BAB. 19.

...happy reading beloved readers...

♦️

♦️

♦️

Jam menunjukkan pukul 18.15,  Farah telah selesai berdandan dengan mengenakan dress kembang dengan warna merah menyala lengan panjang kontras dengan warna kulitnya yang putih.  Sedangkan Devania masih belum selesai melaksanakan kewajibannya sebagai muslim.

(Source by pinterest). Seperti inilah penampilan Farah yang akan menghadiri acara reuni angkatannya.  Maaf jika tidak sesuai dengan ekspektasi readers 🙏🙏

Tanpa menunggu waktu lama Devania pun selesai dan bersiap untuk pergi dengan mengenakan dress lengan panjang kembang-kembang, rambut diikat asal dengan make up tipis menghias wajah cantiknya membuat Farah terpesona dengan dandanan sahabatnya.

(Source by pinterest). Nah ini dandanan Devania.  Cantik kan ??? Hehehe setidaknya menurut othor sih

"Bisa gak sih rambutmu dirapikan ". Ucap Farah berdecak melihat rambut sahabatnya tidak tersisir rapi

"Ini tuh model,  aku sengaja buat seperti itu.  Lagi pula kan tetap cantik akunya,, ". Balas Devania narsis

"Ya udah berangkat yuk,,,,". Farah akhirnya mengalah dan membiarkan Devania dengan tampilan acak-acakan menurutnya.

Keduanya kemudian keluar dari kamar hotel sedangkan Rendy menunggu mereka di lobby.  Tanpa sepengetahuan Devania jika Arya juga berada di hotel yang sama dengannya bahkan saat ini sedang bersama dengan kekasih sahabatnya.

"Maaf membuat kalian lama menunggu,,,,". Kata Farah ketika sudah sampai didepan Rendy membuat Devania mengangkat kepalanya melihat siapa yang dimaksud oleh Farah.

Devania membeku ketika melihat yang dimaksud oleh Farah dengan kata kalian. Untuk sesaat Devania merasa dipermainkan oleh Farah karena tidak memberitahukan tentang Arya. Devania menarik napas dalam-dalam menyadari jika tidak ada yang tau hubungan mereka dimasa lalu.  Devania berhasil menguasai dirinya dan bersikap wajar.

Mereka kemudian menaiki mobil Rendy dengan Farah duduk didepan dan Devania duduk dibelakang bersama dengan Arya.  Tak ada yang bersuara karena Devania lebih memilih sibuk dengan ponselnya sedangkan Arya dengan pikirannya.

Tak lama kemudian mereka berempat tiba diaula kampus tempat acara dimulai. Aula sudah ramai oleh berbagai jurusan tapi satu angkatan. Farah masuk bergandengan tangan dengan Rendy sedangkan Devania berjalan berdampingan dengan Arya.  Posisi yang sangat dekat kedua kalinya setelah pertama kali ketika mereka menikah.

Jantung Devania berdetak karena grogi namun sesaat kemudian tak dipedulikan lagi olehnya karena bertemu dengan teman-temannya.  Rendy seolah mengerti kemudian mengajak Arya duduk dikursi yang agak jauh dari mereka.

"Kami duduk disana ya,,,,". Ucap Rendy pada Farah.

"Jangan centil,  kami tetap mengawasi kalian ". Lanjut Rendy dan diangguki oleh Farah.  Devania hanya mendengus mendengar kata-kata Rendy.

'Inilah saatnya aku harus memperlihatkan pada pria itu agar jangan berusaha mendekatiku '. Batin Devania mulai berbaur dengan teman-temannya.

Pucuk dicinta ulampun tiba.  Baru saja Devania melangkah dari arah pintu masuk seseorang meneriakkan namanya dengan keras dan mendekatinya kemudian merangkul pundaknya seperti dulu.

"Van,,,,,,missing you ". Kata Bagas tak melepaskan rangkulannya

"Me too,,,,,". Balas Devania tersenyum manis

"Senyummu masih semanis dulu.  Yuk kita bergabung dengan yang lain ". Ajak Bagas menarik lembut tangan

Devania.

