02. Mengambil Makanan

Xue Fenghuang yang menerima berbagai pujian di sepanjang jalan, tidak berubah ekspresi sedikit pun. Dia berjalan mendekati seorang wanita yang sedang menatap nya dengan tatapan terpanah.

"Nona, di mana tempat membeli obat obatan ?" Tanya nya.

"Ah, nona cantik, anda tinggal berjalan lurus dan di bagian ujung jalan ada toko yang bernama Toko Obat Tuan Liu. " Kata wanita itu sebelum menutup wajah nya yang memerah.

"Terima kasih. " Dia menggeleng geleng kab kepala nya pelan melihat orang itu yang terlalu berlebihan.

Dia melanjut kan langkah nya menuju ujung jalan dan di sana memang ada Toko Obat Tuan Liu. Langkah nya masuk ke dalam dan karena keramaian toko ini, dia pun tersenggol dan terdorong ke sudut.

Dia meringis tanpa suara , jika bukan karena ini maka dia akan melupakan fakta kalau lengan nya terluka parah.

"Nona, apa yang kau ingin kan ?" Tanya pelayan yang tiba tiba menghampiri nya.

"Ah, beri kan aku seikat Rumput Bulan Perak, seratus gram akar Mawar Darah dan 3 lembar ginseng tanah." Ucap nya langsung.

"Oh ya tolong beri kan aku obat untuk luka terbuka serta alat jahit. " Pemuda itu mengangguk dan langsung berlari ke dalam untuk mengambil benda yang di ingin kan nya.

Dia menatap toko yang sangat ramai ini dengan sedikit kekaguman , tapi itu semua menghilang ketika melihat orang yang sangat di kenal nya.

Itu adalah Xue Ling yang di kelilingi oleh 10 penjaga. Xue Ling memang cantik bagai kan merak yang indah dan anggun.

Dia pun memiliki ide untuk sedikit mengerjai Xue Ling, dia berjongkok dan mengambil sebuah kerikil yang berada di depan pintu masuk.

Semua ini dia lakukan dengan hati hati, tapi tanpa dia sadari dua pasang mata sedang memandang aksi nya tersebut.

Xue Fenghuang yang tidak mengetahui pandangan dua pasang mata itu terus melanjut kan aksi nya. Dia melempar batu ke arah kaki Xue Ling.

Xue Ling langsung terjatuh saat menginjak batu yang di lempar kan oleh nya, dia yang melihat itu tertawa di dalam hati dan langsung berlari masuk ke dalam kerumunan.

Xue Ling yang menginjak batu, kehilangan keseimbangan dan jatuh ke pelukan seorang pria sangar dengan wajah mesum.

"Ah sayang ku, kau ternyata menyukai ku ya ?" Tanya pria itu dengan wajah mesum nya, sedang kan Xue Ling yang melihat itu cepat cepat berdiri tapi ternyata kaki nya terkilir.

Bukan nya menjauh kan diri justru jauh lebih dalam, Xue Ling berusaha untuk lepas dari pelukan pria mesum itu.

Sedang kan pengawal nya yang melihat itu hanya terdiam dan tak bisa bereaksi banyak.

"Apa yang kalian lakukan ?!" Teriak Xue Ling dengan wajah marah pada para pengawal nya.

Pengawal yang baru di teriaki oleh Xue Ling baru sadar dan langsung membantu nona muda mereka untuk lepas dari pelukan pria mesum itu.

"Ayo pergi !" Kata Xue Ling dengan wajah memerah karena malu dan marah.

Begitu banyak orang menertawai gadis itu, dengan begitu reputasi nya telah ternoda sebagai anak seorang pejabat.

Di sisi lain, Xue Fenghuang yang berada jauh dari posisi itu tertawa ringan dan hampir tidak terdengar.

"Xue Ling, aku ingat kalau reputasi seorang gadis murni sangat penting di sini. Aku ingin kau merasa kesulitan secara perlahan lahan !" Ucap nya dingin.

"Nona, ini pesanan mu yang berharga 3 emas 5 perak." Kata pelayan itu tiba tiba mengejut kan nya.

"Ah iya, ini dia uang nya. " Kata nya dengan gugup.

Dia tak menyangka kalau itu semahal ini, karena seluruh uang tabungan pemilik tubuh ini hampir habis.

Dia dengan gemetar mengambil barang itu dan segera pulang, hari sudah mulai gelap dan dia takut dia akan segera di cari.

Dia adalah putri nomor dua di kediaman Tuan Wali Kota Kuwei, tapi kehidupan nya bahkan lebih buruk di banding kan seorang pelayan.

Xue Ling adalah putri pertama dan memiliki bakat yang tinggi sehingga di terima oleh perguruan Tianwen.

Perguruan Tianwen adalah sebuah perguruan tinggi di Kekaisaran ini, selain Kekaisaran, ada 3 Perguruan yang bisa menentang perintah Kaisar.

Yaitu, Perguruan Tianwen , Perguruan Lingyun dan Perguruan Longtian. Jadi karena Xue Ling serta adik keempat nya yang merupakan satu satu nya tuan muda di kediaman tuan wali kota dapat masuk ke dalam Perguruan Tianwen, langsung saja dia tersingkir kan.

Tidak terasa, dia sudah sampai rumah nya atau tepat nya kediaman tuan wali kota. Tatapan terarah pada sepapan kayu yang berada di belakang 'kamarnya'

Dia mengangkat papan kayu itu dan melempar nya ke dalam lewat jendela yang sudah di pecah kan oleh nya.

