pada nya.

"Terima kasih banyak ayah, aku senang sekali karena bisa tinggal di kediaman mendiang ibu ku. " Kata nya berpura pura senang.

"Ya, istirahat lah lebih dulu. Aku tahu kau sangat elah. " Kata Xue Longque dengan iba.

Dia menunduk sebelum membalik kan tubuh nya, setelah itu seluruh wajah menyedihkan nya telah sepenuh nya hilang.

Dia berjalan menuju Paviliun Teratai, di sini tidak terlalu kotor hanya sedikit berdebu. Berbagai peralatan yang di guna kan oleh mendiang ibu nya masih sangat utuh.

Dia membaringkan tubuh nya yang merasa sangat lelah di kasur empuk milik mendiang ibu nya, seluruh tubuh nya terasa nyaman dan hangat.

Di sisi lain, Tuan Wali Kota semakin di gempar kan oleh keberadaan racun bubuk yang serupa berada di dalam kamar Xue Ling.

"Tuan Wali Kota, anak anda harus di masuk kan di dalam penjara untuk sementara. " Kata Menteri Hukum.

"Tuan Liu, mohon keringanan anda. Anak ku, Xue Ling tidak pernah melakukan hal jahat seperti ini apa lagi dia juga di racuni oleh racun yang serupa. " Kata Xue Longque.

"Tidak ada alasan, ini adalah perintah dari Kaisar secara langsung. Anda dapat pergi ke pengadilan dan meminta pengampunan Kaisar besok. " Kata Tuan Liu tanpa ingin bantahan dan menyeret Xue Ling dengan paksa.

Xue Ling yang sedang pingsan tidak mengetahui kalau dia akan di seret ke dalam penjara. Lin Yi yang melihat nasib putri nya menangis dengan histeris sebelum pingsan dan di bawa ke kamar untuk di rawat.

"Kalian, bawa nyonya kalian untuk beristirahat. " Perintah Xue Longque dengan wajah muram pada pelayan nya.

"Baik tuan. "

"Tuan Liu, aku mohon anda pertimbang kan baik baik. Dia adalah keponakan ku, bagai mana mungkin aku berniat meracuni nya ? Lagi pula, Xue Ling sudah lama bersama dengan Putra Mahkota. " Kata Xue Longque masih berusah meminta pengampunan.

"Anda dapat menjelaskan nya besok di pengadilan di hadapan Kaisar dan Permaisuri. " Kata Menteri Hakim tidak peduli dan pergi sambil menyeret Xue Ling.

Xue Longque jatuh terduduk di kursi dengan lemas melihat kondisi putri tertua nya yang masuk ke dalam penjara.

Dia merasa kalau seluruh reputasi nya yang telah dia bangun dengan susah payah hancur dalam sekejap.

Keesokan hari nya, Xue Fenghuang bangun dengan wajah segar. Pintu nya di ketuk oleh seorang pelayan dan dia membiar kan pelayan itu masuk.

"Selamat pagi nona kedua, kami berempat adalah pelayan yang di utus oleh Nyonya Lin. " Kata pelayan itu dengan sopan.

"Hm, langsung saja. aku ingin tahu, kesetiaan mu ada pada siapa ?" Tanya nya dengan dingin.

"A apa maksud anda nona ?" Tanya pelayan itu dengan gugup.

"Anda bilang anda di kirim oleh Nyonya anda. Lalu yang menjadi tuan anda siapa ? aku atau Nyonya anda ?" Tanya nya sambil memukul meja dengan pelan.

"I itu...... "Pelayan tidak bisa menjawab lagi.

"Ketahui lah yang mana yang baik dan yang mana yang buruk atau kau akan jatuh ke dalam jurang. Ingat, bagai mana cara pelayan sebelum nya mati ? Kalian ingin hal yang sama terjadi dengan kalian ?" Tanya nya, nada nya halus dan lembut tapi menusuk.

"Ka kami tidak ingin, kami hanya akan tunduk pada Nona kedua. " Kata salah satu langsung bersujud.

"Baik , aku akan melihat. Aku akan mengetahui apa bila ada yang berkhianat. Yang berkhianat pantas mendapat kan 50 cambukan atau bahkan kematian !" Ucap nya dengan tegas.

Para pelayan itu membentur kan kepala mereka lebih kuat dan terus memuji nya.

"Keluar !" Perintah nya.

Semua pelayan langsung berbondong bondong keluar dari kamar nya, dia menghela nafas melihat ini.

"Kau sangat licik sekali Lin Yi, bahkan tidak ingin melepas kan ku. Hati hati, aku akan membuat mu mengigit diri sendiri. " Ucap nya dengan dingin.

