Xue Fenghuang yang pasrah , pergi berkultivasi dengan wajah serius. Tanpa dia sadari, angin kencang meniup cadar nya sampai terlepas dan mendarat di tangan Yuanzheng Yuwen.
Kedua pria itu tampak nya terpanah dengan wajah asli milik Xue Fenghuang yang selama ini tertutup oleh cadar.
Kecantikan seperti itu dapat meruntuhkan negara dan mengering kan laut. Benar benar mengerikan, tidak heran kenapa Fenghuang lebih suka menutupi nya.
Terkadang, terlalu cantik atau tampak justru membawa petaka bagi diri sendiri.
Xue Fenghuang yang sedang sibuk berkultivasi tidak mengetahui isi pikiran kedua orang itu yang mengasihani nya.
Padahal, alasan asli kenapa Xue Fenghuang menyembunyikan wajah nya bukan karena takut orang orang akan mengejar nya.
Melainkan sesuatu yang lebih besar dan lebih mengerikan. Gadis itu berniat untuk mengubur orang orang yang menganggu nya dan menjadi pijakan untuk nya.
3 Jam berlalu, tubuh Xue Fenghuang terlihat tidak terlalu nyaman sebelum terdengar ledakan kecil yang berasal dari dantian gadis itu.
Sudah 3 hari sejak dia belum menerobos, ini adalah terobosan pertama nya setelah masuk ke Sekte Tianwen.
"Selamat pendekar muda, anda sudah menerobos. " Kata Yuanzheng Yuwen sambil menepuk tangan nya pelan.
"Terima kasih Adipati Yuanzheng. " Kata nya.
"Adipati Yuanzheng, ada beberapa hal yang perlu ku tanya kan pada mu. " Ucap nya dengan ragu ragu.
"Apa kah itu tentang Xing Feng ?" Tanya Adipati Yuanzheng dengan mudah menebak niat nya.
"Ya, kenapa kau menaruh mata mata di tempat ku padahal aku tidak pernah bersinggungan dengan mu ? Uang mu juga sudah ku kembali kan bukan ?" Tanya nya.
"Sebenar nya, dulu Xing Feng adalah anak jalanan yang ku pungut. Dia bilang dia tertarik dengan mu saat kau baru keluar dari kediaman Xue lewat jendela gudang. Jadi dia bilang dia akan berhenti menjadi bawahan ku dan menjadi bawahan mu. Dia tidak sepenuh nya berbohong pada mu, dia adalah orang yang setia. Saat ini, dia sedang pulang kampung dan merawat adik nya yang cacat. " Kata Yuanzheng Yuwen.
"Bagai mana aku bisa percaya dengan kata kata mu ?" Tanya nya, dia menekan rasa kasihan di dalam hati nya.
"Kau tahu ini benda apa bukan ?" Tanya Yuanzheng Yuwen sambil menyerah kan kepada nya sebauh cermin.
"Cermin penghubung !" Ucap nya dengan terkejut.
"Kau benar nona, aku akan menunjuk kan mu apa saja yang di lakukan oleh Xing Feng saat ini. " Yuanzheng Yuwen menyebut kan nama Xing Feng dan tampak lah seorang pria yang sedang merenung.
Pria itu sedang duduk dan memegang sebuah antingan, dia membelalak kan mata kala melihat antingan itu.
Itu adalah anting yang di beri kan nya kepada Xing Feng, dulu dia tidak memiliki apa pun. Hanya menggunakan sepasang antingan yang bergambar Phoenix.
Sebagai tanda persahabatan, dia memberikan salah satu antingan nya pada Xing Feng.
"Harus nya kau sudah cukup jelas bukan ? Kau harus menarik nya kembali, aku sudah mengajak nya untuk ikut kembali dengan ku tapi menolak. Dia selalu murung belakangan ini, aku harap kau dapat mengembalikan Xing Feng kami yang ceria. " Kata Yuanzheng Yuwen dengan senyum tipis nya.
Tubuh nya sedikit bergetar ketika mendengar kan ini, pikiran nya berkecamuk. Apa yang harus dia lakukan ? Mencari Xing Feng ? Atau meninggal kan pria itu ?
Dia memejam kan mata nya kala kepala nya mulai sakit dan bertabrakan. Hati nya menyuruh nya untuk menerima Xing Feng dan melurus kan kesalah pahaman di antara mereka dan kembali menjadi teman.