Lalu dia memanjat masuk, setelah itu dari dalam dia menutup jendela dari dalam menggunakan papan yang di lempar nya.

Ketika dia baru saja duduk di atas tumpukan jerami, suara pintu di buka paksa pun memasuki indera pendengaran nya.

"Xue Fenghuang ! Kau tampak nya menjadi lebih baik setelah aku tidak bermain main dengan mu belakangan ini. " Kata Xue Ling dengan wajah muram.

"Apa yang kau maksud dengan itu kakak perempuan ? Hati mu tidak senang dan kau melampias kan nya pada ku, bagai mana jika ini di dengar oleh orang lain ? Apa kau di permalukan oleh orang lain ?" Tanya nya dengan nada sinis.

Wajah Xue Ling tampak menjadi lebih gelap dari biasa nya, Xue Ling mengangkat tangan nya dan berniat untuk menampar wajah nya.

Dengan sigap dia menahan tangan itu dan tersenyum manis.

"Kakan perempuan, apa kah layak untuk di dengar jika seseorang berbakat seperti anda hanya bisa menindas orang lemah seperti saya dan menjilat kaki orang kuat ?" Tanya nya sambil menyeringai.

"Kau ?! Tampak nya keberanian mu telah meningkat sedemikian rupa , kau tidak akan mendapat kan makan untuk 3 hari ke depan !" Teriak Xue Ling.

"Terima kasih kakak perempuan karena tidak memberikan ku makanan anjing itu lagi. " Sindir nya pada Xue Ling yang sudah pergi.

Xue Ling terlihat mengepal kan tangan nya dan pergi dari sana dengan cepat.

"Hmph, anda ingin bermain main dengan saya. Anda harus membayar untuk itu. Tunggu lah sebentar dan kau akan menyesal. " Ucap nya dengan senyum.

Dia menutup pintu gudang dan duduk di atas jerami, baru saja mau istirahat dan 'hantu gantung' telah menganggu nya lagi.

Untung lah ia kekurangan uang, kalau tidak dia berniat untuk tinggal di penginapan selama beberapa hari.

Dia membuka pakaian luar nya dan menyisakan kain putih tipis yang membalut tubuh malnutrisi nya, bagai mana tidak ?

Makanan nya adalah makanan bekas yang sudah lewat hari, bahkan nasi pun sudah seperti batu.

Saat ini dia sedang memikir kan, sebaik nya kematian macam apa yang harus di berikan nya pada orang orang ini.

Dia diam diam menjahit luka nya sendiri, dia mengigit bibir nya hingga berdarah karena menahan untuk tidak berteriak karenadi jahit.

Setelah 2 jam, dia merasa kalau langit di luar sudha sepenuh nya menggelap dan dia sudah selesai menjahit seluruh luka nya.

Dia mengoles kan obat dan rasa perih menjalar ke seluruh tubuh nya, tapi tetap saja tidak ada suara apa pun yang keluar dari mulut nya.

"Nah sudah selesai. Sekarang aku akan pergi mencari makanan. " Ucap nya.

Xue Fenghuang membuka pintu gudang nya dan melihat kalau jalan sudah sepi meski pun lorong nya selalu sepi.

Pelayan pelayan takut untuk melihat wajah nya sehingga selalu mengambil jalan memutar agar tidak melewati tempat ini.

Dengan cadar nya dia berjalan menuju dapur, awal nya dia sedikit bingung tapi setelah beberapa saat dia berhasil menemukan dapur.

Dia bisa melihat kalau banyak makanan enak yang siap untuk di sajikan untuk keluarga Tuan Wali Kota, tentu saja kecuali untuk nya.

Dia tiba tiba mendengar suara pelayan dari belakang nya dengan cepat dia menunduk dan masuk ke sudut ruangan dan bersembunyi di bawah meja.

"Besok adalah hari di mana Putra Mahkota akan datang, seperti nya bukan tidak mungkin untuk nonea pertama di angkat menjadi tunangan Putra Mahkota." Kata salah satu pelayan.

"Tentu saja itu bisa, apa yang kurang dari nona muda pertama. Bukan seperti nona kedua yang cacat. " Kata pelayan yang lain sambil mengejek nya.

"Besok adalah hari yang sibuk, kita harus memastikan semua nya baik baik saja. " Kata pelayan yang lain lagi jika di dengar dari suara nya yang sedikit serak.

"Apa yang kalian lakukan di sini ?! Tuan Besar sudah menunggu makanan !" Tegur suara lembut tapi tegas, dia mengetahui suara siapa ini, Nyonya rumah kediaman tuan wali kota, Ling Yin.

Dia mendengus dingin ketika mendengar suara ini dan menutup telinga nya.

Para pelayan buru buru membawa makanan secara bertahap dan dalam sekejap dapur sepenuh nya kembali hening.

Dia mengambil kesempatan ini dan mengambil sepiring makanan lezat lalu segera berlari ke dalam gudang nya tanpa ketahuan.

Dia memakan nya dengan rakus di dalam gudang nya, keesokan hari nya , dia diam diam pergi ke perpustakaan.

Xue Fenghuang membawa seluruh obat obatan yang di beli nya kemarin ke dalam perpustakaan. Malam ini, Putra Mahkota akan datang dan dia akan di undang juga.

Dia akan menyembuh kan wajah nya dan memberi kejutan pada orang orang jahat itu.