Dia membuka jendela belakang dan ada banyak pemandangan indah untuk di lihat, ini adalah halaman belakang dekat dengan gudang yang dulu ia tinggali.

"Pelayan !" Teriak nya.

"Ya, nona kedua ! " Kata salah satu pelayan dengan buru buru masuk.

"Jangan biar kan siapa pun untuk masuk, kata kan kalau aku sendiri yang melarang nya dan aku edang tidak enak badan, jika kalian tidak dapat melakukan ini dengan baik maka siap siap untuk hukuman kalian. "

"Ya, kami mengerti nona kedua. Meski pun ada orang yang mengancam kami, kami tetap akan melarang mereka untuk bertemu dengan nona Kedua. " Kata pelayan itu dengan cepat dan segera pamit keluar.

Dia mengunci pintu dan kabur dari jendela, dia memanjat dinding yang setinggi dada itu lalu berlari dengan hati hati.

Setelah masuk pasar, baru lah dia tenang karena pasar sangat ramai, dia tidak akan dengan mudah di kenali.

Saat dia masuk ke salah satu lorong, dia melihat seorang pria bertubuh kekar sedang ingin merampok gadis kecil.

Pria itu menggunakan pakaian serba hitam dan menggunakan topeng putih.

"Hei, apa yang kau lakukan ?" Tanya nya pada pria bertubuh kekar itu.

"Wanita Cantik, untuk apa kau ke sini ?! " Teriak pria kekar itu.

"Tentu saja ingin menghajar mu. " Ucap nya sambil tersenyum.

"Hmph ! Lebih baik kau pulang dan bermain dengan anak anak seumuran mu !" Ejek pria bertubuh kekar itu.

Dia tidak membalas dan maju memukul pria bertubuh kekar itu dengan tangan nya, dia dulu sudah memenangkan berbagai perlombaan wushu.

(Wushu secara harafiah berarti "seni bertempur/bela diri". Ini merupakan istilah lain dari kung fu yang lebih dahulu populer, yang berarti "ahli" dalam bidang tertentu, sehingga dalam bela diri sering ada istilah wingchun kungfu, hunggar kungfu dan lain-lain, yang artinya ahli wing chun, ahli hunggar dan sebagainya. Wikipedia)

Dia dulu adalah ahli berpedang lentur dan memenangkan berbagai kejuaraan dunia. Tentu saja tubuh nya dulu dan sekarang berbeda.

Tubuh ini sangat kaku sehingga membuat nya sedikit kesulitan, tapi itu bukan masalah besar. Dia memukul perut pria kekar itu sampai menghantam ke tanah.

Jika biasa nya tidak boleh memukul wajah maka dia tidak memerdulikan itu karena ini bukan di tempat nya dulu.

Di sini, jika tidak membunuh maka dia yang akan di bunuh oleh orang lain.

"Nona, kau pergi lah terlebih dahulu. Jangan beri tahu kan pada siapa pun, apa kau mengerti ?" Tanya nya pada wanita yang di selamat kan nya.

"ya, Terima kasih banyak nona ! Hati hati !" Teriak wanita itu sebelum berlari.

"Nah sekarang waktu nya bersenang senang. " Ucap nya sambil menyeringai.

Pria kekar itu merasa ngeri dan berjalan mundur dengan ketakutan.

Buk

Kaki nya dengan tepat menghantam hidung pria kekar itu sampai mimisan, beberapa kali dia menempatkan serangan di wajah sampai pria itu babak belur.

"Aku memberi mu dua kesempatan, tunduk pada ku atau kau memilih untuk mati ?" Tanya nya dengan dingin.

"A aku akan ikut dengan mu !" Kata pria itu tanpa ragu ragu.

(Note : Xue Fenghuang melatih kekuatan bela diri untuk mengisi waktu luang di antara jadwal menulis nya, tapi tidak menyangka kalau dia ternyata berbakat dalam wushu sehingga bisa mengikuti berbagai macam perlombaan. )

Terpopuler

Comments

Diah Susanti

Diah Susanti

mereka kan sepupuan, karena walikota dan permaisuri bersaudara. emang boleh mereka menikah 🧐🧐🧐🧐🧐

2024-07-23

0

Dhika Ahmad

Dhika Ahmad

lieeeuuuurr aing....anjirr.