Tapi otak nya melarang nya untuk melakukan itu, bayang bayang kedua orang yang mengkhianati nya kembali melintas di pikiran nya.
6 Jam kemudian, badai salju sudah berhenti. Dia sudah membulat kan keputusan nya.
"Di mana saat ini Xing Feng berada ?" Tanya nya.
"Aku tahu kau pasti akan membawa nya lagi, dia berada di Desa Hujan. Saat ini Desa nya sedang di serang oleh monster. Oh ya, jika kau ingin pergi maka jangan lupa kan cadar mu. " Kata Yuanzheng Yuwen sambil melempar kan kain tipis itu pada nya.
Dia menangkap itu dengan ekspresi terkejut, dia memegang wajah nya yang tidak terhalang apa pun.
"Tadi cadar mu di terbang kan oleh angin saat kau berkultivasi. " Kata Yuanzheng Yuwen menjelaskan.
"Ah ternyata begitu, kalau begitu aku pamit dulu Adipati Yuanzheng. " Kata nya, dia menunduk pada Yuanzheng Yuwen dan bawahan nya.
Jujur saja, gua ini tidak dingin sampai membeku sungguh ajaib sekali. Oleh karena itu, bawahan Adipati Yuanzheng bahkan masih bisa bertahan tanpa menggunakan pakaian.
"Xiao Hei, ayo pergi !" Dia menarik tali kekang Xiao Hei menuntun kuda hitam itu menuju mulut gua.
Sesampai nya di luar gua, dia menuruni tebing terjal dengan hati hati. Beberapa kali Xiao Hei hampir tergelincir tapi karena pegangan nya sangat erat, itu semua di gagal kan.
Akhir nya dia berhasil turun dengan selamat dan tanpa luka apa pun, dia meloncat ke atas punggung Xiao Hei dan memacu nya.
Rambut nya berkibar, dia akan pergi ke Desa Hujan sekarang. Dia sudah membaca peta yang di beri kan oleh Sekte untuk nya.
Salju telah menutupi sepanjang jalan, suhu menurun drastis bila di banding kan dengan suhu yang ada di gua.
Tubuh Xiao Hei menjadi lebih dingin, tapi tidak dalam kondisi yang berbahaya. Di sisi lain, Yuanzheng Yuwen dan bawahan nya sudah menghilang dari gua.
"Tuan, anda sudah menunda waktu pertemuan dengan pasukan militer dalam waktu yang cukup lama. " Kata Xi Qi.
"Apa kau tidak lihat ? Tadi sedang dalam badai salju. " Kata Yuanzheng Yuwen dengan santai.
"Tapi tuan, kita bisa melewati badai salju dengan mudah. Kenapa anda tahan menunda waktu begitu lama ?" Tanya Xi Qi masih tidak mengerti.
"Sebenar nya, yang tuan siapa ? Aku atau kau ? Sudah sepantas nya mereka menunggu ku. Apa kah anda yang ingin memberontak ? Aku tidak akan segan untuk memenggal kepala mereka. " Kata Yuanzheng Yuwen dengan nada yang sama sedang kan Xi Qi langsung menutup mulut nya rapat rapat karena takut dengan ancaman yang di beri kan oleh Yuanzheng Yuwen.
Ancaman dari sang Paman Kekaisaran itu tidak pernah main main, orang orang mungkin melihat nya sebagai pahlawan yang penuh dengan keadilan, ramah dan menentang hal jahat.
Tapi bagi Xi Qi, Yuanzheng Yuwen adalah iblis itu sendiri. Pria itu bahkan bisa tertawa dengan tubuh yang berlumuran darah.
Tidak ada yang tahu jumlah pasti orang orang yang sudah mati di tangan Yuanzheng Yuwen, kecuali Xi Qi.
Pemuda itu sudah sangat lama mengikuti Yuanzheng Yuwen. Kira kira sudah lebih dari 1 juta nyawa yang sudah hilang gara gara pedang Yuanzheng Yuwen.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 347 Episodes
Comments
Indah Hidayat
iblis betina ketemu iblis jantan....apa si thor ingin jadi iblis ya?
2022-07-01
1
🇲🇨 Cewek Biasa
desa hujan??? maksudnya kota Bandung gitu??
2021-10-13
4
Anonymous
walaupun tingkat kultivasinya hebat,cm agak rancung kt2 pendekar disematkan pd nya oleh yuang(lupa kpanjgannya).krn dy seorg wanita
2021-10-03
5