"Hadiah yang tak akan terlupakan bagi kalian semua." Ucap nya dengan senyum dingin.

Perpustakaan kota memiliki beberapa peraturan seperti, jika datang ke perpustakaan lebih dari 20 kali dalam sebulan maka akan mendapat kan kartu perak perpustakaan yang akan mendapat kan teknik latihan kultivasi.

Tawaran ini sangat menggiur kan bagi nya, dia segera mengambil kesempatan ini dan berjalan masuk.

"Gadis kecil, apa yang kau lakukan di sini ?" Tanya orang tua yang duduk di meja penjaga.

"Senior, aku datang kemari untuk belajar kultivasi." Ucap nya dengan sopan.

"Apa kau yakin gadis kecil ? Jangan merusak buku yang ada dan keluar lah ketika dupa telah habis. " Kata tetua itu sambil menyerah kan nya sebuah dupa.

"Baik , terima kasih senior. " Ucap nya sambil menunduk kan kepala dan menerima dupa tersebut.

Dia memilih bagian tempat kultivasi, dan baru sadar kalau kultivasi di bagi menjadi beberapa tingkat, mulai dari :

-Kondensasi Qi

-Kristalisasi Qi

- Penempaan Qi

-Penempaan Tulang

-Penempaan pondasi

Semua nya di bagi menjadi 9 tahap dan semua energi terkumpul di dantian, yang berada di 3 inci di bawah pusar.

Dia ingin mencoba mempraktikkan nya saat berada di rumah nanti. Dia duduk di paling pojok dan mengeluar kan obat herbal nya.

Setelah itu dia menghancurkan mereka menjadi bubuk, ini bisa menjadi racun yang membuat nya tampak seperti wajah nya atau menyembuh kan.

Setelah menjadi bubuk, dia memasuk kan nya ke dalam botol Giok tanpa sepengetahuan orang orang. Dia menyeka keringat yang berada di dahi nya dan langsung berjalan menuju rak buku dan mengembalikan buku yang di ambil nya.

Dupa yang di beri kan pada nya sudah hampir habis yang arti nya , waktu nya sudah hampir habis. Dari pada telat lebih baik lebih cepat.

Dia datang menghampiri meja senior tadi dan memberikan dupa nya.

"Apa kau sudah selesai membaca gadis kecil ?" Tanya tetua itu.

"Ya, aku sudah selesai membaca. Kita akan bertemu lagi besok senior !" Ucap nya dengan tenang sebelum mengundur kan diri.

Dia kembali dalam keadaan langit yang sangat terang yang arti nya sedang jam 12 siang dan ini adalah waktu paling baik untuk menyembuh kan wajah nya.

Ini akan sedikit sakit menurut nya tapi bisa langsung hilang setelah dia meminum bubuk ini. Racun ini, hanya bisa sekali terkena di wajah dan jika meminum racun yang serupa, itu tidak akan berfungsi lagi.

Sesampai nya di rumah dia meminum sedikit racun itu dan rasa panas menjalar ke seluruh tubuh nya, dia merasa tubuh nya akan segera terbakar.

Jika sesuai dengan novel yang ia buat di kehidupan sebelum nya, maka seharus nya , sisa dari racun ini bisa di olah sebagai kultivasi.

Dia memejam kan mata nya dan mencari cari posisi Dantian nya dan akhir nya menemukan nya, dengan cepat dia merasa kan kalau dantian nya sangat kosong.

Dia mengalir kan racun itu ke dalam dantian nya, dan rasa nya sebuah kekuatan mengalir ke dalam nya dan itu berwarna hijau tua.

"kenapa tidak sesuai dengan yang ku baca ? Bukan kah biasa nya Qi berwarna putih atau Merah ? Kenapa berwarna hijau tua ? Apa kah aku salah ? Tapi rasa nya sesuai dengan yang di deskripsi kan. " Gumam nya dengan sedikit bingung.

Boom

Dia merasa suara ledakan kecil di dalam dantian nya dan dia segera memeriksa, betapa terkejut nya dia ketika melihat kalau dia sudah naik ke tingkat 1 Kondensasi Qi.

"Ternyata memang benar, aku sekarang memiliki kekuatan meski pun tidak besar. " Gumam nya dengan senang.

(Hello ! Semoga suka dengan cerita Xue Fenghuang, di sini ada Kondensasi Qi dan Kristalisasi Qi yang berada di bawah Penempaan Qi untuk memperkuat pondasi kultivasi mereka.

Jadwal Update : Setiap hari, 15.00)

Terpopuler

Comments

Dhika Ahmad

Dhika Ahmad

iseng2 mampir......hmmmm........sepertinya ceritanya cukup menarik

2022-07-08

3

Dhika Ahmad

Dhika Ahmad

kekurangan uang, kok untung..??

2022-07-08

2

Dhika Ahmad

Dhika Ahmad

terpanah.............?????.......mati dong..!!!