2022-07-08

2

☆chika

☆chika

apa mereka bertiga
tranmigrasi sama²

2022-04-24

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - 01. Awal Mula
2 02. Mengambil Makanan
3 03. Makan Malam
4 04. Putra Mahkota
5 05. Pengadilan
6 06. Yuanzheng Yuwen
7 07. Memukul kembali
8 08. Cincin Ruang
9 09. Segitiga Naga Emas
10 10. Toko Phoenix Salju
11 11. Toko Phoenix Salju II
12 12. Pasien Pertama
13 13. Sekte Tianwen
14 14. Sekte Tianwen II
15 15. Misi Pertama
16 16. Membunuh
17 17. Memetik Ginseng Darah
18 18. Badai Salju
19 19. Desa Hujan
20 20. Bunga Udumbara 1000 warna
21 21. Masa Lalu
22 22. Masa Lalu II
23 23. Kepala Desa
24 24. Kembali
25 25. Hukuman
26 26. Hukuman II
27 27. Kesepakatan
28 28. Satu Bulan
29 29. Diskusi
30 30. Musuh
31 31. Seni Bela Diri Baru
32 32. Seni Bela Diri Baru II
33 33. Terkejut
34 34. Kacau
35 35. Bekerja Sama
36 36. Bekerja Sama II
37 37. Permainan
38 38. Rumor
39 39. Bermain Peran
40 40. Xue Xian
41 41. Dewi
42 42. Pelelangan Beruang Emas
43 43. Pelelangan Beruang Emas II
44 44. Tungku Tiga Warna
45 45. Pengkhianat
46 46. Memakamkan
47 47. Kembali
48 48. Gila
49 49. Selamat Tinggal Sekte Tianwen
50 50. Status Baru
51 51. Ranah Bela Diri
52 52. Penderitaan Pertama
53 53. Membuat Mabuk
54 54. Sekte Biru Es
55 55. Qin Zuanshi
56 56. Perburuan Kekaisaran
57 57. Perburuan Kekaisaran II
58 58. Ular Hitam Surgawi
59 59. Penerus Dewi Kematian
60 60. Ratusan Inti Monster
61 61. "Pemenangnya adalah........... "
62 62. Kebenaran
63 63. "Sebenarnya, kamu bukan anak ku. "
64 64. Racun Musim Semi
65 65. "Gadis itu milik ku!"
66 66. Menuju Sekte Biru Es
67 67. Murid Bagian Luar
68 68. Fraksi Paviliun Lotus
69 69. Pendistribusian Pil
70 70. Membuat Pil Roh Bela Diri
71 71. Konstitusi Tubuh Yin Murni
72 72. Tarian Phoenix Es
73 73. "Kau?! Bajingan! "
74 74. Pelelangan Tahunan
75 75. Pelelangan Tahunan II
76 76. Pelelangan Tahunan III
77 77. Menghitung Uang
78 78. Tanda Qilin
79 79. Peningkatan Kultivasi
80 80. Geram
81 81. Murid Bagian Dalam
82 82. Paling Lemah
83 83. Pelelangan Qin Xiang
84 84. Menuju Kediaman Ketua Sekte
85 85. Kediaman Ketua Sekte
86 86. Mencari Mati
87 87. Mencari Mati II
88 88. "Melihatmu, mengingatkanku pada masa muda. "
89 89. Lin Cong Zi
90 90. Pisau Empat Arah Mata Angin
91 91. Tetua Zhong
92 92. Mimpi Buruk
93 93. Eksekusi Mati
94 94. Sungai Darah Fraksi Elang
95 95. Persiapan untuk Bertanding
96 96. Persiapan Untuk Bertanding II
97 97. Pertandingan
98 98. Pertandingan II
99 99. Bunga Indah Layaknya Permata
100 100. Penyisihan Babak Pertama
101 101. Penyisihan Babak Pertama II
102 102. Penyisihan Babak Kedua
103 103. Penginapan
104 104. Penginapan II
105 105. Penginapan III
106 106. "Aku baik baik saja. "
107 107. Bulan Hantu
108 108. Bulan Hantu II
109 109. Bulan Hantu III
110 110. Bulan Hantu IV
111 111. Fan Cheng, si hantu tampan
112 112. Ajakan Kencan !!!
113 113. Pergi Kencan
114 114. Pergi Kencan II
115 115. Ucapan Perpisahan
116 116. Akhir cerita Putri dan Hantu Tampan
117 117. Penyisihan Babak Ketiga
118 118. Penyisihan Babak Ketiga
119 119. Kemarahan Xue Yun
120 120. Semifinal
121 121. Menyelesaikan Masalah
122 122. Menyelesaikan Masalah II
123 123. Teman Baru
124 124. Teman Baru II
125 125. "Aku akan tetap mengikutimu........... "