Arya yang melihat interaksi keduanya diam-diam mengepalkan tangannya menahan emosinya.  Dia tak suka melihat tangan seorang pria merangkul dan menarik tangan Devania. Untung tempatnya duduk lampunya agak redup jadi Rendy tak menyadari perubahan wajah komandan sekaligus sahabatnya.

Acara demi acara berlalu, malam pun semakin larut,  kini acara bebas karena acara inti telah usai.  Ditengah-tengah aula nampak orang-orang berkerumun dan ribut, Farah berlari menghampiri Rendy dan Arya dengan wajah pucat.

"Bang,,,gawat,,,,hos,,,,hos,,,,Vania mengamuk,,,,seseorang mencoba melecehkannya". Kata Farah. Arya yang mendengarnya langsung berlari kearah kerumunan disusul oleh Rendy dan Farah

Buk,,,,,buk,,,,buk

"Kalo mau mabuk jangan ditempat ini,,,,,dasar kurang ajar , kamu pikir dirimu siapa!!!! berani melecehkanku !!!! ". Devania terus memukul menendang bagaikan orang kesurupan.

"Itu beneran Devania kan ????". Tanya Rendy tak percaya dengan penglihatannya.

"Iya bang,,,,Vania itu pemegang sabuk hitam taekwondo.  Jangan terkecoh dengan tampilannya yang lembut dan anggun.  Ayo cepat hentikan dia.  Pria itu bisa mati ". Teriak Farah sambil menahan tangisnya.

"Biar aku yang tangani ". Kata Arya menerobos kerumunan tersebut.

Arya langsung menangkap tangan Devania yang ingin memukul wajah pria itu kemudian refleks memeluk tubuh Devania hingga Devania tak bisa bergerak.

"Bawa teman kalian ke rumah sakit ". Perintah Rendy.  Kerumunan pun berhasil dibubarkan.

Arya masih memeluk Devania dan mengecup pucuk kepalanya. Sesaat Devania merasa nyaman berada dalam pelukan seseorang hingga Arya bersuara berhasil mengembalikan kesadaran Devania.

"Sudah sayang, tenangkan dirimu,,,,,". Kata Arya mengusap lembut punggung Devania.

"Apa yang bapak lakukan ". Ucap Devania mendorong tubuh Arya

"Menenangkan singa betina yang sedang mengamuk,,,". Balas Arya enteng

"Kamu gak apa-apa kan,  Van ????" Tanya Farah cemas

"Gak apa-apa ". Jawab Devania

"Bang,,,,,,pulang,  yuk,,,,,". Lanjut Devania menatap Rendy

'Bisa-bisanya dia memanggil bang pada Rendy sedangkan padaku panggilannya bapak. padahal kami satu angkatan '. Batin Arya mengomel

Mereka kemudian kembali ke hotel tempat mereka menginap.  Tak ada yang bersuara dalam perjalanan.  Senyuman Arya terus menghiasi bibirnya berhasil memeluk Devania untuk pertama kalinya sedangkan Devania merasa malu karena mengamuk dan memukuli orang didepan Arya dan Rendy.

'Mereka berdua pasti berpikir jika aku adalah wanita bar-bar '. Batin Devania meringis karena malu.

Tiba di hotel,  Devania terlebih dahulu keluar dari mobil dan bergegas masuk kedalam kamar disusul oleh Farah.  Sedangkan Rendy dan Arya menghampiri pria gagah yang wajahnya mirip dengan Arya hanya yang satu ini lebih ramah dan banyak senyum.  Dia adalah Ariel Akbar Wiguna, adik kandung Arya Wiguna.

🎶🎶🎶🎶🎶

Up dua bab untuk hari ini,  semoga terhibur dan jangan lupa dukungannya seperti biasa.

Selamat menunaikan ibadah puasa.

Salam hangat dari dunia halu

Terpopuler

Comments

Fi Fin

Fi Fin

siapa tuh yg nglecehin Vania ..Bagas kah

2024-05-15

1

Yuliati

Yuliati

kok ada acara mabuk segala ya

2024-03-01

0

Siti Aminah

Siti Aminah

ya allah Baaang...calon ny d bilang singa betina

2024-02-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!