2022-07-08

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - 01. Awal Mula
2 02. Mengambil Makanan
3 03. Makan Malam
4 04. Putra Mahkota
5 05. Pengadilan
6 06. Yuanzheng Yuwen
7 07. Memukul kembali
8 08. Cincin Ruang
9 09. Segitiga Naga Emas
10 10. Toko Phoenix Salju
11 11. Toko Phoenix Salju II
12 12. Pasien Pertama
13 13. Sekte Tianwen
14 14. Sekte Tianwen II
15 15. Misi Pertama
16 16. Membunuh
17 17. Memetik Ginseng Darah
18 18. Badai Salju
19 19. Desa Hujan
20 20. Bunga Udumbara 1000 warna
21 21. Masa Lalu
22 22. Masa Lalu II
23 23. Kepala Desa
24 24. Kembali
25 25. Hukuman
26 26. Hukuman II
27 27. Kesepakatan
28 28. Satu Bulan
29 29. Diskusi
30 30. Musuh
31 31. Seni Bela Diri Baru
32 32. Seni Bela Diri Baru II
33 33. Terkejut
34 34. Kacau
35 35. Bekerja Sama
36 36. Bekerja Sama II
37 37. Permainan
38 38. Rumor
39 39. Bermain Peran
40 40. Xue Xian
41 41. Dewi
42 42. Pelelangan Beruang Emas
43 43. Pelelangan Beruang Emas II
44 44. Tungku Tiga Warna
45 45. Pengkhianat
46 46. Memakamkan
47 47. Kembali
48 48. Gila
49 49. Selamat Tinggal Sekte Tianwen
50 50. Status Baru
51 51. Ranah Bela Diri
52 52. Penderitaan Pertama
53 53. Membuat Mabuk
54 54. Sekte Biru Es
55 55. Qin Zuanshi
56 56. Perburuan Kekaisaran
57 57. Perburuan Kekaisaran II
58 58. Ular Hitam Surgawi
59 59. Penerus Dewi Kematian
60 60. Ratusan Inti Monster
61 61. "Pemenangnya adalah........... "
62 62. Kebenaran
63 63. "Sebenarnya, kamu bukan anak ku. "
64 64. Racun Musim Semi
65 65. "Gadis itu milik ku!"
66 66. Menuju Sekte Biru Es
67 67. Murid Bagian Luar
68 68. Fraksi Paviliun Lotus
69 69. Pendistribusian Pil
70 70. Membuat Pil Roh Bela Diri
71 71. Konstitusi Tubuh Yin Murni
72 72. Tarian Phoenix Es
73 73. "Kau?! Bajingan! "
74 74. Pelelangan Tahunan
75 75. Pelelangan Tahunan II
76 76. Pelelangan Tahunan III
77 77. Menghitung Uang
78 78. Tanda Qilin
79 79. Peningkatan Kultivasi
80 80. Geram
81 81. Murid Bagian Dalam
82 82. Paling Lemah
83 83. Pelelangan Qin Xiang
84 84. Menuju Kediaman Ketua Sekte
85 85. Kediaman Ketua Sekte
86 86. Mencari Mati
87 87. Mencari Mati II
88 88. "Melihatmu, mengingatkanku pada masa muda. "
89 89. Lin Cong Zi
90 90. Pisau Empat Arah Mata Angin
91 91. Tetua Zhong
92 92. Mimpi Buruk
93 93. Eksekusi Mati
94 94. Sungai Darah Fraksi Elang
95 95. Persiapan untuk Bertanding
96 96. Persiapan Untuk Bertanding II
97 97. Pertandingan
98 98. Pertandingan II
99 99. Bunga Indah Layaknya Permata
100 100. Penyisihan Babak Pertama
101 101. Penyisihan Babak Pertama II
102 102. Penyisihan Babak Kedua
103 103. Penginapan
104 104. Penginapan II
105 105. Penginapan III
106 106. "Aku baik baik saja. "
107 107. Bulan Hantu
108 108. Bulan Hantu II
109 109. Bulan Hantu III
110 110. Bulan Hantu IV
111 111. Fan Cheng, si hantu tampan
112 112. Ajakan Kencan !!!
113 113. Pergi Kencan
114 114. Pergi Kencan II
115 115. Ucapan Perpisahan
116 116. Akhir cerita Putri dan Hantu Tampan
117 117. Penyisihan Babak Ketiga
118 118. Penyisihan Babak Ketiga
119 119. Kemarahan Xue Yun
120 120. Semifinal
121 121. Menyelesaikan Masalah
122 122. Menyelesaikan Masalah II
123 123. Teman Baru
124 124. Teman Baru II
125 125. "Aku akan tetap mengikutimu........... "
126 126. "Dia adalah orangku! "
127 127. Menjahit Pakaian
128 128. Final
129 129. Final II
130 130. Kematian
131 131. Ditempa Dengan Darah
132 132. Hancur
133 133. Terbangun
134 134. Xue Shangxin
135 135. Jiwa Yang Terbelah
136 136. "Apa kau benar benar ayahku? "
137 137. Pecahan Surgawi
138 138. Roh Pakaian
139 139. Roh Pakaian II
140 140. Masa Lalu Buruk
141 141. "Semua adalah masa lalu, apakah itu penting?"
142 142. Xue Tian Long
143 143. Pergi Bersama Shangxin
144 144. Pergi Bersama Shangxin II
145 145. Kultivasi Iblis
146 146. Guqin Darah Phoenix
147 147. Shangguan Qing
148 148. Perpisahan
149 149. "Aku hanya bisa mempercayai diriku. "
150 Bab 1(end) - 150. Kecantikan Abadi
151 Bab 2 - 151. Ulang Tahun Berdarah
152 152. Ulang Tahun Berdarah II
153 153. Hidup Lebih Buruk Dari Kematian
154 154. Buronan
155 155. Identitas Baru
156 156. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou
157 157. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou II
158 158. Dimensi Diyu
159 159. Kembalinya Teman Lama
160 160. Griffin
161 161. Ular Rumput Zhuge
162 162. Burung Zhu Que
163 163. Bing Yue
164 164. Jurang Jiwa Kesepian
165 165. Jiwa yang Tidak Utuh
166 166. Kolam Yin Keabadian
167 167. Kolam Yin Keabadian II
168 168. Esensi Kolam Yin Keabadian
169 169. Perasaan Akrab
170 170. Pedang Bulan Dingin
171 171. Rong Xian
172 172. Memperbaiki Tubuh
173 173. Memperbaiki Tubuh II
174 174. Memperbaiki Tubuh III
175 175. Bubur Ikan
176 176. Membeli Pakaian
177 177. Memusnahkan Sekte
178 178. Memusnahkan Sekte II
179 179. Memusnahkan Sekte III
180 180. Memulai Hidup Baru
181 181. Dimensi Jiwa Kecantikan