126 126. "Dia adalah orangku! "
127 127. Menjahit Pakaian
128 128. Final
129 129. Final II
130 130. Kematian
131 131. Ditempa Dengan Darah
132 132. Hancur
133 133. Terbangun
134 134. Xue Shangxin
135 135. Jiwa Yang Terbelah
136 136. "Apa kau benar benar ayahku? "
137 137. Pecahan Surgawi
138 138. Roh Pakaian
139 139. Roh Pakaian II
140 140. Masa Lalu Buruk
141 141. "Semua adalah masa lalu, apakah itu penting?"
142 142. Xue Tian Long
143 143. Pergi Bersama Shangxin
144 144. Pergi Bersama Shangxin II
145 145. Kultivasi Iblis
146 146. Guqin Darah Phoenix
147 147. Shangguan Qing
148 148. Perpisahan
149 149. "Aku hanya bisa mempercayai diriku. "
150 Bab 1(end) - 150. Kecantikan Abadi
151 Bab 2 - 151. Ulang Tahun Berdarah
152 152. Ulang Tahun Berdarah II
153 153. Hidup Lebih Buruk Dari Kematian
154 154. Buronan
155 155. Identitas Baru
156 156. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou
157 157. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou II
158 158. Dimensi Diyu
159 159. Kembalinya Teman Lama
160 160. Griffin
161 161. Ular Rumput Zhuge
162 162. Burung Zhu Que
163 163. Bing Yue
164 164. Jurang Jiwa Kesepian
165 165. Jiwa yang Tidak Utuh
166 166. Kolam Yin Keabadian
167 167. Kolam Yin Keabadian II
168 168. Esensi Kolam Yin Keabadian
169 169. Perasaan Akrab
170 170. Pedang Bulan Dingin
171 171. Rong Xian
172 172. Memperbaiki Tubuh
173 173. Memperbaiki Tubuh II
174 174. Memperbaiki Tubuh III
175 175. Bubur Ikan
176 176. Membeli Pakaian
177 177. Memusnahkan Sekte
178 178. Memusnahkan Sekte II
179 179. Memusnahkan Sekte III
180 180. Memulai Hidup Baru
181 181. Dimensi Jiwa Kecantikan
182 182. "Inikah yang dimaksud dengan kedamaian ?"
183 183. Xue Hongli
184 184. Wabah Penyakit
185 185. Wabah Penyakit II
186 186. Wabah Penyakit III
187 187. "Aku tidak ingin menjadi kelemahanmu. "
188 188. Akhir Dari Wabah
189 189. Mimpi Aneh
190 190. Tabib Obat
191 191. Kepala Pelayan
192 192. "Tentu, kita punya banyak waktu untuk bermain. "
193 193. Kebencian Mendalam
194 194. Long Ma
195 195. Luka
196 196. Mencari Pasangan
197 197. Musuh Datang
198 198. Menghadapi Musuh
199 199. Menghadapi Musuh II
200 Bab 2 (end) - 200. Menghadapi Musuh III
201 Bab 3 - 201. Keajaiban
202 202. Berlari Dari Pintu Kematian
203 203. Berkultivasi Pintu Tertutup
204 204. Berkultivasi Pintu Tertutup II
205 205. Keluar dari Pengasingan
206 206. Hancurnya Kekaisaran Zhou
207 207. Kehancuran Kekaisaran Zhou II
208 208. Mengeluarkan Kesedihan
209 209. Melatih Murid Kecil
210 210. Melatih Murid Kecil II
211 211. Dimensi Naga Phoenix
212 212. Pertunjukkan Keledai
213 213. Sekte Pedang Bulan
214 214. Sekte Pedang Bulan II
215 215. Sepupu Kecil Shangguan Shiyi
216 216. Jadilah Bintang
217 217. Mantra Pengubah Suara
218 218. Telur Cobra Salju
219 219. Sekte Naga Azure
220 220. Long Qionglin
221 221. Telur Yang Tertukar
222 222. Perbedaan Sikap
223 223. Qian Yao dan Qian Xin
224 224. Menjadi Seorang Tabib Tua
225 225. Tabib Tua Yun
226 226. Membersihkan Cadangan Makanan
227 227. Pertempuran Berdarah
228 228. Menghadapi Semut
229 229. Qian Bei
230 230. "Apakah ini semua perbuatan ayahku? "
231 231. Mengenal Feng Taoran
232 232. Payung
233 233. "Menangislah,..... "
234 234. Mawar Hitam
235 235. Sistem Feng Taoran
236 236. Orang Orang Kekaisaran
237 237. Pangeran Kelima
238 238. Pangeran Kelima II
239 239. Sekte Harimau Ilahi
240 240. Ruo Wenyu
241 241. Melawan Sekelompok Murid
242 242. Masalah Pertama
243 243. Bertemu Lan Tianjin
244 244. Bertemu Lan Tianjin II
245 245. Menganggu Lan Tianjin
246 246. Ketua Sekte Harimau Ilahi Kembali
247 247. Bertemu Ketua Sekte
248 248. Bertemu Ketua Sekte II
249 249. Tahanan Rumah
250 250. Kompetisi Tian Longfeng
251 251. Pengkhianatan
252 252. Pergi Menuju Ibu Kota
253 253. Bertemu Perampok
254 254. Merasa Malu
255 255. Berpesta
256 256. Pelukan Hangat
257 257. Hari Pertama
258 258. Dua Kategori
259 259. Pertandingan Pertama
260 260. Pemenang Pertama
261 261. Pemenang Pertama II
262 262. Gelang Merah
263 263. Seratus Orang
264 264. Hujan
265 265. Hinaan
266 266. Orang Terakhir
267 267. Shui Yao dan Shui Cao
268 268. Gelang Kuning
269 269. Terkejut
270 270. Shui Fan
271 271. Melawan Lan Tianjin
272 272. Melawan Lan Tianjin II
273 273. Mencari Mati
274 274. Pertandingan Terakhir
275 275. Pertandingan Terakhir II
276 276. Membuka Garis Darah Dewa
277 277. Xue Fenghuang atau Yun Sichou?
278 278. Pilihan
279 279. Reinkarnasi
280 280. Hilang Ingatan
281 281. Mencari Pecahan Surgawi
282 282. Mencari Pecahan Surgawi II
283 283. Pecahan Surgawi Utuh
284 284. Gaun Merah
285 285. Dimensi Jiwa Kesedihan
286 286 . Dimensi Jiwa Kesedihan II
287 287. Daging Manusia
288 288. Daging Manusia II
289 289. Menjadi Alkemis
290 290. Bergabung Dengan Sekte Tiancai
291 291. Membantu Xue Ying
292 292. Istri Shangguan Qing
293 293. Merebut Kembali
294 294. Merebut Kembali II
295 295. Menjemput Shangguan Qing
296 296. Bertemu Xue Hongli
297 297. Bertemu Xue Hongli II
298 298. Gua Harta Karun
299 Tingkatan Kultivasi
300 299. Gua Harta Karun II
301 Bab 3 (End) - 300. Jatuh Ke Dalam Danau
302 Bab 4 - 301. Ingatan Kembali
303 302. Pernyataan Cinta
304 303. Sadar Dari Tidur Panjang
305 304. Keputusan Berat
306 305. Tinggal Lebih Lama
307 306. Guru dan Murid
308 307. Mimpi
309 308. Mimpi II
310 309. Hampir Kehilangan Akal Sehat
311 310. Fakta Mengejutkan
312 311. Kakak Laki Laki
313 312. Bertemu Dengan Wang Xi Rong
314 Sistem Pesona Iblis
315 314. Berita Buruk
316 315. Pergi Bertemu Qing Yu
317 316. Qing Yu
318 317. Melawan Qing Yu
319 318. Melawan Qing Yu II
320 319. Kekalahan Qing Yu
321 320. Dimensi Dewi Kematian
322 321. Penerus Dewi Kematian
323 322. Penerus Dewi Kematian II
324 323. Pelatihan Tertutup Bersama
325 324. Berita Kematian Qian Bei
326 325. Naik Menuju Dimensi Dewa
327 326. Dewi Kematian Yang Baru
328 327. Bertemu Zhang Wei
329 328. Bertemu Wang Xi Rong
330 329. Perasaan Campur Aduk
331 330. Membuat Banyak Obat
332 331. Serangan Mendadak
333 332. Perang
334 333. Perang II
335 334. Dunia Modern!
336 335. Kebangkitan Kembali
337 336. Menghabiskan Waktu Bersama
338 337. Naik Ke Dimensi Tertinggi
339 338. Sekte Hantu Tengkorak
340 339. Sekte Hantu Tengkorak II
341 340. Sekte Hantu Tengkorak III
342 341. Sekte Hantu Tengkorak IV
343 342. Zhang Wei menikah
344 343. Menjalani Hidup Bersama - end
345 Pesona Bunga Surgawi (Bukan Update)
346 IRIS (Beautiful Princess)
347 SEQUEL PENERUS DEWI KEMATIAN - LEGENDA PEDANG NAGA KEMBAR
Episodes