182 182. "Inikah yang dimaksud dengan kedamaian ?"
183 183. Xue Hongli
184 184. Wabah Penyakit
185 185. Wabah Penyakit II
186 186. Wabah Penyakit III
187 187. "Aku tidak ingin menjadi kelemahanmu. "
188 188. Akhir Dari Wabah
189 189. Mimpi Aneh
190 190. Tabib Obat
191 191. Kepala Pelayan
192 192. "Tentu, kita punya banyak waktu untuk bermain. "
193 193. Kebencian Mendalam
194 194. Long Ma
195 195. Luka
196 196. Mencari Pasangan
197 197. Musuh Datang
198 198. Menghadapi Musuh
199 199. Menghadapi Musuh II
200 Bab 2 (end) - 200. Menghadapi Musuh III
201 Bab 3 - 201. Keajaiban
202 202. Berlari Dari Pintu Kematian
203 203. Berkultivasi Pintu Tertutup
204 204. Berkultivasi Pintu Tertutup II
205 205. Keluar dari Pengasingan
206 206. Hancurnya Kekaisaran Zhou
207 207. Kehancuran Kekaisaran Zhou II
208 208. Mengeluarkan Kesedihan
209 209. Melatih Murid Kecil
210 210. Melatih Murid Kecil II
211 211. Dimensi Naga Phoenix
212 212. Pertunjukkan Keledai
213 213. Sekte Pedang Bulan
214 214. Sekte Pedang Bulan II
215 215. Sepupu Kecil Shangguan Shiyi
216 216. Jadilah Bintang
217 217. Mantra Pengubah Suara
218 218. Telur Cobra Salju
219 219. Sekte Naga Azure
220 220. Long Qionglin
221 221. Telur Yang Tertukar
222 222. Perbedaan Sikap
223 223. Qian Yao dan Qian Xin
224 224. Menjadi Seorang Tabib Tua
225 225. Tabib Tua Yun
226 226. Membersihkan Cadangan Makanan
227 227. Pertempuran Berdarah
228 228. Menghadapi Semut
229 229. Qian Bei
230 230. "Apakah ini semua perbuatan ayahku? "
231 231. Mengenal Feng Taoran
232 232. Payung
233 233. "Menangislah,..... "
234 234. Mawar Hitam
235 235. Sistem Feng Taoran
236 236. Orang Orang Kekaisaran
237 237. Pangeran Kelima
238 238. Pangeran Kelima II
239 239. Sekte Harimau Ilahi
240 240. Ruo Wenyu
241 241. Melawan Sekelompok Murid
242 242. Masalah Pertama
243 243. Bertemu Lan Tianjin
244 244. Bertemu Lan Tianjin II
245 245. Menganggu Lan Tianjin
246 246. Ketua Sekte Harimau Ilahi Kembali
247 247. Bertemu Ketua Sekte
248 248. Bertemu Ketua Sekte II
249 249. Tahanan Rumah
250 250. Kompetisi Tian Longfeng
251 251. Pengkhianatan
252 252. Pergi Menuju Ibu Kota
253 253. Bertemu Perampok
254 254. Merasa Malu
255 255. Berpesta
256 256. Pelukan Hangat
257 257. Hari Pertama
258 258. Dua Kategori
259 259. Pertandingan Pertama
260 260. Pemenang Pertama
261 261. Pemenang Pertama II
262 262. Gelang Merah
263 263. Seratus Orang
264 264. Hujan
265 265. Hinaan
266 266. Orang Terakhir
267 267. Shui Yao dan Shui Cao
268 268. Gelang Kuning
269 269. Terkejut
270 270. Shui Fan
271 271. Melawan Lan Tianjin
272 272. Melawan Lan Tianjin II
273 273. Mencari Mati
274 274. Pertandingan Terakhir
275 275. Pertandingan Terakhir II
276 276. Membuka Garis Darah Dewa
277 277. Xue Fenghuang atau Yun Sichou?
278 278. Pilihan
279 279. Reinkarnasi
280 280. Hilang Ingatan
281 281. Mencari Pecahan Surgawi
282 282. Mencari Pecahan Surgawi II
283 283. Pecahan Surgawi Utuh
284 284. Gaun Merah
285 285. Dimensi Jiwa Kesedihan
286 286 . Dimensi Jiwa Kesedihan II
287 287. Daging Manusia
288 288. Daging Manusia II
289 289. Menjadi Alkemis
290 290. Bergabung Dengan Sekte Tiancai
291 291. Membantu Xue Ying
292 292. Istri Shangguan Qing
293 293. Merebut Kembali
294 294. Merebut Kembali II
295 295. Menjemput Shangguan Qing
296 296. Bertemu Xue Hongli
297 297. Bertemu Xue Hongli II
298 298. Gua Harta Karun
299 Tingkatan Kultivasi
300 299. Gua Harta Karun II
301 Bab 3 (End) - 300. Jatuh Ke Dalam Danau
302 Bab 4 - 301. Ingatan Kembali
303 302. Pernyataan Cinta
304 303. Sadar Dari Tidur Panjang
305 304. Keputusan Berat
306 305. Tinggal Lebih Lama
307 306. Guru dan Murid
308 307. Mimpi
309 308. Mimpi II
310 309. Hampir Kehilangan Akal Sehat
311 310. Fakta Mengejutkan
312 311. Kakak Laki Laki
313 312. Bertemu Dengan Wang Xi Rong
314 Sistem Pesona Iblis
315 314. Berita Buruk
316 315. Pergi Bertemu Qing Yu
317 316. Qing Yu
318 317. Melawan Qing Yu
319 318. Melawan Qing Yu II
320 319. Kekalahan Qing Yu
321 320. Dimensi Dewi Kematian
322 321. Penerus Dewi Kematian
323 322. Penerus Dewi Kematian II
324 323. Pelatihan Tertutup Bersama
325 324. Berita Kematian Qian Bei
326 325. Naik Menuju Dimensi Dewa
327 326. Dewi Kematian Yang Baru
328 327. Bertemu Zhang Wei
329 328. Bertemu Wang Xi Rong
330 329. Perasaan Campur Aduk
331 330. Membuat Banyak Obat
332 331. Serangan Mendadak
333 332. Perang
334 333. Perang II
335 334. Dunia Modern!
336 335. Kebangkitan Kembali
337 336. Menghabiskan Waktu Bersama
338 337. Naik Ke Dimensi Tertinggi
339 338. Sekte Hantu Tengkorak
340 339. Sekte Hantu Tengkorak II
341 340. Sekte Hantu Tengkorak III
342 341. Sekte Hantu Tengkorak IV
343 342. Zhang Wei menikah
344 343. Menjalani Hidup Bersama - end
345 Pesona Bunga Surgawi (Bukan Update)
346 IRIS (Beautiful Princess)
347 SEQUEL PENERUS DEWI KEMATIAN - LEGENDA PEDANG NAGA KEMBAR
Episodes

Updated 347 Episodes

1
Bab 1 - 01. Awal Mula
2
02. Mengambil Makanan
3
03. Makan Malam
4
04. Putra Mahkota
5
05. Pengadilan
6
06. Yuanzheng Yuwen
7
07. Memukul kembali
8
08. Cincin Ruang
9
09. Segitiga Naga Emas
10
10. Toko Phoenix Salju
11
11. Toko Phoenix Salju II
12
12. Pasien Pertama
13
13. Sekte Tianwen
14
14. Sekte Tianwen II
15
15. Misi Pertama
16
16. Membunuh
17
17. Memetik Ginseng Darah
18
18. Badai Salju
19
19. Desa Hujan
20
20. Bunga Udumbara 1000 warna
21
21. Masa Lalu
22
22. Masa Lalu II
23
23. Kepala Desa
24
24. Kembali
25
25. Hukuman
26
26. Hukuman II
27
27. Kesepakatan
28
28. Satu Bulan
29
29. Diskusi
30
30. Musuh
31
31. Seni Bela Diri Baru
32
32. Seni Bela Diri Baru II
33
33. Terkejut
34
34. Kacau
35
35. Bekerja Sama
36
36. Bekerja Sama II
37
37. Permainan
38
38. Rumor
39
39. Bermain Peran
40
40. Xue Xian
41
41. Dewi
42
42. Pelelangan Beruang Emas
43
43. Pelelangan Beruang Emas II
44
44. Tungku Tiga Warna
45
45. Pengkhianat
46
46. Memakamkan
47
47. Kembali
48
48. Gila
49
49. Selamat Tinggal Sekte Tianwen
50
50. Status Baru
51
51. Ranah Bela Diri
52
52. Penderitaan Pertama
53
53. Membuat Mabuk
54
54. Sekte Biru Es
55
55. Qin Zuanshi
56
56. Perburuan Kekaisaran
57
57. Perburuan Kekaisaran II
58
58. Ular Hitam Surgawi
59
59. Penerus Dewi Kematian
60
60. Ratusan Inti Monster
61
61. "Pemenangnya adalah........... "
62
62. Kebenaran
63
63. "Sebenarnya, kamu bukan anak ku. "
64
64. Racun Musim Semi
65
65. "Gadis itu milik ku!"
66
66. Menuju Sekte Biru Es
67
67. Murid Bagian Luar
68
68. Fraksi Paviliun Lotus
69
69. Pendistribusian Pil
70
70. Membuat Pil Roh Bela Diri
71
71. Konstitusi Tubuh Yin Murni
72
72. Tarian Phoenix Es
73
73. "Kau?! Bajingan! "
74
74. Pelelangan Tahunan
75
75. Pelelangan Tahunan II
76
76. Pelelangan Tahunan III
77
77. Menghitung Uang
78
78. Tanda Qilin
79
79. Peningkatan Kultivasi
80
80. Geram
81
81. Murid Bagian Dalam
82
82. Paling Lemah
83
83. Pelelangan Qin Xiang
84
84. Menuju Kediaman Ketua Sekte
85
85. Kediaman Ketua Sekte
86
86. Mencari Mati
87
87. Mencari Mati II
88
88. "Melihatmu, mengingatkanku pada masa muda. "
89
89. Lin Cong Zi
90
90. Pisau Empat Arah Mata Angin
91
91. Tetua Zhong
92
92. Mimpi Buruk
93
93. Eksekusi Mati
94
94. Sungai Darah Fraksi Elang
95
95. Persiapan untuk Bertanding
96
96. Persiapan Untuk Bertanding II
97
97. Pertandingan
98
98. Pertandingan II
99
99. Bunga Indah Layaknya Permata
100
100. Penyisihan Babak Pertama
101
101. Penyisihan Babak Pertama II
102
102. Penyisihan Babak Kedua
103
103. Penginapan
104
104. Penginapan II
105
105. Penginapan III
106
106. "Aku baik baik saja. "
107
107. Bulan Hantu
108
108. Bulan Hantu II
109
109. Bulan Hantu III
110
110. Bulan Hantu IV
111
111. Fan Cheng, si hantu tampan
112
112. Ajakan Kencan !!!
113
113. Pergi Kencan
114
114. Pergi Kencan II
115
115. Ucapan Perpisahan
116
116. Akhir cerita Putri dan Hantu Tampan
117
117. Penyisihan Babak Ketiga
118
118. Penyisihan Babak Ketiga
119
119. Kemarahan Xue Yun
120
120. Semifinal
121
121. Menyelesaikan Masalah
122
122. Menyelesaikan Masalah II
123
123. Teman Baru
124
124. Teman Baru II
125
125. "Aku akan tetap mengikutimu........... "
126
126. "Dia adalah orangku! "
127
127. Menjahit Pakaian