Updated 347 Episodes

1
Bab 1 - 01. Awal Mula
2
02. Mengambil Makanan
3
03. Makan Malam
4
04. Putra Mahkota
5
05. Pengadilan
6
06. Yuanzheng Yuwen
7
07. Memukul kembali
8
08. Cincin Ruang
9
09. Segitiga Naga Emas
10
10. Toko Phoenix Salju
11
11. Toko Phoenix Salju II
12
12. Pasien Pertama
13
13. Sekte Tianwen
14
14. Sekte Tianwen II
15
15. Misi Pertama
16
16. Membunuh
17
17. Memetik Ginseng Darah
18
18. Badai Salju
19
19. Desa Hujan
20
20. Bunga Udumbara 1000 warna
21
21. Masa Lalu
22
22. Masa Lalu II
23
23. Kepala Desa
24
24. Kembali
25
25. Hukuman
26
26. Hukuman II
27
27. Kesepakatan
28
28. Satu Bulan
29
29. Diskusi
30
30. Musuh
31
31. Seni Bela Diri Baru
32
32. Seni Bela Diri Baru II
33
33. Terkejut
34
34. Kacau
35
35. Bekerja Sama
36
36. Bekerja Sama II
37
37. Permainan
38
38. Rumor
39
39. Bermain Peran
40
40. Xue Xian
41
41. Dewi
42
42. Pelelangan Beruang Emas
43
43. Pelelangan Beruang Emas II
44
44. Tungku Tiga Warna
45
45. Pengkhianat
46
46. Memakamkan
47
47. Kembali
48
48. Gila
49
49. Selamat Tinggal Sekte Tianwen
50
50. Status Baru
51
51. Ranah Bela Diri
52
52. Penderitaan Pertama
53
53. Membuat Mabuk
54
54. Sekte Biru Es
55
55. Qin Zuanshi
56
56. Perburuan Kekaisaran
57
57. Perburuan Kekaisaran II
58
58. Ular Hitam Surgawi
59
59. Penerus Dewi Kematian
60
60. Ratusan Inti Monster
61
61. "Pemenangnya adalah........... "
62
62. Kebenaran
63
63. "Sebenarnya, kamu bukan anak ku. "
64
64. Racun Musim Semi
65
65. "Gadis itu milik ku!"
66
66. Menuju Sekte Biru Es
67
67. Murid Bagian Luar
68
68. Fraksi Paviliun Lotus
69
69. Pendistribusian Pil
70
70. Membuat Pil Roh Bela Diri
71
71. Konstitusi Tubuh Yin Murni
72
72. Tarian Phoenix Es
73
73. "Kau?! Bajingan! "
74
74. Pelelangan Tahunan
75
75. Pelelangan Tahunan II
76
76. Pelelangan Tahunan III
77
77. Menghitung Uang
78
78. Tanda Qilin
79
79. Peningkatan Kultivasi
80
80. Geram
81
81. Murid Bagian Dalam
82
82. Paling Lemah
83
83. Pelelangan Qin Xiang
84
84. Menuju Kediaman Ketua Sekte
85
85. Kediaman Ketua Sekte
86
86. Mencari Mati
87
87. Mencari Mati II
88
88. "Melihatmu, mengingatkanku pada masa muda. "
89
89. Lin Cong Zi
90
90. Pisau Empat Arah Mata Angin
91
91. Tetua Zhong
92
92. Mimpi Buruk
93
93. Eksekusi Mati
94
94. Sungai Darah Fraksi Elang
95
95. Persiapan untuk Bertanding
96
96. Persiapan Untuk Bertanding II
97
97. Pertandingan
98
98. Pertandingan II
99
99. Bunga Indah Layaknya Permata
100
100. Penyisihan Babak Pertama
101
101. Penyisihan Babak Pertama II
102
102. Penyisihan Babak Kedua
103
103. Penginapan
104
104. Penginapan II
105
105. Penginapan III
106
106. "Aku baik baik saja. "
107
107. Bulan Hantu
108
108. Bulan Hantu II
109
109. Bulan Hantu III
110
110. Bulan Hantu IV
111
111. Fan Cheng, si hantu tampan
112
112. Ajakan Kencan !!!
113
113. Pergi Kencan
114
114. Pergi Kencan II
115
115. Ucapan Perpisahan
116
116. Akhir cerita Putri dan Hantu Tampan
117
117. Penyisihan Babak Ketiga
118
118. Penyisihan Babak Ketiga
119
119. Kemarahan Xue Yun
120
120. Semifinal
121
121. Menyelesaikan Masalah
122
122. Menyelesaikan Masalah II
123
123. Teman Baru
124
124. Teman Baru II
125
125. "Aku akan tetap mengikutimu........... "
126
126. "Dia adalah orangku! "
127
127. Menjahit Pakaian
128
128. Final