128
128. Final
129
129. Final II
130
130. Kematian
131
131. Ditempa Dengan Darah
132
132. Hancur
133
133. Terbangun
134
134. Xue Shangxin
135
135. Jiwa Yang Terbelah
136
136. "Apa kau benar benar ayahku? "
137
137. Pecahan Surgawi
138
138. Roh Pakaian
139
139. Roh Pakaian II
140
140. Masa Lalu Buruk
141
141. "Semua adalah masa lalu, apakah itu penting?"
142
142. Xue Tian Long
143
143. Pergi Bersama Shangxin
144
144. Pergi Bersama Shangxin II
145
145. Kultivasi Iblis
146
146. Guqin Darah Phoenix
147
147. Shangguan Qing
148
148. Perpisahan
149
149. "Aku hanya bisa mempercayai diriku. "
150
Bab 1(end) - 150. Kecantikan Abadi
151
Bab 2 - 151. Ulang Tahun Berdarah
152
152. Ulang Tahun Berdarah II
153
153. Hidup Lebih Buruk Dari Kematian
154
154. Buronan
155
155. Identitas Baru
156
156. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou
157
157. Xue Fenghuang Vs Yun Sichou II
158
158. Dimensi Diyu
159
159. Kembalinya Teman Lama
160
160. Griffin
161
161. Ular Rumput Zhuge
162
162. Burung Zhu Que
163
163. Bing Yue
164
164. Jurang Jiwa Kesepian
165
165. Jiwa yang Tidak Utuh
166
166. Kolam Yin Keabadian
167
167. Kolam Yin Keabadian II
168
168. Esensi Kolam Yin Keabadian
169
169. Perasaan Akrab
170
170. Pedang Bulan Dingin
171
171. Rong Xian
172
172. Memperbaiki Tubuh
173
173. Memperbaiki Tubuh II
174
174. Memperbaiki Tubuh III
175
175. Bubur Ikan
176
176. Membeli Pakaian
177
177. Memusnahkan Sekte
178
178. Memusnahkan Sekte II
179
179. Memusnahkan Sekte III
180
180. Memulai Hidup Baru
181
181. Dimensi Jiwa Kecantikan
182
182. "Inikah yang dimaksud dengan kedamaian ?"
183
183. Xue Hongli
184
184. Wabah Penyakit
185
185. Wabah Penyakit II
186
186. Wabah Penyakit III
187
187. "Aku tidak ingin menjadi kelemahanmu. "
188
188. Akhir Dari Wabah
189
189. Mimpi Aneh
190
190. Tabib Obat
191
191. Kepala Pelayan
192
192. "Tentu, kita punya banyak waktu untuk bermain. "
193
193. Kebencian Mendalam
194
194. Long Ma
195
195. Luka
196
196. Mencari Pasangan
197
197. Musuh Datang
198
198. Menghadapi Musuh
199
199. Menghadapi Musuh II
200
Bab 2 (end) - 200. Menghadapi Musuh III
201
Bab 3 - 201. Keajaiban
202
202. Berlari Dari Pintu Kematian
203
203. Berkultivasi Pintu Tertutup
204
204. Berkultivasi Pintu Tertutup II
205
205. Keluar dari Pengasingan
206
206. Hancurnya Kekaisaran Zhou
207
207. Kehancuran Kekaisaran Zhou II
208
208. Mengeluarkan Kesedihan
209
209. Melatih Murid Kecil
210
210. Melatih Murid Kecil II
211
211. Dimensi Naga Phoenix
212
212. Pertunjukkan Keledai
213
213. Sekte Pedang Bulan
214
214. Sekte Pedang Bulan II
215
215. Sepupu Kecil Shangguan Shiyi
216
216. Jadilah Bintang
217
217. Mantra Pengubah Suara
218
218. Telur Cobra Salju
219
219. Sekte Naga Azure
220
220. Long Qionglin
221
221. Telur Yang Tertukar
222
222. Perbedaan Sikap
223
223. Qian Yao dan Qian Xin
224
224. Menjadi Seorang Tabib Tua
225
225. Tabib Tua Yun
226
226. Membersihkan Cadangan Makanan
227
227. Pertempuran Berdarah
228
228. Menghadapi Semut
229
229. Qian Bei
230
230. "Apakah ini semua perbuatan ayahku? "
231
231. Mengenal Feng Taoran
232
232. Payung
233
233. "Menangislah,..... "
234
234. Mawar Hitam
235
235. Sistem Feng Taoran
236
236. Orang Orang Kekaisaran
237
237. Pangeran Kelima
238
238. Pangeran Kelima II
239
239. Sekte Harimau Ilahi
240
240. Ruo Wenyu
241
241. Melawan Sekelompok Murid
242
242. Masalah Pertama
243
243. Bertemu Lan Tianjin
244
244. Bertemu Lan Tianjin II
245
245. Menganggu Lan Tianjin
246
246. Ketua Sekte Harimau Ilahi Kembali
247
247. Bertemu Ketua Sekte
248
248. Bertemu Ketua Sekte II
249
249. Tahanan Rumah
250
250. Kompetisi Tian Longfeng
251
251. Pengkhianatan
252
252. Pergi Menuju Ibu Kota
253
253. Bertemu Perampok
254
254. Merasa Malu
255
255. Berpesta
256
256. Pelukan Hangat
257
257. Hari Pertama
258
258. Dua Kategori
259
259. Pertandingan Pertama
260
260. Pemenang Pertama
261
261. Pemenang Pertama II
262
262. Gelang Merah
263
263. Seratus Orang
264
264. Hujan
265
265. Hinaan
266
266. Orang Terakhir
267
267. Shui Yao dan Shui Cao
268
268. Gelang Kuning
269
269. Terkejut
270
270. Shui Fan
271
271. Melawan Lan Tianjin
272
272. Melawan Lan Tianjin II
273
273. Mencari Mati
274
274. Pertandingan Terakhir
275
275. Pertandingan Terakhir II
276
276. Membuka Garis Darah Dewa
277
277. Xue Fenghuang atau Yun Sichou?
278
278. Pilihan
279
279. Reinkarnasi
280
280. Hilang Ingatan
281
281. Mencari Pecahan Surgawi
282
282. Mencari Pecahan Surgawi II
283
283. Pecahan Surgawi Utuh
284
284. Gaun Merah
285
285. Dimensi Jiwa Kesedihan
286
286 . Dimensi Jiwa Kesedihan II
287
287. Daging Manusia
288
288. Daging Manusia II
289
289. Menjadi Alkemis
290
290. Bergabung Dengan Sekte Tiancai
291
291. Membantu Xue Ying
292
292. Istri Shangguan Qing
293
293. Merebut Kembali
294
294. Merebut Kembali II
295
295. Menjemput Shangguan Qing
296
296. Bertemu Xue Hongli
297
297. Bertemu Xue Hongli II
298
298. Gua Harta Karun
299
Tingkatan Kultivasi
300
299. Gua Harta Karun II
301
Bab 3 (End) - 300. Jatuh Ke Dalam Danau
302
Bab 4 - 301. Ingatan Kembali
303
302. Pernyataan Cinta
304
303. Sadar Dari Tidur Panjang
305
304. Keputusan Berat
306
305. Tinggal Lebih Lama
307
306. Guru dan Murid
308
307. Mimpi
309
308. Mimpi II
310
309. Hampir Kehilangan Akal Sehat
311
310. Fakta Mengejutkan
312
311. Kakak Laki Laki
313
312. Bertemu Dengan Wang Xi Rong
314
Sistem Pesona Iblis
315
314. Berita Buruk
316
315. Pergi Bertemu Qing Yu
317
316. Qing Yu
318
317. Melawan Qing Yu
319
318. Melawan Qing Yu II
320
319. Kekalahan Qing Yu
321
320. Dimensi Dewi Kematian
322
321. Penerus Dewi Kematian
323
322. Penerus Dewi Kematian II
324
323. Pelatihan Tertutup Bersama
325
324. Berita Kematian Qian Bei
326
325. Naik Menuju Dimensi Dewa
327
326. Dewi Kematian Yang Baru
328
327. Bertemu Zhang Wei
329
328. Bertemu Wang Xi Rong
330
329. Perasaan Campur Aduk
331
330. Membuat Banyak Obat
332
331. Serangan Mendadak
333
332. Perang
334
333. Perang II
335
334. Dunia Modern!
336
335. Kebangkitan Kembali
337
336. Menghabiskan Waktu Bersama
338
337. Naik Ke Dimensi Tertinggi
339
338. Sekte Hantu Tengkorak
340
339. Sekte Hantu Tengkorak II
341
340. Sekte Hantu Tengkorak III
342
341. Sekte Hantu Tengkorak IV
343
342. Zhang Wei menikah
344
343. Menjalani Hidup Bersama - end
345
Pesona Bunga Surgawi (Bukan Update)
346
IRIS (Beautiful Princess)
347
SEQUEL PENERUS DEWI KEMATIAN - LEGENDA PEDANG NAGA KEMBAR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!