129
129. Final II
130
130. Kematian
131
131. Ditempa Dengan Darah
132
132. Hancur
133
133. Terbangun
134
134. Xue Shangxin
135
135. Jiwa Yang Terbelah
136
136. "Apa kau benar benar ayahku? "
137
137. Pecahan Surgawi
138
138. Roh Pakaian
139
139. Roh Pakaian II
140
140. Masa Lalu Buruk
141
141. "Semua adalah masa lalu, apakah itu penting?"
142
142. Xue Tian Long
143
143. Pergi Bersama Shangxin
144
144. Pergi Bersama Shangxin II
145
145. Kultivasi Iblis
146
146. Guqin Darah Phoenix
147
147. Shangguan Qing
148
148. Perpisahan
149
149. "Aku hanya bisa mempercayai diriku. "
150
Bab 1(end) - 150. Kecantikan Abadi
151
Bab 2 - 151. Ulang Tahun Berdarah
152
152. Ulang Tahun Berdarah II
153
153. Hidup Lebih Buruk Dari Kematian
154
154. Buronan
155
155. Identitas Baru
156
156. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou
157
157. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou II
158
158. Dimensi Diyu
159
159. Kembalinya Teman Lama
160
160. Griffin
161
161. Ular Rumput Zhuge
162
162. Burung Zhu Que
163
163. Bing Yue
164
164. Jurang Jiwa Kesepian
165
165. Jiwa yang Tidak Utuh
166
166. Kolam Yin Keabadian
167
167. Kolam Yin Keabadian II
168
168. Esensi Kolam Yin Keabadian
169
169. Perasaan Akrab
170
170. Pedang Bulan Dingin
171
171. Rong Xian
172
172. Memperbaiki Tubuh
173
173. Memperbaiki Tubuh II
174
174. Memperbaiki Tubuh III
175
175. Bubur Ikan
176
176. Membeli Pakaian
177
177. Memusnahkan Sekte
178
178. Memusnahkan Sekte II
179
179. Memusnahkan Sekte III
180
180. Memulai Hidup Baru
181
181. Dimensi Jiwa Kecantikan
182
182. "Inikah yang dimaksud dengan kedamaian ?"
183
183. Xue Hongli
184
184. Wabah Penyakit
185
185. Wabah Penyakit II
186
186. Wabah Penyakit III
187
187. "Aku tidak ingin menjadi kelemahanmu. "
188
188. Akhir Dari Wabah
189
189. Mimpi Aneh
190
190. Tabib Obat
191
191. Kepala Pelayan
192
192. "Tentu, kita punya banyak waktu untuk bermain. "
193
193. Kebencian Mendalam
194
194. Long Ma
195
195. Luka
196
196. Mencari Pasangan
197
197. Musuh Datang
198
198. Menghadapi Musuh
199
199. Menghadapi Musuh II
200
Bab 2 (end) - 200. Menghadapi Musuh III
201
Bab 3 - 201. Keajaiban
202
202. Berlari Dari Pintu Kematian
203
203. Berkultivasi Pintu Tertutup
204
204. Berkultivasi Pintu Tertutup II
205
205. Keluar dari Pengasingan
206
206. Hancurnya Kekaisaran Zhou
207
207. Kehancuran Kekaisaran Zhou II
208
208. Mengeluarkan Kesedihan
209
209. Melatih Murid Kecil
210
210. Melatih Murid Kecil II
211
211. Dimensi Naga Phoenix
212
212. Pertunjukkan Keledai
213
213. Sekte Pedang Bulan
214
214. Sekte Pedang Bulan II
215
215. Sepupu Kecil Shangguan Shiyi
216
216. Jadilah Bintang
217
217. Mantra Pengubah Suara
218
218. Telur Cobra Salju
219
219. Sekte Naga Azure
220
220. Long Qionglin
221
221. Telur Yang Tertukar
222
222. Perbedaan Sikap
223
223. Qian Yao dan Qian Xin
224
224. Menjadi Seorang Tabib Tua
225
225. Tabib Tua Yun
226
226. Membersihkan Cadangan Makanan
227
227. Pertempuran Berdarah
228
228. Menghadapi Semut
229
229. Qian Bei
230
230. "Apakah ini semua perbuatan ayahku? "
231
231. Mengenal Feng Taoran
232
232. Payung
233
233. "Menangislah,..... "
234
234. Mawar Hitam
235
235. Sistem Feng Taoran
236
236. Orang Orang Kekaisaran
237
237. Pangeran Kelima
238
238. Pangeran Kelima II
239
239. Sekte Harimau Ilahi
240
240. Ruo Wenyu
241
241. Melawan Sekelompok Murid
242
242. Masalah Pertama
243
243. Bertemu Lan Tianjin
244
244. Bertemu Lan Tianjin II
245
245. Menganggu Lan Tianjin
246
246. Ketua Sekte Harimau Ilahi Kembali
247
247. Bertemu Ketua Sekte
248
248. Bertemu Ketua Sekte II
249
249. Tahanan Rumah
250
250. Kompetisi Tian Longfeng
251
251. Pengkhianatan
252
252. Pergi Menuju Ibu Kota
253
253. Bertemu Perampok
254
254. Merasa Malu
255
255. Berpesta
256
256. Pelukan Hangat
257
257. Hari Pertama
258
258. Dua Kategori
259
259. Pertandingan Pertama
260
260. Pemenang Pertama
261
261. Pemenang Pertama II
262
262. Gelang Merah
263
263. Seratus Orang
264
264. Hujan
265
265. Hinaan
266
266. Orang Terakhir
267
267. Shui Yao dan Shui Cao
268
268. Gelang Kuning
269
269. Terkejut
270
270. Shui Fan
271
271. Melawan Lan Tianjin
272
272. Melawan Lan Tianjin II
273
273. Mencari Mati
274
274. Pertandingan Terakhir
275
275. Pertandingan Terakhir II
276
276. Membuka Garis Darah Dewa
277
277. Xue Fenghuang atau Yun Sichou?
278
278. Pilihan
279
279. Reinkarnasi
280
280. Hilang Ingatan
281
281. Mencari Pecahan Surgawi
282
282. Mencari Pecahan Surgawi II
283
283. Pecahan Surgawi Utuh
284
284. Gaun Merah
285
285. Dimensi Jiwa Kesedihan
286
286 . Dimensi Jiwa Kesedihan II
287
287. Daging Manusia
288
288. Daging Manusia II
289
289. Menjadi Alkemis
290
290. Bergabung Dengan Sekte Tiancai
291
291. Membantu Xue Ying
292
292. Istri Shangguan Qing
293
293. Merebut Kembali
294
294. Merebut Kembali II
295
295. Menjemput Shangguan Qing
296
296. Bertemu Xue Hongli
297
297. Bertemu Xue Hongli II
298
298. Gua Harta Karun
299
Tingkatan Kultivasi
300
299. Gua Harta Karun II
301
Bab 3 (End) - 300. Jatuh Ke Dalam Danau
302
Bab 4 - 301. Ingatan Kembali
303
302. Pernyataan Cinta
304
303. Sadar Dari Tidur Panjang
305
304. Keputusan Berat
306
305. Tinggal Lebih Lama
307
306. Guru dan Murid
308
307. Mimpi
309
308. Mimpi II
310
309. Hampir Kehilangan Akal Sehat
311
310. Fakta Mengejutkan
312
311. Kakak Laki Laki
313
312. Bertemu Dengan Wang Xi Rong
314
Sistem Pesona Iblis
315
314. Berita Buruk
316
315. Pergi Bertemu Qing Yu
317
316. Qing Yu
318
317. Melawan Qing Yu
319
318. Melawan Qing Yu II
320
319. Kekalahan Qing Yu
321
320. Dimensi Dewi Kematian
322
321. Penerus Dewi Kematian
323
322. Penerus Dewi Kematian II
324
323. Pelatihan Tertutup Bersama
325
324. Berita Kematian Qian Bei
326
325. Naik Menuju Dimensi Dewa
327
326. Dewi Kematian Yang Baru
328
327. Bertemu Zhang Wei
329
328. Bertemu Wang Xi Rong
330
329. Perasaan Campur Aduk
331
330. Membuat Banyak Obat
332
331. Serangan Mendadak
333
332. Perang
334
333. Perang II
335
334. Dunia Modern!
336
335. Kebangkitan Kembali
337
336. Menghabiskan Waktu Bersama
338
337. Naik Ke Dimensi Tertinggi
339
338. Sekte Hantu Tengkorak
340
339. Sekte Hantu Tengkorak II
341
340. Sekte Hantu Tengkorak III
342
341. Sekte Hantu Tengkorak IV
343
342. Zhang Wei menikah
344
343. Menjalani Hidup Bersama - end
345
Pesona Bunga Surgawi (Bukan Update)
346
IRIS (Beautiful Princess)
347
SEQUEL PENERUS DEWI KEMATIAN - LEGENDA PEDANG NAGA KEMBAR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!